Kaskus

News

deniswiseAvatar border
TS
deniswise
DPRD Kota Tangsel Tolak Terminal Pondok Cabe Tapi Tak Digubris
DPRD Kota Tangsel Tolak Terminal Pondok Cabe Tapi Tak Digubris
WARTA KOTA, TANGSEL - DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sempat meminta pengoperasian Terminal Pondok Cabe dibatalkan. Alasannya, bus-bus AKAP ditengarai kerap bikin macet di jalan-jalan dari dan menuju terminal.

Akan tetapi, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangsel memastikan terminal tersebut tetap beroperasi. Syaratnya, bus AKAP dilarang menaik-turunkan penumpang di tengah jalan.

"Bus AKAP tidak boleh sembarangan menurunkan dan menaikkan penumpang di tengah jalan. Itu bisa menimbulkan kemacetan lalu lintas," kata Sukanta, kemarin.

Menurut Sukanta, penyebab munculnya surat keberatan yang disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangsel, Gacho Sunarso bukan karena pengoperasian kembali terminal yang terletak di wilayah Kecamatan Pamulang itu. Melainkan karena bus AKAP menimbulkan kemacetan di jalan-jalan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dishubkominfo telah mengadakan rapat dengan Organda Tangsel, Koperasi Angkutan Tangerang Selatan (Kopatas), Paguyuban Mitra Niaga, serta unsur TNI dan kepolisian.

Salah satu hasil rapat itu di antaranya, bus AKAP tidak boleh menaik-turunkan penumpang di tengah jalan yang dilaluinya, antara lain di Jalan Mohammad Toha, Jalan RE Martadinata, Jalan Otista (Pamulang), Jalan Ir H Juanda, Jalan Dewi Sartika, hingga Jalan Ciputat Raya (Ciputat). "Aktivitas naik-turun penumpang hanya boleh di dalam Terminal Pondok Cabe," kata Sukanta.

Selain itu, Dishubkominfo juga akan memasang rambu-rambu lalu lintas dan penempatan personel Dishubkominfo untuk mengatur arus lalu lintas dari dan menuju Terminal Pondok Cabe.

Polsek Metro Pamulang, melalui Kanit Lantas Iptu Enung Holis, sudah bersedia membantu Dishubkominfo menertibkan bus AKAP.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Gacho Sunarso menyampaikan surat berisi tuntutan penutupan Terminal Pondok Cabe. Selain karena bus AKAP timbulkan kemacetan.

Gacho mengklaim selama ini Dishubkominfo tidak pernah berkomunikasi dengan DPRD terkait pengoperasian kembali terminal berusia 13 tahun itu.

Ketua Organda Kota Tangsel, Yusro Siregar, mengatakan mendukung pengoperasian terminal Pondok Cabe untuk bus AKAP, sepanjang terintegrasi dengan angkutan umum dan tidak merugikan sopir angkot. "Kami berharap agar ke depan pemerintah bisa membuat satu tempat yang terintegrasi antara angkot dan Bus AKAP," ujarnya.

Sementara itu Wakil Ketua Paguyuban Mitra Niaga, selaku pengelola terminal, Chandra Wibawa, berjanji akan merawat dan membenahi sarana dan prasarana Terminal Pondok Cabe demi kenyamanan penumpang.

sumber

Kalau pangkalan MRT nya dibuat di pd cabe mantap.. tanahnya masih luas, daripada bongkar2 bangunan yg sudah ada namun kemudian bangun terminal yg lain utk menampung bus.. jaraknya cuma beberapa kM dari lb bulus.. & dikelilingi kawasan perumahan yang notabene berdomisili di situ karyawan2 yang kerja di pusat kota ,, tapi selama pembangunan tak terintegrasi, jalan sendiri2.. ah sudahlah
DPRD Kota Tangsel Tolak Terminal Pondok Cabe Tapi Tak Digubris
suasana komuter dipagi hari dikawasan ciputat yg akan menuju jakarta

DPRD Kota Tangsel Tolak Terminal Pondok Cabe Tapi Tak Digubris
Menara pengawas petugas di Terminal Pondok Cabe yang sudah hancur, dengan latar-belakang pool bus AKAP yang atapnya juga sudah banyak bolong-bolong. (Foto: Gapey Sandy)

terkait
Spoiler for renovasi:

Diubah oleh deniswise 04-02-2014 19:27
0
1.4K
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan