alexa-tracking

All about gangguan bipolar - Pusat Informasi dan Tanya Jawab

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/534d38688607e79e198b4572/all-about-gangguan-bipolar---pusat-informasi-dan-tanya-jawab
All about gangguan bipolar - Pusat Informasi dan Tanya Jawab
Dear agan atau aganwati,

Kami dari Klinik Jiwa dan Panti Rehabilitasi Mental Nur Asa Medika. Di sini kami akan posting informasi-informasi soal gangguan bipolar beserta penanganannya. Thread ini akan langsung diasuh oleh dokter psikiater kami, sehingga agan dan aganwati ga perlu ragu untuk tanya apapun itu soal gangguan bipolar karena langsung akan dijawab oleh ahlinya. Kalau misalnya perlu info untuk memastikan kebenaran info yang kami posting boleh hubungi kami via PM. Semoga info-info yang kami share di sini bisa membantu.

Salam,

Nur Asa Medika

Ilustrasi kasus gangguan bipolar

Nn. M adalah seorang gadis berusia 20 tahun dan masih berkuliah di suatu universitas di Jakarta. Ia datang ke psikiater dengan diantar oleh teman-teman satu kostnya. Saat masuk ke ruangan periksa, Nn. M menyapa terapis dengan suara keras dan tertawa dengan gembira. Nn.M mengatakan, ia bingung mengapa diajak menemui psikiater padahal ia baik-baik saja bahkan perasaannya cenderung sangat bahagia akhir-akhir ini. Saat dilakukan pemeriksaan psikiatrik lebih jauh, Nn.M mengakui bahwa akhir-akhir ini ia memang agak boros. Ia membeli lima pasang sepatu, masing-masing seharga separuh gaji yang diterimanya dalam sebulan. Ia juga membeli banyak barang untuk dibagi-bagikan pada teman-teman dan kenalannya yang menurutnya membutuhkan barang-barang tersebut. Uang tabungan yang dikumpulkannya setelah bekerja keras selama dua tahun terakhir habis dalam sekejap. Namun ia merasa tidak ada yang salah dengan hal tersebut karena ia masih bisa meminta uang dari ayahnya yang menurutnya adalah orang paling kaya di Indonesia. Nn.M juga menceritakan bahwa akhir-akhir ini pekerjaannya di kantor banyak yang terbengkalai karena ide-ide membanjiri pikirannya. Ia menggambarkan bahwa ide-ide tersebut seperti berkejaran di dalam benaknya. Ia merasa bahwa semua ide-ide tersebut sangat brilian sehingga ia bingung harus mewujudkan yang mana terlebih dahulu. Ia tidak merasa bahwa perilakunya tersebut bermasalah dan mengatakan bahwa jika ia dipecat sekalipun, ia yakin dapat membiayai dirinya sendiri dengan kreatifitas yang dimilikinya saat ini. Ia merasa bahwa energinya sangat banyak hingga kadang-kadang ia sama sekali tidak butuh tidur dan tetap merasa segar bugar. Ia mengatakan bahwa perasaannya sangat baik saat ini, ia bahkan merasa kepercayaan dirinya melambung sangat tinggi. Saat dilakukan pemeriksaan, Nn.M menjawab dengan sangat cepat dan pembicaraannya seolah-olah tidak dapat dihentikan. Topik pembicaraannya melompat-lompat dari satu topik ke topik lainnya. Nn.M menggambarkan dirinya sendiri sebagai “asyik” saat ini, ia heran mengapa teman-temannya justru merasa terganggu dengan kondisinya saat ini padahal kondisinya dahulu cenderung pendiam, rendah diri, dan sulit bergaul dengan orang lain. Ia juga mengakui bahwa di masa lalu, ia pernah merasa sangat putus asa hingga hampir setiap hari ia menangis tanpa sebab yang jelas hingga kadang-kadang ia ingin bunuh diri saja. Kondisi depresi tersebut dialaminya beberapa kali dan menurutnya yang paling parah adalah satu tahun yang lalu.

Pendahuluan

Gangguan bipolar adalah gangguan mood (suasana perasaan) yang dikarakteristikkan dengan episode depresi dan manik atau hipomanik. Dahulu gangguan ini dikenal sebagai “manic-depressive illness.”

Depresi adalah suatu kondisi suasana perasaan yang menetap sedih dalam jangka waktu panjang. Sedangkan pada kondisi manik atau hipomanik terdapat suatu kondisi suasana perasaan yang berkebalikan dengan depresi di mana terdapat suatu suasana perasaan yang gembira secara berlebih-lebihan atau iritable (mudah menjadi marah).

