CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Militer /
All About TMPN UTama Kalibata
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/526b9e24faca17030e000001/all-about-tmpn-utama-kalibata

All About TMPN UTama Kalibata

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 2 dari 3
Daftar Makam Tahun 2006 – 2007
Spoiler for 20:
Daftar Makam Tahun 2008 – 2009
Spoiler for 21:
Daftar Makam Tahun 2010 – 2012
Spoiler for 22:
Daftar Makam Tahun 2013 -
Spoiler for 23:
Diubah oleh samuel.tirta
Gan mo tnya ni, apa bner tepat di tugunya TMPN kalibata itu disemayamin kerangka pejuang ya? cmiiw
Quote:


Kata siapa?
profile-picture
ibawono memberi reputasi
Quote:


Dengar dari siapa gan? Itu semua tidak benar.
Sama juga seperti "dongeng" yang mengatakan dipondasi Tugu Monas dan banyak Tugu2 Pahlawan diseluruh tanah air, ditanam kerangka Pahlawan. Itu semua tidak benar. Memang pernah ada Tugu Pahlawan yang dibangun diatas bekas kuburan pelaku sejarah/pahlawan, tapi ya digali lagi, sebelum dibangun tugu dipindahkan ke TMP dengan Upacara.emoticon-Cendol (S)


Diubah oleh samuel.tirta
TMP bukan hanya sekadar tempat peristirahatan terakhir si pahlawan, tapi banyak makna dan menyimpan banyak sejarah yg menarik untuk ditelusuri, terutama kisah2 si pejuang yang beristirahat disana. Mungkin banyak yang tidak tahu di TMP Kalibata ada makam Pahlawan Malaysia, Makam Tanpa Nama, Makam yg bisa double, Makam yg "kosong", betul? Coming soon akan coba saya ulas disini.emoticon-Cendol (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
WOW......emoticon-Matabelo
dengan mudahnya dapat data ttg makam di sono. Agan Kuncen di situ ya?

Hormat dan doa untuk pahlawan di sana.
tak tunggu lagi Gan, terutama yang katanya dari Malaysia. emoticon-Malu (S)
Post ini telah dihapus oleh blue_danube
Tanpa mengurangi rasa hormat,,Kriiteria seseorang yg layak dimakamkan di TMP Kalibata apa ya gan ? akhir2 ini yg terdengar hanya dari kelurga pejabat negara saja ( anggota DPR ??) ,soalnya sy pernah baca ada veteran pangkat letkol udah dapet bintang gerilya,tp makamnya di bongkar karena "kurang kriteria"nya.
dibongkar
trus apakah prajurit TNI/POLRI "akar rumput" yg KIA dimedan tugas bisa dimakamkan disini ?

Kayaknya proses administrasinya pasti susah ya,,harus ada ijin dari setneg,apa perlu keppres juga ?

BTW saya mau kirim cendol ahh ke TS..
Diubah oleh ahmad.mlna
Quote:

Dr slah satu tv swasta mbak pas peliputan agustusan kemaren, kata presenternya di bawah tugu diletakan kerangka pejuang ta dikenal, makanya ane tnya berita itu asli ato ga....

Quote:

Salah satu tv swasta gan... Oh gitu ya gan thx atas pencerahannya....
Quote:


Kuncen? bisa jadi, gali kubur juga bisa jadi heheemoticon-I Love Indonesia (S)
Nama aslinya Ibrahim Yacob kelahiran Temerloh Pahang 27 November 1911, meninggal di Jakarta tahun 1979. Beliau adalah tokoh Melayu pertama yang menentang penjajahan British di Malaya, presiden dan yang mendirikan (pengasas) Kesatuan Melayu Muda (KMM). Setelah bermukim di Indonesia, dia berganti nama menjadi Iskandar Kamel Agastya. Tidak jelas kapan beliau hijrah ke Jawa, yang jelas alm turut mengangkat senjata bergabung dengan pejuang-pejuang tanah air. Sempat memasuki Dinas TNI-AD, namun tidak diketahui secara pasti jabatan terakhirnya, yang jelas di pusaranya tercatat pangkat terakhir Letnan Kolonel Inf. Purn. Nrp.26217

All About TMPN UTama Kalibata

Pahlawan Malaysia dimakamkan disini, tidak ada bedanya dengan makam Tuanku Tambusai yang berada di Negeri Sembilan, dirawat, dan selalu diziarahi oleh kerabat diraja disana.emoticon-I Love Indonesia (S)

Diubah oleh samuel.tirta
Quote:


