CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Militer atau Firaun??
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/537c872a8807e7713b8b45bf/militer-atau-firaun

Militer atau Firaun??

Militer atauFiraun??


Militer atau Firaun??


MESIR DAN SEJARAH KUDETA

Piramida, pasti itu hal yang paling pertama kita ingat ketika mendengar nama negara Mesir. Ya, Mesir memang terkenal dengan Spinx dan piramida giza-nya, dan tak lupa rajanya yang kejam, Firaun. Firaun adalah sebutan bagi raja yang memimpin pada zaman Mesir kuno, yang dikenal dengan kekejamannya dan menganggap dirinya tuhan. Menurut Wikipedia, periode awal berkuasanya Firaun dimulai sekitar 3150 SM (sebelum masehi). Itu dulu, jauh, jauh sebelum negara kita merdeka, bahkan jauh sebelum nabi Isa AS diutus oleh Allah SWT.

Tapi bukan itu yang akan kita bahas kali ini, bukan soal Firaun atau zaman Mesir kuno. Kita akan bahas tentang Mesir modern, tentang Mesir yang baru belajar Demokrasi. Nah.. Demokrasi? Hmh, langsung saja.

Pada 3 Juli 2013 militer Mesir menurunkan secara paksa atau biasa disebut kudeta terhadap presiden Mesir yang sah saat itu, Mohammad Morsi dari kekuasaannya. Alasannya simpel, mereka sedang 'mengoreksi' kepemimpinan presiden Morsi.

Spoiler for Gambar:


Spoiler for Gambar:


Spoiler for Gambar:


Mohammad Mursi adalah presiden pertama Mesir yang dipilih secara demokratis, paham yang selama ini dikampanyekan oleh pihak barat sebagai 'sistem terbaik' untuk memilih pemimpin. Sebagai tambahan, Mohammad Morsi juga merupakan presiden Mesir pertama yang bukan berasal dari kalangan militer. Nah, mulai dapet feel-nya? Hehe

Spoiler for Video:


Masih cinta kudeta, Mesir?

Kepemimpinan di Mesir memang sering diwarnai dengan kudeta dan kekerasan, tercatat presiden ke-3 Mesir Anwar Sadat tewas terbunuh dalams ebuah parade militer oleh kelompok radikal pada 6 Oktober 1961. Anwar Sadat kemudian digantikan oleh Hosni Mubarak yang saat itu menduduki jabatan Wakil Presiden, namun sialnya pemimpin Mesir lagi-lagi dipaksa turun dari jabatannya, kali ini oleh rakyatnya sendiri (walaupun tidak terjadi kudeta). Hosni Mubarak mengundurkan diri dari jabatan presiden Mesir pada 11 Februari 2011.

Mesir memang tak pernah jauh dari kata 'Kudeta'. Jauh kembali pada 23 Juli 1952, kala itu Mesir masih berbentuk kerajaan atau pemerintahan monarki. Raja Mesir saat itu, Farouk I digulingkan dari kekuasaannya (kudeta) oleh militer yang dipimpin oleh Kolonel Gamal Abdul Nasir, karena dianggap tidak layak menjadi Raja. Hidup berlimpah harta, Raja Farouk I mungkin tergolong raja yang serakah dan tidak pernah puas akan hartanya. Ia sering plesiran ke Eropa pada masa sulit saat PD II. Masih menurut Wikipedia, beliau disebut sering mencuri saat kunjungan kenegaraan, pedang istiadat Shah Iran dan jam kantong berharga milik Winston Churchill termasuk diantaranya. Sampai-sampai ia dijuluki 'Pencuri dari Mesir'.

Mungkin hal itulah yang membuat Raja Farouk I dibenci oleh rakyatnya. Adalah Muhammad Najib, militer yang berpangkat Mayor Jendral yang kemudian menggantikan tugas Raja Farouk I sebagai pemimpin negara dan menjadi presiden Mesir pertama sekaligus mendeklerasikan pembentukan negara Republik Mesir 18 Juni 1953.

Spoiler for Gambar:

Cerita masih berlanjut, dan Mesir masih tak bisa jauh dari kata 'Kudeta'. Kali ini presiden pertama Mesir, Muhammad Najib ditangkap dan ditahan oleh rekan sesama militernya yang menggulingkan Raja Farouk I, Gamal Abdul Nasir. Pada 25 Februari 1954 Gamal Abdul Nasir menjadi Kepala Negara Mesir, dua tahun kemudian ia menjadi calon tunggal dan otomatis menjadi presiden Mesir saat itu.

