alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5228bf18feca17d66a000002/sekilas-infoo-ajaaa
sekilas infoo ajaaa
Musyahadatul hijrah adalah prosesi pindah kewarganegaraan, yakni, berpindahnya seseorang yang sebelumnya warga RI menjadi warga NKA/KW9. Dalam perkembangannya prosesi perpindahan ini mengalami perubahan-perubahan, dari mulai perekrutan yang begitu gencar hingga pelaksanaan prosesinya yang cepat.
Perlu diketahui, pada tahun 80-90an, saat itu program perekrutan umat belum gencar seperti sekarang, acara ini dilakukan selama tiga hari tiga malam, pembinaan awal perekrutan pun berbulan-bulan. Namun bila berbicara masalah kwalitas, jauh berbeda dibanding dengan yang sekarang. Mutu warga pada era ini bisa terjamin dan terpelihara. Faktornya, warga (jama’ah) mendapatkan imunitas yang cukup, sehingga daya tahan dan daya juangnya bagus. Dalam melakukan mobilitas kerja, aksi dan akselerasinya sangat tinggi. Dan banyak dari angkatan ini yang memegang peranan penting di jajaran struktural KW9—dari mulai jajaran Bupati sampai Gubernur, ataupun di jajaran fungsional Ma’had Al Zaytun—dari muwadzaf sampai staf menteri.
Sedangkan pada tahun 1996-2003, ketika dibentuk program hujumah tabsyiriyah (misi ofensif), acara ini hanya membutuhkan waktu satu hari satu malam. Dampaknya adalah kwalitas (mutu) para warganya tidak terjamin. Tidak sedikit dari mereka yang baru masuk menjadi warga NKA/KW9 kemudian dalam tempo satu atau dua bulan, exodus menjadi warga RI.
Pada prinsipnya, karena ini sudah merupakan bagian dari doktrin dasar negara, pelaksanaan musyahadatul hijrah disandarkan pada beberapa persyaratan, di antaranya: pemahaman tentang makna hijrah dan materi-materi yang berkaitan dengannya; kesiapan peserta untuk menginap; serta diwajibkan mengeluarkan shadaqah hijrah. (Mengenai hijrah sudah ada dalam pembahasan pada bab sebelumnya. peny).
Dalam perkembangannya sekarang ini, pemerintah NKA/KW9 sudah menetapkan prosedur baku tentang tata cara pelaksanaan musyahadatul hijrah. Bentuk yang ada kini adalah penyempurnaan dari beberapa metode yang terdahulu, yakni metode daftar tunggu dan sistem quota.
Peserta hijrah yang sudah masuk daftar tunggu akan mendapat panggilan hijrah satu hari sebelumnya. Quota peserta untuk pelaksanaan hijrah sebanyak 20 orang. Acara hijrah memiliki tempat yang terpisah bagi pria dan wanita. Jadwal untuk pemberangkatan hijrah pria dilaksanakan setiap hari. Sedangkan untuk wanita dua hari sekali. Untuk mengantisipasi kegagalan, sejak siang hari peserta hijrah dibawa ke malja desa tempat pertama kali dibina. Menjelang sore, peserta hijrah dibawa ke tempat transit, dan selanjutnya diserahkan kepada petugas hijrah. Kemudian petugas hijrah membawa peserta ke posko khusus yang disediakan untuk penampungan sementara (malja khas).
Para peserta diharapkan sudah masuk ke tempat penampungan antara jam 17.00 s/d 21.00. Dan untuk mematangkan persiapan, biasanya para pimpinan aparat Bupati dan Daerah membimbing kembali tata cara hijrah yang akan dilakukan esok harinya. Pagi harinya, jam 5.00, peserta dibangunkan untuk persiapan keberangkatan. Sayangnya, di saat-saat tersebut ada masalah serius yang luput dari pengamatan para pimpinan, yaitu mereka tidak memperhatikan kepada peserta mengenai shalat subuhnya.
Kurang lebih satu jam, peserta diberikan waktu untuk mempersiapkan segala keperluan hijrah termasuk dalam hal berpakaian. Bagi pria diharuskan menggunakan kemeja putih dan celana hitam, dan bagi wanita menggunakan busana muslim. Mereka pun diwajibkan membawa buku dan pulpen untuk mencatat seluruh materi yang diberikan ketika prosesi hijrah.
Jam 6.00, peserta dibawa ke tempat hijrah secara bertahap, setiap tahapannya terdiri dari sepuluh peserta. Mereka diangkut dengan kendaraan yang biasa digunakan untuk antar jemput hijrah, seperti mobil Panther, Kijang dan Mitsubishi L300. Dalam perjalanan dari tempat transit ke tempat hijrah, peserta diwajibkan menutup mata dengan alasan untuk keamanan. Begitu pula tentang tingkah laku dan suara, diatur agar tidak mencurigakan pihak luar. Sesampainya di tempat hijrah, peserta dijamu sarapan pagi sebelum masuk ke acara hijrah. Setelah itu para panitia menempatkan para peserta ke dalam sebuah ruangan kedap suara lengkap dengan peralatan layaknya ruang kuliah.
Materi hijrah dipaparkan dalam dua sesi. Masing-masing sesi diisi oleh seorang pembina dari staff gubernur dengan nama sandi Isa dan Ilyas atau Malik dan Ridwan. Sesi pertama disampaikan materi tentang mabadi tsalatsah (Tauhid Rububiyah, Mulkiyah, Uluhiyah) dan diteruskan pada sesi kedua dengan materi sejarah perjuangan rasul dan sejarah NKA/KW9.
Sebelum memasuki acara puncak, yaitu proses serah terima perpindahan status kewarganegaraan, peserta diperkenankan untuk makan siang dan melakukan shalat berjama’ah (jama’ qashar) yang dipimpin oleh salah satu pembina. Setelah menerima keseluruhan materi, para peserta yang sudah hanyut dengan semangat perjuangan diwajibkan untuk melepaskan atribut kenegaraan RI dengan mengucapkan sepenggal kata-kata yang telah ditentukan. Kata-kata itu berbunyi: “Dengan ini saya menanggalkan kewarganegaraan Republik Indonesia dan mohon diterima sebagai warga Negara Islam Indonesia”.
Setelah membacakan sighat bai’ah ini, maka sesuai dengan undang-undang keimigrasian NKA/KW9 yang berlaku, sah sudah para peserta hijrah menjadi Warga Negara Islam Indonesia. Permohonan lisan berikut dana shadaqah hijrah dicatat dalam buku induk negara.
Untuk menyematkan mereka menjadi warga negara NKA/KW9, para petugas yang juga bertindak sebagai syahid hijrah (saksi perpindahan kewarganegaraan) membacakan Proklamasi Berdirinya NII dan mubaya’ah 9 (Janji Setia NII) yang diikuti bersama-sama oleh seluruh peserta. Kemudian, petugas hijrah meminta kepada para peserta hijrah untuk membuat ismun tsani (nama kedua) yang akan digunakan sebagai nama resmi negara sekaligus nama sandi dalam pergerakan. Petugas hijrah juga memberikan nasehat agar proses perpindahan ini dirahasiakan kepada siapapun termasuk kepada pihak keluarga. Setelah acara dianggap selesai para peserta diperbolehkan pulang, mereka diangkut kembali pakai mobil ke tempat yang sudah ditetapkan aparat pembina.


