Kaskus

News

odacfryAvatar border
TS
odacfry
3 Warga AS mati di dor polisi
3 Warga AS mati di dor polisiSeorang polisi menembak mati tiga warga Amerika pada sebuah rumah sakit di ibukota Afghanistan, Kabul, kata sejumlah pejabat Amerika Serikat.

Juru bicara kementerian dalam negeri Afghanistan menyebutkan korban tewas sebagai "staf kesehatan".

Tidak jelas apakah polisi pelaku penembakan tewas atau ditahan.

Terjadi sejumlah serangan mematikan di Afghanistan menjelang pemilihan presiden tanggal 5 April, termasuk pemboman rumah makan di bulan Januari dan serangan terhadap sebuah hotel di bulan Maret.

Serangan hari Kamis (24 April) terjadi di sebuah rumah sakit di Kabul barat yang dijalankan badan amal AS, Cure.

Kedutaan besar AS di Kabul mengirim tweet "dengan kesedihan mendalam kami memastikan bahwa tiga warga Amerika terbunuh dalam sebuah serangan terhadap rumah sakit Cure". Belum didapat informasi tambahan saat ini, tambahnya.

Polisi mengatakan serangan terjadi ketika seorang polisi di pos pemeriksaan di dekatnya menembaki lima sampai enam warga asing yang memasuki rumah sakit di Kabul barat.

Juru bicara kementerian dalam negeri menyatakan tiga orang tewas, termasuk dua wanita. Korban lainnya sedang ditangani luka-lukanya, kata sejumlah pejabat.

Sejumlah laporan menyebutkan polisi bernama Ayunullah menembak dirinya setelah kejadian tersebut.

Tetapi kantor berita Reuters melaporkan dia terluka dan ditahan polisi.

Beberapa warga Afghanistan di rumah sakit menanggapi dengan ekspresi malu di sebangsa mereka, dan khawatir tentang konsekuensi dari serangan itu.

"Ini sangat buruk," kata Ahmad Shekib, warga Kabul yang bibi baru saja melahirkan bayi. "Kami akan kehilangan sumber pelayanan kesehatan. Ini adalah orang-orang baik yang telah meninggalkan keluarga mereka dan telah datang jauh-jauh dari AS untuk membantu rakyat Afghanistan. Hal ini sangat memalukan. "

Lainnya menambahkan bahwa serangan itu akan membahayakan orang yang sangat asing berusaha untuk membantu.

"Kami akan kehilangan sumber pelayanan kesehatan yang layak," kata Mohammed Safar, dari Ghazni Province, yang malas dengan pintu masuk. "Siapa yang menanggung beban itu? Afghanistan miskin. Afghanistan kaya mampu mengambil pasien mereka ke Dubai dan Eropa. Di mana kita akan pergi? "

Cure Internasional dimulai pada tahun 1998 di Kenya dan sekarang beroperasi rumah sakit dan program di 29 negara. Organisasi ini berfokus pada isu-isu kesehatan yang pengobatan lebih sulit untuk mendapatkan di negara berkembang, termasuk club foot, sumbing dan luka bakar yang tidak diobati, menurut website-nya.

Organisasi mulai beroperasi di Afghanistan pada tahun 2005, mendirikan sebuah rumah sakit di Kabul Barat yang sekarang memperlakukan sekitar 37.000 pasien per tahun. Pada hari Kamis, si penembak sendiri mengaku sebagai seorang pasien setelah serangan itu.
bbc.co.uk
wah warga masha mati..........
bisa juga ya ternyata
Diubah oleh odacfry 24-04-2014 20:57
0
1.4K
5
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan