alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50f790e9e774b4f93f00000c/perbandingan-led-cree-luminus-seoul-semiconductor-dan-nichia
░░▒▓▀▄▀▄▀▄▀ Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia ▀▄▀▄▀▄▀▓▒
Thread ini dibuat untuk menjadi referensi dari LED-LED yang umum digunakan di flashlight, sampai saat ini:
1. Cree 2006 - 2011: XR-E, XP-E, XP-G, XM-L, MC-E,
2. Cree 2012 - sekarang: XT-E, XP-E2, XP-G2, XM-L2, MT-G2
3. Nichia: Nichia 219,
4. Seoul Semiconductor SSC-P4, SSC-P7
5. Luminus SST-50, SST-90
6. Philips Lumileds - Luxeon
7. ...

Juga untuk mendiskusikan/mengenali LED emitter pada senter.
Thread akan di-update jika ada yang baru, buat agan-agan yang ingin menambahkan selain LED di atas silakan post disini
Atau kalau ada kesalahan ketik, tolong dikoreksi emoticon-Malu (S)
Sumber:
http://budgetlightforum.com/node/16664
http://flashlightwiki.com/Cree
http://flashlightwiki.com/Nichia
http://flashlightwiki.com/Seoul_Semiconductor
http://flashlightwiki.com/Luminus
http://flashlightwiki.com/Philips_Lumileds

Quote:Original Posted By 2pic
bisa buat tambahan info gan:
http://ledcalc.fonarevka.ru/


Cree

Cree adalah perusahaan LED berbasis di Durham, California Utara, Amerika. Mereka memproduksi sejumlah besar high power LED yang sangat populer digunakan di flashlight. Mereka tidak membuat senter, walaupun beberapa perusahaan menempelkan tulisan “Cree Flashlight”. Ini memaksudkan LED di dalam senter tersebut.
Cree memberikan kode individu pada setiap jenis LEDnya berdasarkan total flux, biasanya diukur pada 350mA. Misalnya, P4, Q2, Q3, Q4, Q5, R2, R3, R4, R5 dengan perbedaan sekitar 5% flux untuk setiap kode. Jika P4 = 80 lumens, maka Q5 = 107 lumens, dan R5 = 137 lumens.

1. XR-E
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Pertama kali diperkenalkan pada musim gugur tahun 2006, XR-E adalah salah satu LED tertua yang dibuat oleh Cree. XR-E secara luas digunakan dalam sejumlah senter yang berbeda. Cree XR-E mudah dikenali dengan cincin metal di sekeliling lensa LED, dengan substrate persegi panjang, 7mm x 9 mm (karena itu XR-E sering disebut 7090 XR-E). Walaupun mempunyai substrate raksasa, XR-E menggunakan die yang kecil. Ada 2 ukuran die, EZ1000 yang pertama dengan ukuran 1mm x 1mm dan EZ900 dengan 0.9mm x 0.9mm. Karena ukurannya yang lebih kecil, EZ900 menghasilkan 23% lebih intensitas dan throw dibandingkan EZ1000.

XR-E mempunyai 10 tingkat kecerahan: N3, N4, P2, P3, P4, Q2, Q3, Q4, Q5, dan R2
Bin 350 ma
N3 56.8
N4 62
P2 67.2
P3 73.9
P4 80.6
Q2 87.4
Q3 93.9
Q4 100
Q5 107
R2 114
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil.

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Catatan: Grafik ini diukur ketika suhu di LED junction adalah 25 derajat Celcius. Ketika digunakan dalam senter akan berada pada suhu yang lebih tinggi sehingga data ini hanya perkiraan.

XR-E membutuhkan sekitar 2.3V hingga 3.7V, rata-rata 3.3V.
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Terlihat bahwa XR-E bisa menggunakan hingga 2.1A sebelum mulai meredup.

Keterangan lebih lanjut ada disini:
[url]http://www.cree.com/~/media/Files/Cree/LED%20Components%20and%20Modules/XLamp/Data%20and%20Binning/XLamp7090XRE.pdf[/url]

2. XP-E
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Pertama kali diperkenalkan pada musim gugur tahun 2008, dengan ukuran substrate 3.45mm x 3.45mm dan memiliki die berukuran 1mm x 1mm. Ciri khasnya mempunyai grid dengan 3 strip.
XP-E mempunyai 8 tingkat kecerahan: P4, Q2, Q3, Q4, Q5, R2, R3, dan R4.

Bin 350mA 700mA 1000mA
P4 80.6-87.4 137-149 177-192
Q2 87.4-93.9 149-160 192-207
Q3 93.9-100 160-170 207-220
Q4 100-107 170-182 220-233
Q5 107-114 182-194 233-251
R2 114-122 194-207 251-268
R3 122-130 207-221 268-286
R4 130-139 221-236 286-306
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil.

XP-E biasa digunakan untuk senter kecil, yang tidak membutuhkan arus dalam jumlah besar. Sangat cocok digunakan untuk senter dengan boost driver.
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Catatan: Grafik ini diukur ketika suhu di LED junction adalah 25 derajat Celcius. Ketika digunakan dalam senter akan berada pada suhu yang lebih tinggi sehingga data ini hanya perkiraan. Garis hijau khusus untuk XP-E warna hijau, bisa diabaikan.
XP-E membutuhkan sekitar 3-3.5V.
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Catatan: ini untuk XP-E hijau, karena tidak ditemukan data mengenai XP-E putih
Keterangan lebih lanjut ada disini:

[url]http://www.cree.com/~/media/Files/Cree/LED%20Components%20and%20Modules/XLamp/Data%20and%20Binning/XLampXPE.pdf[/url]

3. XP-G
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Pertama kali diperkenalkan pada September 2009, dengan ukuran substrate 3.45mm x 3.45mm dan memiliki die berukuran 1.4mm x 1.4mm. Ciri khasnya mempunyai grid dengan 4 strip.

XP-G mempunyai 7 tingkat kecerahan: R2, R3, R4, R5, S2, S3, dan S4
Bin 350mA 700ma 1000mA 1500mA
R2 114-122 213-228 285-305 380-406
R3 122-130 228-243 305-325 406-433
R4 130-139 243-260 325-348 433-463
R5 139-148 260-277 348-370 463-493
S2 148-156 277-292 370-390 493-520
S3 156-164 292-307 390-410 520-547
S4 164-172 307-322 410-430 547-573
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil.

XP-G bisa di-drive hingga 1.5A, tetapi arus besar memerlukan heatsink yang besar juga tentunya.
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Catatan: Grafik ini diukur ketika suhu di LED junction adalah 25 derajat Celcius. Ketika digunakan dalam senter akan berada pada suhu yang lebih tinggi sehingga data ini hanya perkiraan.

XP-G bisa menyala pada tegangan 2.5V (moonlight) tetapi pada umumnya digunakan pada 3-3.5V.
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Melihat data di atas, XP-G bisa semakin terang hingga 450 lumens pada arus 2A, dibayar dengan hilangnya efisiensi dan berubah menjadi warm white.

Keterangan lebih lanjut ada disini:

[url]http://www.cree.com/led-components-and-modules/products/xlamp/discrete-directional/~/media/Files/Cree/LED%20Components%20and%20Modules/XLamp/Data%20and%20Binning/XLampXPG.pdf[/url]

4. XM-L
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Pertama kali diperkenalkan pada Desember 2010, dengan ukuran substrate 5mm x 5mm dan memiliki die berukuran 2mm x 2mm. Ciri khasnya mempunyai grid dengan 6 strip.