baca dulu gan emoticon-linux2

--
bingung saya bacanya emoticon-Ngakak
ijin nyimak gan
Quote:Original Posted By hantu.pertamax
baca dulu gan emoticon-linux2


semangat!!! tapi ente emang hantu pertamax tulen kwkwkkwkw emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
warna + hurufnya bikin puyeng bacanya gan emoticon-Sorry
Quote:Original Posted By givilla
ijin nyimak gan


monggohh silahkannn semangatt yahhh emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
ijin nyimak dolo gan
Klo nuat tulisan yg jelas
Ga enak banget bacanya
Udah kcil warnanya orange lg
Quote:Original Posted By mimin.kpn.kimpoi
warna + hurufnya bikin puyeng bacanya gan emoticon-Sorry


anggap aja itu tantangan gaannn!!! oke?!! jadi makin tertantang kan??? emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Warna font nya bikin puyeng gan,jejak dulu gan
text, text everywhere ..
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By agung.teuku
Klo nuat tulisan yg jelas
Ga enak banget bacanya
Udah kcil warnanya orange lg


makasih gan buat sarannya... emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
Kasi gambar gan, gambar apa kek, bendera Indonesia, orang utan, atau komodo.. Dan biasakan kasi spasi yg cukup di tiap alinea, biar yg baca ga puyeng..
komen dulu. bacanya besok lusa..
masih pejwan
Lah pie iki... Indonesia itu udah negara islam.. Knp harus bikin NII lg.
dari duLu napa gada yang bubarin ini ya?
ninggal jejak dulu baru baca, perih di mata gan tulisannya emoticon-Hammer2
Quote:Original Posted By jifortin
text, text everywhere ..
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


semangaaatttt..... emoticon-Ngakak
baca dulu ya emoticon-Big Grin
×