alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51fbab5a41cb171368000008/perbedaan-kebudayaan-indonesia-dan-singapura
PERBEDAAN KEBUDAYAAN INDONESIA DAN SINGAPURA
PERBEDAAN KEBUDAYAAN INDONESIA DAN SINGAPURA

Perbedaan Kebudayaan Indonesia dan Singapore

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Setiap Negara memiliki kebudayaan masing-masing, tergantung dari suku, agama, adat-istiadat dan lain sebagainya yang mempengaruhi pola hidup masyarakat itu sendri. Begipula dengan Indonesia dan Singapura. Keduanya memiliki kebudayaan masing-masing yang menyebabkan adanya perbedaan antara kedua negara tersebut. Sama halnya dengan Indonesia, Negara Singapura juga terdiri dari berbagai macam suku yaitu didominasi oleh 77% penduduk etnis China., Melayu dan India.

Akan tetapi meskipun terdapat keragaman suku dan budaya, kerukunan dan saling menghargai terpelihara oleh masyarakat tersebut. Setiap kaum di Singapura masih berpegang teguh kepada adat dan budaya masing-masing dan ini dibuktikan dengan adanya berbagai perayaan yang terdapat di Singapura seperti Tahun Baru Cina, Hari Wesak, Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, Deepavali, Natal dan Tahun Baru.

Perbedaan-perbedaan kebudayaan antara Indonesia dengan Singapura antara lain kedisiplinan dan ketertiban yang ada di Singapura sangat berbeda dengan yang ada di Indonesia. Masyarakat Singapura sangat menaati peraturan yang berlaku, seperti hampir tidak ada orang yang melanggar lalu lintas contohnya ketika lampu lalu lintas berwarna merah para pengendara akan berhenti sampai lampu berwarna hijau. Sepanjang perjalanan Singapura tidak pernah tendengar bunyi klakson yang bertubi-tubi seperti di Indonesia. Meskipun dalam antrean panjang, mereka sangat sabar. Tidak ada umpatan kata-kata kotor atau bunyi klakson ketika ada pejalan kaki/kendaraan lain yang nylonong masuk.

Di Singapura, kedisiplinan dan budaya bersih ditanamkam sejak usia dini, perilaku disiplin dan hidup bersih ditanamkan sewaktu mereka masih duduk di bangku sekolah. Kita bisa menyaksikan sendiri bagaimana disiplin perilaku warganegara dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Contohnya Ketika berada di salah satu kawasan perdagangan, terlihat ada seorang anak kecil yang sengaja turun dari mobilnya hanya “sekedar” membuang bungkus permen ke tempat bak sampah. Kita semua sangat memahami bahwa perilaku warga negara yang sedemikan hebat ini tentu tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan saja. Pemerintah sebagai institusi yang diberi mandat oleh rakyat untuk “Mengatur” juga memiliki peran dan tanggung jawab yang besar terhadap ketertiban perilaku warganya.

Pemerintah Singapura berupaya protektif terhadap warganya ditunjukan dengan memberlakukan peraturan yang sangat ketat dalam makan minum sembarangan, perdagangan rokok, dan kendaraan bermotor. Maka di Singapura tidak akan dijumpai orang yang makan minum dan merokok di sembarang tempat. Menurut informasi pemerintah bersikap tegas dengan memberlakukan tarif yang sangat mahal terhadap rokok dan motor tersebut. Maka kalau ada orang bertanya, benda apa yang paling mahal di Singapura? Jawabannya yaitu rokok dan sepeda motor. Harga rokok kretek di Singapura amat mahal. Pajak cukainya saja jika masuk ke negara singa tersebut adalah SGD $12 (setara dengan Rp80.000).

Kebijakan itu diambil pemerintah untuk menekan penggunaan rokok di Singapura, karena pemerintah menginginkan orang dan lingkungan Singapura lebih sehat. Asap rokok tidak hanya berbahaya bagi para perokok sendiri tetapi malah lebih berbahaya bagi orang lain sebagai perokok pasif. Pemerintah Singapura menerapkan denda bagi orang yang makan minum di sembarang tempat dengan denda $500 dan bagi perokok di sembarang tempat didenda $1000. Untuk itu pemerintah sudah menyediakan tempat khusus untuk makan minum dan merokok.

Selain Itu sepeda motor di Singapura harganya sangat mahal. Tapi itu juga merupakan kebijakan pemerintah untuk menekan populasi kendaraan roda dua tersebut. Pemerintah Singapura mendisain agar warganegaranya menggunakan angkutan “massal” jika hendak bepergian jauh. Angkutan massal mereka dinamakan MRT (Mass Rapid Transit), semacam kereta api bawah tanah yang nyaman dan tentu saja sangat bersih. Mungkin juga Singapura belajar dari Indonesia dimana sepeda motor tumbuh bagaikan tawon. Alhasil lalu lintas semrawut dan polusi udara pun luar biasa. Tidak hanya itu, berapa angka kecelakaan setiap harinya yang disebabkan oleh kendaraan roda dua tersebut.


