KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mengenali Jenis Puasa Dalam Berbagai Agama
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51dbf1941ad7199933000003/mengenali-jenis-puasa-dalam-berbagai-agama

Mengenali Jenis Puasa Dalam Berbagai Agama

Mengenali Jenis Puasa Dalam Berbagai Agama

"Fasting is a shield with which a servant protect himself from the fire" - Sahih Ahmad

Mengenali Jenis Puasa Dalam Berbagai Agama

Mengenali Jenis Puasa Dalam Berbagai Agama

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Puasa adalah menghindari makan, minum, dan sebagainya dengan sengaja terutama yang berkaitan dengan agama. Puasa juga dilakukan dalam rangka menunaikan ibadah dalam suatu agama atau sesuatu kewajiban yang harus di lakukan manusia menurut kepercayaanya agamanya. Tidak hanya kaum muslim yang memiliki tradisi berpuasa. Agama lainnya juga memiliki tradisi berpuasa. Berikut ini adalah tradisi berpuasa dalam berbagai agama.

ISLAM


Mengenali Jenis Puasa Dalam Berbagai Agama

Dalam Islam, puasa atau yang disebut juga shaum, dilakukan selama satu bulan penuh, yakni bulan Ramadan dan ditutup dengan Hari Raya Lebaran, menahan diri dari makan dan minum dan dari segala perbuatan yang boleh membatalkan puasa seperti perbuatan-perbuatan yang tidak baik termasuk dalam perkataan, tidak bertengkar, menjaga pola pikir, hawa nafsu, dan juga untuk melatih kesabaran, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat. Sesuai perintah dalam kitab suci umat islam Al Quran puasa juga menolong menanam sikap yang baik. Dan kesemuanya itu diharapkan berlanjut ke bulan-bulan berikutnya, dan tidak hanya pada bulan puasa.
Puasa adalam agama Islam, terbagi menjadi 4 jenis, yaitu Puasa Fardu, Puasa Sunnah, Puasa Makruh dan Puasa Haram

Puasa Fardu

Yang termasuk ke dalam puasa fardhu antara lain:

1. Puasa Ramadhan
Puasa yang dilakukan oleh umat Muslim pada bulan Ramadhan. Puasa ini dilakukan sampai hari raya Idul Fitri tiba.

2. Puasa Kafarat
Puasa kafarat adalah puasa sebagai penebusan yang dikarenakan pelanggaran terhadap suatu hukum atau kelalaian dalam melaksanakan suatu kewajiban, sehingga mengharuskan seorang mukmin mengerjakannya supaya dosanya dihapuskan

3. Puasa Nazar

Adalah puasa yang tidak diwajibkan oleh Tuhan, begitu juga tidak disunnahkan oleh Rasulullah saw., melainkan manusia sendiri yang telah menetapkannya bagi dirinya sendiri untuk membersihkan (Tazkiyatun Nafs) atau mengadakan janji pada dirinya sendiri bahwa apabila Tuhan telah menganugerahkan keberhasilan dalam suatu pekerjaan, maka ia akan berpuasa sekian hari.

Puasa Sunnah

Puasa sunnat (nafal) adalah puasa yang apabila dikerjakan akan mendapatkan pahala dan apabila tidak dikerjakan tidak berdosa. Terdiri dari :

1. Puasa 6 (enam) hari di bulan Syawal
2. Puasa Tengah bulan (13, 14, 15) dari tiap-tiap bulan Qomariyah
3. Puasa hari Senin dan hari Kamis.
4. Puasa hari Arafah (Tanggal 9 Dzulhijjah atau Haji)
5. Puasa tanggal 9 dan 10 bulan Muharam.


