Kaskus

News

mabaikAvatar border
TS
mabaik
[Capres Galau] Program Prabowo Tak Ada yang Muluk-muluk
Tanggapi SBY, Gerindra: Program Prabowo Tak Ada yang Muluk-muluk

[Capres Galau] Program Prabowo Tak Ada yang Muluk-muluk

Presiden SBY menegaskan tak akan memilih capres yang janjinya muluk-muluk. Partai Gerindra langsung menegaskan Prabowo bukanlah capres yang mengumbar janji muluk-muluk.

"Pernyataan itu bukan ditujukan ke Pak Prabowo karena dalam programnya, tidak ada yang muluk-muluk. 6 aksi Gerindra itu program terukur sangat sederhana bisa dikerjakan. Kami melakukan kajian berbulan-bulan bahkan tahunan," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani kepada detikcom, Rabu (7/5/2014).

Muzani juga tak merasa kritik SBY soal capres yang berkampanye membahayakan Indonesia diarahkan ke Prabowo. Dua kritik SBY antara lain ke capres yang mendorong kembali ke UUD 1945 dan nasionalisasi aset.

"Sebagai Presiden yang memimpin Indonesia selama 10 tahun saya kira Pak SBY tahu persis memimpin Indonesia. Presiden mengingatkan janji muluk-muluk akan memberatkan diri sendiri, nasionalisasi aset asing akan menyulitkan perjalanan internasonal. Pernyataan Pak SBY kami anggap peringatan presiden kepada rakyat," kata Muzani.

Muzani menegaskan Prabowo tak ada program menasionalisasi aset. "Tidak ada program nasionalisasi aset asing, tidak ada program itu. Prabowo mengatakan keseimbangan produk domestik bruto antara kepemilikan segelintir orang asing dibandingkan dengan orang Indonesia," kata Muzani.

"Pak Prabowo tidak mengatakan nasionalisasi aset asing tapi kepentingan nasionalis kita harus betul-betul diperjuangkan, sama dengan negara lain memperjuangkannya. Jadi kalau kemudian ada renegoisasi untuk sebesar-besar kepentingan rakyat itu kan memang seharusnya," kata Muzani.

Nah soal amandemen UUD 1945, menurut Muzani bisa dinegosiasikan. Karena perolehan suara Gerindra juga tidak signifikan.

"Poin penting UUD 1945, harus ditata ulang, disitu perjuangan, kita nggak bisa bicara 2 atau 3 hari kalau soal itu," pungkasnya.

Link:http://news.detik.com/pemilu2014/read/2014/05/07/181039/2576353/1562/tanggapi-sby-gerindra-program-prabowo-tak-ada-yang-muluk-muluk

Berita beberapa minggu sebelumnya



Ini Pernyataan Prabowo Soal Nasionalisasi Aset dan Kembali ke UUD 1945


Presiden SBY menyindir capres yang menebar janji-janji kampanye berbahaya bagi Indonesia yakni nasionalisasi aset dan kembali ke UUD 1945. SBY memang tak menyebut siapa capres yang dimaksud, namun selama ini capres Gerindra Prabowo Subianto adalah orang yang paling peduli dengan pemgamanan aset nasional.

Prabowo menegaskan dua pernyataan tegas soal aset negara dan kembali ke UUD 1945 itu dalam dua forum pertemuan dengan para purnawirawan jenderal. Soal keteguhan hati Prabowo kembali ke UUD 1945 disampaikan mantan Danjen Kopassus ini di kantor DPP Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri ABRI dan Polri (Pepabri) di Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2014) lalu.

Kalimat tersebut terucap saat Prabowo menjelaskan visi-misinya di hadapan para jenderal seniornya. Saat ditemui Ketua Umum Pepabri Jenderal (Purn) Agum Gumelar dan sejumlah purnawirawan jenderal lain Prabowo mengungkap alasan meninggalkan Golkar. Prabowo kemudian membangun Partai Gerindra.

"Dalam manifesto perjuangan Gerindra, harus kembali ke UUD 1945. Yang setia kepada TNI, yang memperjuangkan secara murni adalah Gerindra. Boleh cek, Golkar yang didirikan AD, tapi tidak," tegas Prabowo.

Nah perihal perhatian Prabowo terhadap keamanan aset nasional disampaikan purnawirawan jenderal bintang tiga ini di hadapan ratusan Purnawirawan TNI dan Polri yang mendeklarasikan dukungan terhadap dirinya untuk menjadi capres di Pemilu 2014. Dalam sambutan Prabowo terus menyindir sikap politikus yang gemar ingkar janji.

"Ada budaya baru yang dianggap biasa yaitu budaya mencla mencle, budaya ingkar janji, dan budaya suka berbohong, apakah saudara mau dipimpin orang seperti itu?" kata Prabowo di Menara Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (27/3/2014).

"Siap, Tidaaaaaak!" jawab seluruh hadirin serempak.
Prabowo pun kemudian menegaskan bahwa dirinya akan menasionalisasi aset asing yang ada di Indonesia. Dia menyindir pemimpin yang menjual aset bangsa. "Seluruh kekayaan bangsa harus dimiliki oleh kita sendiri. Tapi ada pemimpin yang menjual aset, dengan gampangnya membiarkan wilayah kita dicaplok," sebut Prabowo dengan tangan mengepal.

Lalu apakah sindiran tajam SBY itu benar-benar diarahkan untuk Prabowo? Bagaimana kelanjutan koalisi PD-Gerindra dan kuatkah Prabowo tanpa dukungan SBY?

Link:http://news.detik.com/pemilu2014/read/2014/05/07/170124/2576248/1562/2/ini-pernyataan-prabowo-soal-nasionalisasi-aset-dan-kembali-ke-uud-1945

Bulan Maret 2014 Prabowo ngomong :

1. Prabowo pun kemudian menegaskan bahwa dirinya akan menasionalisasi aset asing yang ada di Indonesia. Dia menyindir pemimpin yang menjual aset bangsa. "Seluruh kekayaan bangsa harus dimiliki oleh kita sendiri. Tapi ada pemimpin yang menjual aset, dengan gampangnya membiarkan wilayah kita dicaplok," sebut Prabowo dengan tangan mengepal.

Bulan Mei kemudian Gerindra ngomong :


1. Muzani menegaskan Prabowo tak ada program menasionalisasi aset. "Tidak ada program nasionalisasi aset asing, tidak ada program itu. Prabowo mengatakan keseimbangan produk domestik bruto antara kepemilikan segelintir orang asing dibandingkan dengan orang Indonesia," kata Muzani.


Kesimpulan

Bener kata pak lek Soeharto " Ojo Percoyo Cangkeme (Moncong) mantan mantuku ! "
Diubah oleh mabaik 07-05-2014 21:44
0
5.3K
44
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan