CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Soekarno Perintahkan Uni Soviet Untuk Cari Makam Imam Bukhari
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51756e4b7c1243466e000005/soekarno-perintahkan-uni-soviet-untuk-cari-makam-imam-bukhari

Soekarno Perintahkan Uni Soviet Untuk Cari Makam Imam Bukhari

Cerita soal Presiden Soekarno tak ada habisnya. Banyak sumber yang mengatakan, Soekarno-lah yang menemukan makam perawi hadis terkenal, Imam Bukhari.

Soekarno Perintahkan Uni Soviet Untuk Cari Makam Imam Bukhari

Jumat (25/11), tim ekspedisi tengah melintas Kota Samarkand, Uzbekistan, dalam perjalanan menuju Turkmenistan. Langit sudah gelap. Kompleks makam Imam Bukhari yang megah terlihat laksana istana raja. Penerangan di sana seadanya karena sudah tidak ada lagi peziarah yang berkunjung. Imam Bukhari ialah seorang pengumpul hadis sahih Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam. Makamnya terletak di Samarkand, Uzbekistan.

Tim Fastr*n Europe-Asia M*tro TV Expedition 2011 mendapat kesempatan langka berziarah ke sana, bahkan langsung masuk ke ruang bawah tanah tempat jenazah Imam Bukhari bersemayam. Padahal biasanya para peziarah yang berasal dari berbagai suku bangsa hanya boleh masuk sampai ruang atas kompleks pemakaman. Kompleks serta-merta menjadi terang benderang kala perwakilan ekspedisi menemui pengelola makam dan mengungkapkan bahwa rombongan berasal dari Indonesia dan ingin berziarah.

Tak lama kemudian, Rahmatullo Sultonov, juru kunci makam yang berjilbab hitam, keluar dari bangunan dan langsung mengarah ke ruang bawah tanah makam Imam Bukhari. Anggota ekspedisi diminta melepaskan sepatu sebelum masuk ruangan yang beralaskan karpet warna hijau tersebut. Ruangan berdinding batu bata itu mampu menampung sekitar 10 orang, dilengkapi bangku untuk para peziarah. Makam ada di tengah ruang, berselimutkan kain hitam, bertulisan Arab warna kuning.

Soekarno Perintahkan Uni Soviet Untuk Cari Makam Imam Bukhari

Nuansa begitu khidmat saat berada di sana. Setelah mengajak anggota tim ekspedisi untuk membaca beberapa surah pendek Alquran, Rahmatullo berkisah, kompleks permakaman Imam Bukhari tidak mungkin seindah dan semegah itu tanpa peran Soekarno, presiden pertama Republik Indonesia.

Ketika Uzbekistan masih termasuk Uni Soviet, Soekarno dalam sebuah kunjungan kenegaraan ke Uni Soviet pada 1959 pernah meminta petinggi Partai Komunis untuk mencarikan makam orang suci Islam yang sangat terkenal bernama Imam Bukhari.

Setelah tiga hari pencarian, makam Imam Bukhari ditemukan. Soekarno naik kereta dari Moskow ke Samarkand, tempat Bukhari meninggal dunia dan jenazahnya dimakamkan sekitar tahun 870.

“Beliau tiba pada malam hari dan langsung membaca Alquran sampai pagi hari, tidak tidur,” lanjut Rahmatullo seperti diterjemahkan Temur Mirzaev, rekanan Kedutaan Besar Republik Indonesia sekaligus dosen bahasa Indonesia di Institute of Oriental Studies, Tashkent.

Saat ditemukan, makam dalam kondisi tidak terurus. Soekarno meminta pemerintah Uni Soviet agar segera memperbaikinya. Ia bahkan sempat menawarkan agar makam dipindahkan ke Indonesia apabila Uni Soviet tidak mampu merawat dan menjaga makam tersebut. Emas seberat makam Imam Bukhari akan diberikan sebagai gantinya.

“Bangsa Indonesia sangat berjasa bagi keberlangsungan makam Imam Bukhari. Sebenarnya makam sudah tutup untuk pengunjung karena hari sudah malam. Tapi, karena orang Indonesia yang datang, makanya dibukakan,” tutur Temur.