Puasa Makruh

Puasa Makruh adalah puasa yang apabila dikerjakan tidak berdosa dan apabila ditinggalkan (tidak berpuasa) malah mendapat pahala. Puasa Makruh terdiri dari :

1. Puasa pada hari Jumat secara tersendiri
2. Puasa sehari atau dua hari sebelum bulan Ramadhan
3. Puasa pada hari syak (meragukan)


Puasa Haram

Puasa haram adalah puasa yang dilarang dalam agama Islam. Puasa Haram terdiri dari :

1. Puasa pada dua hari raya
2. Puasa seorang wanita dengan tanpa izin suami



KATOLIK


Mengenali Jenis Puasa Dalam Berbagai Agama

Agama Katolik juga menganal adanya puasa dan pantangan. Pemeluk agama Katolik yang berumur 18 sampai awal 60 tahun wajib berpuasa pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung. Jadi, selama masa Prapaskah, kewajiban puasa hanya dua hari saja. Dan orang Katolik yang berumur 14 tahun keatas wajib berpantang pada hari Rabu Abu dan setiap hari Jumat sampai Jumat Suci. Jadi hanya 7 hari selama masa PraPaskah.

HINDU


Mengenali Jenis Puasa Dalam Berbagai Agama

Dalam agama hindu, juga terdapat tradisi puasa. Puasa dalam agama Hindu disebut dengan Upawasa. Dan yang paling terkenal adalah Upawasa pada saat Hari Raya Nyepi. Sama seperti Islam, Hindu juga memiliku 4 jenis puasa, diantaranya :

1. Upawasa Wajib
Puasa yang diwajibkan dalam agama Hindu adalah puasa pada hari raya tertentu seperti Nyepi, Siwaratri, Purnama dan Tilem. Dan puasa untuk menebus suatu kesalahan tertentu seperti membunuh dan berzina.

2. Upawasa Tidak Wajib
Puasa tidak wajib dalam agama Hindu adalah puasa yang dilaksanakan di luar ketentuan di atas, misalnya pada hari-hari suci: Odalan, Anggara Kasih, dan Buda Kliwon. Puasa ini diserahkan pada kebijakan masing-masing, apakah mau siang hari saja atau satu hari penuh. Ingat bahwa pergantian hari menurut Hindu adalah sejak fajar sampai fajar besoknya; bukan jam 00 atau jam 12 tengah malam.

3. Puasa berkaitan dengan upacara tertentu
Biasanya dilakukan setelah upacara mediksa atau mewinten.

Puasa berkaitan dengan hal-hal tertentu
Puasa tersebut biasanya dilakukan saat bersemadhi, bermeditasi atau memohon petunjuk kepada Tuhan YME.

YAHUDI


Mengenali Jenis Puasa Dalam Berbagai Agama

Ada dua hari puasa utama dan empat hari puasa kecil yang merupakan bagian dari tahun Yahudi. Dua puasa utama, Yom Kippur dan Tisha B'Av,yang berakhir hanya selama dua puluh empat jam. Puasa dimulai sebelum matahari terbenam, ketika masih ada cahaya di sebelah luarnya, dan diakhiri setelah matahari terbenam berikutnya, ketika terlihat gelap di sebelah luarnya dan tiga bintang dapat dilihat di langit. Selain dua puasa utama tadi, ada juga empat puasa kecil dalam kalender Yahudi. Ini adalah puasa yang dilembagakan oleh orang bijak untuk memperingati tragedi nasional. Puasa kecil dilakukan dari fajar sampai malam, dan yang berpuasa diizinkan untuk sarapan jika ia bangun sebelum matahari terbit untuk tujuan melakukannya. Berikut ini adalah puasa kecil yang di lakukan Umat Yahudi

1.Puasa Gedalya
Puasa untuk memperingati pembunuhan gubernur Yahudi Israel yang merupakan peristiwa penting dalam kejatuhan bangsa pertama.

Puasa Tebet
Puasa tebet adalah puasa untuk memperingati awal dari pengepungan Yerusalem. Ini juga memproklamirkan hari peringatan bagi enam juta orang Yahudi yang tewas dalam Holocaust.

Puasa Ester
Memperingati tiga hari berpuasanya Ester sebelum mendekati Raja Ahasyweros atas nama bangsa Yahudi. Puasa ini berkaitan dengan Purim. Jika 13 Adar jatuh pada hari Jumat atau Sabtu, puasa akan dipindahkan ke hari Kamis sebelumnya, karena tidak bisa bergerak maju hari (itu akan jatuh pada Purim).

Puasa Tammuz
Puasa yang dilakukan untuk memperingati hari ketika dinding Yerusalem dilanggar.

BUDDHA


Mengenali Jenis Puasa Dalam Berbagai Agama

Puasa dalam agama Buddha sedikit berbeda dan diperbolehkan minum. Dalam agama Buddha puasa itu disebut Uposatha. Puasa ini tidak wajib bagi umat Buddha, namun biasanya dilaksanakan dua kali dalam satu bulan (menurut kalender buddhis dimana berdasarkan peredaran bulan), yaitu pada saat bulan terang dan gelap(bulan purnama). Namun ada yang melaksanakan 6 kali dalam satu bulan, tetapi puasa (uposatha) tersebut tidak wajib. Puasa dalam agama Budha juga memiliki beberapa aturan, yaitu :
1. Tidak Membunuh
2. Tidak Mencuri
3. Tidak Melakukan Hubungan Sex
4. Tidak Berbohong
5. Tidak berkonsumsi makanan yang membuat kesadaran lemah dan ketagihan (alkohol, obat-obatan terlarang)
6. Tidak makan pada waktu yang salah ( tidak boleh makan setelah lewat tengah hari hingga subuh/dinihari)
7. Tidak bernyanyi, menari atau menonton hiburan. Juga tidak memakai perhiasan, kosmetik, atau parfum.
8. Tidak duduk atau berbaring di tempat duduk atau tempat duduk yang besar dan tinggi


Puasa (uposatha) seorang umat Buddha dinyatakan sah, apabila ia mematuhi ke-8 larangan tersebut seperti yang tertulis di atas. Jika salah satu larangan tersebut dilanggar baik sengaja atau tidak berarti ia puasanya (uposatha-nya) tidak sempurna.

Ada satu jenis kegiatan lagi dalam agama Buddha yang bisa disebut “puasa”, yaitu vegetaris. Vegetaris berarti tidak makan makanan bernyawa (dalam hal ini daging). Atau bisa dikatakan hanya memakan sayur-sayuran. Dalam pelaksanaan vegetaris ini, umat Buddha yang vegetarian ini tidak makan daging, termasuk jenis bawang-bawangan. Untuk telur atau susu, ada vegetarian yang masih makan, ada yang tidak. Namun vegetarian murni tidak makan telur atau pun susu. Dalam melaksanakan puasa ini (vegetaris), seseorang boleh makan kapan pun dalam 24 jam, namun hanya makan sayur-sayuran, tidak boleh daging dan bawang-bawangan. Puasa ini (melaksanakan vegetaris) tidak wajib bagi umat Buddha. Biasanya umat Buddha melaksanakannya tanggal 1 dan 15 berdasar kalender lunar (berdasar revolusi bulan), ketika bulan purnama menurut perhitungan Cina.

Mengenali Jenis Puasa Dalam Berbagai Agama

Terima Kasih Buat Para Juragan dan Juraganwati yang Telah Mampir di Thread Ane


Quote:



Diubah oleh kimochiitte
Post ini telah dihapus
jadi bukber antar umat beragama abis puasa agama apa gan?heehe
jadi bukber antar umat beragama abis puasa agama apa gan?heehe
kalo ga salah umat Budha juga ada puasanya gan
Quote:


budha puasa daging gan namanya emoticon-Big Grin

Quote:


Quote:


bener gan, semua ada, emoticon-Smilie

Quote:


Quote:


iya gan, nanti ane update, makasih ya gan
Post ini telah dihapus
ternyata di agama agama lain ada puasa juga ya juragan
wogh ternyata mereka berpuasa jugaa gan
waduh ane baru tahu ini
Quote:


Quote:


iya, semoga menambah pengetahuan agan agan ya emoticon-Smilie
ane taunya puasa agama ane doang gan
Post ini telah dihapus
sokka

sankyuemoticon-Ngacir


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di