CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / Surat Pembaca /
Kecewa dengan Sales Ford Jaksel
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5320312dfaca177554000124/kecewa-dengan-sales-ford-jaksel

Kecewa dengan Sales Ford Jaksel

Ini sekedar share pengalaman saya (selanjutnya disebut “saya”) dan calon istri saya (selanjutnya saya sebut X) berurusan dengan Ford Jaksel.. SPK saya atas nama X no. 015296.

Kronologi:

1 Februari 2014 saya dan X mendatangi pameran Ford di Pondok Indah Mall, dilayani oleh sales dari Ford Jakarta Selatan atas nama Bpk. Fauzi. Disini kami bertanya – tanya mengenai Ford All New Fiesta, akhir cerita setelah bercakap – cakap disarankan untuk melakukan SPK untuk mengikat unit dan untuk diajukan diskon. Sales tersebut mengatakan bahwa minimal SPK adalah Rp. 5.000.000,-.
Karena saya dan X memang ingin membeli Ford Fiesta, maka kami sepakat untuk mengikat unit dan mengajukan diskon dengan cara membayar tanda jadi SPK sebesar nilai minimal yang disebutkan oleh sales tersebut yaitu Rp. 5.000.000,-, yang saya sendiri (bukan X) lakukan melalui transfer ke rekening Ford Jakarta Selatan (PT. Selaras Nusa abadi). Pak Fauzi berkata bahwa SPK digunakan sebagai syarat untuk pengajuan nominal diskon 12juta (dengan pengambilan kendaraan akhir bulan Maret 2014). Jadi, SPK atas nama X tetapi yang membayar booking fee adalah saya sendiri (saya juga memberikan kartu nama saya kepada Pak Fauzi).

Setelah proses tersebut saya baru dihubungi lagi oleh pak Fauzi sekitar seminggu kemudian untuk menanyakan warna apa yang hendak saya pesan (tanpa menyinggung soal SPK). Asumsi saya bahwa SPK tersebut sedang diproses pengajuan pada saat itu.

Setelah itu lama tidak ada kabar lagi dari sales tersebut. Sampai pada akhirnya X atas permintaan saya memutuskan untuk menghubungi si pak Fauzi ini pada tanggal 1 Maret 2014 untuk menanyakan kabar uang SPK yang sudah ditransfer tanggal 1 Februari 2014. Karena, jujur, selain khawatir atas uang yang saya transfer (5 juta), kami juga berkonsultasi dengan sales Ford lain sebagai perbandingan dan kami mendapatkan penawaran yang lebih menarik, sehingga saya memutuskan untuk meminta X (karena nama di SPK adalah nama X) untuk menghubungi sales Jaksel dengan itikad baik untuk membatalkan SPK kami (a/n X) dengan konsekuensi booking fee 5jt dipotong 50% karena pembatalan sepihak dari kami (jika permohonan diskon 12jt sudah di-approve kacab)

Pertama kali menelpon nomor yang ada di kartu namanya, X cukup kaget karena yang mengangkat adalah perempuan dan bukan pak Fauzi, sebagai seorang sales yang baik seharusnya nomor yang ada di kartu nama adalah nomor yang dapat menghubungkan pelanggan langsung dengan si sales. Dan yang kami khawatirkan benar, selama sebulan itu SPK saya masih belum ada approval atau dengan kata lain dianggurkan begitu saja. Hal itu jelas membuat saya marah dan kesal, karena berarti selama sebulan ini uang yang saya berikan hanya mengendap di rekening perusahaan saja tanpa ada hasil apa – apa yang saya peroleh. Kemudian sales tersebut menjanjikan hari Senin tanggal 3 Maret 2014 akan memberikan bukti approvalnya via BBM kepada X.
Dalam percakapan via telepon, sales Pak Fauzi mengatakan bahwa beliau dan Spv nya sudah menghubungi nomor yang ada di kartu nama saya namun semuanya tulalit. Berdasarkan ucapan beliau maka saya mengecek call log HP saya dan tidak menemukan adanya miscall dari nomor yang saya tidak kenal (karena saya juga bekerja sebagai sales, jika saya tidak mengangkat telepon, saya akan menelpon balik nomor tersebut untuk jaga-jaga siapa tau itu customer saya). Mungkin yang mereka lakukan adalah mereka menelpon HP saya hanya pada saat itu, saat tidak tersambung tidak dicoba lagi.

Senin, 3 Maret 2014, dari pagi-siang-sore tidak juga ada kabar dari pak Fauzi ini. Akhirnya X memutuskan untuk lagi – lagi menghubungi beliau ini pada hari Selasa, 4 Maret 2014, dia bilang via BBM bahwa SPK sudah disetujui. Saya tidak mau tertipu lagi, oleh karena itu saya bilang ke X untuk meminta bukti foto yang menunjukan bahwa SPK tersebut telah disetujui, dan lagi – lagi sales tersebut menyanggupi akan mengirimkan bukti fotonya.

Tapi hari Rabu, 5 Maret 2014 dia mengabari bahwa dia tidak dapat mengirim foto tersebut karena itu adalah dokumen internal dan meminta X untuk datang ke showroom membawa SPK untuk ditandatangani. Untuk informasi saja, saya dan X tinggal di daerah JakBar dan showroom tersebut ada di TB Simatupang Jakarta Selatan. X bilang ke sales tersebut bahwa yang akan datang ke Showroom adalah saya. Saya akhirnya dengan kesal menyanggupinya karena ingin semua ini cepat beres dan saya mendapatkan kejelasan.

Pada hari Kamis, 6 Maret 2014, saya datang sendiri (dengan membawa SPK atas nama X) dengan rasa kesal yang tinggi Ford Jaksel. Disana saya awalnya bertemu dengan pak Fauzi ini, saya sedikit memancing pertanyaan mengenai nominal minimum SPK dan dia menjawab bahwa sebenarnya bisa melakukan SPK minimal 1 juta. Saya makin kesal dan bertanya mengapa kalau bisa 1 juta, saya diminta membayar 5 juta? Dia menjawab karena kalau 1 juta tidak mungkin untuk pengajuan diskon, harus minimal 5 juta. Nah terus apa gunanya kalau saya kasih 5 juta tapi ternyata sampai saat ini diskon belum disetujui bahkan diajukan juga belum? Kalau tahu seperti itu saya hanya akan memberikan 1 juta dan nanti kalau sudah mau diajukan baru saya tambahkan lagi 4 juta. Disinilah awal saya merasa tertipu, kalau pihak ford JakSel dari awal menjelaskan seperti itu tentu saya tidak akan memberikan langsung 5 juta di awal, apalagi mengetahui bahwa diskon belum diajukan.
Disana saya juga complain mengenai service yang diberikan oleh sales Ford Jaksel, setelah menerima SPK saya mereka hanya 1 kali menghubungi saya kembali. Alasan mereka adalah nomor saya tulalit, padahal saya memberikan 2 nomor yang tidak mungkin selama sebulan dua – duanya mati. Alasan tersebut sulit saya terima karena kalau mereka berkata seperti itu berarti mereka hanya mencoba di hari itu saja atau hanya sekali coba saja.
Karena sudah kesal, saya meminta untuk diberikan kepastian saat itu juga nasib SPK saya. Pihak Ford Jaksel malah menawarkan untuk diskon tambahan, saya tidak mau pusing dengan tawaran mereka dan meminta mereka kalau mau ada deal saya mau ada hitam diatas putih pada saat itu, saya tidak mau menunggu lama lagi. Mereka tidak dapat memberikan kepastian saat itu juga dan jika saya mau sabar, nanti di hari Senin depannya (10 Maret 2014) akan dikabari kembali untuk approval diskonnya tambahannya.
Pada saat itu saya sudah habis kesabaran dan tidak mau menunggu terlalu lama lagi dan saya minta uang saya kembali 100%, tetapi mereka berkilah kalau seperti itu berarti saya yang membatalkan perjanjian secara sepihak karena tidak mau menunggu dan uang saya dikembalikan 50%. Saya tidak terima kalau uang saya hanya kembali 50% karena sampai saat itu SPK saya saja belum ada approval (kolom tanda tangan ‘disetujui oleh’ masih kosong, tidak ada kejelasan ditolak ataupun diterima), saya akan lebih legowo kalau memang SPK saya sudah diapprove dan akhirnya saya yang membatalkan sepihak.
Akhirnya saya meminta untuk uang SPK saya dikembalikan 100%, mereka tidak dapat menjanjikan hal tersebut dan minimal lama pengembalian uang adalah 30 hari. Hal ini membuat saya kesal juga karena mereka dapat meminta konsumen untuk memasukkan uang SPK dalam waktu kurang dari setengah jam, tapi untuk mengembalikan uang yang bahkan sudah mereka potong 50% diperlukan waktu 30 hari.
Akhirnya pertemuan tersebut berakhir tanpa hasil yang jelas, saya meminta uang saya dikembalikan dan mereka meminta lembar SPK saya untuk diproses. Sebagai bukti saya meminta fotokopi SPK saya yang ditandatangani oleh Pak Zam Zam (Spv. Fauzi), fotokopian tersebut juga tidak layak diberikan kepada konsumen karena dari kertas bekas yang berisi data – data prospek mereka.

Sabtu, 8 Maret 2014, X menelpon Pak Zam Zam untuk meminta kejelasan mengenai status pengembalian SPK tersebut. Dan yang didapatkan adalah jawaban yang tidak konsisten dari si Spv tersebut. Inti dari percakapan itu adalah bahwa sampai saat itu pun belum ada proses untuk SPK saya. Jelas X marah karena diminta menunggu lagi. Pak Zam Zam mengatakan bahwa memang belum ada approval dari pihak BOD mereka (sedangkan Fauzi bilang sudah diapprove namun tidak bisa difoto karena kondisi internal mereka).

Senin, 10 maret 2014 Fauzi mengirimkan foto kepada X yang menunjukan bahwa SPK sudah ditandatangani (berarti ditandatangani antara hari Jumat / Sabtu / Minggu / Senin paginya, karena saat saya ke sana hari Kamis belum ada ttd), tapi buat apa SPK ditandatangani pada saat konsumen sudah terlanjur kecewa dan melakukan complain. Kalau memang ada itikad baik dari mereka seharusnya dari awal sudah diproses sebelum konsumen kecewa, walaupun 50% (karena menurut mereka sudah ada approval padahal kenyataannya belum dan pembatalan sepihak). Namun nyatanya, uang saya kembali 50% dengan kondisi pada saat mereka mengatakan sudah diapprove tapi ternyata belum sampai dengan kami kesana (baru hari Senin 10 Maret 2014 kami terima fotonya), dan setelah kami berbicara keras dengan pihak Ford Jaksel.

Yang menjadi pertanyaan saya dan X hingga saat ini adalah sebenarnya ‘surat approval’ yang dijanjikan sales Fauzi untuk difoto yang pada akhirnya dikatakan beliau tidak dapat difoto karena alasan internal itu apa?

Jujur saja, saya sekarang sudah kapok untuk berurusan dengan Ford Jakarta Selatan. Pelayanannya tidak bagus dan terkesan menipu konsumennya. Semoga pengalaman saya ini dapat menjadi pelajaran yang berarti sebelum kita menentukan dealer pilihan kita.

Spoiler for Bukti:
Diubah oleh danieldelove
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 3
cooll story brah emoticon-Angkat Beer
Waduh sebagai sesama pengguna fiesta, sy turut berduka ya.... Tp kalau diliat dari cerita TS dan X mah, jelas" itu yg namanya fauzi tidak bisa diandalkan...

Yg sabar ya TS, ambil hikmah nya aja...
baru tau saya...dari 1 februari sampai 1 maret belum ada approval dari Kacab untuk perihal SPK nya.

setahu saya SPK memang biasanya 5juta (setidaknya itu di 2 merek yang saya kenal yaitu Ni*san dan H*nda).

jika memang ada diskon lebih yang ditawarkan oleh mereka maka Anda dapat mempertimbangkan. hanya saja saran saya, orang beli mobil itu hati harus senang. Jika anda sudah emosi maka lebih baik batalkan saja.

kasus ini saya alami di Ni*san. Order awalnya ready 2 minggu lalu molor 4 minggu lalu molor 2 bulan. Waktu saya mau batalkan dipersulit ampun-ampunan. Akhirnya saya masukkan ke media cetak dan alhasil 7 hari kerja dana sudah terbayar.
Rata-rata sales otomotif terkesan seenaknya sendiri (walau tidak semua) jika sudah terima SPK.
Aduh ada ada aja emoticon-No Hope
Paling males beli kendaraan pada saat pameran di mall. Mendingan langsung ke showroomnya, cari sales seniornya.
Begitulah..namanya uang kalau sudah masuk....susah / lama keluarnya.

Nanti ada comment lagi...ini kan prosedur bla bla bla..butuh tanda tangan segambreng mulai dari direktur sampai ke kasir jadi bukan salah sales/ perusahaannnya emoticon-Ngakak...
Diubah oleh supertramp
Quote:


iya gan.. kalo tau kayak gitu mending ane bayar 1 jt dulu..trus waktu dia mau ajukan baru sy tambah 4jt.. kl blh tau uang agan balik 50 apa 100%?
Quote:


iya gan.. ane udah ambil yg di tempat laen kok walaupun diskonnya jaksel mau samain/lebihin sekalipun
Quote:


iya gan.. ane gamasalah kalo dibalikin 50% kalo sudah ada approvalnya krn itu memang pembatalan sepihak dari ane. nah ini diapprove/gaknya aja gak jelas trus mau balikin 50%.. giliran udah diocehin n ane pasti batal baru buru2 dittd spknya biar uang balik cm 50% emoticon-Matabelo
Quote:


iya thanks gan. ane jg kapok urusan sama jaksel lg. mobil blm ada aja udah gini apalagi pas ane service ntar.. bisa2 yang masih garansi dibilang udah gak garansi hahahhahaha
Ane pengguna ford juga dan selalu service disana dan beli disana... dan baru skrg ane liat masalahnya. Klo ane 2 minggu spk dah siap mblnya sih thn 2012 yak wktu belinya.
Dan menurut ane salesnya aja neh yg males dan gak mutu... harusnya ente bsa nerima unit 2 minggu setelah spk dan pelunasannya. Knpa gak lapor ke pusat FMI langsung, biasanya di tanggapi kok. Ane dulu klaim garansi kopas radiator dr FMI trus di rusuk sesuai keinginan ane. Dan 1 minggu kelar.
Quote:


waktu itu saya komplain lewat media elektronik lainnya (det*k dan k*mpas). dan saya juga emailkan ke nissan jepang.

uang kembali 100% dalam waktu 7 hari kerja. karena permasalahannya bukan di saya tapi merekanya yang tidak sanggup memenuhi apa yang sudah dijanjikan.

kalau setahu saya, jika anda meminta harga nego/ bonus tambahan biasanya hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 hari kerja. makanya saya agak heran kok di case anda ini sampai berlarut-larut. memangnya supervisor/ kacab nya ga masuk tiap hari ? sesibuk apa to mereka ? emoticon-Ngakak wong N*ssan H*nda yang jelas-jelas lebih ramai saja bisa beri keputusan diskon tambahan di approve atau tidak hanya dalam waktu kurang dari 3 hari.
Quote:


waktu itu salesnya tanya, mau ambil kapan? saya bilang gak buru2.. kisaran akhir maret.. dia blg kalo 10juta langsung diapprove gan. saya blg jangan cm 10, tulis 12jt di spk nya. yaudah ditulis tu 12 jt gan di spk saya. asumsi saya, karena saya mau ambil di akhir maret (vin 2014 baru ada sekitaran pertengahan maret) jadinya diajuin pun ntar2 aja pas deket2 akhir maret. makanya dia kalang kabut begitu ane tanyain approval spknya.. kalo ane simpulin dari pembicaraan sepertinya makin kesini diskon makin gede, jadi kalo dia ajuin kemaren kemungkinan besar gak tembus.

harusnya kalo dia emang mau tunda diajuinnya dia jangan tarik 5jt langsung, tp misal sejuta dulu. begitu dia mau ajuin baru tagih 4jtnya. kalo dia tarik 5juta di awal gini ane asumsiin dia langsung ajuin spk ane.. untung ane benchmarking dulu gan kalo gak mah gatau deh nasibnya gimana
Quote:


menurut info dia sih vin 2014 adanya pertengahan maret gan jadinya ane inden dulu dgn kasi booking fee. dia blg minimum pengajuan diskon spk di 5jt yaudah ane masukin 5jt. kalo ane tau dia tunda pengajuannya ya ane masukin sejuta dulu baru pas dia mau ajuin ane masukin 4jtnya lg, gak lgsg 5jt di awal.
Quote:


setahu saya rata2 untuk SPK adalah 5jutaan. tapi kalau saran saya, anda jangan terusin deh. anda beli mobil itu hati harus senang. jika anda sudah jengkel meski anda beli merek eropa pun pasti anda akan terasa tidak nyaman naiknya (karena hati sudah kesal). coba deh pertimbangkan merek lain. apalagi dengan penjualan yang saat ini menurun maka kebanyakan otomotif banting2an harga.

batalkan dan anda sudah tidak berurusan dengan salesnya. langsung ke Supervisor/ Kacab nya. Anda sudah mengirimkan uang, dari sisi hukum anda punya hak.
Quote:


iya gan. spvnya juga sama gan tipenya kayak salesnya.. buah jatoh gajauh dr pohonnya emoticon-Hammer2 iya gan ane udah urus pembatalannya cuman ane dapetnya 50% krn spknya tb2 udah dittd hari senen kemaren gan..emoticon-Berduka (S)emoticon-Berduka (S)emoticon-Berduka (S)
Quote:


Masukkan ke media cetak seperti detik dan kompas. Kalaupun kena 50% setidaknya biar managemen pusat tahu kualitas salesnya.
Quote:


udah masukin kompas online gan tp gak tau udah mengudara atau belum..emoticon-Big Grin
Quote:


Pasti diterbitkan. Sabar saja. Kalau 3 hari belum diterbitkan coba lagi.

Saya dulu sempat masukkan 2x kasus nissan ke media cetak. Kita konsumen memiliki hak, jangan terkesan kita pasrah.

Seringkali sales otomotif cuma kejar spk. Begitu spk diterima maka seenaknya rubah2 stok dan warna. Walau saya yakin tidak semua sales seperti itu.
Quote:


oke gan nanti ane cek. tapi sepertinya belum masuk.. nanti ane kirim ulang deh. thanks ya gan buat infonya
Halaman 1 dari 3
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di