Mungkin hanya Anwar Sadat yang mengambil alih kepemimpinan Republik Mesir tanpa harus mengkudeta pendahulunya. Yaitu pada 28 September 1970, hari dimana presiden Gamal Abdul Nasir meninggal dunia karena penyakit jantungnya, dua minggu setelah memimpin peperangan Mesir dan Israel pada 1967-1970. Perang tersebut dikenal sebagai War of Attrition.
Spoiler for Video:


Peran Militer

Sejarah Mesir tak akan pernah lepas dari pihak militer yang sejak dari awal pembentukan negara tersebut memang berperan besar, baik peran positif maupun negatif, kita setuju untuk tidak menyangkal hal itu. Namun yang masih menganggu dipikiran saya adalah tindakan militer dibawah pimpinan Jenderal Abdel Fattah al-Sisi dan reaksi negara-negara barat dan sekutu mereka di arab.

Bukankah Mohammad Morsi dipilih secara demokratis, hal yang selama ini selalu digaungkan oleh pihak barat dan sekutunya? Lalu, mengapa mereka mendukung tindakan kudeta terhadap Mohammad Morsi yang didiangkat sebagai kepala negara dalam hal ini Presiden secara sah berdasarkan undang-undang dan dipilih mayoritas warga Mesir?

Maka wajar saja, menurut saya, terjadi banyak demonstrasi di negara tersebut. Toh presiden Morsi dipilih oleh sebagian besar rakyatnya, lalu mengapa militer melakukan kudeta? Entahlah.

Mungkin karena saya bukan orang Mesir, makanya saya tidak paham apa yang sedang terjadi disana. Tapi yang pasti, tindakan militer yang menembaki pada demonstran yang sedang berdemo adalah menyalahi aturan dan melanggar HAM, bahkan militer menembaki demonstran yang sedang melakukan sholat subuh berjamaah. Militer juga diketahui membunuh seorang fotografer surat kabar Al-Horia Wa Al-Adala, Ahmed Samir Assem (26) diluar markas pasukan elite Garda Republik, Senin (8/7). Daily Telegraph dalam situsnya menayangkan video hasil rekaman Assem pada saat dirinya ditembak oleh sniper dari pasukan militer Mesir. Dalam rekaman terakhir Assem tersebut, bahkan terlihat saat-saat sang sniper membidikkan moncong senjata ke arah Assen dan BANG! Setelah itu, video terputus.

Sungguh diluar akal sehat, militer menembaki rakyat? Membunuh seorang fotografer? Bahkan menembaki jamaah yang sedang sholat? Ternyata darah Firaun masih mengalir didalam tubuh sebagian orang Mesir, atau lebih tepatnya didalam tubuh orang-orang yang merasa berkuasa.

"Jutaan pengunjuk rasa yang turun ke jalan, tidak lah sama dengan sebuah pemilu. Protes adalah bentuk manifestasi kekuatan dan menunjukkan jiwa demokrasi yang bebas." - Tony Blair

Anehnya, pihak barat yang paling vokal menyarakan demokrasi dan HAM memilih mendukung militer yang jelas-jelas melanggar batasan demokrasi dan HAM. Crazy, uh?

12 Pesan Presiden Mesir Muhammad Mursi Setelah Di kudeta Militer

Sebagai wujud kecintaannya pada rakyat Mesir, Dr. Mursi menyempatkan diri menyampaikan beberapa pesan dan tanggapan terkait keputusan militer. Berikut adalah ringkasan tanggapan Presiden Mursi:
1. Saya adalah Presiden yang sah dan resmi, dipilih langsung oleh rakyat pra/pasca pernyataan Militer
2. Ini adalah upaya kudeta. Tapi saya tetap menghimbau agar stabilitas keamanan negara tetap dijaga
3. Saya menghimbau kepada semua agar tidak bertikai dan menumpahkan darah sesama
4. Revolusi kita (25 Januari) telah dicuri oleh rezim lama dan oposisi
5. Beberapa langkah telah ditawarkan untuk melengkapi tujuan revolusi di antaranya Pileg Jurdil, Dialog dll. Tapi ditolak
6. Ini adalah upaya untuk mencuri Revolusi kita yang murni (25 Januari) agar kita balik ke awal dan mengabaikan semua capaian2
7. Saya katakan harus segera dilaksanakan Pemilu Legislatif yang jujur dan adil dengan pengawasan Militer dan Kemendagri
8. Revolusi 25 Januari itu keinginan rakyat, bagaimana bisa keinginan tersebut dilupakan hanya dalam waktu 1 tahun?
9. Saya tidak akan menyerahkan legitimasi ini kepada legitimasi baru. Karena itu bahaya
10. Jika ini dibiarkan, UU akan selalu dilanggar. Tiap bulan akan ada UU baru menghapus yang lama demi kepentingan sepihak
11. Kita semua mencintai Mesir. Saya katakan sekali lagi, tidak ada pengganti bagi UU yang sah
12. Saya akui adanya penolakan besar, tapi saya juga melihat adanya dukungan yang tidak kalah besar bagi legitimasi UU
Demikian ringkasan tanggapan Presiden Mursi pasca keluarnya pernyataan Militer Mesir.





