- Beranda
- Komunitas
- Entertainment
- Lounge Pictures
Perbedaan Konstruksi OHV & SOHC & DOHC (Info Mobil willycar.com)


TS
2fast
Perbedaan Konstruksi OHV & SOHC & DOHC (Info Mobil willycar.com)
Hallo Kaskuser,
Melihat banyaknya animo warga kaskus yang menanggapi artikel yang sempat saya posting beberapa hari lalu. Maka pada malam ini, ijinkan TS untuk kembali posting artikel yang kali ini membahas tentang perbedaan antara konstruksi mesin OHV, SOHC, dan DOHC. Saya posting artikel ini bukan berarti saya yang paling pintar atau saya yang paling tahu. Namun bila ada hal yang perlu di koreksi / perbaiki maka bisa langsung comment dibawah dan akan saya pelajari kesalahan saya
Untuk teman-teman yang ingin membaca artikel dibawah ini dengan versi lengkapnya bisa langsung klik link
http://willycar.com/2010/01/29/ohv-v...-sohc-vs-dohc/ Jangan lupa "tinggalin" jejak juga di web saya ya
Untuk teman-teman yang ingin membaca artikel lain yang belum sempat saya posting di forum ini juga dapat melihatnya langsung di http://willycar.com/ atau bisa follow twitter ane di @willycarcom
Untuk yang ingin copas juga, tidak masalah. TS tidak menuntut apa2, hanya saja saya mohon untuk mencantumkan link sumber tulisan sebagai sedikit apresiasi dari usaha saya dalam menulis artikel ini
TS juga tidak menolak cendol bila ada diantara teman-teman yang merasa tulisan TS ini bermanfaat. Akhir kata, Just enjoy the Show.....

SEBUT DAN JELASKAN BAGAIMANA MEKANISME KATUP ????
Haha…. Ya, kira – kira itulah soal dari mata kuliah motor penggerak saat saya menghadapi UAS beberapa hari lalu.
Lalu melalui pertanyaan itu, saya pun menjawab.
Secara garis besar mekanisme katup terbagi menjadi 3, yaitu:
1) OHV (Over Head Valve): Pada mekanisme katup ini, camshaft terletak pada blok cylinder bukan cylinder head. Selain itu agar valve dapat terbuka dan memasukkan mixture. Valve perlu mendapat dorongan dari cam, pushrod/lifter, rocker arm, valve. Pada mekanisme masih di perlukan pushrod, keuntungan dari mekanisme ini adalah memiliki torsi yang sangat besar sehingga banyak di pergunakan pada mobil – mobil american muscle seperti mustang, shelby, dll. Termasuk kijang 7K (non VVT-i) yang menggunakan OHV. Tetapi kelemahan dari sistem ini adalah memiliki top speed yang kurang max.

2) S/OHC (Single/Over Head Camshaft): Berbeda dengan OHV, tipe ini camshaftnya ada di cylinder head. Sehingga tidak memerlukan pushrod/lifter. Walaupun sudah tidak memerlukan pushrod, tetapi mekanisme ini masih memerlukan rocker arm untuk menggerakkan katup masuk dan buang. Keuntungan dari mekanisme ini adalah memiliki tenaga max pada putaran bawah, sehingga dewasa ini banyak mobil – mobil untuk harian yang menggunakan SOHC. Tetapi kelemahan dari mekanisme ini adalah tenaganya kurang max di putaran tinggi. SOHC ini hanya memiliki satu shaft untuk menggerakkan katup – katup tersebut.

3) DOHC (Double Over Head Camshaft). Mekanisme ini memiliki 2buah shaft untuk menggerakkan katup masuk dan buang. Pada mobil – mobil terdahulu, DOHC ada yang masih menggunakkan rocker arm. Tetapi dewasa ini kebanyakan mesin sudah tidak menggunakan rocker arm lagi. Keuntungan dari mekanisme ini adalah memiliki tenaga pada putaran tengah hingga tinggi. Sehingga hampir seluruh mobil kompetisi menggunakan mekanisme katup ini. Tetapi karena tenaga max berada pada putaran tinggi, membuat pada putaran rendah tidak terlalu baik. Sehingga untuk perkotaan cenderung boros BBM. Dewasa ini DOHC mengalami pengembangan seperti VVT-i, V-TEC, MIVEC, VANOS, DLL