Soal makam eks Letkol Udara Heru kan? Kalau yang itu sudah menyangkut politik. Pernah ada yang mengatakan, "Heru adalah gembong G30S/PKI, anggota Dewan Revolusi (meskipun sejauh mana keterlibatannya mungkin hanya kecemplung), masa di makamkan bersama-sama para Pahlawan Revolusi?" So, mungkin itu sebabnya. Ane sendiri ga paham kalau sudah menyangkut begituan, maklum cuma Kuncenemoticon-I Love Indonesia (S)

Mengenai prosedur pemakaman, yang KIA sudah pasti layak dimakamkan disini. Tapi itu juga mesti atas persetujuan keluarga yang bersangkutan, negara tidak memilih apa pangkatnya, walau pangkat terendah sekalipun layak. Hanya, kadang keluarga yang ditinggalkan ada yang menolak, meminta dimakamkan di kampung halamannya. Soal ijin, dari sipil dibawah Kemensos, dan untuk TNI/Polri dibawah Kemenhan/Mabes TNI/Polri. Kalau Keppres, itu tidak perlu.

Berita dibawah ini cukup membuat hati miris dan tersentuh.

All About TMPN UTama Kalibata

VIVAnews - Makam mantan Asisten Direktur Intelijen Angkatan Udara Republik Indonesia, Letkol (Pnb) Heru Atmodjo, dibongkar di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada 27 Maret 2011 silam.

Makam Letkol Heru Atmodjo dipindahkan dari TMP Kalibata karena semasa hidupnya, Heru diduga terlibat Gerakan 30 September yang dilakukan Partai Komunis Indonesia.

Saat VIVAnews mengunjungi Taman Makam Pahlawan Kalibata, 25 April 2011, makam Heru Atmodjo yang sudah dibongkar kini hanya tersisa sepetak tanah coklat dan batu yang diletakkan di tengahnya. Tidak terlihat kijing (badan makam) dan nisan, seperti makam yang lain.

Menurut salah satu penjaga makam, pembongkaran memang dilakukan karena Heru diduga terlibat G30S/PKI.

"Waktu itu kurang teliti dalam memeriksa surat-surat (administrasi)-nya. Jadi tidak tahu kalau dia terlibat PKI," jelas penjaga makam itu.

Saat pembongkaran pun, keluarga Heru ada dan ikut menyaksikan. "Waktu digali, dibongkar, keluarganya datang," jelasnya. Namun, hingga saat ini belum diketahui di mana makam Heru Atmodjo dipindahkan.

Sebagai salah satu petinggi di Dinas Intelejen AURI, Heru sering dianggap sebagai salah satu 'dalang' peristiwa G30S/PKI. Namun, Heru kemudian membantah keterlibatannya dan menerbitkan buku berjudul "Gerakan 30 September, Kesaksian Letkol (Pnb) Heru Atmodjo".

Dalam buku itu, Heru menceritakan perannya sehari sebelum persitiwa hingga empat hari setelah peristiwa. Dalam buku itu Heru membantah mengikuti rapat-rapat yang dilakukan PKI. Dalam buku itu, Heru juga mengaku tanda tangannya yang terdapat dalam Dewan Revolusi dipalsukan oleh orang lain.

Heru dimakamkan di TMP Kalibata karena menyandang Bintang Gerilya, penghargaan terhadap mereka yang pernah berjuang melawan penjajah pada masa perang kemerdekaan.

Saat meninggal pada 29 Januari 2011 lalu, penguburan Heru pun disertai prosesi upacara pemakaman militer, dengan salvo senjata dan pengheningan cipta. (umi)

Demikian..emoticon-I Love Indonesia (S)
profile-picture
ibawono memberi reputasi
Diubah oleh samuel.tirta
Wahaha,,! ane cuma guyon Gan.
Wah, yang orang malaysia itu pasti tidak dianggap sebagai Pahlawan oleh pemerintahan sana.


Udah dulu Gan, nonton pilem perang ah di Gobel tp. emoticon-I Love Kaskus (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Muantap inponya gan....
Oom, mungkin bisa dijelaskan syarat2 pahlawan yg dpt dimakamkan di kalibata dan prosedurnya (td diatas sdh ada yg nanya tp jwbnya blk ke kasus politik)

Trs oot dikit, klo taman makam pahlawan di daerah syaratnya gmn ya?
Tambahan lg, tentara2 yg pernah ikut operasi dwikora, trikora, seroja dll itu klo tdk KIA pas meninggal di hari tua apakah berhak di makamkan di TMP?

Makasih
Quote:


Mungkin jawaban dibawah ini sudah bisa mencakup semuanya.

Pertanyaan :
Persyaratan apakah yang harus dipenuhi sehingga seseorang itu dikatakan layak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan? Bagaimana prosedurnya?


Jawab :
Prosedur dan pemakaman warga sipil di TMPN Kalibata harus sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam keputusan Menteri sosial nomor 05/hukum tahun 1996. Keputusan tersebut berisi tentang petunjuk sementara pemakaman jenazah warga sipil di TMP seluruh Indonesia, juga di TMPN Kalibata. Warga sipil yang berhak dimakamkan di TMPN Kalibata, harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan oleh Departemen Sosial, antara lain seperti :
- Tentu saja sudah meninggal.
- Dianggap sebagai Pahlawan dengan Keppres atau memiliki salah satu atau lebih tanda-tanda kehormatan, bisa berupa Bintang Republik Indonesia, Bintang Mahaputera, Bintang Gerilya, maupun Bintang-bintang lain yang menurut peraturan perundang-undangan berhak dimakamkan di TMP dan TMPN.
- Seseorang yang mempunyai jasa-jasa kepada negara dan diusulkan oleh presiden juga berhak. Usulan dari Presiden tersebut lantas disampaikan kepada Menteri Sosial Republik Indonesia.
- Rekomendasi dari Badan Pertimbangan Pembinaan Pahlawan yang ada di dalam Departemen Sosial, Menteri Sosial akan menetapkan seseorang layak atau tidak untuk dimakamkan di TMPN Kalibata.

Prosedur permohonan pemakaman di TMPN Kalibata dapat dilakukan oleh keluarga atau pemimpin lembaga maupun organisasi, dengan melampirkan bukti-bukti yang diperlukan yang lantas ditujukan kepada Menteri sosial Republik Indonesia.

Sedangkan untuk anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polisi, Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Wredatama di lingkungan Departemen Pertahanan (Dephan), maupun Purnawirawan, prosesi pemakaman akan dilaksanakan oleh Garnisun. Caranya, dengan mengajukan permintaan pemakaman terlebih dahulu kepada Komandan Garnisun I Jakarta.

Pengajuan permintaan pemakaman anggota TNI, Polri, PNS atau Wredatama di lingkungan Dephan harus dilampiri surat pernyataan sebagai pahlawan, atau surat keterangan pernyataan gugur atau tewas dari pejabat yang berwenang, atau juga surat keputusan presiden Republik Indonesia tentang penganugerahan Bintang. Bintang tersebut dapat berupa Bintang Republik Indonesia, Mahaputra, Sakti, Dharma, Gerilya, Yudha Dharma, Kartika Eka Paksi Utama atau Pratama, Jalasena Utama atau Pratama, Swa Bhuwana Paksa Utama atau Pratama, dan Bhayangkara Utama atau Pratama.

Untuk Purnawirawan juga berhak dimakamkan di TMP, dengan syarat sudah memenuhi beberapa atau salah satu kriteria diatas. Untuk Purn. TNI/POLRI biasanya dilihat dari Bintang yang didapatkan.

Selain dipandang terhormat karena dikenang sebagai Pahlawan negara, orang yang dimakamkan tidak sepeserpun diminta biaya kepada ahli waris alias gratis ditanggung Negara, tapi untuk biaya tahlilan tidak ditanggung oleh negaraemoticon-I Love Indonesia (S)

profile-picture
ibawono memberi reputasi
Diubah oleh samuel.tirta
Makawih oom atas pencerahannya.
Diatas disebut bintang2 lainnya.

Tp saya msh ragu, misal, yg punya lencana seroja kayak ayahanda pak guru hagal ... apakah beliau punya hak utk dimakamkan di TMP? Soalnya kan yg ikut operasi seroja ribuan orang
Mantep gan (TS)

Share juka TMP yang lain.

Pertengahan 1947
Sub markas komando grilya Mobrig yang terletak beberapa kilometer dari kota Turen diserang musuh. Serangan tiba-tiba itu mendapat perlawanan meski harus menelan sekitar 19 anggota gerilya, perlawanan itu memaksa musuh mundur. Para anggota yang tewas kemudian dimakamkan secara militer.

Keesokan harinya, di pemakaman ini, dimakamkan juga jenazah 18 anggota Mobrig Karesidenan Malang yang berada di bawah komando Sjamsoei Mertojoso setelah pertempuran di dampit, perbatasan Besuki. Setidaknya dalam dua hari pertempuran, 37 orang gugur demi mempertahankan kemerdekaan.

Tempat pemakaman ini sekarang dijadikan Taman makam pahlawan Turen.
profile-picture
ibawono memberi reputasi
Halaman 2 dari 3
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di