alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5227c071a3cb172524000005/kesalahan-yang-sering-dilakukan-guru
Kesalahan yang Sering Dilakukan Guru
Kesalahan yang Sering Dilakukan Guru

sebelumnya ane minta maaf semisal repsol gan emoticon-Berduka (S)
mudah2an engga emoticon-Blue Repost ya gan emoticon-Kiss
ane jg minta maaf bukan bermaksud menghina atau menjelekan guru tp mau sharing aja gan emoticon-Matabelo

agan2 pasti kalo di sekolah pernah kan kesel sama guru agan? nah kesel kenapa tuh gan? karna kesalahan agan apa kesalahan guru? emoticon-Ngakak
kalo kesalahan agan ane gatau, tp disini ane mau bahas kesalahan guru nih gan emoticon-Sorry
langsung aja gan kita mulai gan

1
Mengambil Jalan Pintas Dalam Pembelajaran
Quote:Tugas guru paling utama adalah mengajar, dalam pengertian menata lingkungan agar terjadi kegiatan belajar pada peserta didik. Berbagai kasus menunjukan bahwa diatara para guru banyak yang merasa dirinya sudah dapat mengajar dengan baik, meskipun tidak dapat menunjukan alasan yang mendasari asumsi itu keliru asumsi tersebut seringkali menyesatkan dan menurunkan kreatifitas, sehinga banyak guru yang suka mengambil jalan pintas dalam pembelajaran, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi. Guru itu seorang profesional, tapi masih banyak guru enggan membuat persiapan secara benar. Akibatnya, pembelajaran di kelas berlangsung seadanya dan tanpa arah. Salah satu ciri keprofesionalan seorang guru adalah menyusun perencanaan pembelajaran secara benar. Dengan persiapan yang terencana baik, maka hasil pembelajaran siswa dapat menggembirakan semua komponen pembelajaran.“Ingin berhasil dalam mengajar, buat persiapan secara matang!” Persiapan mengajar itu ibarat skenario dalam film. Tidak akan ada film yang baik dan enak ditonton tanpa skenario yang baik. Begitu pula, tidak akan ada pembelajaran yang berhasil tanpa persiapan yang benar.
Agar tidak tergiur untuk mengambil jalan pintas dalam pembelajaran, guru hendaknya memandang pembelajaran sebagai suatu system, yang jika salah satu komponennya terganggu, maka akan menggangu seluruh system tersebut. Sebagai contoh, guru harus selalu membuat dan melihat persiapan setiap mau melakukan kegiatan pembelajaran, serta merevisi sesuai dengan kebutuhan peserta didik, dan perkembangan zamannya. Harus selalu diingat mengajar tampa persiapan merupakan jalan pintas, dan tindakan yang berbahaya, yang dapat merugikan perkembangan peserta didik.


2
Menunggu Peserta Didik Berperilaku Negative
Quote:Dalam pembelajaran di kelas, guru berhadapan dengan sejumlah peserta didik yang semuanya ingin diperhatikan. Peserta didik akan berkembang secara optimal melalui perhatian guru yang positif, sebaliknya perhatian yang negative akan menghambat perkembangan peserta didik. Mereka senang jika mendapat pujian dari guru dan merasa kecewa jika kurang diperhatikan. Namun sayang kebanyakan guru terperangkap dengan pemahaman yang keliru tentang mengajar, mereka menganggap mengajar adalah menyampaikan materi kepada peserta didik, mereka juga menganggap mengajar adalah memberikan pengetahuan kepada peserta didik. Tidak sedikit guru yang sering mengabaikan perkembangan kepribadian peserta didik, serta lupa memberikan pujian kepada mereka yang berbuat baik, dan tidak membuat masalah. Guru perlu belajar untuk menangkap perilaku positif yang ditunjukan oleh para peserta didik, lalu segera memberi hadiah atas prilaku tersebut dengan pujian dan perhatian, disisi lain, guru harus memperhatikan perilaku-perilaku peserta didik yang negative, dan mengeliminasi perilaku-perilaku tersebut agar agar tidak terulang kembali. Guru bisa mencontohkan berbagai perilaku peserta negative, misalnya melalui ceritera dan ilustrasi, dan memberikan pujian kepada mereka karena tidak melakukan perilaku negative tersebut.

3
Menggunakan Destructive Discipline
Quote:Seringkali guru memberikan tugas-tugas yang harus dikerjakan peserta didik diluar kelas (PR), namun jarang sekali guru yang mengoreksi pekerjaan peserta didikdan mengembalikannya dengan berbagai komentar, kritik dan saran untuk kemajuan peserta didik. Yang sering dialami peserta didik adalah gru sering memberikan tugas , tetapi tidak pernah member umpan balik terhadap tugas-tugas yang dikerjakan. Tindakan tersebut merupakan upaya pembelajaran dan penegakan disiplin yang destruktrif, yang sangat merugokan perkembangan peserta didik.