Doa untuk Mesir

Sebagai seorang penulis hanya tulisan ini yang dapat saya berikan bagi rakyat Mesir. Dan sebagai orang yang hidup merdeka dan hidup aman seperti di Indonesia, sudah seharusnya kita mendoakan saudara-saudara kita yang menghadapi pergolakan dinegerinya, tidak hanya Mesir, tapi juga Palestina, Suriah, dan Rohingya.

Semoga masalah yang membuat negeri mereka berantakan dapat terselesaikan secepatnya dan tidak terjadi di negeri kita tercinta Indonesia.

Sumber1

Sumber2
Diubah oleh abdulrazakr80
mili'un aja biar adil
Injin Nyimak dolo gan,....
Morsi itu punya ideologi islam yg keras gan. tapi apa daya, negara barat sudah membuat skenario utk menjatuhkannya.. soalnya negara barat takut sm morsi, bagaimana tidak.. Morsi saja punya ideologi yg kuat dalam Islam.
Bayangin aja, mesir itu punya kekuatan militer yg kuat di Arab, kalo sampe musuhin negara barat, mereka (barat) bakalan sulit menguasai dunia. SDAnya saja bergantung dari Asia gan
Quote:


Bener banget gan.. sepertinya negara barat sangat takut jika negara islam menguasai dunia..
lagi-lagi barat di belakangnya. emoticon-Cape deeehh
gak dua2nya bro emoticon-Sorry
Gak bisa narik kesimpulan gan
emoticon-Sorry
Perasaan si barat pasti ikut campur terusss deh emoticon-Hammer (S)
12 Pesan Presiden Mesir Muhammad Mursi Setelah Di kudeta Militer

Sebagai wujud kecintaannya pada rakyat Mesir, Dr. Mursi menyempatkan diri menyampaikan beberapa pesan dan tanggapan terkait keputusan militer. Berikut adalah ringkasan tanggapan Presiden Mursi:
1. Saya adalah Presiden yang sah dan resmi, dipilih langsung oleh rakyat pra/pasca pernyataan Militer
2. Ini adalah upaya kudeta. Tapi saya tetap menghimbau agar stabilitas keamanan negara tetap dijaga
3. Saya menghimbau kepada semua agar tidak bertikai dan menumpahkan darah sesama
4. Revolusi kita (25 Januari) telah dicuri oleh rezim lama dan oposisi
5. Beberapa langkah telah ditawarkan untuk melengkapi tujuan revolusi di antaranya Pileg Jurdil, Dialog dll. Tapi ditolak
6. Ini adalah upaya untuk mencuri Revolusi kita yang murni (25 Januari) agar kita balik ke awal dan mengabaikan semua capaian2
7. Saya katakan harus segera dilaksanakan Pemilu Legislatif yang jujur dan adil dengan pengawasan Militer dan Kemendagri
8. Revolusi 25 Januari itu keinginan rakyat, bagaimana bisa keinginan tersebut dilupakan hanya dalam waktu 1 tahun?
9. Saya tidak akan menyerahkan legitimasi ini kepada legitimasi baru. Karena itu bahaya
10. Jika ini dibiarkan, UU akan selalu dilanggar. Tiap bulan akan ada UU baru menghapus yang lama demi kepentingan sepihak
11. Kita semua mencintai Mesir. Saya katakan sekali lagi, tidak ada pengganti bagi UU yang sah
12. Saya akui adanya penolakan besar, tapi saya juga melihat adanya dukungan yang tidak kalah besar bagi legitimasi UU
Demikian ringkasan tanggapan Presiden Mursi pasca keluarnya pernyataan Militer Mesir.


Sumber
Diubah oleh abdulrazakr80
mesir konflik mulu dah
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
ya jelas militer lah gan
apalagi militer kita
Post ini telah dihapus oleh hansip


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di