alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53636b01c807e7fc2c8b464d/bpjs-kesehatan-tanggung-alat-kesehatan-juga-gan
BPJS Kesehatan Tanggung Alat Kesehatan Juga Gan..
Halo agan dan sista... Kami mau sharing info lagi tentang pelayanan kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan. Kali ini tentang jenis-jenis alat kesehatan yang biayanya gratis tis karena ditanggung BPJS Kesehatan. Eits, pahami ketentuan dan prosedurnya dulu ya emoticon-Toast

Apa saja alat kesehatan yang biayanya ditanggung BPJS Kesehatan?
BPJS Kesehatan menjamin alat kesehatan lainnya seperti alat bantu dengar (hearing aid), prothesa gigi / gigi palsu, penyangga leher (collar neck / cervical collar / neck brace), jaket penyangga tulang (corset), prothesa alat gerak (kaki dan atau tangan tiruan), serta alat bantu gerak berupa kruk penyangga tubuh.

Begini Prosedur dan Ketentuannya
Pelayanan alat kesehatan dapat diberikan pada pelayanan kesehatan rawat jalan dan atau rawat inap, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan berdasarkan rekomendasi dari Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP).

Kacamata
Kacamata diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan dengan gangguan penglihatan sesuai dengan indikasi medis. Peresepan kacamata merupakan bagian dari pemeriksaan dan penanganan yang diberikan pada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Penjaminan kacamata ini diberikan atas rekomendasi dari dokter spesialis mata dan dibuktikan dengan hasil pemeriksaan mata. Ukuran kacamata yang dijamin oleh BPJS Kesehatan adalah minimal 0.5 Dioptri untuk lensa spheris dan 0.25 Dioptri untuk lensa silindris. Kacamata dapat diberikan maksimal 1 kali dalam 2 (dua) tahun.

Alat Bantu Dengar (Hearing Aid)
Layanan alat kesehatan ini adalah bagian dari pemeriksaan dan penanganan yang diberikan pada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Penjaminan alat bantu dengar diberikan atas rekomendasi dari dokter spesialis THT. Alat bantu dengar dapat diberikan maksimal 1 kali dalam 5 (lima) tahun per telinga.

Prothesa Gigi / Gigi Palsu
Pelayanan prothesa gigi diberikan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama dan fasilitas kesehatan tingkat lanjutan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Penjaminan pelayanan prothesa gigi atau gigi palsu diberikan atas rekomendasi dari dokter gigi. Prothesa gigi atau gigi palsu dapat diberikan paling cepat 2 (dua) tahun sekali untuk gigi yang sama.

Penyangga Leher (Collar Neck / Cervical Collar / Neck Brace)
Layanan alat kesehatan ini disediakan bagi peserta BPJS Kesehatan sebagai penyangga kepala dan leher karena trauma pada leher dan kepala ataupun faktur pada tulang cervix / tulang leher sesuai dengan indikasi medis. Hal ini merupakan bagian dari pemeriksaan dan penanganan yang diberikan pada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Penyangga leher dapat diberikan maksimal 1 kali dalam 2 (dua) tahun.

Jaket Penyangga Tulang (Corset)
Jaket penyangga tulang diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan yang mengalami kelainan atau gangguan tulang atau kondisi lain sesuai dengan indikasi medis. Layanan ini adalah bagian dari pemeriksaan dan pananganan yang diberikan pada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Jaket penyangga tulang dapat diberikan maksimal 1 kali dalam 2 (dua) tahun.

Prothesa Alat Gerak (Kaki dan atau Tangan Tiruan)
Layanan kesehatan ini diberikan atas rekomendasi dari dokter spesialis orthopedi sebagai bagian dari pemeriksaan dan penanganan yang diberikan pada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Prothesa alat gerak dapat diberikan paling cepat 5 (lima) tahun sekali untuk bagian tubuh yang sama.

Alat Bantu Gerak Berupa Kruk Penyangga Tubuh
Kruk penyangga tubuh diberikan atas rekomendasi dari dokter spesialis bedah tulang (orthopedic) sebagai bagian dari pemeriksaan dan penanganan yang diberikan kepada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Prothesa alat gerak dapat diberikan paling cepat 5 (lima) tahun sekali untuk bagian tubuh yang sama.