4
Mengabaikan Perbedaan Peserta Didik
Quote:Setiap peserta didik memiliki perbedaan yang unik, mereka memiliki kekuatan, kelemahan, minat, dan perhatian yang berbeda-beda. Latar belakang keluarga, latar belakang social ekonomi, dan lingkungan, membuat peserta didik berbeda dalam aktifitas, kreatifitas, intlegensi, dan kompetensinya.
Guru seharusnya dapat mengidentifikasi perbedaan individual peserta didik, dan menetapkan karakteristik umum yang menjadi cirri kelasnya, dari ciri-ciri individual yang menjadi karakteristik umumlah seharusnya guru memulai pembelajaran. Dalam hal ini, guru juga harus memahami ciri-ciri peserta didik yang harus dikembangkan dan yang harus diarahkan kembali.


5
Merasa Paling Pandai
Quote:Kesalahan ini berangkat dari kondisi bahwa pada umumnya para peserta didik disekolahnya relative lebih muda dari gurunya, sehingga guru merasa bahwa peserta didik tersebut lebih bodoh dibanding dirinya, peserta didik dipandang sebagai gelas yang perlu di isi air ke dalamnya. Perasaan ini sangat menyesatkan , karena dalam kondisi seperti sekarang ini peserta didik dapat belajar melalui internet dan berbagai media massa, yang mungkin guru belum menikmatinya. Dalam hal ini guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, yang senantiasa menyesuaikan ilmu pengetahuan yang dimilikinya dengan perkembangan yang terjadi dimasyarakat. Jika tidak, maka akan ketinggalan kereta, bahkan disebut guru ortodok.

6
Diskriminatif
Quote:Pembelajaran yang baik dan efektif adalah yang mampu memberi kemudahan belajar secara adil dan merata, sehingga peserta didik dapat mengembangkan potensinya secara optimal.
Keadilan dalam pembelajaran meupakan kewajiban guru dan hak peserta didik untuk memperolehnya. Dalam prakteknya banyak guru yang tidak adil, sehingga merugikan perkembangna peserta didik, dan ini merupakan kesalahan guru yang sering dilakukan, terutama dalam penilaian. Penilaian merupakan upaya untuk memberikan penghargaan kepada peserta didik sesuai dengan usaha yang dilakukannya selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, dalam memeberikan penilaian harus dilakukan secara adil, dan benar-benar merupakan cermin dari perilaku peserta didik.


7
Memaksa Hak Peserta Didik
Quote:Memaksa hak peserta didik merupakan kesalahan yang sering dilakukan guru, sebagai akibat dari kebiasaan guru berbisnis dalam pembelajaran, sehingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan. Guru boleh saja memiliki pekerjaan sampingan, memperoleh penghasilan tambahan, itu sudah menjadi haknya, tetapi tindakan memaksa bahkan mewajibkan peserta didik untuk membeli buku tertentu sangat fatal serta kurang bisa digugu dan ditiru. Sebatas menawarkan boleh saja, tetapi kalau memaksa kasihan bagi orang tua yang tidak mampu.

Quote:Sumber

tapi ga semua guru begitu kok gan, jadi jangan pada benci sama guru ente ya gan emoticon-Big Grin semoga bermanfaat dan bisa kita pelajari emoticon-Big Grin

maju trus pendidikan indonesia emoticon-I Love Indonesia (S)

kalo ada yg mau nambahin silakan gan emoticon-Kiss

Quote:ga nolak
emoticon-Blue Guy Cendol (L)
emoticon-Rate 5 Star


Quote:jangan
emoticon-Blue Guy Bata (L)


Quote:kaskuser yang baik selalu meninggalkan jejak
emoticon-Kaskus Banget
yg nmr 5 gan. akeh benernya. terkdg slh pun ttp mers benerr. jrg ada yg nerima pendpt beda dr murid

CMIIW emoticon-Peace
Quote:Original Posted By asusa42f
yg nmr 5 gan.


