alexa-tracking

Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51db92a07e1243577a00000b/sedikit-gambaran-sebelum-memutuskan-memakai-dental-implant-gigi-tanam
Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)

Dental Implant, Gantikan Gigi Permanen Yang Rusak

Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)

Dental Implant, teknik perawatan gigi yang paling efektif untuk menggantikan gigi permanen yang rusak.


Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)

ILUSTRASI 1


Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)

ILUSTRASI 2


Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)

ILUSTRASI 3


OLEH
Drg. Michael H Sp.KG Cert. KGI (Kedokteran Gigi Implant)


Memiliki senyum yang sehat dan menawan tentu menjadi dambaan semua orang. Namun sayang, tidak semua orang memiliki susunan gigi yang cantik. Bahkan karena pola makan yang tidak sehat, banyak remaja yang giginya berlubang dan tentu saja efek jangka panjangnya, gigi permanennya akan rusak. Lantas, bagaimana caranya agar kita memiliki gigi putih dan terlihat seperti asli untuk menggantikan gigi permanen yang telah rusak?

Beberapa tahun terakhir, teknologi kedokteran telah mampu memberikan solusi terhadap tanggalnya gigi permanen dengan metode implant gigi. Lalu apakah implant gigi itu? Menurut Drg. Djoko Micni, SpBM,FICOI; metode implant gigi sudah ditemukan di dunia kedokteran sejak 10 tahun terakhir. Teknologi ini sendiri telah mampu berfungsi untuk menggantikan gigi asli. Di dalam Gigi asli terdapat dua bagian, yaitu akar gigi yang tertanam di dalam tulang dan mahkota gigi yang muncul di bagian rongga mulut. Sedangkan gigi palsu biasanya tidak memiliki akar yang bisa tertanam di dalam tulang. “Untuk teknologi ini, ada dental implant atau gigi palsu yang memiliki bagian yang masuk ke dalam tulang dan menggantikan akar,” jelas dokter gigi Spesialis Bedah Mulut ini.

Definisi implant gigi sendiri, adalah akar gigi tiruan yang ditanam ke dalam rahang untuk menanam gigi. Proses penanaman dilakukan melalui mekanisme pembedahan minor, yaitu dengan cara membuka gusi dan kemudian membuat lobang di bagian tulang dengan ukuran antara 3-4 milimeter. “Tempat implant gigi ini yaitu di bagian gigi yang sudah dicabut. Jadi gigi sudah dicabut dan ditempat yang kosong itulah dilakukan penanaman implant gigi.

Hal ini tentu berbeda dengan konsep penambalan gigi, karena gigi masih tersisa kemudian dibor dan bagian yang berlubang pada gigi tersebut baru ditambal. Dental gigi atau gigi palsu yang akan ditanam berbentuk silinder dengan diameter 3-4 milimeter dengan panjang antara 10-13 milimeter. Jadi yang ditanam itu akarnya, kemudian ada baut yang menyambung antara implant yang ditanam di dalam dan yang keluar dibagian rongga mulut. Gigi ini sifatnya statis dan tidak tumbuh.

Tidak untuk Anak-Anak.

Metode implant ini tidak diajurkan diterapkan pada anak-anak, tetapi lebih tepat bagi remaja yang berusia di atas 17 tahun. Implant ini tepat dan cocok bagi mereka yang tidak dalam masa pertumbuhan.

Memang mencegah sejak dini bisa mencegah seseorang untuk melakukan perawatan dan mengeluarkan biaya besar. Di antaranya dengan melakukan medical check-up setiap enam bulan sekali, menggosok gigi teratur, menghindari makanan yang merusak gigi, segera menambal gigi yang berlobang.

Dental implant ini berfungsi menggantikan gigi yang telah tanggal (ompong) atau gigi berlubang yang bebas akar. Pemasangannya tidak membutuhkan waktu lama. Mekanisme pemasangan gigi atau penanaman dental gigi ini hampir menyerupai pencabutan gigi, yaitu dilakukan dengan bius lokal dan hanya memerlukan waktu kurang lebih 30 menit.

Tetapi sebelumnya akan dilihat dulu kesehatan pasien secara umum untuk bisa menjalani prosedur implant gigi. Untuk pasien perokok misalnya, mereka dianjurkan untuk mengurangi kadar merokoknya satu hingga tiga bulan sebelum prosedur dijalankan, bahkan kalau bisa berhenti merokok sama sekali.Tidak hanya itu, bagi pasien kencing manis, maka pasien tersebut harus mengontrol dulu kadar gula darahnya.

