alexa-tracking

buat yang ngerti sejarah masup

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52dc18b7becb171c6e8b4649/buat-yang-ngerti-sejarah-masup
buat yang ngerti sejarah masup
De-Soekarnoisasi adalah kebijakan yang
diambil oleh pemerintah Orde Baru di bawah
Jenderal Soeharto untuk memperkecil peranan
dan kehadiran Soekarno dalam sejarah dan
dari ingatan bangsa Indonesia juga untuk
menghilangkan pengkultusan dirinya.
Langkah-langkah tersebut dilakukan antara
lain dengan jalan mengganti nama Soekarno
yang diberikan pada berbagai tempat atau
bangunan di Indonesia. Misalnya, Stadion
Gelora Bung Karno diubah menjadi Stadion
Utama Senayan, kota Soekarnopura
(sebelumnya bernama Hollandia ) diubah
namanya menjadi Jayapura, dan Puncak
Soekarno diubah namanya menjadi Puncak
Jaya. Selain itu, pada saat Soekarno
meninggal, keinginannya untuk dikebumikan di
Istana Batu Tulis, Bogor tidak dipenuhi oleh
pemerintah. Sebaliknya, Soekarno dikebumikan
di Blitar, tempat tinggal kedua orang tua
beserta kakaknya, Ibu Wardojo.
Upaya-upaya lain yang lebih fundamental
dilakukan dengan memperkecil peranan
Soekarno dalam mencetuskan Pancasila serta
tanggal kelahiran pemikiran yang kemudian
dijadikan ideologi nasional pada 1 Juni 1945.
Nugroho Notosusanto , yang merupakan
sejarawan resmi Orde Baru dan yang sangat
dekat dengan militer, mengajukan pendapat
bahwa tokoh utama yang mencetuskan
Pancasila bukanlah Bung Karno, melainkan Mr.
Mohammad Yamin, pada tanggal 29 Mei 1945 .
Pendapat resmi inilah yang selalu dipegang
selama masa Orde Baru , dan dicoba
ditanamkan lewat program P-4.

nih gan singkat aja,maksudnya suharto ngelakuin itu semua terhadap bung karno buat apaan coba??maaf singkat n gak jelas.coz on d hp

sumber wikipedia
ane sendiri bukan ahli sejarah, sekedar coba menjawab..
IMO hal tersebut dilakukan Soeharto supaya memperkecil peranan Soekarno pada bangsa Indonesia, agar dapat memberi pengaruh lebih kepada rakyat Indonesia..
jadi biar si Soeharto lebih kuat pengaruhnya gitu gan, jadi g dibanding2in sama Soekarno melulu oleh rakyat, juga biar rakyat "lupa" akan pengasingan Soekarno dsb... maaf g terlalu rinci..
tambahan :
pada masa itu rakyat Indonesia sangat mengelu-elukan Soekarno sebagai pemimpin. Inilah yang disebut "pengkultusan" pada artikel tsb. Tentu bagi Soeharto yang hendak menyingkirkan Soekarno, hal ini merupakan hambatan, jadi segala sesuatu yg berbau Soekarno dihilangkan/diganti jadi tidak ada lagi monumen dalam bentuk nama tempat dsb supaya rakyat pelan2 lupa.
Quote:



wah benar benar kudeta berarti yah gan emoticon-Bingung (S)
Betul, semua langkah-langkah yang diambil Suharto pada masa transisi kekuasaan itu ngga lebih dari langkah untuk meraih simpati masyarakat. Contoh simpelnya ya penamaan masa kekuasaan mereka aja. Suharto menamakan masanya sebagai 'Orde Baru', untuk menunjukkan bahwa masanya seolah-olah lebih baik daripada 'Orde Lama' masa Bung Karno.
kagak ngerti sejarah ane
jadi makin bingung ajaemoticon-Bingung (S)
katanya pelajaran sejarah pelajaran pembohongan yaa gan, hanya sebagian kecil sumber yg bisa real di dpet