nomer 5 kenapa gan?
no 5 emang bener gan, harus merasa paling pandai, coba aj ngajar di kelas 1-2 gan , klo g paling pandai gmn tuh jadinya emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By kakwahyu86
no 5 emang bener gan, harus merasa paling pandai, coba aj ngajar di kelas 1-2 gan , klo g paling pandai gmn tuh jadinya emoticon-Ngakak


bener jg si agan emoticon-Ngakak
emang murud jaman sekarang yg erlalu lebay
sedikit2 tindak kekerasan
dulu ajj dihajar pake balok2 gk ada yg protes
dan nyatanya semua kita jadi org yg berguna
tidak semua guru seperti itu gan, emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By yankadu
emang murud jaman sekarang yg erlalu lebay
sedikit2 tindak kekerasan
dulu ajj dihajar pake balok2 gk ada yg protes
dan nyatanya semua kita jadi org yg berguna


begitulah gan, tawuran berani di hukum guru diem emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By JUTAEK
tidak semua guru seperti itu gan, emoticon-Cape d... (S)


emang ga semua gan, kan ada keterangan di bawah emoticon-Cape d... (S)
contoh riil yg seharusnya yg kaya gimana ya gan?
mengambil jln pintas jg perlu gan, kadang anak didik susah diajarin yg sesuai dengan buku akhirnya guru ngjarin jln pintasnya agar menarik minat peserta didik gan sehabis itu kembali ke dasar pokok yg sesuai dg buku gan dan akhirnya peserta didik jd mengerti emoticon-Ngakak
peserta didik perperilaku negatif karena lingkungan gan, karena tmn2 nya, dgn berbeda sifat watak dan perilaku , menurut ane gan
no 7 memaksa sebagai lahan bisnis itu omong kosong gan, jarang banget gan kalau di tmpt saya, SD saja full gratis kok disini emoticon-Ngakak, malahan guru2 patungan buat byr calon murid agar mau sekolah di slh satu SD gan, semakin sedkit murid dana bos semakin sedikit, kegiatan administrasi jd g berimbang, soalnya dana murid dah di tanggung smua sama dinas pendidikan daerah , ah agan ni ngaco emoticon-Ngakak
benar gan, sebagai pendidik/calon pendidik kita memang harus mempersiapkan diri secara matang sebelum mengajar. ya RPPnya, silabus, langkah-langkah pembelajaran, maupun materi. dan ternyata di luar sana masih banyak pendidik yang mengabaikan hal itu, membuat RPP pun terkadang copas dari internet emoticon-Hammer

ckckckcc oh negeriku
iya gan tp ga semua begitu gan, mungkin di daerah tertentu gan emoticon-Sorry

Quote:Original Posted By kakwahyu86
no 7 memaksa sebagai lahan bisnis itu omong kosong gan, jarang banget gan kalau di tmpt saya, SD saja full gratis kok disini emoticon-Ngakak, malahan guru2 patungan buat byr calon murid agar mau sekolah di slh satu SD gan, semakin sedkit murid dana bos semakin sedikit, kegiatan administrasi jd g berimbang, soalnya dana murid dah di tanggung smua sama dinas pendidikan daerah , ah agan ni ngaco emoticon-Ngakak


mungkin daerah agan engga tp kan banyak daerah lain ada yg gitu gan, mungkin itu pengalaman TSnya doang kali emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Banyak guru yg sote emg gan, setuju dah ama ts emoticon-2 Jempol
Quote:Original Posted By kakwahyu86
no 7 memaksa sebagai lahan bisnis itu omong kosong gan, jarang banget gan kalau di tmpt saya, SD saja full gratis kok disini emoticon-Ngakak, malahan guru2 patungan buat byr calon murid agar mau sekolah di slh satu SD gan, semakin sedkit murid dana bos semakin sedikit, kegiatan administrasi jd g berimbang, soalnya dana murid dah di tanggung smua sama dinas pendidikan daerah , ah agan ni ngaco emoticon-Ngakak




malahn MI di tempat ane para guru bela2in antar jemput murid + tahun pertama belajr dikasih bonus peralatan sekolah berupa tas, sepatu sama beberapa alat tulis bertujuan supaya peserta didik tertarik dan seneng belajr di sekolah MI tersebut.
emoticon-Shakehand2
nice share gan
emoticon-Cendol (S)
Quote:Original Posted By asusa42f




malahn MI di tempat ane para guru bela2in antar jemput murid + tahun pertama belajr dikasih bonus peralatan sekolah berupa tas, sepatu sama beberapa alat tulis bertujuan supaya peserta didik tertarik dan seneng belajr di sekolah MI tersebut.
emoticon-Shakehand2


betul itu bos, disini jg gtu untuk menarik minak peserta didik ada beberapa sekolah yg make cara itu, emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By marufoeb
iya gan tp ga semua begitu gan, mungkin di daerah tertentu gan emoticon-Sorry



mungkin daerah agan engga tp kan banyak daerah lain ada yg gitu gan, mungkin itu pengalaman TSnya doang kali emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


klo SD jelas gratis gan emoticon-Ngakak cek aja emoticon-Ngakak