Melihat banyaknya animo warga kaskus yang menanggapi artikel yang sempat saya posting beberapa hari lalu. Maka pada malam ini, ijinkan TS untuk kembali posting artikel yang kali ini membahas tentang perbedaan antara konstruksi mesin OHV, SOHC, dan DOHC. Saya posting artikel ini bukan berarti saya yang paling pintar atau saya yang paling tahu. Namun bila ada hal yang perlu di koreksi / perbaiki maka bisa langsung comment dibawah dan akan saya pelajari kesalahan saya

Untuk teman-teman yang ingin membaca artikel dibawah ini dengan versi lengkapnya bisa langsung klik link
http://willycar.com/2010/01/29/ohv-v...-sohc-vs-dohc/ Jangan lupa "tinggalin" jejak juga di web saya ya

Untuk teman-teman yang ingin membaca artikel lain yang belum sempat saya posting di forum ini juga dapat melihatnya langsung di http://willycar.com/ atau bisa follow twitter ane di @willycarcom
Untuk yang ingin copas juga, tidak masalah. TS tidak menuntut apa2, hanya saja saya mohon untuk mencantumkan link sumber tulisan sebagai sedikit apresiasi dari usaha saya dalam menulis artikel ini

TS juga tidak menolak cendol bila ada diantara teman-teman yang merasa tulisan TS ini bermanfaat. Akhir kata, Just enjoy the Show.....


SEBUT DAN JELASKAN BAGAIMANA MEKANISME KATUP ????
Haha…. Ya, kira – kira itulah soal dari mata kuliah motor penggerak saat saya menghadapi UAS beberapa hari lalu.
Lalu melalui pertanyaan itu, saya pun menjawab.
Secara garis besar mekanisme katup terbagi menjadi 3, yaitu:
1) OHV (Over Head Valve): Pada mekanisme katup ini, camshaft terletak pada blok cylinder bukan cylinder head. Selain itu agar valve dapat terbuka dan memasukkan mixture. Valve perlu mendapat dorongan dari cam, pushrod/lifter, rocker arm, valve. Pada mekanisme masih di perlukan pushrod, keuntungan dari mekanisme ini adalah memiliki torsi yang sangat besar sehingga banyak di pergunakan pada mobil – mobil american muscle seperti mustang, shelby, dll. Termasuk kijang 7K (non VVT-i) yang menggunakan OHV. Tetapi kelemahan dari sistem ini adalah memiliki top speed yang kurang max.

2) S/OHC (Single/Over Head Camshaft): Berbeda dengan OHV, tipe ini camshaftnya ada di cylinder head. Sehingga tidak memerlukan pushrod/lifter. Walaupun sudah tidak memerlukan pushrod, tetapi mekanisme ini masih memerlukan rocker arm untuk menggerakkan katup masuk dan buang. Keuntungan dari mekanisme ini adalah memiliki tenaga max pada putaran bawah, sehingga dewasa ini banyak mobil – mobil untuk harian yang menggunakan SOHC. Tetapi kelemahan dari mekanisme ini adalah tenaganya kurang max di putaran tinggi. SOHC ini hanya memiliki satu shaft untuk menggerakkan katup – katup tersebut.

3) DOHC (Double Over Head Camshaft). Mekanisme ini memiliki 2buah shaft untuk menggerakkan katup masuk dan buang. Pada mobil – mobil terdahulu, DOHC ada yang masih menggunakkan rocker arm. Tetapi dewasa ini kebanyakan mesin sudah tidak menggunakan rocker arm lagi. Keuntungan dari mekanisme ini adalah memiliki tenaga pada putaran tengah hingga tinggi. Sehingga hampir seluruh mobil kompetisi menggunakan mekanisme katup ini. Tetapi karena tenaga max berada pada putaran tinggi, membuat pada putaran rendah tidak terlalu baik. Sehingga untuk perkotaan cenderung boros BBM. Dewasa ini DOHC mengalami pengembangan seperti VVT-i, V-TEC, MIVEC, VANOS, DLL


0
13.6K
5


Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama


Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan