CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Surat Pembaca /
FedEx Indonesia, mau kalian apa?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52fde40af7ca17a5098b4637/fedex-indonesia-mau-kalian-apa

FedEx Indonesia, mau kalian apa?

WOW!!!!
wajar ada yang pro dan kontra. untuk yang cuma baca setengah. ane ada 2 pertanyaan nih emoticon-Ngakak
1. anda cek tracking di web fedex Klik disini. Kenapa pertanggal 21 februari barang ane di kirim ke cirebon? tepat pada tanggal itu juga, pihak mendag memberi peringatan. WOW!! jam 5 sore langsung di pulangkan lagi ke gudang fedex emoticon-Ngakak (S) ada yang bisa kasih penjelasan? jelas2 alamat pengiriman bandar lampung dan kenapa di kirim ke cirebon? rumah siapa itu tong? emoticon-Ngakak (S)

2. Kenapa barang ini seperti banyak masalah jika saya hubungi bapak Wenda atau Rendi? Sedangkan, saya coba telpon CS Fedex yang lain dengan langsung memberikan nomor AWB dan bertanya berapa jumlah bea import yang harus di bayar. CS itu langsung memberitahu jumlah bea import dan nomor rekening perusahaan. kenapa dengan CS yang lain (selain Wenda dan Rendi) barang saya seperti tidak ada masalah? emoticon-Ngakak (S) Sedangkan kalau saya hubungi bapak Wenda dan Rendi, pasti akan selalu di minta dokumen-dokumen yang aneh emoticon-Ngakak (S)
yuk yang kontra di jawab dulu 2 pertanyaan di atas. ntar ane kasih pertanyaan lagi emoticon-Ngakak (S)


update:
mirip banget kaskus nya sama agan ini
Hati-hati paket kiriman di “Palak” oleh Fedex Indonesia / RPX Indonesia
dia di maenin sama 3 cecunguk, ane juga di maenin sama 3 cecunguk emoticon-Ngakak (S)

UPDATE : disuruh dateng ke kantor perdagangan jakarta sama orang perdagangan sendiri. okelah. aku harus keluar kota untuk menebus barang. sebelumnya, aku hanya cuma ke kantor yang bersangkutan (DHL atau kantor pos) untuk mengambil barang emoticon-Ngakak (S)

MASALAH SUDAH CLEAR DAN DI BAWAH INI FOTO BARANG IMPIAN SAYA YANG TERPAKSA HARUS SAYA JUAL DI FJB emoticon-Ngakak
Spoiler for barang:


Saya buat thread ini karena sudah terlalu panas dengan kelakuan mereka.
Saya buat thread ini karena saya seperti merasa ditipu oleh mereka.

Awalnya seperti ini, pagi-pagi saya di telpon bapak Rendy dan menyatakan bahwa barang saya sudah sampai dan saya harus membayar biaya bea cukai nya sekitar Rp 6.121.600,- . Dia dengan sangat senang menawarkan jika saya mempunyai NPWP, biaya bea itu bisa berkurang sekitar Rp 2.000.000,- .
Saya sangat senang dengan kabar itu dan langsung saya bilang "saya tidak mempunyai NPWP. Totalkan berapa semua yang harus saya kirim dan kirim nomor rekening untuk pembayaran melalui email saya"
Di email, saya mendapat invoice dan lain-lain. Saya tidak menemukan instruksi untuk mengirimkan pembayaran tersebut.

Di hari-hari selanjutnya, saya mendapatkan telpon dari FedEx jakarta. Bahwa dibutuhkan dokumen Ijin Perdagangan <<< tau kan ini dokumen susah untuk perorangan? hebat bung! emoticon-Ngakak (S)
Saya dan ayah saya ini yang awam. Kita berdua datang ke dinas perdagangan untuk minta Ijin Perdagangan. Ayah saya pun beranggapan mungkin akan di proses cepat untuk dokumen tersebut karena kenal dengan orang yang bekerja disana.
Sesampai disana, kita di tolak mentah-mentah untuk surat ijin perdagangan tersebut. Karena untuk ijin perdagangan, itu harus badan usaha. Kalau pun memang harus di bantu oleh mereka, 1 bulan pun belum kelar untuk meminta ijin perdagangan tersebut.
Bahkan mereka bercanda dan berkata seperti ini "Berapa kontainer komputer yang di kirim pak?" emoticon-Ngakak (S)

Hari hari selanjutnya. Ayah saya yang ngurusin semuanya. Ya karena ayah saya sendiri merasa aneh dan heran. Dari tahun 2010 barang masuk dari luar negri, namun kita tidak sampai pusing seperti ini.

Hari ini. Ya sore ini tepatnya.
Pihak dinas perdagangan dan bea cukai di sini, mulai emosi juga sepertinya.
Pihak bea cukai sini, mengklaim bahwa barang saya tidak ada di bea cukai Soekarno Hatta (pihak FedEx bilang bahwa barang saya tertahan di bea cukai Soekarno Hatta)
Ayah saya pun menelpon FedEx jakarta dengan emosi.
Setelah di tekan terus, akhirnya pihak FedEx mengakui bahwa barang saya sudah lama berada di gudang FedEx. emoticon-Cape d... (S)
Setelah saya tanya ke bapak Wenda Utama, saya sudah terkena biaya gudang Rp 700.000,- sampai hari ini.

Sekarang saya mempunyai banyak opini terhadap mereka.
Apakah FedEx menyukai barang saya? Dilihat dari tipe dan harga barang tersebut. (Ayah saya bilang seperti itu saat di kantor bea cukai daerah sini. mereka tertawa ya seperti itu. ngerti lah)
Apakah FedEx ingin mengambil keuntungan dari biaya gudang?

Barang: Alienware Aurora
Tipe: PC
Value: $1,734.00

Saya disini cuma ingin menyampaikan keluhan saya. Agar surat pembaca untuk FedEx di google/forum semakin banyak dan siapa tau bisa menjadi seperti Wikipedia.

Siapa tau ada kaskuser sini yang bisa bantu mecahin masalah saya ini.
akan saya bayar. 500rb? 1jt? gak masalah.
yang penting barang itu bisa sampai ke tangan saya dalam kondisi bagus.

daripada saya harus merelakan barang itu kepada..... yaaah seperti itu lah emoticon-Ngakak (S)


Terimakasih


ini barbuk yang seadanya. karena yg lain melalui percakapan telpon.
Spoiler for screenshoot yang kaskuser minta:
Diubah oleh joindategwbagus
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 4
Ane ga prnh pake fed ex ganemoticon-Peace
Mungkin bawah ane tau
Smoga barangnya cepet smpe ya gan
Quote:


tolong di ss dan di up load email nya gan....
Quote:


SS apa gan? email dari mereka ya?
iya email mereka atw percakapan di HP (SMS) supaya sesuai rules SP harus ada barbuk..
sekalian invoice pembelian PC alienware nya (terserah bentuk apapun)
Fedex....sepertinya banyak masalah dengan ekspedisi ini.

TS, berapa lama jeda antara anda menerima informasi perihal kedatangan unit dengan waktu barang anda "nginap" di gudang ? jika barang sudah lebih lama dari anda menerima konfirmasi maka kesalahan ada di pihak mereka.

solusi paling cepat, beri mereka pelajaran dengan memasukkan di koran.

memasukkan 1 unit tidak masalah menurut saya (saya pernah beberapa kali memasukkan parts dari luar) jika anda tidak memiliki ijin impor (paling biaya pajaknya berbeda, itu saja).
Quote:


udah ane masukin seadanya.

Quote:


barang sudah di fedex dari tanggal 4. tapi menerima telpon dan email dari mereka tanggal 7.
lihat screenshoot yang email pertama. itu pajak 6jt dan sampai sekarang masih terkena biaya gudang. hari ini sudah 700rban. saya sempat mikir ya ini ngambil keuntungan dari biaya gudang dengan memanfaatkan meminta dokumen yang tidak bisa di keluarkan.

kalau lewat koran, sedikit yang menggunakan FedEx. orang2 di bandar lampung sini udah terlalu percaya dengan DHL,USPS dan UPS. tapi ini saran nya boleh juga.

justru itu saya bingung. 1 unit di minta ijin perdagangan. sedangkan ijin perdagangan dalam jumlah banyak. saya udah bilang ke mereka, berapapun biayanya saya bayar hari itu juga.
Quote:


Mirip kasusnya ama yang ini gan, coba aja pelajari....

http://www.kaskus.co.id/thread/50d5a...px-indonesia/1
Ciba konplain ke fedex pusat gan

Dari beberapa jasa ekspedisi emang paling sampahbya fedex gan jgn make dah udah terkenal.di.SP fedex ga bagus
Quote:


percuma gan komplain ke fedex pusat. yang mainin barang ane di fedex pusat. pasti saling membela mereka.
Quote:


Oalah emoticon-Gila

Emang sarap dah itu.

Barang premium ini, kalo mau cpt mnding agan urus NPWP kan katanya cmn 2jt... pling bbrp jam udh jadi gan...
Quote:



seriusan tuh lo impor barang dari tahun 2010, baru kena masalah sekarang?
Quote:


sekarang masalahnya bukan di NPWP gan. NPWP itu mereka tawarin kalo mau pajak nya berkurang.
sekarang udah bukan di NPWP lagi. udah minta yang aneh2.

Quote:


sebenernya, ini pun bukan masalah barang. orang bea cukai sini dan soekarno hatta klaim bahwa barang itu gak ada masalah.
ini masalah jasa nya yang punya pekerja otak mafia.
Quote:


kalau bc udah ngomong kayak gitu, lo minta surat pernyataan aja dari bc kalau gak perlu ijin ini itu

ntar tinggal lo tunjukkin ke fed ex

beres kan
Diubah oleh kome2
Quote:


nah. ane di bandar lampung gan.BC sini malah kebingungan mau FedEx ini apa.
masa iya ane harus ke jakarta? edan juga. ane sama DHL aja cuma di telpon lalu ambil barang. sama UPS, barang di titipin JNE. ambil di JNE.
cuma, makasih loh gan saran nya. kaya nya ada bener nya juga.
Quote:


tidak ada yg salah dengan pajaknya emoticon-shakehand
mengingat harga nilai barang yg sangat tinggi $1.734 atau setara Rp 21.172.140 (kurs $1 = Rp 12.210)
agan bisa baca status pengiriman ga? siapa yg bilang barang udah ada di gudang fedex tgl 4?
baca yg bener tgl 4 itu lokasi dimana? itu masih di USA
tgl 7 baru sampe di Indonesia
kesalahan mereka cuma satu,
barang seperti itu bukan meminta izin dr department perdagangan, tapi dari KOMINFO,
soal biaya gudang, itu sepenuhnya HAK fedex, jadi jika tidak setuju, jgn salahkan fedex, dengan anda menggunakan jasanya maka anda sudah menyetujui segala aturan pergudangan fedex
kalo mau mempermasalahkan, permasalahin yg mereka suruh ke kemendagri
Quote:


lah katanya lo gak keberatan bayar berapapun biar tuh barang bisa keluar?
naek kapal lampung jakarta paling sekitaran 300.000 - 500.000 pp
itu kan jumlah sedikit di bandingin barang lo gak keluar

jangan cemen ah, ngeluarin duit 500 rb buat dapet surat pernyataan dari bc ke jkt yg bakalan jadi kartu truf lo aja, lo keberatan

toh lo tinggal ambil surat dari bc
katanya barangnya di jamin gak ada masalah kan sama bc
wow..fedex si mafia kurir busuk...

Nich gan sedikit saran berdasarkan cerita agan:
Dia dengan sangat senang menawarkan jika saya mempunyai NPWP, biaya bea itu bisa berkurang sekitar Rp 2.000.000,- .
Langsung aj bikin NPWP gan, ga makan waktu koq..paling hitungan jam selesai..
Link bikin NPWP online : https://ereg.pajak.go.id/
panduan: 1, 2
atau download formulir daftar NPWP dimari

"Bahwa dibutuhkan dokumen Ijin Perdagangan "
Suruh mereka baca:
"Peraturan Menteri Perdagangan RI" Nomor 38/M-DAG/PER/8/2013

Kalau ane jadi ente akan ane kejar tuh fedex dengan jalur hukum, biar sekalian habis duit gpp, yg penting puas.
tenang bro, kata tsnya udah clear dari bc tuh

tinggal dateng aja ke bc ambil surat dari bc yg bilang tuh barang gak ada masalah

Quote:


Halaman 1 dari 4
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di