Soekarno Perintahkan Uni Soviet Untuk Cari Makam Imam Bukhari

Bung Karno Mencari Makam Imam Bukhori
Di Tashkent tidak ada jalan bernama Bung Karno. Tapi bukan berarti rakyat Uzbekistan ini tidak mengenal presiden pertama Republik Indonesia itu. Tidak banyak yang tahu kalau Bung Karno adalah penemu makam Imam Al Bukhari, seorang perawi hadist Nabi Muhammad SAW.

Begini ceritanya. Tahun 1961 pemimpin tertinggi Partai Komunis Uni Soviet sekaligus penguasa tertinggi Uni Soviet, Nikita Sergeyevich Khrushchev mengundang Bung Karno ke Moskow. Kayaknya Khrushchev hendak menunjukkan pada Amerika bahwa Indonesia berdiri di belakang Uni Soviet.

Karena bukan orang lugu, Bung Karno tidak mau begitu saja datang ke Moskow. Bung Karno tahu, kalau Indonesia terjebak, yang paling rugi dan menderita adalah rakyat. Bung Karno tidak mau membawa Indonesia ke dalam situasi yang tidak menguntungkan. Bung Karno juga tidak mau Indonesia dipermainkan oleh negara mana pun. Bung Karno mengajukan syarat. Kira-kira begini kata Bung Karno, “Saya mau datang ke Moskow dengan satu syarat mutlak yang harus dipenuhi. Tidak boleh tidak.”

Khrushchev balik bertanya, “Apa syarat yang Paduka Presiden ajukan?”

Bung Karno menjawab, “Temukan makam Imam Al Bukhari. Saya sangat ingin menziarahinya.”

Jelas saja Khrushchev terheran-heran. Siapa lagi ini Imam Al Bukhari. Dasar orang Indonesia, ada-ada saja. Mungkin begitu sungutnya dalam hati. Tidak mau membuang waktu, Khrushchev segera memerintahkan pasukan elitnya untuk menemukan makam dimaksud. Entah berapa lama waktu yang dihabiskan anak buah Khrushchev untuk menemukan makam itu, yang jelas hasilnya nihil.

Khrushchev kembali menghubungi Bung Karno, “Maaf Paduka Presiden, kami tidak berhasil menemukan makam orang yang Paduka cari. Apa Anda berkenan mengganti syarat Anda?”

Bung Karno tersenyum sinis. “Kalau tidak ditemukan, ya udah, saya lebih baik tidak usah datang ke negara Anda.”

Kalimat singkat Bung Karno ini membuat kuping Khrushchev panas memerah. Khrushchev balik kanan, memerintahkan orang-orang nomor satunya langsung menangani masalah ini.

Nah, akhirnya setelah bolak balik sana sini, serta mengumpulkan informasi dari orang-orang tua Muslim di sekitar Samarkand, anak buah Khrushchev menemukan makam Imam kelahiran Bukhara tahun 810 Masehi itu. Makamnya dalam kondisi rusak tak terawat. Imam Al Bukhari yang memiliki pengaruh besar bagi umat Islam di Indonesia itu dimakamkan di Samarkand tahun 870 M.

Presiden Soekarno meminta pemerintah Uni Soviet agar segera memperbaikinya. Ia bahkan sempat menawarkan agar makam dipindahkan ke Indonesia apabila Uni Soviet tidak mampu merawat dan menjaga makam tersebut. Emas seberat makam Imam Bukhari akan diberikan sebagai gantinya.

Khrushchev memerintahkan agar makam itu dibersihkan dan dipugar secantik mungkin. Selesai renovasi, Khrushchev menghubungi Bung Karno kembali. Intinya, misi pencarian makam Imam Al Bukhari berhasil.

Sambil tersenyum Bung Karno mengatakan, “Baik, saya datang ke negara Anda.”