Spoiler for INDONESIA:


Spoiler for SINGAPURA:


LIHAT BEDANYA KAN ?????
SO WHAT WE GONNA DO ?????
JUST STOP THE POLLUTION THAT WE PRODUCE

KAN ENAK LIHAT INDONESIA BERSIH

APALAGI KALAU UDAH ADA KERETA SEPERTI MRT
BANYAK TURSI PASTINYA


emoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toast

Spoiler for SUMBER:
emoticon-Matabelo
PERBEDAAN KEBUDAYAAN INDONESIA DAN SINGAPURA emoticon-I Love Kaskus (S) berawal dari kepedulian, etika, tata-krama, empati dan simpati.. setinggi apapun budayanya kalo udah kehilangan arah juga bakal hancur sebuah bangsa.
kelihatan banget bedanya antara orang singapur dgn indonesia......singapur teratur sedangkan indonesia mental bobrok.....terus ada lagi nih kekurangan orang singapur.......mereka tidak peduli dengan orang tua yg melahirkan mereka.....lihat saja petugas kebersihan di singapur......rata" itu jompo......terlihat ketidakpedulian mereka terhadap orang tua......kalau di indonesia kayaknya nggak begitu deh......
mungkin dari segi kedisiplinan memang sangat jauh beda dengan Indonesia tp mungkin dari segi yg lain Indonesia bisa sebagai contohnya....
ya semoga aja negeri ini bisa tambah maju dan itu semua di mulai dari diri kita masing2
jangan hanya menyalahkan pihak2 tertentu...
apapun kondisi nya
Indonesia Tanah Air ku
dan tetap menjadi kebanggaan...
Gua juga mau aja pake kendaraan umum gan kalo emang dah sepraktis dan seteratur singapura. Gua kuliah di Taiwan balik ke Indo ( tepatnya Jakarta ) bener bener stress berat.
Macet, klakson, motor kayamaen ular tangga gitu nyempil kiri kanan...
Angkot? busway? gua ada naek beberapa waktu, akhirnya nyerah juga dan beli motor buat kerja

#eh... kok jadi curhat ? emoticon-Ngakak
Mental bangsa itu bener bener perlu waktu, kalo mau nyari kambing item ya salahin napa yang jajah kita bukan inggris dulu ( boleh kan membayangkan kota kota besar kita seperti hong kong atau sg ? :P )

Di kesempatan ini juga, mohon maaf lahir batin
Quote:Original Posted By zzCrasuszz
Gua juga mau aja pake kendaraan umum gan kalo emang dah sepraktis dan seteratur singapura. Gua kuliah di Taiwan balik ke Indo ( tepatnya Jakarta ) bener bener stress berat.
Macet, klakson, motor kayamaen ular tangga gitu nyempil kiri kanan...
Angkot? busway? gua ada naek beberapa waktu, akhirnya nyerah juga dan beli motor buat kerja

#eh... kok jadi curhat ? emoticon-Ngakak
Mental bangsa itu bener bener perlu waktu, kalo mau nyari kambing item ya salahin napa yang jajah kita bukan inggris dulu ( boleh kan membayangkan kota kota besar kita seperti hong kong atau sg ? :P )

Di kesempatan ini juga, mohon maaf lahir batin


yahh thanks for the coment
IMHO


tinggal dinegara yang terlalu di atur itu ga enak...
Quote:Original Posted By BlueLagoon27

............Mereka tidak peduli dengan orang tua yg melahirkan mereka.....lihat saja petugas kebersihan di singapur......rata" itu jompo......terlihat ketidakpedulian mereka terhadap orang tua......kalau di indonesia kayaknya nggak begitu deh......


Soal kenapa bnyak lansia yg masih bekerja (mis : sbagai pelayan), itu dikarenakan lansia disana rata2 memegang prinsip untuk tidak bergantung pada anak. Selain itu rata2 mereka memang senang bekerja dan singapura jg membutuhkan tenaga mereka mengingat SDM dibidang ini cukup kurang dan gak mungkin pake SDM muda yg nilai nya jg jauh lebih mahal. Yang sperti ini amat sangat jarang ditemui dan dipahami oleh org asli Indonesia karna memang budaya nya berbeda.

