alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/535a0c97a2cb17ab028b4a5c/fakta-fakta-mengenai-manfaat-dan-bahaya-meditasi
icon-hot-thread
Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi
Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi

Semedi, meditasi, atau bertapa, merupakan sebuah praktek yang semakin populer bagi masyarakat modern dewasa ini. Tradisi semedi awalnya berasal dari India dan meluas sebagai alternatif penenangan diri bagi masyarakat khususnya di Barat. Terdapat banyak usaha untuk memahami semedi dari perspektif sains ketika fenomena ini memasuki dunia barat yang rasional. Sebagai sebuah perilaku, ada dampak positif, dan ada pula dampak negatif dari semedi. Berikut tinjauan kritis mengenai dampak semedi bagi manusia, khususnya masyarakat modern.

Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi

Quote:Tinjauan dasar tentang Meditasi

Meditasi memiliki banyak variasi. Pada dasarnya ia adalah perilaku berdiam diri dalam postur tertentu, umumnya duduk, dalam waktu tertentu yang cukup panjang. Tujuannya juga dapat bervariasi namun umumnya adalah meningkatkan kualitas diri pelaku, entah itu kewaspadaan, menyatu dengan alam, kedamaian diri, penghilangan nafsu, atau menahan diri untuk melakukan tindakan tertentu yang tidak diinginkan. Tinjauan positif negatif berikut tidak dapat digeneralisir untuk semua semedi. Pembaca harus memahami konteks semedi jenis apa yang bisa memunculkan dampak positif atau negatif yang dimaksud.


Quote:
Dampak Positif


Meditasi saat ini mulai digunakan dalam psikologi Barat untuk mengangkat berbagai kondisi mental dan fisik. Penelitian ilmiah semedi umumnya ada dalam payung psikologi positif. Penelitian telah dilakukan selama 20 atau 30 tahun dan semakin meningkat dalam dekade terakhir. Tahun 2011, National Center for Complementary and Alternative Medicine (NCCAM) NIH melaporkan temuan studi dimana citra resonansi magnetik otak dari 16 partisipan 2 minggu sesudah dan setelah meditasi yang mengikuti program meditasi diambil oleh para peneliti dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, Lembaga Citra Syaraf Bender di Jerman, dan Sekolah Medis Universitas Massachusetts. Penelitian ini menyimpulkan kalau:

“Temuan ini mewakili mekanisme otak yang berasosiasi dengan perbaikan kesehatan mental”

Sebuah studi bulan Januari 2011 di jurnal Psychiatry Research: Neuroimaging, berdasarkan pencitraan resonansi magnetik (MRI) dari partisipan Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR), menyatakan kalau “partisipasi dalam MBSR berasosiasi dengan perubahan konsentrasi materi abu-abu di daerah otak yang bertanggung jawab atas proses belajar dan mengingat, pengaturan emosi, proses referensi diri, dan pengambilan sudut pandang.”

Quote:Sebagai tambahan referensi, baca juga thread tentang Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Jantung


Quote:Dampak Negatif Meditasi Berlebih

Quote:Depersonalisasi

Terdapat jenis meditasi khusus yang disebut meditasi disosiatif. Meditasi disosiatif adalah meditasi yang bertujuan untuk memisahkan individu sebagai pengamat fenomena ketimbang melibatkan individu ke dalam sebuah aktivitas. Biasanya meditasi semacam ini disebut meditasi pembebasan dengan maksud membebaskan jiwa pelaku dari sebuah pengikat, misalnya nafsu-nafsu jasmaniah.

Meditasi model ini berfokus pada penghapsan ego atau self dan menjadi Semesta, atau Diri secara universal. Dua ribu tahun praktek ini dilakukan oleh masyarakat India. Praktek spiritual semacam ini telah begitu mengakar sehingga mereka lebih memandang dunia luar hanya sejauh ia ikut campur dalam hidup mereka secara langsung. Hal ini berakibat pada rendahnya kesadaran adanya subjek lain, sampai pada level hak dan tanggung jawab warga negara secara politik, sebuah mentalitas yang menyulitkan demokrasi dan memudahkan rezim otoriter berkuasa di level masyarakat.

Dalam psikologi, kepribadian semacam ini disebut kepribadian disosiatif. Gejala disosiatif adalah kondisi dimana seseorang merasa terlepas dari diri sendiri. Ia akan merasakan kalau dirinya atau lingkungannya sebagai sesuatu yang tidak nyata. Ia akan merasakan tidak memiliki kontrol atas diri sendiri. Dalam pikirannya, dunia hanyalah sebuah perasaan yang muncul dari dalam dirinya sendiri.

Pertanyaannya menjadi: apakah saya merupakan masalah bagi tubuh ini, atau apakah tubuh ini merupakan masalah bagi saya? Pada tahap ekstrim, hal ini membawa pada bunuh diri dengan alasan membebaskan diri dari “belenggu” jasad.

Meditasi disosiatif bukanlah sebuah solusi yang masuk akal untuk menghadapi masalah yang dialami individu di masyarakat. Masalah penderitaan sosial adalah masalah yang nyata dan karenanya keterlibatan individu dalam masyarakat sangat dibutuhkan.


Quote:Hipoksia

Meditasi biasanya dilakukan pada ruangan yang sepi dan sedikit mungkin suara-suara dari luar. Kita memejamkan mata sehingga melihat langsung bintik-bintik reseptor cahaya di retina (derau seperti di layar televisi tanpa siaran). Dengan tindakan semacam ini, pikiran akan lebih mudah berfokus pada sensasi ketubuhan. Napas juga diatur sedemikian oleh pikiran (bukannya langsung tanpa sadar oleh otak). Napas yang diatur bukan hanya mengalihkan pikiran pada bagaimana bernapas yang baik namun juga membawa pada hipoksia. Hipoksia adalah kondisi dimana pasokan oksigen menjadi rendah di otak. Dalam kondisi hipoksia, pikiran menjadi sangat tenang dan napas menjadi sangat lembut. Semakin rendahnya pasokan oksigen ke otak, aktivitas otakpun semakin menurun. Jika pelaku merasakan kedamaian di saat ini, ini bukanlah kedamaian sesungguhnya secara psikis namun kedamaian buatan secara biologis.

Berfokus pada napas dan sensasi diri membuat pikiran tenang yang ditandai dengan hipoksia. Dengan adanya ketenangan pikiran, pelaku dapat berkonsentrasi pada merasakan sensasi ketubuhan. Goenka misalnya, mendaku kalau dalam kondisi ini, kita akan merasakan seluruh gerak individual molekul dan atom di tubuh kita sebagai tanda kita mulai mampu memisahkan antara jiwa dan raga. Hal ini tidak benar. Sensasi bergetar ketika berada dalam kondisi hipoksia disebabkan oleh kesemutan, hanya saja kesemutan ini berasal dari syaraf di dalam tubuh kita sendiri yang kekurangan aliran darah dan oksigen.

Lalu apa masalahnya dengan hipoksia? Tentunya ketidaksiapan tubuh menghadapi kejutan. Seperti halnya mata yang tertutup lama tidak siap menghadapi cahaya terang, begitu juga tubuh yang terdiam pada waktu lama tidak siap untuk melakukan gerakan yang secara normal dapat kita lakukan. Jika dipaksakan, kita bisa mendapatkan serangan jantung atau setidaknya epilepsi.


Quote:Mengganggu Sistem Syaraf Otonom

Reaktivitas otak pada sensasi inderawi merupakan hasil evolusi kita untuk bertahan hidup. Segera ketika tubuh merasakan sakit atau panas atau dingin atau kondisi berbahaya lainnya, otak memberi sinyal pada tubuh agar bereaksi sedemikian hingga menjauh dari kondisi bahaya tersebut. Ketika kita bersemedi dalam postur yang sama terus menerus misalnya, otak menganggap hal tersebut berbahaya bagi peredaran darah atau menekan beberapa syaraf penting. Karena alasan ini, otak menyuruh tubuh untuk berganti posisi.

Tindakan menahan diri dari keinginan untuk berganti posisi dengan alasan melatih diri agar tidak terpengaruh rangsangan dunia luar tubuh menjadi sebuah hal yang berbahaya. Memang beberapa reaksi tubuh dapat dipandang sebagai reaksi yang berbahaya bagi kehidupan sosial, misalnya marah, takut, egois, nafsu, agresi, stress, hiperaktivitas. Namun tubuh memiliki sistem otonomnya sendiri yang bekerja otomatis menyesuaikan berbagai banyak komponen syaraf yang mungkin tak diperhitungkan kita ketika membawanya ke ranah sadar. Ada alasan mengapa detak jantung berada di sistem syaraf otonom bukannya diatur secara sadar oleh kita. Jika hal ini diganggu, bahaya serangan jantung dapat menjadi nyata.


Quote:Ketenangan Pikiran

Mungkin anda heran mengapa ketenangan pikiran dipandang sebagai dampak negatif. Hal ini memang cukup subjektif tetapi ketika kita bawa pada masyarakat modern sekarang, pikiran yang tidak tenang sungguh merupakan hal penting. Pikiran yang tidak tenang ditandai oleh banyaknya ucapan-ucapan saling tumpang tindih dalam otak. Dalam sekian detik, otak anda memikirkan tentang hal ini, dan sesaat kemudian pindah ke hal lain. Dalam satu menit, anda telah memikirkan banyak hal seperti masa kecil, kejadian tadi pagi, masa datang seperti apa, dan sebagainya, semua seperti potongan-potongan halaman dari ratusan buku yang bercerai berai dan disatukan secara acak dalam satu buku. Hal ini juga yang membuat “membaca pikiran” adalah sebuah tindakan yang hampir mustahil dilakukan oleh orang lain pada seseorang (profesor Xavier dalam X-Men misalnya).

Secara evolusioner, kompleksitas hidup manusia memang menuntut pola berpikir acak demikian. Otak hanya memikirkan apa yang dianggap bernilai. Adanya banyak pikiran acak bermakna ada banyak hal bernilai dalam pikiran yang harus diproses otak. Hal ini membawa pada satu kelebihan dari berpikir tidak tenang:

Ia merupakan sumber dari pemikiran kreatif. Dari sekian banyak hal tidak berhubungan yang dipikirkan seseorang dalam satu menit akan ada satu hubungan mendadak tak terduga. Ini sebuah pemikiran baru dan apabila individu memutuskan untuk memikirkannya lebih jauh, hal tersebut dapat menjadi hal yang mengejutkan (baik ataupun buruk) seperti penemuan solusi baru atas masalah penting atau penemuan ide untuk menjadi kaya. Dalam dunia penuh persaingan di masa modern, pemikiran kreatif sangat dibutuhkan.


Quote:Hilangnya Penghargaan Pada Estetika

Dalam meditasi jenis tertentu, pelaku menjadi sangat terfokus pada dirinya sendiri. Dunia luar menjadi sesuatu yang sekunder. Akibatnya adalah individu menjadi egois sejati. Ia tidak memandang pemandangan alam, bintang-bintang, keluarga, seks, tetesan hujan, bunga-bunga, dan deburan ombak sebagai sesuatu yang indah. Mereka adalah nafsu. Pada taraf tertentu, mereka bahkan tiba pada kesimpulan kalau dunia ini hanya ilusi. Walaupun hal tersebut merupakan perdebatan dalam ranah filsafat, satu hal yang pasti adalah hilangnya sistem nilai yang mengikat masyarakat.



Quote:Kesimpulan

Meditasi memiliki manfaat cukup baik bagi jiwa manusia, tetapi jika dilakukan secara berlebih, hasilnya justru berbalik, bukan hanya berbahaya bagi jiwa tetapi juga bagi jasad. Beberapa bentuk meditasi bahkan bisa digantikan dengan bentuk penajaman konsentrasi lainnya. Diperlukan sebuah kebijaksanaan untuk mensikapi segala klaim yang datang dari jasa meditasi agar keinginan kita untuk menjadi lebih baik dapat terfasilitasi.


Quote:Referensi


  • Persinger, M.A. (1993). ”Transcendental meditation and general meditation are associated with enhanced complex partial epileptic-like signs: evidence for ’cognitive’ kindling?” Perceptual and Motor Skills, 76: 168-170






Quote:Sumber: Meditasi : Manfaat dan Bahaya

Komentar & Masukan dari Kaskuser

Quote:Quote:Original Posted By kitong_vai
maaf, sekilas saya membaca pemahaman agan tentang meditasi,

Apa agan sudah memahami meditasi dalam konteks buddhis? maklum banyak sekali meditasi yang berkembang sekarang, koreksi juga bahwa meditasi bukan diwarisi dari buddhis. Siddharta gautama lahir di nepal yang sudah banyak sekali brahmana, brahmana memiliki macam-macam meditasi (tapa), jadi sekali lagi, meditasi ada sebelum buddhis lahir (siddharta mencari pencerahan)

Meditasi dalam buddhis ada beberapa macam juga, dari samatha bhavana, vipassana ataupun tanpa objek, tujuannya sama walau "cara" sedikit berbeda. Posisi tangan juga berbeda, bukan seperti yang di gambar yang agan kasih, boleh via PM kalo memang niat sharing atau tukar pikiran.

Meditasi yang diajarkan dalam buddhis tidak ada unsur agama SAMA SEKALI! murni memposisikan diri dalam kehadiran saat ini (awareness/kesadaran saat ini). Tidak juga membuat kita terpisah dari orang lain/keadaan sekitar, malah sebaliknya, untuk membuat kita sadar apa yang kita lakukan.

Meditasi hanya SARANA BELAJAR!, meditasi yang sesungguhnya ya apa yang agan kerjakan detik demi detik emoticon-Smilie

Silahkan PM saya untuk chat atau facebook biar ada tambahan untuk sama-sama belajar tentang meditasi.

salam cinta kasih,
semoga semua mahluk berbahagia
emoticon-Smilie


Quote:Original Posted By YunQy
entah meditasi apa yg agan pelajari, tetapi ini penjelasan saya dari kacamata seseorang yg beragama Buddha...

1. Depersonalisasi
hmm...mungkin sedikit salah pemaknaannya...jadi menurut buddha, nafsu atau ego adalah sumber penderitaan...contoh...jika agan doyan nasi goreng dan ingin makan nasi goreng, lalu ga bisa dapet, agan menjadi sedih...nah inilah salah satu bentuk penderitaan yg masi lemah...gimana klo agan nafsu kekuasaan seperti pemerintah2 kita?

jadi intinya adalah pemusnahan nafsu agar klo misal sesuatu itu tidak ada, maka kita tidak jadi sedih atau menderita...jelas bukan berarti pemisahan antara jasmani dan spirit yg mengakibatkan bunuh diri...ini pasti ada kesalahan dalam teknik meditasinya...

2. Hipoksia
ada meditasi dalam agama buddha bernama anapanasati...yaitu meditasi dengan memperhatikan keluar masuknya nafas...jadi hanya memperhatikan, konsentrasi pada nafas...biasanya saya konsentrasi di ujung hidung...hanya memperhatikan nafas masuk dan keluar...tapi yg penting adalah...dalam meditasi anapanasati, nafas tidak boleh diatur oleh diri kita sendiri,,,kita hanya memperhatikan tanpa mengatur kapan hembus dan keluar...dengan kata lain, tidak akan ada Hipoksia karena tubuh memang bernafas sesuai dengan kebutuhan tubuh dan pikiran kita hanya mengawasi nafas tersebut...klo ada hipoksia, berarti ada kesalahan dalam meditasinya.

3. Mengganggu Sistem Syaraf Otonom
dalam meditasi, sebenernya tidak ada kata2 tidak boleh menggerakan tubuh...atau mengganti posisi...jadi sebenernya ini salah...memang awalnya diajarkan seperti itu karena jika kita mengganti posisi sering, maka pikiran kita jadi ga fokus pada meditasi malah berpikir "duh tubuh gw ga nyaman terus neh..." tapi jelas ketika kita kesemutan, ya ganti posisi...masa iya kesemutan, lalu jadi mati rasa begitu? kan ga enak...

