alexa-tracking

Seks Bebas Di kalangan Remaja dan Anak Muda

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51f7cb493fcb175c78000009/seks-bebas-di-kalangan-remaja-dan-anak-muda
Poll: Apakah thread ini dapat membantu dalam menambah wawasan agan?
Thread ini sangat membantu 60.00% (3 votes)
Thread ini kurang membantu 0% (0 votes)
Thread ini tidak membantu 0% (0 votes)
Thread ini tidak ada gunanya 40.00% (2 votes)
Love 
Seks Bebas Di kalangan Remaja dan Anak Muda
Seks Bebas Di kalangan Remaja dan Anak Muda

Mohon maaf sebelumnya kalau ada yang menganggap bahwa thread ini berbau pornografi.... emoticon-Peace

Tidak ada maksud sama sekali untuk mengekspos secara vulgar pornografi dalam thread ini. Thread ini dibuat sebagai sarana untuk berbagi informasi ataupun curhat dan konsultasi tentang efek-efek dari seks bebas sehingga mudah-mudahan dapat dijadikan acuan bagi para tunas-tunas bangsa emoticon-I Love Indonesia (S) (ceileeee.....lebay!!!) agar berhati-hati dalam pergaulan.

Seks Bebas Di kalangan Remaja dan Anak Muda

Mungkin tanpa disadari, faktor dari orang tua juga ikut berpengaruh dalam pola pikir seorang anak tentang seks. Misalnya saja, saat sang anak sudah mulai masuk masa puber dan tentu saja hal ini akan memicu hormon sang anak untuk mulai menaruh perhatian pada lawan jenisnya. Dalam masa tersebut kemungkinan sang anak mulai bertanya pada orang tua mengenai hal-hal yang berbau seks. Syukurlah jika sang orang tua dapat memberikan jawaban yang tepat pada sang anak. Banyak di antara orang tua yang malah memarahi sang anak jika bertanya hal-hal tersebut. Hal itu bisa saja malah makin membuat sang anak makin penasaran dan mulai bertanya-tanya di luar rumah ataupun mencari informasi melalui media massa. Dapat dibayangkan, seorang anak mencari sendiri hal-hal yang berbau seks tanpa bimbingan. Syukurlah jika dari keluarga telah menanamkan pemahaman tentang agama yang kuat pada si anak, jika tidak............emoticon-Matabelo

Mungkin banyak di antara kita yang kurang memahami efek-efek dari seks bebas, mungkin cuma mengenal dari penyakit saja. Ternyata banyak efek yang muncul dalam perilaku seks bebas ini, mulai dari penyakit sampai kematian, mulai dari masalah pribadi sampai masalah sosial, mulai dari masalah keluarga sampai pada masalah suatu negara, dll.

Jadi mari jadikan thread ini sebagai pengingat dan pegangan kita dalam bergaul agar terhindar dari seks bebas.

Karena mengingat thread ini cukup sensitif dalam segala aspek, jadi tolong agar komentar agan-agan semua tidak menyinggung masalah SARA, menggunakan bahasa yang sopan, tidak saling menuduh, menjelekkan, ataupun bahkan menjerumuskan. emoticon-No Sara Please emoticon-Angel
Mari saling menghargai komen apapun di thread ini... emoticon-Peace
Diharapkan para tenaga medis agar dapat membantu memberikan komenx jika ada pertanyaan agan-agan tentang penyakit akibat seks bebas ini.


Marilah kita saling membantu menjaga, agar angka HIV AIDS di negara kita ini tidak semakin meningkat.

JADI..... SAY NO TO SEX BEBAS.....NO SEX BEBAS BEFORE MARRIED

emoticon-Pasangan Smiley

Seks Bebas Di kalangan Remaja dan Anak Muda
laju peradaban dah gak bisa dibendung dg agama sekalipun....pada satu titik kita akan seperti bule-bule diluar sana. Yg kita bisa sarankan pada generasi muda adalah lakukan sex secara bertanggung jawab dan sehat.....No sex before married ? kayaknya bakal tinggal jargon aja gan.....
Quote:


Memang betul gan...peradaban akan terus menanjak maju. Namun mungkin perlu diingat bahwa bukan peradaban yang mengendalikan manusia, tapi manusialah yang mengendalikan peradaban.
balik ke orangnya. ada agama kan ?
Quote:


Ane setuju gan...
Seperti yang ane tulis di atas, bahwa bukan peradaban yang mengendalikan manusia, tapi manusialah yang mengendalikan peradaban. Dan agama serta ajaran-ajaran yang berada di dalamnya merupakan pilar terpenting agar manusia dapat menjaga diri serta mampu menjaring dampak dari kemajuan peradaban. Peran multi sektor sangat diperlukan dalam hal ini.
Yah bnr jg sih, tp kl ud tunangan rata2 ud pd gtuan sih
Apa mgkn colong start yeee walaupun gk hamil sih emoticon-Embarrassment
Krn pergaulan jg gan yg bs kyk gtu
So be safe ur body
Ane masih bingung gan sama yg namanya kategori pornografi gan/sis.
banyak yang ngomong pornografi dapat mengecilkan otak bagian depan dan kinerjanya, membuat kita tidak fokus dll.
Masalahnya sekarang ane mau nanya, apakah pornografi yg dimaksud ntu cuman bokep virtual? Sedangkan kita tau sendirilah gan/sis jaman sekarang kek begini makin banyak pornoaksi dan berbagi tetek tetek bertebaranya di jalan jalan. Nah, apakah yg kita liat sehari hari di jalan jalan itu juga bisa mengecilkan otak.
Mohon pencerahanya gan/sis.
Ane masih 18th soalnya.
Quote:


yang penting jangan sampe kecanduan aja deh gan emoticon-Big Grin

kalo ane sih emoticon-Big Grin filem filem tersebuat buat dicontoh aja gaya gaya nya emoticon-Malu
Quote:


Ma'af ni ye.....
Setahu ane, kalau cuma sebatas tunangan sudah melakukan gitu"an itu masih belum sah Hukumnya diAjaran agama,
Walu sudah tunangan itupun bisa gak jadi, banyak Garis Tuhan YME yang belum kita ketahui...
Masak Gak bisa sabar nunggu sampe saksi" bilang "SAH"....
Quote:


Jangankan yang tunangan gan, yang masih pacaranpun dah lancar gituannya. Yang lebih hebat lagi, malah sekolah masih SD dah bs gt-an...emoticon-Malu
Quote:


Quote:


kalo pikirannya emang ke hal yg berbau porno terus, pasti nya gak akan fokus ke hal-hal yg lainnya.....emoticon-Ngakak
Dicontohin gayanya buat dipraktekin ke mana nih gan..... emoticon-Ngakakemoticon-Peace
dimulai dari hal yg terkecil, dimulai dari diri sendiri, lingkungan sekitar....

Quote:


Setuju om..... emoticon-2 Jempol
Pakar kesehatan masyarakat Universitas Indonesia (UI), Agustin Kusumayati mengatakan, ada beberapa faktor yang memengaruhi terjadinya seks pranikah.

Menurutnya, di antaranya umur, jenis kelamin, sikap terhadap hubungan seks pranikah, dan perilaku berpacaran. Selain itu akses informasi tentang HIV/AIDS, pengaruh teman sebaya dan tentunya peran masyarakat.

Meskipun ada kebijakan pemerintah terkait remaja , namun seringkali tidak implentatif. Maka dia menyarankan, perlu dikembangkan sebuah kebijakan yang implentatif dalam rangka mengutamakan kepentingan remaja.

"Perlu dikembangkan intervensi sistematis tentang seksualitas untuk mencegah perilaku berpacaran yang berisiko. Hal ini harus didukung juga dengan intervensi komprehensif multi disiplin dan lintas sektor," kata Agustin dalam Seminar Remaja dengan tema Remaja Berkualitas, Indonesia Sejahtera, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (12/6/2014).

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Fasli Jalal mengaku adanya trend kenaikan seks pranikah dikalangan remaja sudah mencemaskan. Apalagi jumlah remaja kurang lebih 27 persen dari jumlah penduduk Indonesia. "Memang belum begitu besar. Tetapi yang mencemaskan memang naik terus," kata Fasli Jalal.

Dia mengatakan, angka tersebut baru dilihat secara makro. Belum lagi jika dilihat secara mikro, yakni jika setiap keluarga yang memiliki beban masalah tersebut maka akan berefek domino. "Itu menjadi beban yang luar biasa. Beban moral, sosial dan ekonomi. Misalkan terpaksa dinikahkan padahal anak belum siap," tuturnya.

Dalam hal ini, BKKBN mengambil langkah untuk mengembangkan program konselor teman sebaya. Ini dilakukan dengan memanfaatkan remaja-remaja yang masih berperilaku baik untuk mempengaruhi teman-temanya.

"Apalagi banyak aktivis yang baik untuk menjaga teman-temannya. Mampu juga menarik kembali untuk temanya yang sudah bermasalah," paparnya.

Dia pun sebenarnya berkeinginan untuk mencegah perilaku seks bebas sejak dini yakni dimulai saat remaja memasuki masa puber. Namun, baik pendanaan, waktu dan sumber daya masih belum mencukupi. "Kita konsentrasikan untuk remaja yang merencakan masa depannya. Ini bagi anak-anak SMA, SMK," tuturnya.

Sepertinya diketahui, Berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 menunjukkan, 48 dari 1.000 kehamilan di perkotaan terjadi pada kelompok remaja usia 15-19 tahun.

Angka ini meningkat dibandingkan temuan SDKI 2007 yang hanya 35 dari 1.000 kehamilan. Salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya kehamilan remaja adalah perilaku seks bebas. Alasan remaja laki-laki melakukan seks bebas lebih didasarkan atas rasa penasaran. Sedang remaja perempuan mengaku seks bebas terjadi begitu saja.

Sumber : Sindonews
Pergaulan bebas seperti free sex di kalangan remaja semakin memprihatinkan dan mengkhawatirkan.

Temuan kasus oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat seperti perdagaan bayi, pembuangan bayi dan kasus pelecehan mengindikasikan adanya perilaku seks bebas di kalangan remaja.

Menurut Sofiana Indraswari M Psi, dari Divisi Psikologi Remaja dan Dewasa Firdaus Many yang juga Tim Psikolog P2TP2A Jabar, kemajuan zaman berkonsekuensi pada kasus-kasus yang terjadi di kalangan remaja.

"Kasus yang bisa ditemui seperti seks bebas, aborsi, pelacuran dan permasalahan seksual. Dari klien yang datang, banyak di antaranya dari remaja yang sedang galau," katanya saat memberikan pemaparan pada acara Sarasehan Perempuan Jawa Barat Menyambut Tantangan Perempuan "Save Our Generation From Free Sex" di Aula Unisba Bandung, Sabtu (22/3/2014).

Menurutnya, masalah besar remaja adalah krisis identitas diri. Dari hasil observasi tentang seks bebas di kalangan remaja, alasan mereka melakukan hal tersebut karena tidak tahu atau hanya ikut-ikutan atau sekadar coba-coba.

Dari hasil penelitian terhadap remaja di salah satu kecamatan dengan seks bebas cukup tinggi, timnya mendapatkan jawaban yang memprihatinkan. Banyak remaja yang memberikan jawaban seperti: "Awalnya biasa, tapi lama-lama jadi biasa karena banyak yang ngelakuin hal yang sama".

Ada juga tanggapan "Free seks, kalau sampai ngelakui ML kayak suami istri. Tapi kalau hanya foto aja mah engga apa-apa". Bahkan ada yang menanggapi: "Coba-coba awalnya kaget, lama-lama jadi ketagihan" dan "Lumayan buat nambah-nambah uang harian, buat beli HP kayak teman-teman lainnya".

"Jawaban-jawaban ini tentu sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan," kata Sofiana.

Bukan hanya itu, kata dia, perilaku seks bebas sudah ada yang dilakukan sejak SMP. Dan ada guru yang melaporkan melihat muridnya yang masih tingkat SD sudah melakukan hal-hal yang menjurus perilaku seksual.

Untuk itu, orangtua maupun keluarga terdekat harus bisa mendeteksi atau melihat sinyal-sinyal seperti reaksi emosi yang tidak biasa. Orangtua harus peka dengan gejala-gejala anak mulai uring-uringan, emosi susah untuk dikendalikan, serta muncul perilaku yang sulit dikendalikan.

"Orangtua harus bisa ambil peran, harus pandai-pandai. Jangan ambil posisi menghakimi, agar anak tidak mengambil pelarian lain," katanya.

Sementara itu, menurut Ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan, adanya temuan empiris P2TP2A beberapa bulan ke belakang, seperti kasus penelantaran bayi, penjualan bayi, temuan bayi di saluran air, serta kasus pelecehan seksual memang tidak lantas menggambarkan perilaku free sex. Namun dari kasus-kasus temuan tersebut bisa mengindikasikan adanya dugaan ke arah free sex.

"Seperti temuan pembuangan bayi di aliran air di Kircon belum lama ini, bisa mengindikasikan bayi lahir dari pasangan yang tidak biasanya, yang tidak menginginkan bayi. Mereka pasangan yang belum menikah," katanya.

Sumber : Tribunnews
Quote:


Quote:


Meninjau 2 artikel di atas, bagaimana kondisi perilaku seksual remaja pada masa yang akan datang? Apakah virginity masih dapat diagung-agungkan?
aku bukan penganut paham kebebasan seks gan emoticon-Cool
Quote:


Salut buat agan....
intinya si sex education itu penting baik buat orang tua maupun si ank hihi
Kalau melihat situasi di kalangan remaja terlebih remaja muda saat ini memang kita tidak bisa menutup mata kalau di antara mereka ada yg telah melakukan hubungan seksual baik yang dari mulai berciuman, petting, oral sex, hingga melakukan intercourse.

yang perlu ditekankan saat ini adalah kaum remaja perlu pemahaman mengenai resiko dari melakukan hubungan seksual dini (okelah kalau cipika cipiki dari segi medis ga berbahaya, tapi yg intercourse terlebih jika gonta ganti pasangan)..mereka perlu diajarkan apa itu PMS (penyakit menular seksual), penyakit hepatitis, penyakit HIV/AIDS, penyakit kanker serviks

Saya rasa banyak remaja kita yang belum paham mengenai penyakit2 tsb, karena itu jika kita punya saudara atau teman yg masih remaja jangan segan untuk menjelaskan resiko2 dari seks yang berisiko emoticon-Smilie