Alat kesehatan tersebut disediakan oleh fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, dengan mutu sesuai kebutuhan medis. Sementara, mekanisme pembayaran alat kesehatan yang dilayani fasilitas kesehatan mengacu pada plafon atau batas harga sesuai dengan ketentuan berikut:

BPJS Kesehatan Tanggung Alat Kesehatan Juga Gan..

Catatan Penting:
Dalam hal pembiayaan, fasilitas kesehatan bersangkutan dapat mengajukan penggantian biaya langsung kepada BPJS Kesehatan (peserta tidak menagihkan langsung ke BPJS Kesehatan). Fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran dari peserta BPJS Kesehatan, kecuali jika peserta yang bersangkutan meminta alat kesehatan melebihi batas harga yang telah ditentukan sesuai dengan masing-masing kelas peserta BPJS Kesehatan.

Semoga bermanfaat gan emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2
Gan, saya ingin mengajukan permintaan kacamata. Saya sudah baca jika harus menggunakan resep dokter dan mengambil kacamata dari optik yg dirujuk. Untuk bisa mendapatkan resep dokter langkah yg harus saya lakukan seperti apa? Dan jika saya ingin kontrol kesehatan gigi apakah bisa. Jika saya mau kedokter mata atau gigi apakah harus melalui dokter keluarga?
gan kalo penyakit tiroid ditanggung BPJS tidak gan?
Quote:Original Posted By theshrimp
Gan, saya ingin mengajukan permintaan kacamata. Saya sudah baca jika harus menggunakan resep dokter dan mengambil kacamata dari optik yg dirujuk. Untuk bisa mendapatkan resep dokter langkah yg harus saya lakukan seperti apa? Dan jika saya ingin kontrol kesehatan gigi apakah bisa. Jika saya mau kedokter mata atau gigi apakah harus melalui dokter keluarga?


Selamat siang..
Pertama kami ucapkan terima kasih atas perhatian agan kepada BPJS Kesehatan. Menjawab pertanyaan agan, betul gan, untuk layanan kesehatan mata harus melalui dokter keluarga atau faskes tingkat pertama lainnya tempat agan terdaftar.

Untuk layanan gigi, jika agan terdaftar di dokter keluarga, maka agan bisa diarahkan ke dokter gigi yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Jika agan terdaftar di puskesmas/klinik/balai pengobatan, layanan gigi sudah termasuk di dalamnya gan, sehingga agan dapat langsung ditangani oleh dokter gigi yang berpraktek di sana.

Semoga membantu dan sehat selalu emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By kejadian26
gan kalo penyakit tiroid ditanggung BPJS tidak gan?


Selamat siang..
Menjawab pertanyaan agan, selama peserta BPJS Kesehatan mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan yang dilakukan berdasarkan indikasi medis yang jelas yang ditetapkan oleh dokter yang memeriksa sebagai bentuk penanganan penyakit peserta (bukan atas permintaan sendiri), maka biayanya dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Semoga membantu dan sehat selalu emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By kejadian26
gan kalo penyakit tiroid ditanggung BPJS tidak gan?


wah, bener kata agan bpjs, ikuti alur pemeriksaan dan penatalaksaan terkait penyakitnya
just4info, terapi paling efektif pake radiofarmaka I-131 gan, salah satu bentuk pemanfaatan teknologi nuklir di bidang kesehatan... moga ditanggung BPJS dan moga cepet sembuh emoticon-I Love Indonesia (S)

Quote:Original Posted By bpjskesehatan


Selamat siang..
Pertama kami ucapkan terima kasih atas perhatian agan kepada BPJS Kesehatan. Menjawab pertanyaan agan, betul gan, untuk layanan kesehatan mata harus melalui dokter keluarga atau faskes tingkat pertama lainnya tempat agan terdaftar.

Untuk layanan gigi, jika agan terdaftar di dokter keluarga, maka agan bisa diarahkan ke dokter gigi yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Jika agan terdaftar di puskesmas/klinik/balai pengobatan, layanan gigi sudah termasuk di dalamnya gan, sehingga agan dapat langsung ditangani oleh dokter gigi yang berpraktek di sana.