Meski relatif aman, pasien harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan, di antaranya tulang gigi pasien harus sehat dan cukup tebal, karena pasien yang sudah kehilangan gigi maka tulangnya menciut dan menipis. Bagi pasien yang seperti ini, maka harus dilakukan grafting, artinya tulang gigi tersebut dilebarkan sampai mendekati ukuran gigi yang akan dipasang.

Kelebihan implant ini dibandingkan dengan gigi palsu pada umumnya, karena bentuk serta fungsinya mendekati gigi aslinya.

Bahan implant ini terbuat dari titanium, atau logam yang bersifat bioinner yang artinya saat bahan ini dimasukkan ke dalam tulang, maka badan tidak menganggap sebagai bahan asing. Jadi tidak ada reaksi penolakan. Meskipun memiliki kelebihan, implant gigi ini juga mempunyai kelemahan, salah satunya yaitu suatu saat dental gigi ini akan goyang dan gigi palsu ini kemudian diangkat dan diganti yang baru dengan diameter yang lebih besar.

Karena secara medis gigi asli-pun bisa mengalami hal yang sama. Dan ketika prosedur implant ini diganti, maka akan ada mekanisme grafting agar supaya tulang siap menerima implant berikutnya. Setelah pemasangan implant, maka akan ditunggu dua sampai tiga bulan, yaitu untuk menunggu terjadinya integrasi agar implant ini menempel pada tulang.

Bisa Bertahan 5-10 Tahun

Bagi pasien yang telah memasang implant, dianjurkann untuk melakukan check-up untuk pembersihan, ataupun saat timbul kerusakan sehingga tidak menyebabkan implant itu harus diganti. Setelah tiga bulan pemasangan, maka implant gigi ini sudah menyatu dengan tulang sehingga tidak perlu dilepas seperti pada gigi palsu yang umum ditemukan selama ini.

Prosedur implant gigi ini memang relatif sukses jika dilakukan terhadap pasien yang memiliki tulang gigi yang kuat. Dental implant ini bisa bertahan di atas 5 tahun, bahkan sampai 10 tahun lebih.

Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)

Namun, banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum memasang implan gigi, antara lain:

1. Pertimbangan pasien:

a. Kondisi kesehatan sistemik pasien.
Misalnya memiliki penyakit Diabetes Mellitus, sebab berpengaruh terhadap proses penyembuhan jaringan setelah dilakukan tindakan pemasangan implan. Namun, jika penyakit Diabetes Mellitus-nya terkontrol, kesuksesan pemasangan implan-pun akan tercapai.
b. Riwayat penyakit gigi sebelumnya.
c. Motivasi pasien dan kemampuan menjaga kesehatan rongga mulut.
Pasien dengan kondisi rongga mulut yang buruk, tidak mampu menjaga kebersihan mulutnya sendiri, serta memiliki kebiasaan merokok biasanya akan mengalami kegagalan jika dilakukan pemasangan implan gigi.

2. Pertimbangan biaya.

3. Pertimbangan kondisi gigi sebelahnya, tulang rahang dan jaringan lunak sekeliling serta yang akan dipasang implan gigi.
Semua informasi yang berkaitan dengan pertimbangan pemasangan implan gigi diperoleh melalui anamnesa ke pasien, pemeriksaan klinis, dan radiografi (biasanya foto panoramik gigi).

Keberhasilan pemasangan implan gigi harus dilihat dari kriteria subyektif dan obyektif, antara lain:

1. Kriteria subyektif:
a. Berfungsi dengan baik.
b. Nyaman dipakai.
c. Meningkatkan estetik.
d. Meningkatkan status psikis dan mental.

2. Kriteria obyektif:
a. Kerusakan tulang tidak melebihi ? ketinggian vertikal protesa.
b. Keseimbangan oklusal dan dimensi vertikal yang baik.
c. Peradangan gusi bisa dirawat.
d. Kegoyangan implan tidak melebihi 1 mm dalam segala arah.
e. Tidak adanya gejala infeksi atau infeksi.
f. TIdak terjadi kerusakan pada gigi di dekatnya.
g. Tidak terjadi parestesi pada kanalis mandibularis, sinus maksilaris, atau dasar rongga hidung.

Namun, ada kalanya implan gigi yang dipasang tidak sesuai dengan yang diharapkan, dan implan gigi harus dilepas jika ada hal-hal seperti berikut:

1. Rasa sakit yang kronis.
2. Pergerakan implan cukup nyata.
3. Infeksi.
4. Hilangnya tulang pendukung bersifat progresif.
5. Anestesia atau parestesia yang tak tertahankan.
6. Adanya fistula oraoantral atau oronasal.
7. Fraktur (patah) tulang.
8. Gangguan kesehatan atau mental yang nyata.
9. Patahnya implan bersifat ireversibel.
10. Kerusakan gigi di dekatnya yang bersifat ireversibel.
11. Adanya masalah yang berkaitan dengan kosmetik.