Kondisi mood yang meningkat ini akan menyebabkan perubahan pada diri orang yang mengalaminya meliputi peningkatan energi, gangguan tidur, gangguan makan, rasa percaya diri yang berlebihan, waham kebesaran, kontrol impuls yang buruk, hingga perilaku agresi dan tanpa perhitungan. Hipomanik adalah kondisi mood yang menyerupai manik namun dalam derajat lebih ringan. Episode manik harus berlangsung sekurangnya 1 minggu, sedangkan episode hipomanik berlangsung sekurangnya 4 hari.

Episode depresif dari gangguan bipolar memiliki kriteria diagnostik yang sama dengan gangguan depresi mayor episode tunggal. Sedangkan pada gangguan bipolar episode campuran terdapat gejala-gejala manik atau hipomanik dan depresi yang berganti-ganti secara cepat pada suatu periode waktu yang berlangsung sekurangnya satu minggu. Pada tampilan klinis, seorang yang menderita gangguan bipolar episode campuran biasanya mengalami kondisi mood yang sangat tidak stabil. Secara umum, terdapat dua jenis gangguan bipolar, pada gangguan bipolar tipe satu, ditemukan sekurangnya satu episode manik. Sedangkan pada gangguan bipolar tipe dua ditemukan sekurangnya satu episode hipomanik.
KASKUS Ads

Gambaran Klinis

Saat datang pertama kalinya untuk berobat, umumnya pasien datang dengan gejala-gejala depresi. Gangguan bipolar merupakan kondisi yang kronik dan individu yang menderita gangguan ini umumnya memiliki tingkat kekambuhan yang tinggi. Seiring dengan berjalannya waktu, gejala utama yang terlihat adalah depresi dalam derajat ringan atau subklinis. Perbandingan hari lamanya gejala klinis depresi dan manik pada gangguan bipolar I adalah sekitar tiga berbanding satu, sedangkan pada gangguan bipolar II, lamanya hari depresi dibandingkan hipomanik adalah sekitar lima belas berbanding satu.

Terdapat suatu kondisi yang dikenal sebagai “rapid cycling” yang merujuk pada kekambuhan gejala yang terjadi sebanyak empat kali atau lebih dengan kondisi manik atau hipomanik dan depresi yang berganti-ganti secara cepat pada satu episode dalam sekurangnya 12 bulan terakhir. Gejala klinis yang muncul pada episode ‘rapid cycling’ tidak berbeda dari gejala klinis yang berlangsung dalam episode non-rapid cycling hanya saja pada episode ‘rapid cycling’, gejala-gejala manik atau hipomanik dan depresi berganti-ganti dengan sangat cepat. Menurut penelitian, kondisi ‘rapid cycling’ jauh lebih sulit untuk diterapi. Pada kondisi yang berat, dapat muncul gejala-gejala psikotik pada gangguan bipolar.

Evaluasi, Diagnosis, dan Penilaian Awal

Gangguan bipolar adalah suatu jenis gangguan jiwa yang sulit ditegakan diagnosisnya secara tepat. Ketika pasien datang untuk pertama kalinya, umumnya pasien didiagnosa dengan gangguan lain yang gejalanya bertumpang tindih dengan gangguan bipolar. Sekitar 19% pasien, mendapatkan diagnosis lain ketika datang untuk pertama kalinya. Sekitar sepertiga pasien mengalami kekambuhan gejala dalam rentang waktu sepuluh tahun paska mencari pertolongan untuk pertama kalinya hingga mendapatkan tatalaksana yang tepat. Kemungkinan kekambuhan gejala sangat tinggi sehingga diperlukan pengobatan maintenance yang ditujukan untuk pencegahan kekambuhan gejala.

Pasien biasanya tidak mencari pertolongan ke psikiater atau dokter ketika mengalami episode manik atau hipomanik. Episode manik dan hipomanik sering kali disangkal atau dilupakan oleh pasien. Pada kondisi hipomanik terutama, pasien umumnya mengalami kondisi kepercayaan diri yang meningkat, lebih mudah bergaul dengan orang lain, produktifitas yang meningkat. Hal-hal tersebut akan menyebabkan pasien mengesampingkan gejala-gejala yang lebih berat dan mengganggu dari gangguan ini, seperti emosi yang tidak stabil, argumentatif, insomnia, penilaian situasi yang buruk, dan melakukan perilaku berisiko tanpa memikirkannya dengan baik hingga pasien dapat terlibat dalam perilaku free sex atau munculnya perilaku-perilaku impulsif lainnya.

Pada kondisi depresi sendiri, juga terkadang pasien tidak datang untuk mencari pertolongan karena gejala-gejala yang muncul umumnya berupa keluhan fisik yang serupa dengan sakit fisik yang sesungguhnya seperti pusing, sesak nafas, rasa sakit di badan, dan sebagainya. Gejala-gejala seperti rasa kehilangan tenaga, hilangnya gairah, rasa kosong dan hampa, dan perasaan tak berdaya pada umumnya tidak dipertimbangkan oleh pasien untuk mencari pertolongan.

Tatalaksana

Hingga saat ini, tatalaksana untuk gangguan bipolar masih difokuskan dalam pemberian terapi farmakologi. Obat-obat golongan mood stabilizer diberikan baik untuk kondisi akut maupun untuk terapi maintenance yang bertujuan mencegah kekambuhan. Obat-obat anti depresan sangat dihindarkan karena dapat memicu munculnya gejala manik pada pasien. Terapi farmakologis biasanya dikombinasi dengan terapi non farmakologis berupa psikoterapi.
Kalau misalkan ada yang perlu tambahan info soal bipolar bisa diposting di sini.. Nanti kami minta ke dokter psikiater kami untuk jelasin...
Malam Gan emoticon-Maaf Agan

Banyak caleg gak sekitaran klinik? Siap2 nih menampung calon pasien caleg2 ya Gan emoticon-2 Jempol
halo agan TS...

sebelumnya saya ucapkan selamat atas thread nya emoticon-shakehand


jadi nanti kalau ada postingan yg berbau junk, rusuh, spam atau dirasa kurang enak silahkan lapor ke thread laporan biar bisa di eksekusi

tetap melayani kaskuser yang berkonsultasi, apabila ada pertanyaan yang melenceng silahkan diarahkan ke thread konsultasi yang lain yang sesuai dengan pertanyaan nya
apabila ada kaskuser yang ingin berkonsultasi lanjutan silahkan lanjut datang ke klinik
asyik! ane ketemu lagi thread ttg bipolar emoticon-Malu (S)
ane lagi nyari tau nih ttg bipolar sekalian nyocokin diri emoticon-Malu (S)
sekalian ngumpulin niat buat ketemu psikiater emoticon-Malu (S)
Quote:


Mungkin ada yang mau ditanyain gan atau perlu tambahan info apa gitu? Thread ini langsung dipantau sama psikiaternya Nur Asa kok.. jadi silahkan kalau mau tanya2

@momod AlamGena, terima kasih supportnya emoticon-Matabelo

Quote:


ada ciri-ciri khusus nggak bagi orang yg menderita bipolar? emoticon-Malu (S)
image-url-apps
Maksudnya ciri-ciri khusus gimana gan? Kalo ggn bipolar itu kan diagnosis medis jadi utk diagnosa harus memenuhi kriteria diagnosis berdasar ppdgj iii (pedoman penggolongan dan diagnosi ggn jiwa) atau berdasar dsm v (diagnostical and statitical manual)
image-url-apps
Ijin ninggalin jejak gan...
Ane suka banget trit begini.

Tar ane baca lebih lanjut emoticon-Malu (S)
image-url-apps
wah ane kena nihemoticon-Nohope
ane sring ngerasain perubahan mood scara drastis..emoticon-Ngakak (S) emoticon-Mad (S)
biasanya penderita bipolar mudah tersinggung ya?
Ane juga suka susah ngontrol emosi,kdang kyk ngerasa tertekanemoticon-Nohope
Quote:


Silahkan gan.. mungkin mau ngasih masukan atau komentar

Quote:


Kalau perubahan mood secara dratis belum tentu bipolar gan... bisa aja cuma sekedar kondisi mood yang labil. Kalau di bipolar berlebihan gan berubah moodnya.

: 
:D

wah ini thread bermanfaat banget admin emoticon-Big Grin

dulu aku pernah curhat di forum terus langsung di pm.
aku bingung aku ini kena apa antara mixed anxiety depressive disorder atau bipolar disorder.
aku jga bingung aku mw konsul psikolog ato psikiater mengenai ganguaan yang aku rasain.
klo umpama aku benar kena bipolar disorder.hipnoterapi bisa membantu para pasien bipolar disorder,ngga?

aku ninggalin jejak dulu ya.

Quote:


Dear agan/agan wati,

Boleh kami tahu apa sebabnya agan bingung? Kalau dari postingan agan kemungkinan sulit membedakan antara mixed anxiety depressive disorder dan bipolar disorder karena dua-duanya ada gejala depresi.

Persamaannya gan, pada ke-2 gangguan tersebut dapat muncul gejala-gejala depresi. Untuk selengkapnya soal depresi bisa dibaca di link artikel berikut
http://pantirehabilitasi.com/2014/04...gguan-depresi/

Bedanya apa gan? Kalau pada gangguan bipolar dengan gambaran dominan depresi maka di masa lalunya harus pernah ada sekurangnya satu periode waktu tertentu dengan gambaran gangguan manik atau hipomanik gan sementara kalau yang mixed anxiety depression, tidak boleh ada kondisi mood yang berlebihan gan. Jadi kalaupun depresi, ga mungkin depresinya sampai berat sekali.

Bipolar banyak jenisnya gan, ada bipolar tipe manik, tipe depresif, tipe campuran. Ada juga yang dikira gangguan bipolar namun sebetulnya gangguan lain yang penampakannya hampir serupa, seperti siklotimik atau episode depresi berulang.

Kalau agan tanya lebih baik kemana, kami akan lebih saranin ke psikiater gan bukan karena thread kami ini disupervisi sama dokter psikiater kami tapi karena pendiagnosaan gangguan bipolar biasanya akan lebih tepat oleh dokter karena gangguan bipolar tergolong dalam gangguan medis. Kami sendiri adalah klinik jiwa yang punya 2 dokter psikiater dan 3 psikolog klinis tapi kalau kasusnya seputar diagnosis, biasanya kami akan lebih nyaranin pergi ke dokter karena emang sesuai kompetensinya.

Sistem klasifikasi diagnostik gangguan jiwa di Indonesia termasuk di dalamnya gangguan bipolar pun dikeluarkan oleh PDSKJI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia) yang mengadopsi dari ICD (International Clasification of Disease) yang dikeluarkan oleh WHO. Kalau diluar negeri yang dipakai pun adalah ICD atau DSM (Diagnostical Statitical Manual) yang dikeluarkan oleh APA (American Psychiatric Association - Asosiasi Psikiater Amerika).

Sementara kalau untuk terapi, kalau untuk gangguan mood yang relatif ringan, agan bisa terapi entah ke psikolog atau ke psikiater. Kalau memang betul gangguan bipolar dan sedang dalam fase berat-beratnya, biasanya lebih baik ke psikiater gan karena biasanya untuk menstabilkan mood secara cepat diperlukan pemberian obat-obat golongan mood stabilizer. Hingga saat ini, pada kondisi bipolar berat hanya obat mood stabilizer yang terbukti secara ilmiah mampu untuk memperbaiki gejala gangguan bipolar. Agan dapat bertanya pada penderita bipolar yang sudah survive di grup bipolar care indonesia.

Hipnoterapi diperbolehkan sebagai terapi tambahan. Namun merupakan kontra indikasi mutlak pada gangguan bipolar berat yang sudah sampai muncul gejala psikotik. Karena malah dapat memperberat kondisi pasiennya gan. Lain ceritanya kalau gejala-gejala moodnya sudah terkendali.

Semoga jawaban kami membantu
Gan, mohon bantuannya gan.
Bilamana sang penderita sedang mengalami kondisi depresi dan suka menyendiri dan mengalami pikiran kosong hingga dia suka melamun.
Aapa yang harus dilakukan orang rumah untuk menghadapinya dan untuk mengurangi rasa depresinya?
Thx
Quote:


Kalau seperti itu harus banyak diajak bicara gan. Kalau depresi, tidak ada aktivitas, apalagi tidak ada yang ajak bicara, bisa bikin kondisi depresinya tambah berat gan.

Edited - ada yang lupa kami infokan, kalau depresi berat pada penderita bipolar bisa bikin muncul gejala-gejala psikotik, seperti misalnya halusinasi. Kalau betul orangnya bipolar, maka gejala psikotik yang muncul pada penderita bipolar biasanya bersesuaian dengan moodnya. Kalau moodnya depresi misalnya, bisa muncul halusinasi yang temanya depresif, misal menyuruh pasien bunuh diri, dsb.

Jadi kalau memang depresi, harus diawasin, diajak bicara, dan diajak aktivitas gan. Plus jangan lupa minum obat.

×