Semoga membantu dan sehat selalu emoticon-I Love Indonesia (S)


jadi jika saya langsung ke optik yang tertera terima BPJS kesehatan tidak bisa?untuk dokter gigi hanya periksa kesehatan gigi tanpa keluhan gpp gan?
waw, corset tulang jg dicover?! ada batas minimal derajat nya gak ya biar dpt corset, misal skoliosis 15 drajat?
gan kalo ane telat bayar kena penalti ya gan? terus harus buat baru lagi ga gan? kalo misalnya sampe telat bayar 3x gitu?
Kalo mau pindah kelas bisa ya gan?


terima kasih
Quote:Original Posted By bpjskesehatan
Halo agan dan sista... Kami mau sharing info lagi tentang pelayanan kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan. Kali ini tentang jenis-jenis alat kesehatan yang biayanya gratis tis karena ditanggung BPJS Kesehatan. Eits, pahami ketentuan dan prosedurnya dulu ya emoticon-Toast

Apa saja alat kesehatan yang biayanya ditanggung BPJS Kesehatan?
BPJS Kesehatan menjamin alat kesehatan lainnya seperti alat bantu dengar (hearing aid), prothesa gigi / gigi palsu, penyangga leher (collar neck / cervical collar / neck brace), jaket penyangga tulang (corset), prothesa alat gerak (kaki dan atau tangan tiruan), serta alat bantu gerak berupa kruk penyangga tubuh.

Begini Prosedur dan Ketentuannya
Pelayanan alat kesehatan dapat diberikan pada pelayanan kesehatan rawat jalan dan atau rawat inap, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan berdasarkan rekomendasi dari Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP).

Kacamata
Kacamata diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan dengan gangguan penglihatan sesuai dengan indikasi medis. Peresepan kacamata merupakan bagian dari pemeriksaan dan penanganan yang diberikan pada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Penjaminan kacamata ini diberikan atas rekomendasi dari dokter spesialis mata dan dibuktikan dengan hasil pemeriksaan mata. Ukuran kacamata yang dijamin oleh BPJS Kesehatan adalah minimal 0.5 Dioptri untuk lensa spheris dan 0.25 Dioptri untuk lensa silindris. Kacamata dapat diberikan maksimal 1 kali dalam 2 (dua) tahun.

Alat Bantu Dengar (Hearing Aid)
Layanan alat kesehatan ini adalah bagian dari pemeriksaan dan penanganan yang diberikan pada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Penjaminan alat bantu dengar diberikan atas rekomendasi dari dokter spesialis THT. Alat bantu dengar dapat diberikan maksimal 1 kali dalam 5 (lima) tahun per telinga.

Prothesa Gigi / Gigi Palsu
Pelayanan prothesa gigi diberikan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama dan fasilitas kesehatan tingkat lanjutan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Penjaminan pelayanan prothesa gigi atau gigi palsu diberikan atas rekomendasi dari dokter gigi. Prothesa gigi atau gigi palsu dapat diberikan paling cepat 2 (dua) tahun sekali untuk gigi yang sama.

Penyangga Leher (Collar Neck / Cervical Collar / Neck Brace)
Layanan alat kesehatan ini disediakan bagi peserta BPJS Kesehatan sebagai penyangga kepala dan leher karena trauma pada leher dan kepala ataupun faktur pada tulang cervix / tulang leher sesuai dengan indikasi medis. Hal ini merupakan bagian dari pemeriksaan dan penanganan yang diberikan pada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Penyangga leher dapat diberikan maksimal 1 kali dalam 2 (dua) tahun.

Jaket Penyangga Tulang (Corset)
Jaket penyangga tulang diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan yang mengalami kelainan atau gangguan tulang atau kondisi lain sesuai dengan indikasi medis. Layanan ini adalah bagian dari pemeriksaan dan pananganan yang diberikan pada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Jaket penyangga tulang dapat diberikan maksimal 1 kali dalam 2 (dua) tahun.

Prothesa Alat Gerak (Kaki dan atau Tangan Tiruan)
Layanan kesehatan ini diberikan atas rekomendasi dari dokter spesialis orthopedi sebagai bagian dari pemeriksaan dan penanganan yang diberikan pada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Prothesa alat gerak dapat diberikan paling cepat 5 (lima) tahun sekali untuk bagian tubuh yang sama.

Alat Bantu Gerak Berupa Kruk Penyangga Tubuh
Kruk penyangga tubuh diberikan atas rekomendasi dari dokter spesialis bedah tulang (orthopedic) sebagai bagian dari pemeriksaan dan penanganan yang diberikan kepada fasilitas kesehatan rujukan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Prothesa alat gerak dapat diberikan paling cepat 5 (lima) tahun sekali untuk bagian tubuh yang sama.

Alat kesehatan tersebut disediakan oleh fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, dengan mutu sesuai kebutuhan medis. Sementara, mekanisme pembayaran alat kesehatan yang dilayani fasilitas kesehatan mengacu pada plafon atau batas harga sesuai dengan ketentuan berikut:

BPJS Kesehatan Tanggung Alat Kesehatan Juga Gan..

Catatan Penting:
Dalam hal pembiayaan, fasilitas kesehatan bersangkutan dapat mengajukan penggantian biaya langsung kepada BPJS Kesehatan (peserta tidak menagihkan langsung ke BPJS Kesehatan). Fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran dari peserta BPJS Kesehatan, kecuali jika peserta yang bersangkutan meminta alat kesehatan melebihi batas harga yang telah ditentukan sesuai dengan masing-masing kelas peserta BPJS Kesehatan.

Semoga bermanfaat gan emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2


Mau tanya gan.
Ane kan silinder 2,75 sama 2,50 (Plus di salah 1 mata, minus 0,5).
Itu bsa dpt kacamata gratis gk?
Plus, klo mau ke RSCM untuk mengetahui apakah naik/turun silinder ane, kena biaya gak?
Ane pengguna BPJS

ASK

Gan, Orang tua ane PNS, ane pernah dapet kartu ASKES dari kantor orang tua ane. Dan umur ane saat ini 22 tahun. Sekarang ane masih kuliah dan sedang bekerja di perusahaan swasta. Dari perusahaan ane dapet asuransi juga, tapi bukan BPJS.

Yang ingin ane tanyakan, Apakah untuk Klaim Klaim kesehatan masih bisa menggunakan ASKES ane atau kah sudah tidak boleh ??? Dan sampai usia berapa kartu ASKES ane ini bisa dipakai ?

Thanks Gan, salam jaya
Quote:Original Posted By Dimas.Lasamai
Gan, Orang tua ane PNS, ane pernah dapet kartu ASKES dari kantor orang tua ane. Dan umur ane saat ini 22 tahun. Sekarang ane masih kuliah dan sedang bekerja di perusahaan swasta. Dari perusahaan ane dapet asuransi juga, tapi bukan BPJS.

Yang ingin ane tanyakan, Apakah untuk Klaim Klaim kesehatan masih bisa menggunakan ASKES ane atau kah sudah tidak boleh ??? Dan sampai usia berapa kartu ASKES ane ini bisa dipakai ?

Thanks Gan, salam jaya


Selamat sore..
Menjawab pertanyaan agan, walau agan masih berstatus kuliah, namun karena agan sudah bekerja, maka status kepesertaan agan sebagai tanggungan PNS gugur. Oleh karena itu, agan wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan (lepas dari tanggungan orang tua agan), yang mana didaftarkan melalui perusahaan tempat agan bekerja.

Untuk pengurusan kepesertaan BPJS Kesehatan, agan bisa meminta tolong kepada unit SDM atau HRD atau bagian lainnya yang mengurus pendaftaran karyawan menjadi peserta BPJS Kesehatan, sebab pendaftaran maupun perubahan data bagi pekerja/pegawai/karyawan dan sejenisnya dilakukan secara kolektif oleh tempat kerjanya.

Sesuai dengan undang-undang yang berlaku, setiap warga Indonesia, termasuk warga negara asing (WNA) yang tinggal minimal 6 bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan. Artinya, meski sudah memiliki asuransi swasta, seluruh masyarakat Indonesia tetap harus terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Terkait asuransi swasta yang dimiliki agan, jika suatu asuransi swasta bekerjasama dengan BPJS Kesehatan melalui skema koordinasi manfaat atau CoB, maka peserta BPJS Kesehatan yang memiliki asuransi swasta tersebut bisa memperoleh manfaat lebih, khususnya dalam manfaat non medis, seperti naik kelas ruang inap, berobat keluar negeri, dan sebagainya.

