alexa-tracking

Yang Pro dan Kontra perkara rokok, atau yang sekedar lewat, silahkan masuk

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52d59a7c41cb17c2438b493d/yang-pro-dan-kontra-perkara-rokok-atau-yang-sekedar-lewat-silahkan-masuk
Yang Pro dan Kontra perkara rokok, atau yang sekedar lewat, silahkan masuk
PENGANTAR, BAGI YANG MALES BACA, SKIP KE BAGIAN ISI:

Anda semua pasti tahu sama yang namanya ini:

Spoiler for :


Bicara tentang benda yang satu ini, adalah hal yang sangat menarik. banyak yang kontra, tapi yang mengkonsumsi juga nggak kalah banyak.

Dari segi medis, benda ini memang menimbulkan banyak kerugian. Saya ambil contoh singkat dari http://ww*.ash.org.uk/information/facts-and-stats/fact-sheets disitu dikatakan bahwa 80% kematian daripada kanker paru-paru, 80% kematian daripada bronkitis dan emfisema, dan 17% kematian daripada penyakit jantung disebabkan oleh benda ini. Di situ juga dikatakan bahwa lebih dari seperempat kematian karena kanker, dapat dikaitkan dengan benda ini.

Belum lagi, kita juga mengetahui benda ini memiliki efek kepada orang sekitar, mulai dari bau yang tidak sedap sampai berefek ke kesehatan orang-orang di sekitar kita.

Benda ini memang luar biasa. benar-benar kecil-kecil cabe rawit. bendanya kecil, efeknya besar, sangat sangat besar.

Namun kita juga tidak bisa memungkiri bahwa benda ini sudah memberikan mata pencaharian bagi banyak orang di negara kita. Belum lagi, perusahaan pembuat benda ini sering sekali menyeponsori berbagai hal, mulai dari olah raga, film, musik, dan lain-lain. Hal ini membuat pro dan kontra mengenai benda ini.

Bagaikan buah simalakama. Jika pemerintah melarang mengkonsumsi benda ini, maka akan "membunuh" sekian banyak orang yang mata pencahariannya berkaitan dengan benda ini. Namun ketika benda ini diijinkan dijual bebas seperti sekarang ini, banyak orang "terbunuh" secara perlahan-lahan, baik konsumen langsung dari benda ini, atau orang-orang sekitar yang terkena 'hasil buangan' saat seseorang mengkonsumsi benda ini.

Cukup pelik memang mengenai masalah ini. Haruskah benda ini dihilangkan/dilarang? jika harus, maka sekian banyak orang akan terkena imbasnya. Haruskah benda ini tetap beredar? jika harus, sekian banyak orang juga yang akan celaka. Lalu bagaimana sebaiknya? Saya rasa kuncinya bukan sudah bukan pada dilarang/tidaknya, tetapi pada kontrolnya.

ISI:

Berhubung saya suka berkhayal, saya iseng2 berkhayal tentang benda ini. Bagaimana jika negara kita yang tercinta ini menerapkan sistem "Titik Rokok"? Maksudnya apaan sih sistem "Titik Rokok" (berikutnya saya singkat dengan Titik Rokok) ini?

Jadi begini, saya rasa akan sangat baik jika di negara tercinta kita ini, rokok menjadi benda yang TIDAK BOLEH DI KONSUMSI DI SEMUA TEMPAT, KECUALI di tempat-tempat tertentu yang disebut sebagai TITIK ROKOK. Jadi titik rokok adalah satu-satunya tempat legal dimana orang-orang dapat menghisap rokok.

Titik rokok ini bisa berupa sebuah tempat kecil di sudut-sudut jalan, ataupun sebuah gedung besar. yap, gedung besar. Nah di tiap titik rokok ini, akan ada 1 orang yang berjaga di pintu masuknya, sebaiknya polisi. Tugasnya ngapain? Mengecek orang yang keluar masuk ke titik rokok ini, apakah orang tersebut umurnya sudah mencukupi atau belum, dan mengecek apa orang tersebut ada membawa rokok keluar dari titik rokok.
Di dalamnya akan ada tempat duduk, meja, dan penjual rokok yang menjual rokok, tetapi jualannya bukan bungkusan lagi, melainkan per batang. Selain rokok, juga ada jual makanan dan minuman ringan. koran juga boleh. Jadi siapapun yang mau ngerokok, pertama di periksa dulu, apa umurnya sudah boleh merokok atau belum. Setelah itu masuk, beli rokok satu atau dua batang. Setelah itu boleh duduk2 sante di dalem bangungan titik rokok tersebut sambil ngerokok. Gokilnya lagi, para perokok di dalem juga bisa kongkow2 sesama perokok. tukar ilham, diskusi, sambil ngemil kacang dan minum teh botol. Setelah kelar kongkow2, ngemil kacang, dan ngerokok, rokoknya bisa dimatiin/dibuang di tempat sampah yang uda di sediakan, kemudian keluar dari titik rokok ini. Nah, pas keluar, diperiksa lagi, ada 'nyelundupin' rokok keluar gak.

Nah, kalau titik rokok yang bentuknya gedung itu kaya gimana maksudnya? gedung yang saya maksud bukan gedung tinggi pencakar langit gitu, tetapi adalah gedung seperti gedung olah raga atau gedung serba guna. katakanlah rancangan gedungnya seperti gedung konser. Tetep sama, ada polisi yang jaga dan periksa orang yang keluar masuk, penjual rokok yang jual rokok perbatang, plus makanan dan minuman kecil, koran juga boleh. tros ada bangku2 yang menghadap ke panggung, teros di panggungnya di pasang kaca, biar asep rokoknya nggak sampe ke panggung. Nah panggung ini gunanya untuk apa? kan selama ini perusahaan rokok suka sponsorin musisi-musisi, nah, dari perusahaan rokoknya, bisa juga mengundang artis untuk manggung seminggu sekali, menghibur para perokok. Bisa juga bentuknya stadion olah raga, tapi dari bangku penonton ke area olah raganya dibatesin kaca, biar atlet yang berlaga nggak menghirup asep rokoknya. Nah, asik kan kira2, perokok bisa ngerokok dengan santai sambil dengerin musik atau liat pertandingan olah raga.

Tentunya di tiap-tiap titik rokok ini, harus terpasang ventilasi yang baik. bagaimana merancang aliran udaranya, supaya bisa dibuang dengan aman, dan tidak terhirup orang banyak. atau mungkin bisa dimanfaatkan kumpulan asap rokoknya untuk ngapain lagi. hehehehe. saya serahkan ke cendekia-cendekia kalau memang ide ini diadopsi oleh pemerintah negara kita yang tercinta ini.

Jadi dari ide titik rokok ini, apa sih yang ditawarkan?
1. Keadilan.
Selama ini perokokkan bagi2 penyakit. nikmat ngerokoknya dirasain sendiri, asep yang nimbulin penyakit, dibagi2. Dengan sistem titik rokok, semua perokok ngumpul jadi satu. tidak merugikan orang lain yang tidak merokok kan?
2. Win-win solution
Dengan begini, perusahaan rokok bisa tetap jualan rokok, pemerintah tetep dapet pajak rokok, petani tembakau tetep bisa jual tembakau, perokok tetap bisa ngerokok, orang yang tidak merokok bisa dapet udara segar dan sejuk, pihak-pihak yang selama ini di sponsori oleh perusahaan rokok pun masih bisa di sponsori.
3. Kontrol
Dengan sistem titik rokok, bisa dikontrol dengan baik siapa yang merokok. Kalau orang tersebut usianya di bawah usia minimal boleh merokok, ya nggak boleh masuk ke titik rokok. otomatis nggak akan bisa beli rokok dan nggak akan bisa ngerokok. asik kan?
4. Data
Pemerintah bisa mendapat data, daerah mana saja yang banyak perokok, usia berapa yang banyak merokok.


RINGKASAN ISI:
Sistem baikk Rokok: merupakan satu-satunya tempat legal para perokok boleh merokok
Sistem Titik Rokok, terdiri dari:
1. Polisi, bertugas mengecek usia setiap orang yang keluar masuk, dan apakah orang tersebut 'menyelundupkan' rokok keluar atau tidak.
2. Penjual, bertugas menjual rokok, PERBATANG, bukan perbungkus. Selain itu menjual makanan kecil, minuman, koran.
3. Tempat duduk, untuk duduk-duduk santai sambil merokok.
4. Meja, tempat menaruh asbak, makanan ringan, gelas minuman.
5. Tong sampah, tempat membuat puntung rokok, bungkus makanan, dan sampah lain.
6. Ventilasi udara yang baik.
7. Optional: Panggung musik yang dibatasi dengan kaca supaya asap rokok tidak masuk ke panggung, digunakan oleh musisi yang di sponsori oleh pabrik rokok tertentu bisa manggung
8. Optional: Arena olahraga yang dibatasi dengan kaca supaya asap rokok tidak masuk ke arena olahraga, digunakan oleh atlet yang di sponsori oleh pabrik rokok tertentu untuk bertanding.

Contoh posesnya:
Perokok diperiksa umurnya, masuk ke titik rokok, beli rokok seperlunya, makanan dan minuman kalau mau, duduk, ngerokok, bisa sambil kongkow sama sesama perokok laen. rokoknya uda selesai diisep, matiin, buang puntung rokoknya ke tong sampah, keluar, diperiksa lagi apakah ada 'nyelundupin' rokok ato gk.
Intinya dateng, beli rokok, isep di tempat, pulang. gk ada rokok yang boleh di bawa keluar dari titik rokok tersebut.

PENUTUP:
Nah, bagaimana agan-agan, gimana menurut agan-agan sekalian tentang khayalan ane ini? bergunakah jika sistem ini benar-benar di adopsi oleh negara kita yang tercinta ini?

Terima kasih banyak sudah mau bersusah-susah membaca tulisan ane yang panjang ini.
Rokok itu penyumbang pajak terbesar loh..jadi menurut ane khayalan ente cuma sebatas khayalan emoticon-Big Grin
Quote:


iya gan, ane taw, maka nya ane gk bilang larang penjualan rokok ato gimana. intinya hanya kontrol siapa dan di mana boleh merokok.
emoticon-army gan
kalau buat dirumah gimana tuh gan? kan di tulisan agan diatas bahwa merokok cuma diperbolehkan di titik-titik rokok yang ada terus ane juga kepikiran bukankah kalau begitu kan juga ada kemungkinan rokok bakalan dijual jualin di pasar gelap semacem ganja gan bukannya malah ngebuat pemerintah jadi repot mengingat jumlah perokok di Indonesia tuh banyak banget?emoticon-Bingung
Quote:


tapi secara tidak langsung pembatasan tersebut membuat orang jd banyak yg males ngerokok dan akhirnya berenti ngerokok..Akibatnya pendapatan negara menurun drastis kan emoticon-Big Grin Kalau jadinya gitu pembangunan menjadi terhambat dikarenakan keterbatasan dana
Quote:


Dengan sistem ini, merokok ya hanya boleh di titik-titik rokok itu. di rumah juga nggak boleh. coba bayangin di rumah ada bini kita, anak kita yang masih kecil, masa tiap hari disuru sedot asep rokok?

Yea, kemungkinan jadi barang di pasar gelap memang sangat besar. Tapi jumlah konsumen barang yang diperdagangkan di pasar gelap tentunya gk sebanyak barang legal kan? lagian kalau dengan sistem ini, ketauan isep rokok di manapun, selain di titik rokok, bisa di hukum. kan ilegal.
kalo industri rokok ditutup..bakal banyak ratusan ribu pengangguran di daerah gan
emoticon-Berduka (S)
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak numpang lewat aja ane gan
yang penting ane ga minta duit sama ortu buat beli rokok gan, masalah yang lain mah hidup hidup ane, ane sendiri yang nentuin. emoticon-Traveller
aduh salah kamar ane
numpang lewat gan emoticon-Ngakaka
Quote:


Wah ya jangan sampai pembangunan terhambat juga donk. repot ntar. hehehehe. Kalau titik rokoknya banyak, mungkin orang yang males n kemudian berhenti merokok nggak akan terlalu banyak. lagipula, bukankah mau berhenti rokok itu susahnya setengah mati? apa iya hanya karena tempat rokoknya hanya boleh di tempat-tempat tertentu saja, pada bisa lancar jaya berhenti merokok semua? hahaha
w
Quote:

iya sih gan tapi kan ya itu dia karena demand tembakau (ane ngomong tembakau aja deh soalnya kalau diilegain pasti bakalan pada jual tembakau pengusaha pengusaha rokok yang bertahan paling cuma yang gede aja) gede pasti supplynya bakalan gede kan? ganja aja yang udah ilegal dari kapan tau aja tetep banyak demandnya bener kan? terus kalau mau diilegalin dirumah juga kayaknya bakalan mengundang protes parah-parahan dari masyarakat deh....

Quote:


ahaha, bukan ditutup gan. tapi dikontrol siapa dan dimana ngerokoknya.
ane ga bisa komeng apa2 gan soalnya ane juga perokok emoticon-Matabelo mungkin bawah ane bikan perokok Hiks
ane pikir gak ada gunanya gan kita ngerokok cuma bikin sakit doang ironis
Quote:


Iya sih bener, kendalanya ada di penolakan masyarakat karena ketidak leluasaannya. ibarat klo dulu bisa ngopi di rumah, skarang cuma bole ngopi di cafe. lagian kontrol untuk di rumah sebenernya sangat susah. nggak mungkin juga pintu rumah di gedorin satu2. hahaha. Mungkin hanya bisa di kontrol sebatas dari peredaran rokoknya saja, supaya entah bagaimana caranya, tidak keluar dari titik rokok yang ada.
Quote:


Beberapa hari yg lalu ane baca thread yg membahas tentang dana APBN,disitu dana pengeluaran jauh lebih besar dari pada pendapatannya..Nah kalau banyak yg tidak merokok otomatis pajak yg didapatkan dari cukai rokok juga sdikit maka dana apbn yg didapatkan justru semakin kecil dan akan memperparah hutang indonesia terhadap negara lain.
Bukannya mensejahterakan ekonomi rakyat,malah akan memperparah kondisi perekonomian. Belum lagi kalau banyak produsen rokok yang gulung tikar, nah berapa banyak buruh menjadi pengangguran karna hal tersebut emoticon-Smilie
Quote:


iya, bikin sakit orang lain juga melalui asepnya. cuma yang jadi dilema adalah bahwa tidak bisa dipungkiri juga rokok memberi sumbangan pajak yang besar kepada negara, juga menciptakan lapangan kerja bagi banyak orang. serba salah memang perkara benda yang satu ini. hahahaha
Quote:

nah itu dia gan wkwkw
kalau menurut ane sih gan kalau aturannya begitu ketat banget gan dan engga mungkin penolakan besar-besaran engga bakalan muncul
ane sih mikirnya engga usah ribet gitu aturannya kita bisa contoh negara lain macam singapura gitu soal rokok (dengan catatan semua orang harus paham betapa pentingnya peraturan tentang merokok yang diciptakan pemerintah dan mengerti manfaatnya serta berusaha mewujudkan terjalannya peraturan tersebut) dan kalau seandainya bisa malah engga perlu ada peraturan tapi semua orang paham sepaham pahamnya tentang bahaya rokok dan bagaimana seharusnya merokok itu dilakukan tanpa menggangu orang lain dan sebelum begitu, pentingnya saling menghormati, care dengan sesama dan sifat untuk tidak mementingkan diri sendiri harus ditanemin sedalem dalemya kebenak setiap orang (sesuatu yang langka banget di Indonesia pada khususnya dan di era modern ini pada umumnya)
tapi caranya itu gan yang bikin bingung gimana dan kalau suatu hari nanti hal diatas sudah bisa terwujud ane yakin jangankan urusan merokok segala kejahatan juga bisa diredam
maaf malah jadi oot ane ganemoticon-Cape d...