Setelah dari Moskow, tanggal 12 Juni 1961 Bung Karno tiba di Samarkand. Sehari sebelumnya puluhan ribu orang menyambut kehadiran Pemimpin Besar Revolusi Indonesia ini di Kota Tashkent. (Habib Ahmad bin Faqih Ba'Syaiban)

Quote:


Agan onazza memiliki informasi seputar penemuan makam Imam Bukhari ini, "Tapi salah satu media rusia menulis, bahwa sebenarnya ini adalah permintaan dari ibunya Soekarno untuk mengunjungi makan Imam Al Bukhari. jadi beliau melaksanakan permintaan ibunya sambil memerintah orang rusia." Selengkapnya bisa cek disini.

Sedangkan Agan barjib.com memberikan keterangan bahwa ada Waliyullah (tinggal didaerah Klingkit, Pancoran Jakarta), yang memberitahu kepada Bung Karno mengenai keberadaan makam Imam Bukhari. Selengkapnya cek disini.

Quote:
Diubah oleh Demonian
Halaman 1 dari 92

Update

Soekarno Perintahkan Uni Soviet Untuk Cari Makam Imam Bukhari
Sudah nembus 61ribu views emoticon-Matabelo

emoticon-Sundul Upemoticon-Kaskus Banget


Quote:

Quote:

UpdatedGreat Comments from Kaskuser (Part. 1)
Spoiler for komen-komen:



Sekedar share ya Gan emoticon-Angkat Beerno Soekarno Perintahkan Uni Soviet Untuk Cari Makam Imam Bukhari just Soekarno Perintahkan Uni Soviet Untuk Cari Makam Imam Bukhari only emoticon-Wink
Diubah oleh Demonian
gagal pertamax emoticon-Big Grin gpp lah pejwan emoticon-Smilie blom ijo gan abu gosok gpp ye emoticon-Smilie nice share gan emoticon-Smilie
Diubah oleh mahesa2k11
iya gan presiden kita disegani banget, sampe sampe makannya pengen di gotong ke Indonesia kalo ga di rawat, coba presiden kita yang sekarang emoticon-Najis (S)
ane jd makin salut aja sm bung karno... emoticon-thumbsup
Baru tau ane gan... sayang 5thn setelahx Beliau digusur ma Alm. Soeharto
mantap gan infonya ,ane br tau setelah baca trit ente
Nice Info gan.. tapi yang jadi pertanyaan ane, masa bung karno dipanggil paduka sama pemimpin soviet.. masih ga masuk akal menurut ane emoticon-Bingung
yang bener gan masa sih bkn hoax kn..
emang gila alias mantap dah presiden kita yang numero uno kelas wahit ini..
Disegani di duuniaa...!
Quote:


Soekarno Perintahkan Uni Soviet Untuk Cari Makam Imam Bukhari

thanks gan, 'ijo' pertama sejak awal 2012 emoticon-Big Grin
emoticon-Angkat Beer
Itu baru presiden,tegas! Negara lain juga segen..ga kyk presiden yg skrg emoticon-Najis
trit ente menambah pengetahuan ane, makasih buat infonya gan
wah gila bener presiden kite ,ini gak hoax kan gan ?
Subhanallah....Indonesia masih OK.
bung karno emang keren deh ganemoticon-Malu (S)
Quote:


terlihat jelas bukan, Bung Karno sangat menghargai sejarah?! emoticon-Angkat Beer

Quote:


gak tau itu gan, pada sumber artikelnya memang begitu emoticon-Embarrassment

Quote:


bukan kayaknya gan emoticon-Angkat Beer

Quote:


sama-sama gan emoticon-Angkat Beer
Ini baru trit mutu nih
Izin bukmak ts
subhanallah
baru tau gue berita ini. kalo kagak di temuin mungkin dah hilang di telan bumi
asal jangan di salah gunakan aja jadi hal2 berbau mistik
ane emg salut sama bung karno gan emoticon-2 Jempol

pinter bgt beliau, biar ga disangka berpihak sama Uni Soviet, beliau pake 'modus' buat ziarah (mksdnya biar Amerika ga curiga emoticon-Big Grin) keren dah presiden 1 ini emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 92


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di