Sedangkan cara untuk memelihara implan gigi adalah dengan menjaga kesehatan rongga mulut anda melalui penyikatan gigi dengan teknik dan frekuensi yang tepat (usahakan jangan ada sisa makanan yang tersisa dan menempel pada implan dan gigi-gigi anda), menggunakan obat kumur klorheksidin sebagai antibakteri, menggunakan benang gigi sebagai pembersih gigi tambahan, tidak melakukan kebiasaan buruk seperti merokok, dan lakukan juga pemeriksaan rutin ke Dokter Gigi yaitu 3-4 kali setahun untuk dilakukan pembersihan plak atau karang gigi.

Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut terhadap Dokter Gigi yang memang bersertifikasi untuk melakukan pemasangan implan gigi. Tanyakan segala sesuatu-nya yang anda rasa kurang jelas.

TAHAPAN PEMASANGAN IMPLANT GIGI

Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)

GALLERY 1

Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)
KASKUS Ads
COME N FREE CHECK UP FOR KASKUS MEMBER...


Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)

Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)

Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)




FOR MORE INFO
0818530877
image-url-apps
Keren gan.. Tapi emang lebih baik dicegah biar giginya gak usah dicabut yah..emoticon-Big Grin
gigi yang ditanam mahal juga tuh gan satu gigi denger2 10 juta gan emoticon-Big Grin

katanya di jepang sudah ditemukan penemuan regenerasi gigi jadi tidak usah diganti gigi palsu lagi apakah kabar itu benar atau cuman hoax doang gan ?
tapi harganya mahal banget gan kalau pengen ditanam giginya emoticon-Sorry
Quote:


Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)
Quote:


Stem Cell Dalam Kedokteran Gigi Masih terus Dikembangkan
15 Mei 2012 - 06:55

          Teknologi stem cell memang merupakan suatu teknologi terbaru dibidang kedokteran yang diharapkan mampu meregenerasi jaringan tubuh atau organ tubuh yang mengalami kerusakan.
          Stem cell adalah jenis sel yang mempunyai sifat khusus yang sangat berbeda dengan sel lainnya. Stem cell mampu melakukan replikasi diri dan mampu berubah menjadi jenis sel lainnya. Nah, sifat yang kedua inilah yang tidak dimiliki oleh jenis sel lainnya.
          Timbul pertanyaan, dimanakah stem cell ini dapat ditemukan? Stem cell bisa didapatkan dari dalam tubuh kita sendiri. Stem cell dapat diisolasi dari sumsum tulang, darah, hati, kulit, gigi dan lain-lainnya. Teknologi stem cell memang sudah banyak dimanfaatkan di bidang kedokteran, misalnya untuk mengatasi patah tulang,luka bakar, penyakit kelainan darah, diabetes dan lain-lainnya.
          Dibidang kedokteran gigi, stem cell juga sebenarnya juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kelainan yang ada pada gigi dan mulut. Stem cell dapat diisolasi dari jaringan pulpa baik pulpa gigi dewasa maupun gigi susu, dan dapat juga dari jaringan penyangga gigi. Teknologi stem cell dapat dimanfaatkan untuk meregenerasi dentin dan pulpa gigi, meregenerasi jaringan penyangga gigi dan juga untuk meregenerasi tulang rahang yang rusak, bahkan menurut beberapa ilmuwan, dikatakan bahwa teknik stem cell nantinya akan bisa meregenerasi seluruh gigi.
         Di Indonesia sendiri pemanfaatan stem cell dibidang kedokteran gigi masih terbatas pada penelitian dan belum sampai pada tahapan uji klinis pada manusia. Masih dibutuhkan beberapa tahun lagi sehingga teknik stem cell dapat diaplikasikan pada penderita yang mengalami kelainan pada gigi dan mulutnya. Jadi dapat disimpulkan bahwa teknik stem cell merupakan teknik yang sangat menjanjikan dibidang kedokteran gigi.
Quote:


emoticon-Toast
Quote:


kayaknya hoax gan
wah kalo mahal pikir2 juga nih
Quote:


bukan hoax gan tetap teknologi stem cell di gigi sudah mulai dikembangkan emoticon-Kiss (S)
Quote:


lebih baik menjaga daripada mengobati emoticon-Kiss (S)

Gigi Palsu Support Implant

Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)
Quote:


semoga saja stem cell dapat disempurnakan emoticon-Smilie
Quote:


emoticon-Kiss
emoticon-Kissemoticon-Kiss
emoticon-Kissemoticon-Kissemoticon-Kiss
emoticon-Kissemoticon-Kissemoticon-Kissemoticon-Kiss
emoticon-Kissemoticon-Kissemoticon-Kiss
emoticon-Kissemoticon-Kiss
emoticon-Kiss

D3N74L

Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)


Penggunaan dental implant (implan gigi) saat ini sudah semakin meluas, dan telah menjadi salah satu alternatif terbaik dari berbagai macam gigi tiruan. Prinsip dari implan gigi serupa dengan gigi tiruan jenis lain yaitu memperbaiki fungsi pengunyahan. Bedanya, gigi tiruan jenis lain umumnya hanya menggantikan mahkota gigi, sedangkan implan terdiri dari dua bagian yaitu intrastruktur yang tertanam dalam tulang dan berfungsi untuk menggantikan akar gigi dan suprastruktur yang fungsinya menggantikan mahkota gigi.

Sebagai ilustrasi, implan gigi ini dapat dikatakan seperti sekrup yang dipasang di dalam tulang, kemudian bagian atasnya dipasangkan mahkota tiruan. Oleh karena itu implan gigi dapat digunakan untuk menggantikan satu atau lebih gigi. Sekrup tersebut berfungsi untuk menggantikan akar gigi yang menerima beban kunyah dan meneruskannya ke tulang rahang, dan sekaligus mempertahankan ketinggian tulang rahang karena rahang tak bergigi lama kelamaan akan menyusut.

Beberapa tahun lalu, implan gigi masih menjadi suatu perawatan yang terkesan eksklusif dan hanya dapat dijangkau oleh kalangan atas karena biayanya yang sangat tinggi. Dokter gigi yang mampu melakukan perawatan ini pun relatif masih sedikit dan umumnya adalah dokter gigi yang memperdalam ilmunya di luar negeri.

Namun belakangan ini, permintaan masyarakat akan perawatan implan gigi sudah mulai meningkat, demikian juga dokter gigi yang mumpuni untuk melakukan perawatan ini pun semakin banyak. Meski demikian, tidak berarti pembuatan implan gigi sesuai untuk semua pasien. Ada syarat-syarat dan kondisi tertentu yang harus dipenuhi supaya perawatan ini membuahkan keberhasilan.

Indikasi Pemasangan Implan Gigi
Kesehatan mulut dan tubuh pasien baik
Pasien yang kehilangan satu atau seluruh gigi dan ingin digantikan dengan gigi tiruan, namun sulit untuk memakai gigi tiruan lepasan.
Pasien yang kehilangan satu gigi dan indikasi untuk gigi tiruan jembatan, namun menolak untuk diasah giginya.
Pasien memiliki koordinasi otot yang lemah sehingga stabilitas dan retensi gigi tiruan lepasan sulit dicapai.
Kondisi tulang rahang baik dan bebas dari penyakit periodontal, dengan ketinggian tulang rahang mencukupi sehingga material implan gigi dapat ditanam ke dalam tulang.

Kondisi seperti apa yang tidak memungkinkan untuk pemasangan implan gigi?
Kontraindikasi pemasangan implan gigi dapat dipandang dari aspek umum medis dan aspek lokal.

Kontraindikasi dari aspek umum medis di antaranya:

Pasien menderita penyakit sistemik yang sangat serius dan beresiko sangat tinggi, seperti rheumatoid arthritis atau osteogenik imperfekta, atau pasien HIV dan pasien yang sedang dalam pengobatan yang menggunakan obat-obatan penekan sistem imun
Pasien menderita penyakit sistemik yang beresiko tinggi seperti diabetes mellitus, penyakit kelainan darah, dan sedang menjalani terapi radiasi untuk perawatan kanker

Kontraindikasi dari aspek lokal di antaranya :

Pasien tidak kooperatif dalam hal penjagaan oral hygiene
Pasien adalah perokok atau peminum berat yang dapat mempengaruhi kesuksesan implan jangka panjang
Terdapat sisa akar atau infeksi pada daerah yang akan dipasangkan implan gigi
Pasien menderita xerostomia (mulut kering) yang cukup berat
Pasien memiliki kebiasaan buruk seperti bruxism (mengerat gigi di malam hari)

Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)
Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)


FROM


Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Dental Implant (GIGI TANAM)


Call or SMS
0818530877
081 233 44 33 50

Dental office:
Jl. Bromo No. 70 Malang Jawa Timur
Indonesia
×