Semoga mencerahkan dan sehat selalu emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By kejadian26
gan kalo ane telat bayar kena penalti ya gan? terus harus buat baru lagi ga gan? kalo misalnya sampe telat bayar 3x gitu?
Kalo mau pindah kelas bisa ya gan?


terima kasih


Selamat sore..
Menjawab pertanyaan agan, dapat agan lihat di thread ini:
http://www.kaskus.co.id/thread/53571...bpjs-kesehatan (FAQ 2)

Adapun untuk pindah kelas kepesertaan baru dapat dilakukan satu tahun setelah peserta terdaftar di kelas yang sekarang gan..

Semoga membantu dan sehat selalu emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By yucin94
waw, corset tulang jg dicover?! ada batas minimal derajat nya gak ya biar dpt corset, misal skoliosis 15 drajat?


Quote:Original Posted By stephensimayor


Mau tanya gan.
Ane kan silinder 2,75 sama 2,50 (Plus di salah 1 mata, minus 0,5).
Itu bsa dpt kacamata gratis gk?
Plus, klo mau ke RSCM untuk mengetahui apakah naik/turun silinder ane, kena biaya gak?
Ane pengguna BPJS



Selamat sore..
Menjawab pertanyaan agan, selama peserta mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta penggunaan alat kesehatan tersebut berdasarkan indikasi medis yang jelas dari dokter yang memeriksa agan sebagai bentuk penanganan masalah kesehatan yang agan alami (bukan atas permintaan sendiri), maka biayanya dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan emoticon-Smilie

Semoga mencerahkan dan sehat selalu emoticon-I Love Indonesia (S)
nanya dong gan, klo untuk mendapatkan kacamata ada aturan masa kepesertaan dulu ga, seperti setelah 1 tahun dari pendaftaran BPJS baru bisa mendapatkan kacamata, atau setelah kartu aktif langsung bisa urus kacamata?
kok plafon kelas II cm 200 ya gan, pdhl dl waktu JPK Jamsos seinget ane 300 an.
Quote:Original Posted By kebobinal
nanya dong gan, klo untuk mendapatkan kacamata ada aturan masa kepesertaan dulu ga, seperti setelah 1 tahun dari pendaftaran BPJS baru bisa mendapatkan kacamata, atau setelah kartu aktif langsung bisa urus kacamata?
kok plafon kelas II cm 200 ya gan, pdhl dl waktu JPK Jamsos seinget ane 300 an.


Selamat sore..
Menjawab pertanyaan agan, pelayanan kesehatan (termasuk pelayanan kacamata) dapat diperoleh 7 hari setelah peserta melakukan pembayaran iuran bulanan pertamanya gan..

Semoga membantu dan sehat selalu emoticon-I Love Indonesia (S)
gan,kalau misalkan kacamata lama rusak/patah, apakah itu juga ditanggung bpjs ?? emoticon-Bingung (S)
Utk berobat Gigi bisakah kita meminta rujukannya ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut di FKUI Salemba? Thx

Kolonoskopi apa ditanggung BPJS

Apa benar kolonoskopi tidak dcover oleh BPJS?
Quote:Original Posted By yonex17
Utk berobat Gigi bisakah kita meminta rujukannya ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut di FKUI Salemba? Thx


Selamat siang..
Menjawab pertanyaan agan, yang berwenang menentukan RS rujukan adalah fasilitas kesehatan tingkat pertama yang melayani agan, tentu disesuaikan dengan lokasi tempat tinggal agan. Sebab, hal tersebut disesuaikan dengan indikasi medis dari dokter sebagai bentuk penanganan penyakit agan.

Ada beberapa tipe rumah sakit, dari rumah sakit tipe A, B, C, hingga D. Rujukan disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kompleksitas penyakit yang agan derita. Ada beberapa jenis penyakit yang cukup dirujuk ke rumah sakit tipe D karena masih bisa ditangani oleh tenaga medis di sana dan peralatan yang diperlukan sudah memadai. Ada pula yang perlu dirujuk hingga ke rumah sakit A karena membutuhkan penanganan dan peralatan medis yang menunjang penanganan penyakitnya.

Semoga mencerahkan dan sehat selalu emoticon-I Love Indonesia (S)