- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
[Ada apa ini..??] Direktur Lembaga Survey yang jagokan Prabowo mengundurkan diri


TS
sabil.haq
[Ada apa ini..??] Direktur Lembaga Survey yang jagokan Prabowo mengundurkan diri
Direktur Eksekutif Ines Mundur
ASATUNEWS - Direktur Eksekutif Indonesia Network Election Survey (INES), Irwan Suhanto, menyatakan mengundurkan diri dari lembaga survei tersebut.
INES adalah lembaga survei yang kerap dituduh selalu menguntungkan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto. Menjadi menarik, karena mundurnya Irwan justru dilakukan pada saat proses pilpres sedang mamanas, dan berbagai lembaga survei sedang gencar-gencar nya merilis hasil survei mereka.
"Benar saya telah mundur per hari ini. Mungkin akan saya sampaikan kpd publik secara terbuka tentang ini. Keputusan ini diambil setelah meminta pertimbangan banyak pihak dan kawan-kawan yang selama ini ikut berjuang bersama saya", tutur Irwan saat dihubungi ASATUNEWS, Jum'at (20/6).
Irwan tidak menjelaskan secara detail penyebab dirinya mundur dari INES. "Ya, banyak sebablah, biarlah itu nanti terjawab. Saya enggan berpolemik", tambah Irwan.
Irwan, yang selain tercatat sebagai direktur eksekutif INES juga diketahui publik dekat dengan beberapa pihak di partai Gerindra. Bahkan ia dikabarkan ikut menjadi instruktur dari berbagai kegiatan pelatihan di partai Gerindra. Mengenai keterlibatan itu, Irwan menjawab "Yaa, soal itu kan hak politik saya sebagai pribadi," tambahnya.
Belakangan, Irwan dan Yudi Syamhudi (caleg DPR-RI partai Gerindra yang mengundurkan diri dari partai tersebut) juga mendeklarasikan Persatuan Rakyat Indonesia, dan menyatakan sikap politiknya untuk menolak pelaksanaan Pilpres 2014.
"Saya pikir keputusan saya mundur dari INES sudah paralel dengan sikap PRI yang beberapa hari lalu dinyatakan dalam deklarasi, jadi itu persoalan biasa saja," tambahnya. Ketika didesak, Irwan tetap enggan menyatakan alasannya mundur dari INES, "Biarlah nanti publik yang menilai, saya hanya merasa perlu keluar dari semua hal itu," tutup Irwan
sumber lengkap baca disini
PRI Deklarasi Menolak Ikut Pilpres
JAKARTA, WB - Persatuan Rakyat Indonesia (PRI) mendeklarasikan diri untuk menolak ikut serta dalam pemilihan presiden (pilres) 2014. Alasan bersikap enggan ikut memilih tersebut, merupakan sikap tegas dan jelas dari PRI sebagai upaya untuk membangun kesadaran politik yang utuh dan hakiki bagi rakyat.
"Pelaksanaan pilpres penuh dengan carut-marut, terutama yang secara kasat mata, banyak praktek liberalisasi demokrasi yang sudah dijalankan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam perhelatan pilpres," ujar Ketua Umum Komite PRI, Yudi Syamhudi Suyuti, saat jumpa persnya di bilangan Sudirman, Rabu (18/6/2014).
sumber lengkap baca disini
Hasil Survey INES selama ini yang dituduh menguntungkan Gerindra
Survey INES: Jokowi Peringkat Keenam, Prabowo Melejit
INES : Ketertarikan publik Hatta Rajasa 93,2%, Prabowo 97,2%
INES: Skandal bus rusak, elektabilitas Jokowi terjun bebas
INES: 67% masyarakat mulai muak dengan aksi blusukan Jokowi
Survei INES: Masyarakat Ingin Presiden Tegas seperti Prabowo
Survei INES: Elektabilitas Prabowo Kalahkan Jokowi (Prabowo 35%, Jokowi 16%)
INES Klaim Hasil Survei Inginkan Capres Dari Militer
Golkar dan Prabowo Tertinggi dalam Survei INES, PAN 10,6%
HASIL PROPAGANDA PRA-HARA
![[Ada apa ini..??] Direktur Lembaga Survey yang jagokan Prabowo mengundurkan diri](https://dl.kaskus.id/www.indopos.co.id/wp-content/uploads/2014/02/h2b3.jpg)
