alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/525aa95859cb17a46c000009/kota-bandung-mengalami-krisis
kota bandung mengalami krisis
kota bandung mengalami krisis

Selamat malam agan yang ganteng dan aganwati yang sexy

emoticon-Cool



Kota Bandung krisis air!!!!!

kota bandung mengalami krisis



Langsung ke TKP!!!!

Spoiler for bandung tempo doeloe:


Spoiler for bandung sekarang yang sangat padat:



judul link

Akibat tingginya konsumsi air baku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri,termasuk perhotelan, cadangan air tanah dicekungan Bandung semakin memprihatinkan.

Para ahli memperkirakan, pada 10–20 tahun mendatang, kawasan Bandung Raya terancam krisis air tanah. Mimpi buruk itu seakan nyata lantaran pemerintah daerah tidak bisa
menyediakan air bersih dan air baku bagi masyarakat.

Untuk memenuhi kebutuhan air baku, masyarakat danindustri mengandalkan air tanah.Pemerhati lingkungan dari Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS) Sobirin Supardiono mengatakan,

awalnya aquifer atau kandungan air tanah di cekungan Bandung produktif dan tersebar merata. Selain mudah memperolehnya, juga tidak perlu membangun sistem penyalur air.
Kualitasnya pun jauh lebih baik daripada air permukaan.

“Pengambilan air tanah memang memungkinkan karena cekungan Bandung memiliki daerah imbuhan air tanah yang cukup luas. Namun, Lama kelamaan upaya memperoleh air menjadi sulit karena muka air tanah semakin turun seiring meningkatnya jumlah penduduk dan industri,” ujarnya.

Berdasarkan hasil monitoring
berbagai instansi dan penelitian para ahli, sejak 1972– 2002, penurunan muka air tanah di cekungan Bandung berkisar 0,05–7,70 meter/tahun. Pada 2002, sebagian besar muka air tanah di Kota Bandung berada sekitar 100 meter di bawah muka tanah.

“Pada 1970-an, menggali tanah 1 meter saja, air artesis sudah muncrat. Lha sekarang boroboro,kedalaman artesis itu sudah ratusan meter,”ucapnya.

Dari hasil penelitian Direktorat Geologi
Tata Lingkungan, diketahui bahwa penurunan muka air tanah di Kota Bandung dan sekitarnya Rata-rata 4 meter/ tahun. Lembaga ini mempunyai empat titik pemantauan air tanah,yaitu Leuwigajah (Kota Cimahi), Majalaya (Kabupaten Bandung), Rancaekek (Kabupaten Bandung), dan Kebon Kawung (Kota Bandung).

Di beberapa titik pantau tersebut, saat ini kedalaman muka air tanah sudah mencapai minus 80 meter sampai minus 90 meter.Padahal, pada 20–25 tahun yang lalu, muka air tanah di titik pantau tersebut antara 0 hingga plus 10 meter. Bila permukaan air tanah terus turun diperkirakan dalam kurun 20 tahun mendatang, akan terjadi ancaman krisis air tanah.

Untuk beberapa daerah tertentu, krisis air ini bisa terjadi sekitar 10 tahun lagi. Berdasarkan kondisi ini, Pemprov Jawa Barat telah menetapkan zona air bawah tanah kritis dan rawan.

Berdasarkan penelitian dan hasil perhitungannya, menaikkan muka air tanah Kota Bandung dibutuhkan waktu lama karena mengalirkan air dari daerah resapan ke daerah yang lebih rendah, yang secara alami akan
menampungnya dibutuhkan 500–600 tahun,”papar Sobirin.

Fenomena menarik dari hasil pengamatan Dinas Pertambangan dan Energi Jabar ketika krisis moneter tahun 1998, muka air tanah Kota Bandung justru naik sekitar 2 meter.

Kenaikan muka air tanah ini diduga banyak pabrik berhenti produksi hingga penggunaan air tanah berkurang. Pengambilan air tanah dan jumlah sumur sejak 1900–2003 menunjukkan awalnya perbandingan antara jumlah sumur dan jumlah air yang diperoleh cukup tinggi.