4. Ketenangan Pikiran
ini bukan masalah kreativitas...tapi masalah pikiran yg acak adut jadi agan malah stress...bukan karena terlalu banyak pikiran yg muncul...klo pikiran baik yg muncul malah bagus kan? klo pikiran jelek yg muncul malah jadi stress...nah ini yg dimaksud ketenangan pikiran...jadi agan ga stess...

5. Hilangnya Penghargaan Pada Estetika
nah ini berhubungan ama yg nomor 1...yg masalah ego / napsu...andai agan punya smartphone keluaran terbaru seharga 10jt rupiah...itu keindahan kan? pasti fitur HPnya gila2an...nah trus tiba2 baru dipake 1 minggu tu HP ilang dicolong...tapi karena agan bisa mengendalikan pikiran agan, maka agan bisa mengendalikan kesedihan agan...sedih sih...tapi ga sampe stess kek orang mo mampus...disinilah gunanya meditasi...dan inilah yg dimaksud ketenangan pikiran...

jadi overall, apa sih guna meditasi? gunanya adalah agar kita bisa mengatur pikiran kita sendiri...karena segala sesuatu yg kita perbuat berasal dari pikiran...klo pikiran kita baik, maka pasti jadinya baik...klo pikiran kita berantakan, perbuatan kitapun berantakan...

dan 1 lagi guna meditasi adalah agar kita mengenal diri kita sendiri...ada kata2 dalam agama buddha "mengalahkan 1000 orang tidak bisa disebut juara...tapi mengalahkan diri sendiri, barulah bisa disebut juara" maksudnya disini adalah pengendalian diri terhadap hawa nafsu itu sendiri..tapi untuk mengendalikan hawa nafsu, harus mengenal diri sendiri...mengenal kekuatan diri sendiri, dan mengenal kelemahan diri sendiri...

sekian sedikit penjelasan dari saya ^^ maaci XD


Quote:Baca juga trit lain yang ane buat

Spoiler for :
ternyata ada bahaya'nya juga yak.. emoticon-Belo
nice share gans..
emoticon-Angkat Beer
Meditasi yah gan emoticon-Big Grin ane sering liat di pilem-pilem emoticon-Hammer
waktu kecil sering kalo ke sungai trus lagi mandi duduk di batu sambil niru adegan di pilem-pilem gitu emoticon-Big Grin

emoticon-rose
Sesuatu hal yang berlebihan pasti tidak baik emoticon-shakehand

Tapi serem juga ya bahaya2 yg ditimbulkan dari meditasi emoticon-Belo
ane
ga pernah meditasi kayaknya emoticon-Cape d... (S)

emoticon-rose
Quote:Original Posted By alfred.
ternyata ada bahaya'nya juga yak.. emoticon-Belo
nice share gans..
emoticon-Angkat Beer


bahayanya kalau berlebihan gan, kalau waktunya terjadwal malah bisa bermanfaat bagi tubuh kita gan...

Quote:Original Posted By k0c4n14
Meditasi yah gan emoticon-Big Grin ane sering liat di pilem-pilem emoticon-Hammer
waktu kecil sering kalo ke sungai trus lagi mandi duduk di batu sambil niru adegan di pilem-pilem gitu emoticon-Big Grin

emoticon-rose


itu kan di pelem, tapi mirip-mirip sih emoticon-Hammer
Quote:Original Posted By namakulyna
Sesuatu hal yang berlebihan pasti tidak baik emoticon-shakehand

Tapi serem juga ya bahaya2 yg ditimbulkan dari meditasi emoticon-Belo


secukupnya saja

gak harus dengan meditasi juga bisa kan? emoticon-Malu (S)

Quote:Original Posted By romyalfarezy
ane
ga pernah meditasi kayaknya emoticon-Cape d... (S)

emoticon-rose


saya juga tidak pernah gan emoticon-Shutup

BELAJAR RILEKSASI SEBELUM MAHIR MEDITASI

BELAJAR RILEKSASI SEBELUM MAHIR MEDITASI

Teknik Rileksasi dapat dijabarkan menjadi:



A. TEKNIK RILEKSASI DENGAN NAFAS. (mata terpejam)



Posisi duduk sempurna. Bernafas melalui hidung secara alami dengan kata lain tarik dan buang nafas hanya melalui hidung saja. Dengan menarik nafas dalam hitungan 1-2-3-4 secara perlahan-lahan. Kemudian buang nafas ini dalam hitungan sama 1-2-3-4. Ulangi… tarik dan buang nafas ini sebanyak 3 siklus. 2. Ulangi sekali lagi sebanyak 3 siklus dengan visualisasi (kalau tak bisa membayangkan cukup “niatkan” saja saat mengeluarkan napas membayangkan semua keletihan tubuh, emosi negatif (marah, benci, dendam, sakit hati, mau menang sendiri, culas) dibuang jauh-jauh keluar dari tubuh/pikiran bersama hembusan nafas.



B.TEKNIK RILEKSASI TEMPAT FAVORIT.(mata terpejam)



Latihan teknik rileksasi tempat favorit dapat dilakukan dalam 4 tahap sebagai berikut:
Memperlambat pernafasan dengan cara menarik nafas melalui hidung secara perlahan-lahan dan jangan dipaksa dan buang nafas perlahan-lahan pula. Lakukan tarik dan buang nafas ini 3 siklus dan iringi dengan senyum Anda.
Tempelkan ujung lidah Anda di langit-langit rongga mulut dan fokuskan perhatian Anda ke ubun-ubun (chakra mahkota). Dengan niat menerima energi rileksasi dan jangan lupa tetap tersenyum.
Tutup mata Anda. Bayangkan tempat favorit Anda misalnya di villa Anda di pegunungan yang sejuk, dikelilingi rimbunnya pepohonan dengan buah-buahan yang bergelantungan di dahannya, dengan hamparan rumput hijau bak permadani yang halus.Bisa juga Anda mengunjungi pantai yang indah pasir putihnya dengan deburan ombak yang memecah batu karang di pantai dengan nyiur melambai-lambai di tiup angin senja sambil memandang terbit dan tenggelamnya Sang Surya. Terserah Anda bisa memilih tempat favorit sesuai dengan pengalaman pribadi Anda sendiri. Tapi ingat jangan membayangkan tempat favorit Anda di Mal Metropolitan yang hingar bingar oleh pengunjung karena tempat seperti ini banyak orang yang lalu-lalang dan Anda sendiri tidak mengharapkan keriuhan dalam suasana rilek bukan?
lakukan tahap rileksasi sebenarnya dari kondisi phisik Anda di mulai dari Kepala,Leher,Tubuh Atas(dada),Tubuh Bawah(perut),Pundak Kanan dan Pundak Kiri, Tangan Kanan dan Kiri, Pinggul (termasuk organ kemaluan), Paha Kanan dan Kiri, Lutut Kanan dan Kiri, Tungkai Kanan dan Kiri, Telapak Kaki Kanan dan Kiri, Kaki Kanan dan Kiri. Untuk setiap rileksasi bagian tubuh Anda iringi afirmasi, “sekarang ini otot muka/wajah saya.organ otak kanan/kiri sangat rileks.rileks.rileks (ini sekedar contoh saja) begitu seterusnya seiring bergeraknya rileksasi ke anggota tubuh lainnya ke bawah sampai kaki kanan dan kiri.Dalam proses rileksasi ini Anda masih membayangkan tempat favorit Anda dengan pola pernafasan yang semakin lambat, dalam, hening dan terasa ada getaran-getaran di sekujur tubuh Anda ini. Tetap rilek.rilek.rilek dan afirmasikan sekali lagi ke dalam alam bawah sadar Anda kalimat, “Dalam kondisi seperti sekarang ini Ya,Tuhan.saya selalu tenang, peka dan rilek sekali dalam segala kondisi dan situasi. Organ tubuh saya semuanya sehat.sehat.sehat.pikiran/keinginan negative saya buang jauh-jauh dan tidak akan saya ambil kembali setiap saat”. Kalimat afirmasi ini sekedar contoh saja dan Anda bebas mengganti dengan pokok kalimat sesuai permasalahan yang sedang Anda hadapi dalam hidup ini. Kini rasakan sensasi tubuh Anda yang semakin rilek, tenang di seluruh pancaindera Anda. Saatnya mengakhiri rileksasi ini dengan hitungan mundur dari 10-9-8-7.4 (mata kembali dibuka)-3-2-1-0 selesai Anda kembali ke kesadaran semula. Rasakan sekarang ini Anda begitu santai, tenang, segar,dan bugar. Kalau latihan ini dilakukan dengan teratur akan memberikan dampak positip bagi kesehatan kejiwaan Anda. Silakan coba sahabat saya agar anda tetap sehat.

C.TEKNIK RILEKSASI DENGAN DOA.



Anda dapat juga melakukan rileksasi dengan Doa. Jikalau Anda beragama Islam dengan Zikir, bila Anda Kristen/Katolik bisa membaca Salam Maria atau doa Rosario. Bila Anda Budha bisa membaca Parita. Latihan ini untuk Praktisi non Reiki juga bisa dilakukan, namun bila Anda Praktisi Reiki sudah tahu bagaimana mengatur nafas untuk rileksasi sebelum meditasi sehingga selalu dapat hidup sehat dengan reiki berdampingan dengan non Praktisi Reiki yang juga berhak hidup sehat dengan caranya sendiri. Silakan pilih cara apa yang sekiranya cocok Anda praktekkan dalam belajar rileksasi.