Indonesia GEDE cuy.....
Orang Indonesia yg sadar akan penting nya kebersihan juga masih banyak kok bahkan kalo mau di kumpulin semua bisa lebih banyak dari penduduk singapur. Cuma balik lagi, Indonesia terlalu besar (populasi, etnik, budaya, karakter, dll) kalo mau dibandingin ama Singapur.
Quote:Original Posted By BlueLagoon27
kelihatan banget bedanya antara orang singapur dgn indonesia......singapur teratur sedangkan indonesia mental bobrok.....terus ada lagi nih kekurangan orang singapur.......mereka tidak peduli dengan orang tua yg melahirkan mereka.....lihat saja petugas kebersihan di singapur......rata" itu jompo......terlihat ketidakpedulian mereka terhadap orang tua......kalau di indonesia kayaknya nggak begitu deh......


Soal ini gw pernah tanya ke orang Sing: kata mereka orang2 lansia itu sendiri yang tetap mau kerja, dan memang dari dulu ya kerjanya bagian kebersihan itu.
kita harus ngemajuin indonesia gan..biar ga dianggap sebelah mata sama dunia..keep moving.. emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By BlueLagoon27
kelihatan banget bedanya antara orang singapur dgn indonesia......singapur teratur sedangkan indonesia mental bobrok.....terus ada lagi nih kekurangan orang singapur.......mereka tidak peduli dengan orang tua yg melahirkan mereka.....lihat saja petugas kebersihan di singapur......rata" itu jompo......terlihat ketidakpedulian mereka terhadap orang tua......kalau di indonesia kayaknya nggak begitu deh......


Siapa blg gan?
Justru org tua2 itu ga ada kerjaan makanya mereka mau aja kerja gitu,daripada di rumah nganggur sambil nunggu mati


Kenapa ga ada anak muda yg kerja2 kyk gitu?
Pikir aja masa lulusan s1 mau kerja kyk gitu dan di gaji kecil kalau mreka bisa kerja lebih
Quote:Original Posted By zzCrasuszz
Gua juga mau aja pake kendaraan umum gan kalo emang dah sepraktis dan seteratur singapura. Gua kuliah di Taiwan balik ke Indo ( tepatnya Jakarta ) bener bener stress berat.
Macet, klakson, motor kayamaen ular tangga gitu nyempil kiri kanan...
Angkot? busway? gua ada naek beberapa waktu, akhirnya nyerah juga dan beli motor buat kerja

#eh... kok jadi curhat ? emoticon-Ngakak
Mental bangsa itu bener bener perlu waktu, kalo mau nyari kambing item ya salahin napa yang jajah kita bukan inggris dulu ( boleh kan membayangkan kota kota besar kita seperti hong kong atau sg ? :P )

Di kesempatan ini juga, mohon maaf lahir batin


dulu sy juga mikir bgt.. kalau boleh milih penjajah, gw milih dijajah inggris..

tp setelah dipikir2 lebih lanjut.. emang tabiat sebagian besar orang indo mah begitu, susah utk diajak maju dan mikirin diri dan golongannya sendiri mlulu wkwkwk jadi curcol..
Quote:Original Posted By BlueLagoon27
kelihatan banget bedanya antara orang singapur dgn indonesia......singapur teratur sedangkan indonesia mental bobrok.....terus ada lagi nih kekurangan orang singapur.......mereka tidak peduli dengan orang tua yg melahirkan mereka.....lihat saja petugas kebersihan di singapur......rata" itu jompo......terlihat ketidakpedulian mereka terhadap orang tua......kalau di indonesia kayaknya nggak begitu deh......


hehehe gan, sering2 nongkrong yahoo.com.sg deh.. jadi kalau dah masuk usia pensiun ituh mau nga mau memang dipensiunkan.. nga kaya di Indo, 60tahun+ kalau berkapabilitas juga tetep ada yg nyari walau sbg konsultan.. daaaan walaupun sebelumnya mereka itu level menejerial+ tapi nga ada yg mau hire, yg tersedia pun yah cuma bagian cleaning service dan sejenisnya.. jadi kalau mau hidup, mau nga mau mereka kerja itu.. kalau nga kerja, dgn biaya hidup yg tinggi siapa yg mau biayain??

belum lagi yg ortu nya sdh tdk mampu berkerja sekarang sudah banyak kejadian di "buang" di malaysia atau Indonesia.. jadi dibeliin tiket utk "liburan" one way abis itu ditinggalin.. kenapa? karena sdh dianggap beban oleh si anak, kembali lagi karena biaya hidup yg tinggi..

kalau bandingin Sg dan Indo memang bener2 sesuai pepatah "rumput di rumah tetangga lebih hijau drpd di rumah sendiri"
wuih, gede bener ya dendanya,
boleh juga tu diterapin di sini.
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
warga sana taat tertib aturan semua, layak ditiru warga kite...
×