Kemudian, perbandingan ini terus menurun Sejak awal 1990-an, untuk mendapatkan jumlah air yang sama diperlukan lebih banyak sumur.

Dengan demikian, produktivitas air tanah terus menurun karena jumlah sumur bor dan persediaan air tanah ini tidak seimbang.

Dari 550 pabrik yang tersebar di cekungan Bandung, 80%di antaranya merupakan industri tekstil yang mengambil kebutuhan airnya dari tanah.

Berdasarkan data Direktorat Geologi Tata Lingkungan dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, total kebutuhan air bersih di cekungan Bandung pada 2000 sekitar 1.265.204 juta m3/tahun.
Sedangkan, PDAM hanya mampu menyediakan 43% dari kebutuhan tersebut.
atep abdillahkurniawan



sumur

VIVAnews - Dinas Kehutanan Jawa Barat
berencana memperluas Taman Hutan Raya(Tahura) Djuanda dari 526 hektar menjadi 2.750 hektar.

Dengan diperluasnya tahura, maka status tahura yang pun berubah dari hutan lindung menjadi hutan konservasi.

Diperluasnya hutan ini untuk mengatasi krisis air di Bandung pada 2015.Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat,Anang Sudarna mengungkapkan berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Dishut Jabar pada 2006 lalu,luas Taman Hutan Raya Djuanda sekarang ini tidak sebanding dengan jumlah penduduk kota Bandung yang mencapai 7,8 juta orang.

Menurutnya jika luas hutan lindung tidak diperluas maka akan terjadi krisis air pada 2015."Fungsi taman hutan raya Djuanda ini kan sebagai pengaturan tata air bagi masyarakat yang berada di Bandung".

Kawasan hutan lindung ini berperan
menjadi penyangga kehidupan masyarakat”ujarnya.Menurut dia, luas Tahura Djuanda akan menjadi 2.750 hektar.

Luas hutan membentang dari patahan Lembang hingga Manglayang Barat.
Perluasan ini akan melibatkan empat kabupaten/kota di Jawa Barat,yakni Kota Bandung,Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat,dan Kabupaten Sumedang.

Dengan begitu maka status hutan pun berubah dari hutan lindung menjadi hutan konservasi.Dishut Jabar sudah mengusulkan kepada Gubernur Jawa Barat tentang kajian perluasan Tahura Djuanda.

Menurutnya Gubernur menyambut baik usulan ini dan telah menandatangani surat usulan kepada Kementrian Kehutanan.

Gubernur telah mengirimkan surat bernomor 522/1209 Tentang Usulan Perluasan Taman Hutan Raya Djuanda pada 26 Maret lalu,dengan tembusan ke Mendagri,Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Pekerjaan Umum.

Anang berharap proses pengusulan ini tidak berlangsung rumit.Jika Menteri sudah menyetujui pihaknya akan menyiapkan dana untuk tim peneliti dari Menteri Kehutanan.
Laporan: Iwan Kurniawan | Bandung



Emang kenyataannya sekarang kot bandung dah padet,panas ama sumpek di tambah macet.
Krisis air lebih menghawatirkan...emoticon-Cape d... (S)
Mudah"an bandung bisa seperti bandung yang seperti dulu...dingin,asri dan sejuk...


Selamat malam!!!!


Ane maunya sih ada yang l3mpar

emoticon-Blue Guy Cendol (L)

Setidaknya kasih ane

emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star


Namanya perkembangan zaman gan.

Siapa yg bisa menghindari. emoticon-flower
krisis apa ya maksudnya... ane kok gak mudeng bacanya. btw, di page one itu kok ada ava mesum. Mohon momod segera bertindak!!! Ingat avatar itu melambangkan citra diri kita..
PERTAMAX
emang skrg bdg udah susah air bersih
Perumahan ane lepas dari PDAM menggunakan perusahaan bentukan swasembada masyrakat sudah berjalan hampir 20 tahun emoticon-Malu (S)...., sekarang PDAM nya mau ambil alih via Camat ooo tidak bisa emoticon-Ngakak
Gak ada ah krisis air,kemarau gini lancar aja koq emoticon-Stick Out Tongue
×