- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Jero Wacik Lolos ke DPR, Pasek Suardika ke DPD
TS
petrusandrobin
Jero Wacik Lolos ke DPR, Pasek Suardika ke DPD
Spoiler for Mulustrasi:

Quote:
Di tengah partai Demokrat mengalami keterpurukan, dua tokohnya justru tetap melenggang ke Senayan. Keduanya adalah Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat yang juga Menteri ESDM Jero Wacik dab mantan Ketua Kimisi I DPR-RI Pasek Suardikayang lolos menjadi anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD-RI) wakil Bali.
Jero Wacik dipastikan lolos ke Senayan setelah meraih perolehan 105 ribu suara dalam pemilihan legislatif 9 April 2014 lalu sesuai hasil rekapitulasi KPU Bali, Rabu (23/4). Lolosnya Jero Wacik ke DPR RI, tidak terlalu mengejutkan, karena selain figurnya cukup dikenal publik juga memang partainya berharap bisa mewakili aspirasi rakyat Bali di pusat.
"Jero Wacik memang diharapkan bisa memperjuangkan apsirasi masyarakat Bali, sehingga dipasang sebagai caleg DPR RI. Pileg sebelumnya Jero Wacik juga lolos tapi karena jadi mentri posisinya digantikan Pasek Suardika" ujar Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta Kamis (24/4).
Ketokohan Jero, dan kedekatan emosi yang dibangun dengan masyarakat dengan kerap turun ke bawah, bertatap muka langsung dengan masyarakat, disebut-sebut salah satu kelebihannya sehingga meraup dukungan meyakinkan. "Rakyat sekarang sudah cerdas, calon yang dipilih benar-benar caleg yang bagus. Kalau beliau (Jero) memang memiliki jam terbang tinggi," ujar Mudarta.
Justru yang mengagetkan adalah langkah yang dilakukan Pasek Suardika karena lolos ke DPD justru dengan menggeser tiga calon incumbent yang posisinya cukup kuat yakni Wayan Sudirta, Nyoman Wirata dan IGN Alit Kalakan. Loyalis Anas Urbaningrum ini sebelumnya diprediksi tidak lolos jadi anggota DPD karena saungannya cukup berat sementara yang dicari hanya empat orang. Hanya satu calon incumbent DPD yang kembali lolos yakni Arimbawa alias Lolak.
Selain Pasek dan Arimbawa yang juga lolos jadi DPD wakil Bali adalah Ketua DPD PDIP Bali, AA Oka Ratmadi yang akrab dipanggil Tjok Ratmadi dan Arya Werdakarna. “Buat saya lolos atau tidak jadi anggota DPD biasa saja. Saya ini terpilih karena dukungan kader PDIP dan saya resmi ditunjuk Ibu Mega mewakili Bali untuk DPD,” ujar Tjok Ratmadi.
Spoiler for Sumber::
Spoiler for Sementara itu: Tiga calon DPD Bali petahana gagal pertahankan kursi:
Quote:
Kami bersyukur, secara umum pleno yang memakan waktu cukup lama ini dapat berlangsung dengan baik dan kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait yang sudah membantu kelancaran acara ini
Tiga anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Bali berstatus petahana gagal mempertahankan kursi senatornya di Jakarta setelah perolehan suaranya lebih rendah daripada beberapa calon lain.
"Kami bersyukur, secara umum pleno yang memakan waktu cukup lama ini dapat berlangsung dengan baik dan kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait yang sudah membantu kelancaran acara ini," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi usai pleno rekapitulasi itu, di Taman Mumbul, Kabupaten Badung, Kamis.
Berdasarkan hasil rekapitulasi untuk perolehan suara calon anggota DPD Dapil Bali, empat orang yang lolos atau meraih suara terbanyak, yakni I GN Arya Wedakarna M Wedasteraputra S (178.934 suara), I Kadek Arimbawa (161.607), Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi (150.288), dan Gede Pasek Suardika (132.887 suara).
Dari empat senator yang lolos dari Bali itu, hanya satu petahana yang berhasil kembali melenggang ke Senayan yakni Kadek Arimbawa yang dikenal sebagai pelawak tradisional dengan nama panggung "Lolak".
Sementara tiga senator petahana lain yang gagal melenggang ke Senayan adalah IGN Alit Kelakan (124.446 suara), Nengah Wiratha (69.725), dan Wayan Sudirta (95.209 suara).
Tiga wajah baru yang akan mewakili Bali ke DPD merupakan tokoh-tokoh parpol, yakni Oka Ratmadi yang sampai saat ini masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Bali sekaligus Ketua DPRD Bali, Gede Pasek Suardika (Partai Demokrat dan mantan Ketua Komisi III DPR), dan Arya Wedakarna (mantan Ketua DPD PNI Marhaenisme Bali).
Sedangkan Kadek Arimbawa sendiri sebelum menjadi senator merupakan salah satu seniman Bali yang hingga saat ini masih aktif menggeluti dunia seni peran.
"Untuk empat anggota DPD dari Bali berdasarkan hasil pleno ini sudah pasti itulah yang akan ke Senayan karena mereka empat besar peraih suara tertinggi, sedangkan untuk calon anggota DPR dari Bali yang terpilih kami belum bisa menentukan," ujarnya.
Hasil pleno tersebut, kata Raka Sandi baru sebatas rekapitulasi hasil perolehan suara di tingkat provinsi, sedangkan KPU belum melakukan penghitungan kursi yang diraih parpol.
"Bali mendapat kesempatan untuk menyampaikan hasil rekapitulasi ini dalam rekapitulasi tingkat nasional di KPU Pusat mulai 29 Mei mendatang," kata Raka Sandi.
Sebelumnya ada 41 calon yang sedianya bertarung untuk merebut kursi DPD dari Bali. Namun calon yang dengan nomor urut 12 atas nama Gusti Gede Djestawana meninggal dunia sehingga otomatis empat kursi DPD dari Bali diperebutkan oleh 40 calon.
Spoiler for Sumber::
Diubah oleh petrusandrobin 27-04-2014 16:24
0
763
Kutip
0
Balasan
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan