alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
alasan-alasan mengapa agan merokok
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5282e6120e8b46fb5b000007/alasan-alasan-mengapa-agan-merokok

alasan-alasan mengapa agan merokok

6 alasan mengapa orang merokok

• Meski telah mengetahui bahaya merokok bagi kesehatan dirinya sendiri dan orang lain, tapi banyak orang yang tetap merokok. Tak dapat dipungkuri bahwa merokok merupakan kebiasaan dari kondisi mental yang sulit untuk dihindarkan. Merokok bisa disebabkan oleh beberapa situasi kondisi psikologis (cemas dan stres).

Larangan-larangan merokok sudah dikeluarkan oleh pemerintah di berbagai belahan dunia. Pajak untuk rokok dan produk tembakau lain sudah ditinggikan. Tetapi, kenapa orang tetap merokok?

Berikut ini adalah enam hal yang memicu orang tergiur untuk merokok:

1.Kopi di pagi hari

Hampir semua perokok melakukan ritual pagi ini. Asyiknya menyeruput kopi hangat tak lengkap tanpa godaan sebatang rokok. Cobalah hindari kebiasaan ini dengan menyibukkan diri setelah bangun tidur dengan cara menyiapkan sarapan, mandi, atau merapikan rumah. Gantilah kopi pagi hari dengan segelas susu atau jus untuk hidup yang lebih sehat.

2. Mengemudi

Mengemudi adalah pemicu merokok yang sangat umum. Suasana yang sepi terkadang menggoda kita untuk merokok agar terhindar dari rasa mengantuk. Jika hal ini kerap Anda lakukan saat mengemudi, cobalah untuk bernyanyi bersama radio, memutar CD, atau mengunyah permen karet untuk menghindar rasa ngantuk.

3. Lingkungan sosial

Berkunjung ke pesta atau sebuah perayaan memicu seseorang untuk merokok. Terutama saat mereka terlibat dengan alkohol. Untuk mengurangi ketagihan merokok saat bersosialisai, pastikan Anda beritahu sahabat Anda jika telah berhenti merokok. Kegiatan sosialisasi pun dapat terantisipasi dengan berkunjung ke bioskop, berjalan-jalan atau tempat gym.

4. Stres

Untuk membantu mengurangi stres, sebagian orang menggunakan rokok untuk meredakannya. Tak hanya itu, rokok juga kerap digunakan untuk orang yang sedang menjalani program diet. Merokok dapat membuat orang mudah terasa kenyang.

5. Istirahat di jam kerja

Waktu istirahat juga menjadi pemicu umum orang merokok di kantor. Untuk menguranginya, Anda dapat berjalan-jalan mencari udara segar di kantor atau Anda dapat menghabiskan waktu istirahat dengan rekan Anda yang tidak merokok.

6. Emosi negatif

Perasaan marah, sedih dan kesepian juga dapat memicu orang kecanduan rokok. Sangat penting belajar bagaimana menghadapi emosi

gmn gan? coba tambahin satu satu. kalo komeng sip ane taro pej wan emoticon-Peluk

jgn lupa emoticon-Rate 5 Star
kalo berkenan bagi cendol segar nya gan
kalo marah jgn ngebata ane
nge junk silahkan gan
Diubah oleh rizkirafiandi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
he he kalau gi nyupir tuh temen gw ga bisa lepas dari rokok
apalaghi pas boker

btw ane sih ga ngerokok gan
Quote:


sama om ane juga gk ngrokok
_____
<-------- bantu Vote ya emoticon-Add Friend (S)
dlu wkt gue sma prna ngerokok, cuma ikut2an doang. ya taulah jaman2nya labil
yg gue rasain apaan, cuma manis2 doang. sama pala puyeng pas narik.
dan akhirnya berhenti deh tanpa obat2an.
dulu 1 smester pas sma ane aktif ngeroko, iya pala enteng2 berat emoticon-Bingung (S) gitu tapi udh g ababil lagi.. berenti dh untung belom terlalu kecanduan tapi smpet pusing pas mo brenti emoticon-Takut

no offense emoticon-I Love Indonesia (S)
awalnya pelampiasan sih gan, akhirnya jadi agak susah berenti, ampe sekarang juga blm bernti emoticon-Ngakak
awalnya coba2 waktu masih smp gan biar keliatan keren. Dan keterusan sampe sekarang.
Rokok favorit ane MARLBORO KRETEK gan emoticon-Ngakak
alasan yang klasik untuk dijabarkan
awalnya cuma ikut saja emoticon-Big Grin
ane perokok gan, kalo ditanya tentang alasan kenapa ane ngerokok, banyak, ane sbutin beberapa, emoticon-Ngakak (S)
1. Karena rasa ingin tau, pertama kali nyoba', dulu pas ane masih kecil, batuk sebatuk-batuknya..tapi akhirnya keterusan sampe sekarang, pernah enggak ngerokok selama 2 tahunan, tapi akhirnya kambuh lagi, emoticon-Cape d... (S).
2. Ada rasa nagih gan, mungkin dalem rokok itu ada zat nagihnya kali ye, emoticon-Hammer (S)
3. Stres,

itu beberapa alasan kenapa ane ngerokok, kalo alasan2 lainnya kagak ane sebutin kenapa, karena pasti enggak masuk akal alasan ane yang lainnya, emoticon-Ngakak (S)
pesen ane : janganlah ngerokok, enggak ada keren2nya, ngurangin umur dan uang yang iya, bikin penyakitan..ane udah pernah kena bronchitis, tapi udah sembuh, skrg ini masih aja ngerokok, koplak ane emang, haha, jadi curcol..emoticon-Ngakak (S)
kalo ada yang bisa hipnoterapi mungkin mungkin bisa bantuin ane lepas dari belenggu tembakau ini..emoticon-Malu (S)
Diubah oleh schwieriger
Ga ada alasan seh gan.,
kadang2 ajah..
Ane ngerokok klw lagi pengen aja, itu pun ngga nyandu sama skali..
kl ane sih biar pabrik rokok jalan terus... kan mereka nyumbang pajak yg besar juga buat negara gan.... emoticon-Ngakak
alasan ane ngerokaok karna ganja dilarangemoticon-Ngakak
Alasan utama ane ngerokok biar ngebantu ribuan buruh pabrik rokok biar tetep bisa menghidupi keluarganya gan emoticon-Malu (S)
susah mau berhenti ngrokok.. klo gue sih faktor stress aja emoticon-Stick Out Tongue
Untung ane bukan perokok emoticon-Ngakak
salam jari tengah buat smokers goblog emoticon-fuck
merokok sama aj bakar duit lo gann emoticon-Big Grin
Quote:


Kita senasib tuh gan... emoticon-Big Grin
ini gan alesan ane

inilah beberapa manfaat dari merokok yang tanpa

sengaja saya temukan:



1. Menurut Woodrow Wyatt, peneliti dari Inggris dalam artikel yang di muat di The Times (Juli 1994), orang merokok di Glasgow tidak lebih banyak dari mereka yang ada di Bournemouth(kota sebelah selatan Glasgow).Tapi ternyata angka penderita penyakit jantung di Glasgow lebih banyak dari pada di Bournemouth.



2. Orang Yunani yang mendapat subsidi tembakau dari Uni Eropa, merupakan perokok terberat di dunia, namun angka rata-rata penderita kanker wanita terendah dan terendah kedua bagi pria. Demikian pula untuk penyakit jantung dan pernafasan, sangat sedikit. Hal ini di sebabkan orang Yunani banyak mengkonsumsi ikan dan minyak zaitun yang mengandung lemak tak jenuh ganda.



3. Seorang ahli THT ternama di AS mengatakan,bahwa ia menyarankan pada mantan perokok yang terserang batuk, untuk menghisap dua batang rokok sehari, dan hal itu menyembuhkan mereka.



4. Dr. James Le Fanu di AS menulis: “Perokok mempunyai resiko 50% lebih sedikit terkena penyakit alzheimer (pikun), dan banyak perokok yang mempunyai perlindungan lebih banyak dari penyakit ini.”



5. The New England Journal of Medicine tahun 1985 menulis, para perokok yang terkena kanker endometrik kandungan 50% lebih sedikit daripada nonperokok.

6. Menurut artikel di Journal of The American Medical Association, penyakit kanker usus dan ulcerative, 30-50% lebih besar berpotensi menyerang nonperokok.



7. The American Government’s Health and Nutrition Examination Survey, menemukan kemungkinan osteoarthritis menyerang perokok berat 5 kali lebih kecil daripada nonperokok.



8. Menurut Prof. Petrus Budi Santoso,

rokok bisa menolong manusia dari terkaman parkinson(sindrom yang membuat organ tubuh bergetar liar dan susah dikontrol).Sebab, dalam rokok terdapat nikotin yang dapat menghambat berkurangnya sel-sel di otak, yang mengakibatkan gangguan pada saraf. Ahli penyakit saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga itu mengaku pernah meneliti dampak nikotin terhadap parkinson pada tahun 1987. Ia meneliti 100 pria perokok dan 100 pria tak merokok, yang semuanya penderita parkinson. Mereka rata-rata berusia di atas 50 tahun. “Ternyata mereka yang perokok tidak cepat parah penyakitnya,”katanya.



9. Di Inggris, pada akhir perang dunia ke dua,penderita jantung mengalami penurunan secara drastis padahal jumlah perokok waktu itu sangat tinggi.

emoticon-Ngakak
Quote:

jangan bilang goblog dulu gan baca ini deh, selama ini kita di bodohin media

inilah beberapa manfaat dari merokok yang tanpa

sengaja saya temukan:



1. Menurut Woodrow Wyatt, peneliti dari Inggris dalam artikel yang di muat di The Times (Juli 1994), orang merokok di Glasgow tidak lebih banyak dari mereka yang ada di Bournemouth(kota sebelah selatan Glasgow).Tapi ternyata angka penderita penyakit jantung di Glasgow lebih banyak dari pada di Bournemouth.



2. Orang Yunani yang mendapat subsidi tembakau dari Uni Eropa, merupakan perokok terberat di dunia, namun angka rata-rata penderita kanker wanita terendah dan terendah kedua bagi pria. Demikian pula untuk penyakit jantung dan pernafasan, sangat sedikit. Hal ini di sebabkan orang Yunani banyak mengkonsumsi ikan dan minyak zaitun yang mengandung lemak tak jenuh ganda.



3. Seorang ahli THT ternama di AS mengatakan,bahwa ia menyarankan pada mantan perokok yang terserang batuk, untuk menghisap dua batang rokok sehari, dan hal itu menyembuhkan mereka.



4. Dr. James Le Fanu di AS menulis: “Perokok mempunyai resiko 50% lebih sedikit terkena penyakit alzheimer (pikun), dan banyak perokok yang mempunyai perlindungan lebih banyak dari penyakit ini.”



5. The New England Journal of Medicine tahun 1985 menulis, para perokok yang terkena kanker endometrik kandungan 50% lebih sedikit daripada nonperokok.

6. Menurut artikel di Journal of The American Medical Association, penyakit kanker usus dan ulcerative, 30-50% lebih besar berpotensi menyerang nonperokok.



7. The American Government’s Health and Nutrition Examination Survey, menemukan kemungkinan osteoarthritis menyerang perokok berat 5 kali lebih kecil daripada nonperokok.



8. Menurut Prof. Petrus Budi Santoso,

rokok bisa menolong manusia dari terkaman parkinson(sindrom yang membuat organ tubuh bergetar liar dan susah dikontrol).Sebab, dalam rokok terdapat nikotin yang dapat menghambat berkurangnya sel-sel di otak, yang mengakibatkan gangguan pada saraf. Ahli penyakit saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga itu mengaku pernah meneliti dampak nikotin terhadap parkinson pada tahun 1987. Ia meneliti 100 pria perokok dan 100 pria tak merokok, yang semuanya penderita parkinson. Mereka rata-rata berusia di atas 50 tahun. “Ternyata mereka yang perokok tidak cepat parah penyakitnya,”katanya.



9. Di Inggris, pada akhir perang dunia ke dua,penderita jantung mengalami penurunan secara drastis padahal jumlah perokok waktu itu sangat tinggi.
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di