D. TEKNIK RILEKSASI DENGAN RASA.

Langkah-langkah Relaksasi :
Rasakan seluruh otot-otot dan organ tubuh dalam keadaan lemas (relaksasi).
Tutup mata pelan-pelan.
Kosongkan pikiran, perasaan, dan angan-angan, jangan memikirkan apa-apa. Biarkan tubuh dan mental istirahat.
Rasakan getaran atau rasa dari kedua ujung jari kaki pelan-pelan naik sampai ke lutut dan kemudian naik pelan-pelan sampai ke pangkal paha. Rasakan getaran itu melalui otot-ototnya.
Kemudian getaran ini naik dan menyebar ke perut. Rasakan gerakan atau getaran di dalam perut, pada otot-otot dan organ-organ di dalam perut, sampai semua getaran atau gerakan ini menurun (istirahat).
Kemudian rasakan getaran itu naik sampai ke dada. Rasakan gerakan pernafasan pelan-pelan melemah, denyut jantung pada dada kiri pelan-pelan melemah.
Kemudian rasakan getaran dari bokong dan sumsum tulang belakang bagian bawah naik pelan-pelan sampai ke bahu. Rasakan seluruh otot-otot yang dilaluinya ini dalam keadaan istirahat atau relaksasi.
Rasakan getaran atau rasa dari ujung jari tangan naik pelan-pelan sampai ke bahu. Rasakan seluruh otot-otot yang dilalui oleh getaran ini dalam keadaan istirahat atau relaksasi.
Kemudian rasakan seluruh getaran atau rasa yang datang dari dada, punggung, dan lengan menyatu sampai di leher. Rasakan otot-otot di leher dalam keadaan istirahat atau relaksasi.
Rasakan getaran atau rasa naik sampai ke muka. Rasakan seluruh otot-otot muka, otot-otot mata dalam keadaan istirahat atau relaksasi.
Rasakan getaran atau rasa ini naik sampai ke otak. Rasakan getaran di dalam otak pelan-pelan melemah atau istirahat.
Rasakan seluruh getaran tadi keluar melewati ubun-ubun.
Selanjutnya rasakan getaran dari luar memasuki tubuh melewati ubun-ubun, turun ke bawah ke otak, muka, leher, kemudian turun ke bawah ke lengan sampai ujung jari tangan, ke dada turun sampai perut, ke pungung turun sampai bokong dan kemudian dari bokong dan perut turun ke bawah sampai ujung jari kaki.
Lakukan cara di atas beberapa kali.
Setelah Anda merasa segar, sebelum bangun kembalikan dahulu keadaan Anda seperti semula. Rasakan seluruh otot dan organ tubuh berfungsi seperti semula dan pikiran bekerja seperti biasa. Setelah Anda menyadari ada di tempat itu, barulah Anda membuka mata.

Dalam waktu 10-15 menit Anda sudah dapat mengembalikan tenaga Anda, yakni tenaga fisik dan mental. Seandainya waktu melakukan proses di atas tertidur, biarkan karena tubuh Anda tahu apa yang diperlukannya. Nanti Rasa akan memberikan tanda kapan Anda harus bangun, misalnya dengan tiba-tiba ibu jari tangan Anda bergerak, kaki bergerak, atau tersentak.



Relaksasi semacam ini dapat dilakukan sehabis bekerja berat, merasa capek, atau mau tidur. Relaksasi tidak harus didahului dengan meditasi.



Kalau Anda hendak tidur, lakukan relaksasi seperti di atas, dan apabila Anda telah mengantuk, posisi dapat di rubah sesuai dengan keinginan Anda.



Apabila sebelum tidur Anda melakukan relaksasi seperti di atas, maka beritahu teman-teman atau keluarga Anda, jangan membangunkan Anda dengan menyentuh badan, cukup memanggil nama Anda. Tubuh yang disentuh tiba-tiba akan kontraksi, menyebabkan perasaan Anda tidak enak atau lemas. Di samping itu, latihan meditasi dan relaksasi menyebabkan Anda menjadi lebih sensitif terhadap suara da sentuhan. Kalau igin membangunkan, cukup dibangunkan dengan suara pelan.



Sebaiknya waktu melakukan relaksasi, sepatu, jam, kaca mata, atau benda-benda lain yang mengikat Anda di lepas, agar tubuh bebas mengeluarkan getarannya.



Relaksasi dikatakan berhasil, apabila Anda dapat tidur nyenyak, tidak banyak mimpi, dan baru bangun terasa segar dan nyaman. Oleh karena itu sebelum tidur usahakan Anda tidak minum lagi, berpakaian yang longgar dan jangan tidur sehabis makan. Dengan demikian tidur Anda tidak terganggu lantaran Anda harus bangun untuk buang air kecil.


Sumber:
Kampus Samudra Ilmu Hikmah
ane paling demen meditasi di itu gan.. kalau meditasi yang ini ane kgk pernah

emoticon-rainbow emoticon-rose emoticon-rainbow
emoticon-Kiss (S)emoticon-heart emoticon-Kiss (S)
ane kaga suka meditasi gan...
buang2 waktu saja....
lebih baik cari duit gan...
Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi





Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi
Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi
Quote:Original Posted By deadmanksih
BELAJAR RILEKSASI SEBELUM MAHIR MEDITASI

Teknik Rileksasi dapat dijabarkan menjadi:



A. TEKNIK RILEKSASI DENGAN NAFAS. (mata terpejam)



Posisi duduk sempurna. Bernafas melalui hidung secara alami dengan kata lain tarik dan buang nafas hanya melalui hidung saja. Dengan menarik nafas dalam hitungan 1-2-3-4 secara perlahan-lahan. Kemudian buang nafas ini dalam hitungan sama 1-2-3-4. Ulangi… tarik dan buang nafas ini sebanyak 3 siklus. 2. Ulangi sekali lagi sebanyak 3 siklus dengan visualisasi (kalau tak bisa membayangkan cukup “niatkan” saja saat mengeluarkan napas membayangkan semua keletihan tubuh, emosi negatif (marah, benci, dendam, sakit hati, mau menang sendiri, culas) dibuang jauh-jauh keluar dari tubuh/pikiran bersama hembusan nafas.



B.TEKNIK RILEKSASI TEMPAT FAVORIT.(mata terpejam)



Latihan teknik rileksasi tempat favorit dapat dilakukan dalam 4 tahap sebagai berikut:
Memperlambat pernafasan dengan cara menarik nafas melalui hidung secara perlahan-lahan dan jangan dipaksa dan buang nafas perlahan-lahan pula. Lakukan tarik dan buang nafas ini 3 siklus dan iringi dengan senyum Anda.
Tempelkan ujung lidah Anda di langit-langit rongga mulut dan fokuskan perhatian Anda ke ubun-ubun (chakra mahkota). Dengan niat menerima energi rileksasi dan jangan lupa tetap tersenyum.
Tutup mata Anda. Bayangkan tempat favorit Anda misalnya di villa Anda di pegunungan yang sejuk, dikelilingi rimbunnya pepohonan dengan buah-buahan yang bergelantungan di dahannya, dengan hamparan rumput hijau bak permadani yang halus.Bisa juga Anda mengunjungi pantai yang indah pasir putihnya dengan deburan ombak yang memecah batu karang di pantai dengan nyiur melambai-lambai di tiup angin senja sambil memandang terbit dan tenggelamnya Sang Surya. Terserah Anda bisa memilih tempat favorit sesuai dengan pengalaman pribadi Anda sendiri. Tapi ingat jangan membayangkan tempat favorit Anda di Mal Metropolitan yang hingar bingar oleh pengunjung karena tempat seperti ini banyak orang yang lalu-lalang dan Anda sendiri tidak mengharapkan keriuhan dalam suasana rilek bukan?
lakukan tahap rileksasi sebenarnya dari kondisi phisik Anda di mulai dari Kepala,Leher,Tubuh Atas(dada),Tubuh Bawah(perut),Pundak Kanan dan Pundak Kiri, Tangan Kanan dan Kiri, Pinggul (termasuk organ kemaluan), Paha Kanan dan Kiri, Lutut Kanan dan Kiri, Tungkai Kanan dan Kiri, Telapak Kaki Kanan dan Kiri, Kaki Kanan dan Kiri. Untuk setiap rileksasi bagian tubuh Anda iringi afirmasi, “sekarang ini otot muka/wajah saya.organ otak kanan/kiri sangat rileks.rileks.rileks (ini sekedar contoh saja) begitu seterusnya seiring bergeraknya rileksasi ke anggota tubuh lainnya ke bawah sampai kaki kanan dan kiri.Dalam proses rileksasi ini Anda masih membayangkan tempat favorit Anda dengan pola pernafasan yang semakin lambat, dalam, hening dan terasa ada getaran-getaran di sekujur tubuh Anda ini. Tetap rilek.rilek.rilek dan afirmasikan sekali lagi ke dalam alam bawah sadar Anda kalimat, “Dalam kondisi seperti sekarang ini Ya,Tuhan.saya selalu tenang, peka dan rilek sekali dalam segala kondisi dan situasi. Organ tubuh saya semuanya sehat.sehat.sehat.pikiran/keinginan negative saya buang jauh-jauh dan tidak akan saya ambil kembali setiap saat”. Kalimat afirmasi ini sekedar contoh saja dan Anda bebas mengganti dengan pokok kalimat sesuai permasalahan yang sedang Anda hadapi dalam hidup ini. Kini rasakan sensasi tubuh Anda yang semakin rilek, tenang di seluruh pancaindera Anda. Saatnya mengakhiri rileksasi ini dengan hitungan mundur dari 10-9-8-7.4 (mata kembali dibuka)-3-2-1-0 selesai Anda kembali ke kesadaran semula. Rasakan sekarang ini Anda begitu santai, tenang, segar,dan bugar. Kalau latihan ini dilakukan dengan teratur akan memberikan dampak positip bagi kesehatan kejiwaan Anda. Silakan coba sahabat saya agar anda tetap sehat.

C.TEKNIK RILEKSASI DENGAN DOA.



Anda dapat juga melakukan rileksasi dengan Doa. Jikalau Anda beragama Islam dengan Zikir, bila Anda Kristen/Katolik bisa membaca Salam Maria atau doa Rosario. Bila Anda Budha bisa membaca Parita. Latihan ini untuk Praktisi non Reiki juga bisa dilakukan, namun bila Anda Praktisi Reiki sudah tahu bagaimana mengatur nafas untuk rileksasi sebelum meditasi sehingga selalu dapat hidup sehat dengan reiki berdampingan dengan non Praktisi Reiki yang juga berhak hidup sehat dengan caranya sendiri. Silakan pilih cara apa yang sekiranya cocok Anda praktekkan dalam belajar rileksasi.



D. TEKNIK RILEKSASI DENGAN RASA.

Langkah-langkah Relaksasi :
Rasakan seluruh otot-otot dan organ tubuh dalam keadaan lemas (relaksasi).
Tutup mata pelan-pelan.
Kosongkan pikiran, perasaan, dan angan-angan, jangan memikirkan apa-apa. Biarkan tubuh dan mental istirahat.
Rasakan getaran atau rasa dari kedua ujung jari kaki pelan-pelan naik sampai ke lutut dan kemudian naik pelan-pelan sampai ke pangkal paha. Rasakan getaran itu melalui otot-ototnya.
Kemudian getaran ini naik dan menyebar ke perut. Rasakan gerakan atau getaran di dalam perut, pada otot-otot dan organ-organ di dalam perut, sampai semua getaran atau gerakan ini menurun (istirahat).
Kemudian rasakan getaran itu naik sampai ke dada. Rasakan gerakan pernafasan pelan-pelan melemah, denyut jantung pada dada kiri pelan-pelan melemah.
Kemudian rasakan getaran dari bokong dan sumsum tulang belakang bagian bawah naik pelan-pelan sampai ke bahu. Rasakan seluruh otot-otot yang dilaluinya ini dalam keadaan istirahat atau relaksasi.
Rasakan getaran atau rasa dari ujung jari tangan naik pelan-pelan sampai ke bahu. Rasakan seluruh otot-otot yang dilalui oleh getaran ini dalam keadaan istirahat atau relaksasi.
Kemudian rasakan seluruh getaran atau rasa yang datang dari dada, punggung, dan lengan menyatu sampai di leher. Rasakan otot-otot di leher dalam keadaan istirahat atau relaksasi.
Rasakan getaran atau rasa naik sampai ke muka. Rasakan seluruh otot-otot muka, otot-otot mata dalam keadaan istirahat atau relaksasi.
Rasakan getaran atau rasa ini naik sampai ke otak. Rasakan getaran di dalam otak pelan-pelan melemah atau istirahat.
Rasakan seluruh getaran tadi keluar melewati ubun-ubun.
Selanjutnya rasakan getaran dari luar memasuki tubuh melewati ubun-ubun, turun ke bawah ke otak, muka, leher, kemudian turun ke bawah ke lengan sampai ujung jari tangan, ke dada turun sampai perut, ke pungung turun sampai bokong dan kemudian dari bokong dan perut turun ke bawah sampai ujung jari kaki.
Lakukan cara di atas beberapa kali.
Setelah Anda merasa segar, sebelum bangun kembalikan dahulu keadaan Anda seperti semula. Rasakan seluruh otot dan organ tubuh berfungsi seperti semula dan pikiran bekerja seperti biasa. Setelah Anda menyadari ada di tempat itu, barulah Anda membuka mata.

Dalam waktu 10-15 menit Anda sudah dapat mengembalikan tenaga Anda, yakni tenaga fisik dan mental. Seandainya waktu melakukan proses di atas tertidur, biarkan karena tubuh Anda tahu apa yang diperlukannya. Nanti Rasa akan memberikan tanda kapan Anda harus bangun, misalnya dengan tiba-tiba ibu jari tangan Anda bergerak, kaki bergerak, atau tersentak.



Relaksasi semacam ini dapat dilakukan sehabis bekerja berat, merasa capek, atau mau tidur. Relaksasi tidak harus didahului dengan meditasi.



Kalau Anda hendak tidur, lakukan relaksasi seperti di atas, dan apabila Anda telah mengantuk, posisi dapat di rubah sesuai dengan keinginan Anda.



Apabila sebelum tidur Anda melakukan relaksasi seperti di atas, maka beritahu teman-teman atau keluarga Anda, jangan membangunkan Anda dengan menyentuh badan, cukup memanggil nama Anda. Tubuh yang disentuh tiba-tiba akan kontraksi, menyebabkan perasaan Anda tidak enak atau lemas. Di samping itu, latihan meditasi dan relaksasi menyebabkan Anda menjadi lebih sensitif terhadap suara da sentuhan. Kalau igin membangunkan, cukup dibangunkan dengan suara pelan.



Sebaiknya waktu melakukan relaksasi, sepatu, jam, kaca mata, atau benda-benda lain yang mengikat Anda di lepas, agar tubuh bebas mengeluarkan getarannya.



Relaksasi dikatakan berhasil, apabila Anda dapat tidur nyenyak, tidak banyak mimpi, dan baru bangun terasa segar dan nyaman. Oleh karena itu sebelum tidur usahakan Anda tidak minum lagi, berpakaian yang longgar dan jangan tidur sehabis makan. Dengan demikian tidur Anda tidak terganggu lantaran Anda harus bangun untuk buang air kecil.


Sumber:
Kampus Samudra Ilmu Hikmah


terimakasih tambahannya gan
emoticon-shakehand
Quote:Original Posted By lekdsater
ane paling demen meditasi di itu gan.. kalau meditasi yang ini ane kgk pernah

emoticon-rainbow emoticon-rose emoticon-rainbow
emoticon-Kiss (S)emoticon-heart emoticon-Kiss (S)


emang yang di itu buat meditasi ya emoticon-Bingung (S)

Quote:Original Posted By dsperdana
ane kaga suka meditasi gan...
buang2 waktu saja....
lebih baik cari duit gan...
Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi





Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi
Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi Fakta-fakta Mengenai Manfaat dan Bahaya Meditasi


ane juga gak pernah gan, cuma berbagi aja emoticon-Shutup
kebetulan ane ga terlalu suka meditasi gan... ane br tau ada dampak negatifnya jg ya ternyata...
Quote:Original Posted By Ritz1985
kebetulan ane ga terlalu suka meditasi gan... ane br tau ada dampak negatifnya jg ya ternyata...


ada positifnya juga emoticon-Cendol (S) saya sendiri juga gak pernah ngelakuin emoticon-Shutup
kalo bertapa beda ga gan sama meditasi?
Quote:Original Posted By eraxx
kalo bertapa beda ga gan sama meditasi?


Sama gan emoticon-Malu (S)
emoticon-Sundul Gan (S)
ane lebih memilih introspeksi diri aje gan, daripada meditasi emoticon-Big Grin