CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Sains & Teknologi /
Manusia Zaman Dahulu Besar? Empat Alasan Meruntuhkannya;
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5350ac2c0f8b4669658b477c/manusia-zaman-dahulu-besar-empat-alasan-meruntuhkannya

Manusia Zaman Dahulu Besar? Empat Alasan Meruntuhkannya;

Spoiler for img:

Quote:


Spoiler for img:

Quote:


Spoiler for link:
Diubah oleh kennaannex
Halaman 1 dari 50
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Quote:

Bumi dulu lebih dekat ke matahari? Gak.
Lagian gravitasi lebih ke massa bumi ketimbang jaraknya ke matahari.
Dan sejak berwujud planet, gravitasi maupun diameter bumi relatif gak berubah.
Perubahannya gak signifikan untuk nilai percepatan gravitasi di permukaan bumi.
Gravitasi bumi emang tetap mulu ya, apa dulu bumi ga pernah rada deket ke matahari terus lama2 menjauh sampai kek sekarang. Mungkin ada yg bisa ngasih tahu. Karena baca pej2 belakang gravitasi mempengaruhi ukuran makhluk hidup.
Quote:

Terus?
Masalahnya adalah sebatas mana struktur hominid bipedal bisa menopang beban besar.
Atau karena bayi organ geraknya pendek lalu tumbuh jadi panjang, maka manusia raksasa itu wujudnya makin panjang hingga jadi stickman?
Karena struktur yang memungkinkan manusia raksasa kalau gak piramida (kepala dan badan atas kecil, badan bawah besar dan kaki pendek) ya stickman. emoticon-Smilie
Diubah oleh shinhikarugenji
kayaknya tulisan2 ilmiah terbaru banyak membahas ukuran manusia semakin lama semakin ngecil
Quote:

Hominid bipedal mungkin baru ada mulai 5-4 juta tahun silam.
Sedang yang proporsinya rada mirip kita baru ada kurang dari 2 juta tahun silam.

Sedang hominid bipedal raksasa baru ada sejak... kapan ya?
Gak pernah ada bukti atau fosilnya.
menarik bgt nih pembahasannya..cmn sygnya blm ada bener mahluk bipedal dgn komposisi serupa manusia modern di jaman purba yg tersisa walopun cmn fosil..yg ada pling dinosurus..
Quote:

Entah dengan sintesis.
Tapi teknologi memang memperingan faktor seleksi.
Gak perlu lagi memiliki banyak keunggulan fisik untuk bisa survive dan berkembang biak.
Juga menghilangkan isolasi.

Quote:

Lebih spesifik, perkembangan otak dan bipedalisme.
Bipedalisme membuat jalur lahir jadi makin sempit, dan ditambah dengan perkembangan otak manusia yang membuat kepala membesar. Ini memperbesar resiko kematian ibu dan anak.

Dan sejauh ini, tak ada variasi sifat yang menunjukkan arah berbeda bagi manusia.
Dan jika ada, bisa jadi ada faktor seleksi seksual.
Misal dulu ada manusia bertanduk, mungkin dianggap anak setan dan dibunuh saat baru lahir. Atau gak bisa menemukan pasangan.

Perkara bernapas dengan insang, itu sulit. Bahkan mamalia yang kembali ke air juga gak balik mengaktifkan organ yagn sudah lama hilang dalam evolusi mereka.
Quote:


pernah baca artikel kalo teknologi itu menghambat evolusi manusia dan mungkin suatu saat nanti manusia jadi makhluk sintetis .


otak yang tambah besar juga membuat proses melahirkan jadi lebih sulit dan menyakitkan, jadi apakah mungkin evolusi manusia bercabang ke arah yang berbeda satu dengan yang lain. Contohnya : manusia yang bernapas dengan insang atau manusia yang berwujud mirip dengan antelop
Quote:

Evolusi (biologi) bicara perubahan pada kolam gen makhluk hidup dalam banyak generasi.
Jika kesadaran manusia ditransfer ke mesin, apakah manusia masih memiliki gen untuk berubah dalam pergantian generasi?


Quote:

Belum tentu juga.
Otak memang organ yang paling banyak memakai energi, tapi kecerdasan yang menurun juga bisa mengakibatkan manusia makin gak mampu untuk survive. Karena manusia sudah berkembang jadi makhluk yang mengandalkan kecerdasannya untuk survive, menutupi kelemahan di sisi fisik dibanding makhluk lain.

Seperti dibilang, kepunahan juga bukan masa depan yang mustahil bagi manusia.
[quote=shinhikarugenji;5c7348982f568d09a97e589f]Seleksi akan selalu terjadi.
Dan jangan berpikir di masa depan mesti kita selalu bisa mengandalkan teknologi.


Jadi kalau pendapatlu benar kemungkinan kecerdasan manusia juga menurun untuk mengurangi konsumsi energi di masa yg lebih keras lagi dari bahasan lu
Quote:


seandainya manusia berhasil mentrasfer kesadarannya ke dalam robot apakah manusia masih berevolusi?

Quote:

Seleksi akan selalu terjadi.
Dan jangan berpikir di masa depan mesti kita selalu bisa mengandalkan teknologi.

Quote:

Ketersediaan makanan bisa mendorong satwa bertubuh besar.
Tapi juga ada faktor lain, misal kelimpahan oksigen.
Tubuh yang besar berarti juga metabolismenya lebih tinggi dan perlu oksigen lebih banyak.

Soal dinosaurus juga gak semua bertubuh besar, tetap bervariasi dari ukuran ayam hingga raksasa berleher panjang.
Dan mereka tetap gak bisa melawan cube-square law.
Makanya hewan raksasa macam apus biru adanya di laut.
Quote:

berarti semakin mudah mendapatkan makanan memungkinkan suatu spesies tumbuh menjadi besar ya pi?
cuma kepikiran kenapa hewan darat sekarang tidak bisa melampaui ukuran dinosaurus padahal kondisinya tidak jauh berbeda dengan masa dinosaurus? ditambah fakta malah hewan laut yang tumbuh lebih besar dari mosasaurus
Quote:


Masak di jaman se modern itu bisa asa seleksi..klo umur pendek percaya tp hidupnya ya kurus,kecil saja
Quote:

Bisa didapat tanpa perlu giat berburu, sambil berenang ke arah krill sambil disaring.
Jadi gak perlu menghabiskan banyak energi.
Dan krill yang dijadikan makanan juga memberi cukup energi bagi mereka.
Diubah oleh shinhikarugenji
Quote:


tapi kenapa makhluk terbesar dibumi malah makan plankton pi?
Quote:

Yang berbadan besar perlu konsumsi makanan lebih banyak.
Jika gak mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, bukannya akan mati?
Quote:


Maksudlu....orang bertubuh besar akan mati?
Halaman 1 dari 50


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di