۩۞۩ [Penggalangan Dana] Donasi Untuk Mbah Kisem - Banyumas ۩۞۩
TS
itongnet
۩۞۩ [Penggalangan Dana] Donasi Untuk Mbah Kisem - Banyumas ۩۞۩
Spoiler for kami dari:
[/CENTER]
[/QUOTE]
Quote:
Berawal dari thread di The Lounge.
Agan : reno1986
Spoiler for awal kisah:
Quote:
Original Posted By reno1986►Sungguh miris gan kisah seorang nenek tua renta dengan kesehariannya mengurus 2 anaknya yang punya keterbelakanngan mental dan cacat. Ane barusan baca di detik news ini beritanya
Quote:
Purwokerto - Sandikarya (70) dan Kisem (60) seharusnya bisa menikmati masa tua dengan tenang. Tapi, mereka justru harus banting tulang menghidupi kedua anaknya Kirwan (45) yang menderita lumpuh dan Watini (28) yang mengalami down syndrome.
Kini duka Kisem bertambah. Suaminya Sandikarya yang sudah beberapa bulan ini terbaring sakit karena jatuh dari pohon meninggal dunia. Warga Grumbul Tambak Baya, RT 1/14 Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, Jawa Tengah ini kini amat sangat membutuhkan bantuan.
"Ya jual tape ke pasar, setiap harinya dapat Rp 20 ribu, tapi sejak bapak sakit tidak ada lagi yang membuat tape," kata Kisem kepada detikcom Sabtu (1/6/2013) dengan tubuh gemetar akibat dimakan usia.
Suaminya meninggal pada Jumat (31/5) sore. Kisem tak tahu lagi harus bagaimana menghidupi dua anaknya. Ketika suaminya sakit, belas kasihan tetangga membuatnya tetap hidup. Usianya sudah renta, Kisem berharap ada tangan Tuhan yang datang membantu.
Suaminya Sandikarya jatuh sakit setelah terjatuh dari pohon usai memetik daun pete cina guna tambahan sayur yang ala kadarnya. Ya, selama ini mereka makan amat sangat seadanya.
Hanya uluran tangan para tetangga yang masih rela membantu mereka. Pohon singkong dipekarangan mereka pun tidak lagi dapat digarap untuk membuat tape.
"Saya utang sana sini, kadang untuk makan juga saya mesti utang dan saya bayar saat dapat uang dari hasil jual tape," jelas Kisem yang sempat membawa suaminya ke Rumah Sakit Banyumas menggunakan layanan kartu Jamkesmas.
Kedua anak mereka tidak dapat berbuat apa-apa, bahkan Watini mungkin tidak mengerti apa yang terjadi terhadap ayahnya tersebut. Watini yang mengalami cacat fisik dan keterbelakangan mental sejak lahir tersebut hanya bisa terbaring di sebuah kamar berdinding kayu dan anyaman bamboo diatas ranjang tanpa kasur, bahkan untuk makan, minum hingga keperluan kamar mandi dilakukannya di kamar tersebut.
"Sehari-hari cuma meringkuk saja di kamar, kalau makan, minum hingga mandi saya yang melakukan, bahkan kadang buang air ya dilakukan di situ," ujar Kisem sambil menahan tetesan air matanya.
Sementara Kirwan hanya bisa terbaring di kamar tidurnya selama tujuh tahun akibat terjatuh dan tertimpa reruntuhan bangunan saat menjadi kuli bangunan di Jakarta dan mengenai tulang ekornya. Setelah kejadian itu, Kirwan tidak dapat lagi berjalan, kedua kakinya pun makin kecil karena tidak lagi bisa digerakkan, semantara sang istri pergi meninggalkannya akibat tidak sanggup lagi melihat kondisi Kirwan.
"Dulu bapak yang ngurus saya, semuanya bapak yang ngurus, tapi sekarang bapak kena musibah, jadi kadang ibu yang bantu, sedangkan istri saya sudah pergi dan tidak pernah nengok saya lagi sejak tiga tahun lalu," ungkap Kirwan sambil menceritakan kronologis saat dirinya terjatuh saat bekerja.
Semoga ada yang membantu agan-agan sekalian. dan ingat kita masih bersyukurkarena masih banyak orang lain yang tidak lebih beruntung dari kita. semoga menjadikan kita instropeksi dan mensyukuri apa yang kita punya
Quote:
Minggu, 2/6/2013. kami cek ke sana, di sambut sama kerabat Mbah Kisem. Berita di atas benar ada. di satu rumah terdapat 4 orang, Mbah Kisem dan 2 anaknya ( 1 perempuan (maap) lumpuh dari lahir yang satu lumpuh karena kecelakaan kerja sudah 6 tahun terbaring di kamar) dan satu cucunya.
Suami mbah kisem meninggal 31/5 kemaren setelah terjatuh dari pohon krambilan ( seperti yang di beritakan detik)
Nama: Kisem
Usia: 60 tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Alamat: Grumbul Tambak Baya, RT 1/14 Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, Jawa Tengah
Quote:
Mbah Kisem ( 60 ) diumur yang sudah tua mbah kisem tetap harus banting tulang untuk menghidupi keluarga beserta kedua anaknya Kirwan ( 45 ) dan watini ( 28 ).. suami nya sudah meninggal beberapa bulan yang lalu akibat jatuh dari pohon... anak nya kirwan yang tadi nya bekerja di bangunan sekarang sudah tidak dapat bekerja lagi karena kecelakan kerja yang menyebabkan dia lumpuh, watini sendiri yang berusia 28 tahun mengidap penyakit down syndrome.. sebelum nya sehari" mbah kisem bekerja sebagai pedagang tape dipasar.. tapi semenjak suami mbah kisem meninggal tidak ada lagi yang membuat tape dan untuk hidup mbah kisem mengandalkan bantuan dari keluarga serta tetangga...
Quote:
Dengan ini bagi rekan" yang berbaik hati mau membantu meringankan beban mbah kisem / memberikan donasi bisa melalui
Quote:
Closed
Quote:
Bagi Para Donator yang Telah Memberikan Donasi bisa melakukan transfer ke rekening yang tertera diatas dan setelah itu konfirmasi di Thread Indukatau melalui private message dengan format :
[QUOTE]Nama Lengkap :
ID Kaskus : ( apabila Ada )
Transfer Ke rekening : ( BCA atau BNI )
Jumlah :
bagi yang namanya tidak ingin di cantumkan atau di publikasikan silahkan konfirmasi bersamaan dengan private message yang dikirim.
Berapapun dana yang agan sumbangkan sangat berarti untuk kesembuhan dan meringankan beban keluarga
Akhir kata kami mengucapkan banyak terima kasih bagi teman2 kaskuser semua atas partisipasinya yang telah berkenan menyisihkan sebagian uang dan doa nya untuk meringankan beban mbah kisem dan keluarga