ASATUNEWS - Direktur Eksekutif Indonesia Network Election Survey (INES), Irwan Suhanto, menyatakan mengundurkan diri dari lembaga survei tersebut.
INES adalah lembaga survei yang kerap dituduh selalu menguntungkan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto. Menjadi menarik, karena mundurnya Irwan justru dilakukan pada saat proses pilpres sedang mamanas, dan berbagai lembaga survei sedang gencar-gencar nya merilis hasil survei mereka.
"Benar saya telah mundur per hari ini. Mungkin akan saya sampaikan kpd publik secara terbuka tentang ini. Keputusan ini diambil setelah meminta pertimbangan banyak pihak dan kawan-kawan yang selama ini ikut berjuang bersama saya", tutur Irwan saat dihubungi ASATUNEWS, Jum'at (20/6).
Irwan tidak menjelaskan secara detail penyebab dirinya mundur dari INES. "Ya, banyak sebablah, biarlah itu nanti terjawab. Saya enggan berpolemik", tambah Irwan.
Irwan, yang selain tercatat sebagai direktur eksekutif INES juga diketahui publik dekat dengan beberapa pihak di partai Gerindra. Bahkan ia dikabarkan ikut menjadi instruktur dari berbagai kegiatan pelatihan di partai Gerindra. Mengenai keterlibatan itu, Irwan menjawab "Yaa, soal itu kan hak politik saya sebagai pribadi," tambahnya.
Belakangan, Irwan dan Yudi Syamhudi (caleg DPR-RI partai Gerindra yang mengundurkan diri dari partai tersebut) juga mendeklarasikan Persatuan Rakyat Indonesia, dan menyatakan sikap politiknya untuk menolak pelaksanaan Pilpres 2014.
"Saya pikir keputusan saya mundur dari INES sudah paralel dengan sikap PRI yang beberapa hari lalu dinyatakan dalam deklarasi, jadi itu persoalan biasa saja," tambahnya. Ketika didesak, Irwan tetap enggan menyatakan alasannya mundur dari INES, "Biarlah nanti publik yang menilai, saya hanya merasa perlu keluar dari semua hal itu," tutup Irwan
sumber lengkap baca disini
PRI Deklarasi Menolak Ikut Pilpres
JAKARTA, WB - Persatuan Rakyat Indonesia (PRI) mendeklarasikan diri untuk menolak ikut serta dalam pemilihan presiden (pilres) 2014. Alasan bersikap enggan ikut memilih tersebut, merupakan sikap tegas dan jelas dari PRI sebagai upaya untuk membangun kesadaran politik yang utuh dan hakiki bagi rakyat.
"Pelaksanaan pilpres penuh dengan carut-marut, terutama yang secara kasat mata, banyak praktek liberalisasi demokrasi yang sudah dijalankan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam perhelatan pilpres," ujar Ketua Umum Komite PRI, Yudi Syamhudi Suyuti, saat jumpa persnya di bilangan Sudirman, Rabu (18/6/2014).
sumber lengkap baca disini
Hasil Survey INES selama ini yang dituduh menguntungkan Gerindra
Survey INES: Jokowi Peringkat Keenam, Prabowo Melejit
INES : Ketertarikan publik Hatta Rajasa 93,2%, Prabowo 97,2%
INES: Skandal bus rusak, elektabilitas Jokowi terjun bebas
INES: 67% masyarakat mulai muak dengan aksi blusukan Jokowi
Survei INES: Masyarakat Ingin Presiden Tegas seperti Prabowo
Survei INES: Elektabilitas Prabowo Kalahkan Jokowi (Prabowo 35%, Jokowi 16%)
INES Klaim Hasil Survei Inginkan Capres Dari Militer
Golkar dan Prabowo Tertinggi dalam Survei INES, PAN 10,6%
HASIL PROPAGANDA PRA-HARA
Quote:
![[Ada apa ini..??] Direktur Lembaga Survey yang jagokan Prabowo mengundurkan diri](https://dl.kaskus.id/www.indopos.co.id/wp-content/uploads/2014/02/h2b3.jpg)
Diubah oleh sabil.haq 23-06-2014 18:07
0
10.8K
51


Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama


Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan