Para menteri luar negeri dari negara-negara bekas Uni Soviet bertemu di Moskow guna membahas situasi di Ukraina.
Pertemuan 11 anggota Persemakmuran Negara-negara Merdeka (CIS), itu dilakukan di ibu kota Rusia itu, sejak Jumat (4/4).
Ukraina mengumumkan pada 19 Maret bahwa pihaknya akan keluar dari CIS. Dalam pertemuan hari Jumat, Ukraina diwakili oleh wakil duta besar Ukraina di Rusia.
Pertemuan itu diadakan untuk pertama kalinya sejak Rusia bulan lalu mendeklarasikan bahwa pihaknya akan menggabungkan wilayah Krimea, Ukraina menjadi bagian teritorialnya. Para peserta pertemuan membahas situasi di Ukraina, namun isi pembicaraan mereka tidak diungkap pada konferensi pers yang digelar setelah pertemuan berakhir.
Para wartawan tidak diperbolehkan mengajukan pertanyaan terkait persoalan itu.
Di antara negara-negara anggota CIS, Azerbaijan dan Moldova mengkritik Rusia atas aneksasi Krimea. Belarus, yang dianggap sebagai salah satu anggota CIS yang dekat dengan Rusia, juga mengutarakan kekhawatiran terkait tindakan militer Rusia.
Sejumlah pakar mengatakan Rusia tidak mengungkapkan apa yang dibahas dalam perundingan itu. Tampaknya Rusia berupaya agar tidak timbul kesan bahwa anggota-anggota CIS terpecah dan pengaruh Moskow berkurang.