alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/539fa3ffc2cb1788578b4569/ask-bayi-kuning-dan-sinar-matahari
[ASK] Bayi Kuning dan Sinar Matahari
Selamat Pagi Gan..

Misi agan2 nubitol mau tanya.. kmrn gara2 ada temen ane yng bayinya musti diterapi iseng2 ane cari2 info gan.. ane dpt jwbn macem gini..


Bayi Kuning Normal Terjadi
Pigmen dalam darah yang bernama bilirubinlah yang menjadi faktor dari kuningnya kulit si kecil. Sebetulnya, setiap orang memiliki bilirubin dalam sel darah merahnya. Setiap jangka waktu tertentu, sel darah merah itu akan mati dan menguraikan sel-selnya, diantaranya menjadi bilirubin. Normalnya, yang bertugas menguraikan bilirubin tersebut adalah lever atau hati, untuk kemudian dibuang lewat BAB. Saat bayi masih dalam kandungan, hati sang ibulah yang mengambil tugas menguraikan bilirubin dalam sel darah merah bayi. Ketika ia lahir, hati bayi yang belum sempurna belum dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Akibatnya terjadinya penumpukan bilirubin sehingga menyebabkan timbulnya warna kuning pada kulit bayi. Jaundice ini tergolong jaundice fisiologis dan bisa terjadi pada 50% bayi baru lahir


waktu ane tanya temen ane, gmn biar bayi gak kuning, perlu dijemur gak? jwbannya "lha dipikir jemuran atek dijemur"

tambahan temen ane gan, sinar matahari sekarang malah lebih kacau.

pertanyaan ane, perlu gak bayi dijemur? klo perlu manfaatnya apa?
trus klo kulit bayi berubah jadi kuning mustinya diapain?
dijemur harapannya itu agar sinar UV dari matahari membantu dalam proses menghilangkan sisa dari olahan dalam tubuh itu gan..tapi kalo statementnya sinar matahari lebih kacau,,belum ada sinar uv yg murahemoticon-Ngakak kalo jaundicenya fisiologis cukup di jemur pagi hari gan,,tapi muka bayi jngan dihadepin ke matahari,,bolak balik y gan..dada ama punggung..cukup 5-10mnt aja,munculnya yg fisiologis usia bayi menginjak 1mingguan. Nah kalo yg abnormal,,kuningnya muncul di hari pertama lahir ampe beberapa hari kemudian biasanya difototherapi di rumah sakit,,kira2 2-3hari..

Cmiiw ya emoticon-Smilie
hmm, mau bantu agan juga, mudah"an masih boleh emoticon-Smilie

Kuning pada Bayi
Kesehatan Ibu dan Anak
Selasa, 14 April 2015

Ketika bayi yang baru dilahirkan mengalami “kuning”, kebanyakan orang tua langsung beranggapan bahwa bayinya mengalami masalah kesehatan yang serius. Padahal, kondisi ini wajar terjadi pada bayi baru lahir, sehingga orang tua tak perlu panik berlebihan. Diskusikan hal ini dengan dokter anak dan terus susui bayi agar kadar biliribunnya turun.

Ikterus fisiologis dan patologis

“Kuning” pada bayi yang disebut juga ikterus atau jaundice adalah pewarnaan kuning yang tampak pada bagian putih mata (sklera) dan kulit selanjutnya meluas ke dada, perut dan anggota tubuh yang disebabkan oleh penumpukan bilirubin. Kondisi ini umumnya terjadi pada 48–120 jam setelah bayi lahir.

Bilirubin adalah hasil pemecahan sel darah merah. Hemoglobin (Hb) yang berada dalam sel darah merah akan dipecah menjadi bilirubin. Satu gram Hb menghasilkan 34 mg bilirubin. Ikterus pada bayi baru lahir baru tampak ketika serum bilirubin mencapai lebih dari 5 mg/dL (86 μmol/L).

Segera setelah lahir, bayi melakukan adaptasi fisiologis dengan mengubah bilirubin yanglarut lemak (indirek) menjadi bilirubin yang larut air (direk) di hati. Pada bayi yang normal, sehat dan cukup bulan, hati cukup matang dan dapat menghasilkan enzim glukoronil transferase dalam jumlah yang memadai, sehingga kadar serum bilirubin tidak akan mencapai tingkat yang dapat mengganggu kesehatan. Kondisi inilah yang disebut ikterusfisiologis.

Sementara ikterus patologis terjadi karena kondisi medis tertentu, seperti kurangnya albumin (protein darah) dan/atau meningkatnya sirkulasi enterohepatik (sistem yang menghubungkan hati dengan organ pencernaan). Pada kondisi ini terjadi peningkatan kadar serum bilirubin yang sangat tinggi, bayi sudah terlihat kuning dalam 24 jam pertama setelah lahir. Kondisi ini perlu diwaspadai karena serum bilirubin dapat bersifat toksik sehingga berpotensi mengakibatkan ketulian atau perusakan jaringan bila tidak segera diatasi. Proses perusakan jaringan ini disebut encephalopathy atau kernicterus. Berkat kemajuan dunia medis, kasus kernicterus sudah sangat jarang ditemui lagi.

klik next untuk mengetahui tentang bayi kuning

- See more at: http://udoctor.co.id/kesehatan-ibu-d....Z6qIix1V.dpuf

Quote:P.S : di UDoctor Indonesia itu bisa curhat sama dokter kita loh soal kesehatan, soalnya di UDoctor Indonesia artikel soal kesehatan ada, sharing soal kesehatan juga bisa , mau curhat soal kesehatan bisa, gratis pula emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By fitrispears
dijemur harapannya itu agar sinar UV dari matahari membantu dalam proses menghilangkan sisa dari olahan dalam tubuh itu gan..tapi kalo statementnya sinar matahari lebih kacau,,belum ada sinar uv yg murahemoticon-Ngakak kalo jaundicenya fisiologis cukup di jemur pagi hari gan,,tapi muka bayi jngan dihadepin ke matahari,,bolak balik y gan..dada ama punggung..cukup 5-10mnt aja,munculnya yg fisiologis usia bayi menginjak 1mingguan. Nah kalo yg abnormal,,kuningnya muncul di hari pertama lahir ampe beberapa hari kemudian biasanya difototherapi di rumah sakit,,kira2 2-3hari..

Cmiiw ya emoticon-Smilie


Wuihh setuju deh gan. Jawaban agan ini uda bener gan.
Ane jg kadang bingung masi banyak ibu ibu yg punya anak masi punya mind set yg salah tentang jemur in anak.
Dikira jemuran kali yakk emoticon-Ngakak (S)