XM-L mempunyai 7 tingkat kecerahan: T2, T3, T4, T5, T6, U2, dan U3
Bin 700mA 1000mA 1500mA 3000mA
T2 200-220 275-303 390-429 650-715
T3 220-240 303-330 429-468 715-780
T4 240-260 330-358 468-507 780-845
T5 260-280 358-385 507-546 845-910
T6 280-300 385-413 546-585 910-975
U2 300-320 413-440 585-624 975-1040
U3 320-340 440-468 624-663 1040-1105
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil.

XM-L biasanya digunakan untuk senter dengan baterai Lithium karena membutuhkan arus dalam jumlah besar. Sangat populer dikalangan senter dengan high output.
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Catatan: Grafik ini diukur ketika suhu di LED junction adalah 25 derajat Celcius. Ketika digunakan dalam senter akan berada pada suhu yang lebih tinggi sehingga data ini hanya perkiraan.

XM-L dapat beroperasi pada tegangan 2.5V hingga 3.4V.
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

XM-L bisa mencapai 1000 lumens pada 4.4A, dengan pengorbanan efisiensi dan panas yang luar biasa besar. (Peningkatan sekitar 12.5% lumens dibayar dengan konsumsi arus meningkat 1500mA emoticon-Hammer (S) - akan mengurangi runtime lebih dari 60% (tergantung kapasitas baterai)) Itu sebabnya, edisi 4.4A dari driver XM-L biasanya hanya digunakan di kalangan enthusiast/modifier. Sedangkan pabrikan yang mengejar efisiensi biasanya menggunakan max 3A.

Keterangan lebih lanjut ada disini:
[url]http://www.cree.com/~/media/Files/Cree/LED%20Components%20and%20Modules/XLamp/Data%20and%20Binning/XLampXML.pdf[/url]

5. MC-E
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Adalah SSC-P7 versi Cree, menggunakan 4 x (1mm x 1mm) die. Tidak seperti P7, yang dapat di-control secara individu, contohnya 4S, 2S2P, atau 4P. Selain itu, tersedia varian dengan Red, Green, Blue, White die.

Memiliki 6 tingkat kecerahan, yaitu: H, J, K, M, N, dan P
Bin 1400mA 2800mA
H 280-320 490-560
J 320-370 560-648
K 370-430 648-753
M 430-490 753-858
N 490-550 858-962
P 550-620 962-1085
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil. Diasumsikan ke-4 die dirangkai secara paralel, setiap die mendapat 350mA dan 700mA.


Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Catatan: Grafik ini diukur ketika suhu di LED junction adalah 25 derajat Celcius. Ketika digunakan dalam senter akan berada pada suhu yang lebih tinggi sehingga data ini hanya perkiraan.

Tegangan MC-E putih sekitar 3.2-3.5V
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Diasumsikan MC-E dirangkai secara paralel
MC-E mencapai nilai maksimum pada 5A.

Keterangan lebih lanjut:

[url]http://www.cree.com/~/media/Files/Cree/LED%20Components%20and%20Modules/XLamp/Data%20and%20Binning/XLampMCE.pdf[/url]

Cree 2012 - sekarang

XT-E
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Pertama kali diperkenalkan di Februari 2012, XT-E mempunyai ukuran chip yang sama dengan seri XP namun mempunyai viewing angle yang lebih lebar (flood). Ciri khasnya adalah tanda X di permukaan LED ini.
XT-E diperkenalkan sebagai low-cost LED dengan tingkat efisiensi hingga 148 lumens per watt (di 350 mA)

Memiliki 9 tingkat kecerahan, yaitu: Q5, R2, R3, R4, R5, S2
Bin 350mA 700mA 1000mA 1500mA
Q5 122-130 217-231 280-299 369-404
R2 130-139 231-247 299-320 404-421
R3 139-148 247-263 320-341 421-448
R4 148-158 263-282 341-365 448-479
R5* 158-169 282-300 365-388 479-510
S2 169-178 282-316 388-409 510-537

Catatan:
EagleTac announced that the XT-E would be an option in its D25 clicky series in April 2012, but XT-E lights were never actually released, supposedly due to beam quality issues.

XP-E2
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Pertama kali diperkenalkan pada September 2012, XP-E2 adalah penerus dari XP-E. Dengan ukuran yang sama (3.45mm x 3.45mm) dengan die berukuran 1mm x 1mm. XP-E2 lebih terang 20% dibanding XP-E. XP-E2 tidak lagi memiliki garis pada die-nya

Memiliki 9 tingkat kecerahan, yaitu P2, P3, P4, Q2, Q3, Q4, Q5, R2, dan R3.
Bin 350mA 700mA 1000mA
P2 78.0-85.7 133-147 171-187
P3 85.7-93.5 147-160 187-204
P4 93.5-101 160-174 204-222
Q2 101-109 174-187 222-238
Q3 109-116 187-198 238-253
Q4 116-124 198-212 253-270
Q5 124-132 212-226 270-289
R2 132-142 226-242 289-309
R3 142-151 242-258 309-329
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil. Data ini diambil dari FlashlightWiki setelah dikali 13% karena LED lebih terang pada suhu 25°C dibanding saat 85°C. (Mulai 2012, semua nilai Cree dicantumkan saat suhu 85°C)

XP-E2 akan digunakan sebagai pengganti XP-E, jadi LED ini akan digunakan pada senter berukuran kecil.

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Grafik ini menunjukkan bahwa XP-E2 digunakan antara 2.8V hingga 3.2V.

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
XP-E2 dapat menangani arus hingga 1.6A sebelum mulai meredup. Namun biasanya senter yang menggunakan XP-E2 akan men-drive-nya dibawah 1A.

Keterangan lebih lanjut:
[url]http://www.cree.com/led-components-and-modules/products/xlamp/discrete-directional/~/media/Files/Cree/LED%20Components%20and%20Modules/XLamp/Data%20and%20Binning/XLampXPE2.pdf[/url]

XP-G2
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Pertama kali diperkenalkan pada Juli 2012, XP-G2 memiliki ukuran yang sama dengan pendahulunya XP-G. (3.45mm x 3.45mm dengan die berukuran 1.4mm x 1.4mm) Perbedaannya dihilangkannya strip yang ada pada XP-G sebelumnya.

Memiliki 6 tingkat kecerahan, yaitu Q4, Q5, R2, R3, R4, dan R5
Bin 350mA 700mA 1000mA 1500mA
Q4 113-121 206-220 275-294 373-399
Q5 121-129 220-235 294-313 399-425
R2 129-138 235-252 313-336 425-454
R3 138-147 252-268 336-357 454-485
R4 147-157 268-287 357-382 485-518
R5 157-170 287-310 382-412 518-558
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil. Data ini diambil dari FlashlightWiki setelah dikali 13% karena LED lebih terang pada suhu 25°C dibanding saat 85°C. (Mulai 2012, semua nilai Cree dicantumkan saat suhu 85°C)

Sebagai penerus XP-G, XP-G2 digunakan di kategori yang sama. Kemungkinan besar senter XP-G akan beralih menggunakan XP-G2.

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Dibandingkan XP-G yang menghasilkan max 450 lumens pada 2A, XP-G2 menghasilkan 525 lumens di arus yang sama.

Keterangan lebih lanjut:
[url]http://www.cree.com/led-components-and-modules/products/xlamp/discrete-directional/~/media/Files/Cree/LED%20Components%20and%20Modules/XLamp/Data%20and%20Binning/XLampXPG2.pdf[/url]

XM-L2
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Diperkenalkan pada Desember 2012, XM-L2 adalah penerus XM-L. Dengan ukuran yang serupa (5mm x 5mm) dengan die berukuran 2mm x 2mm, perbedaannya XM-L2 tidak memiliki garis pada die-nya.

Memiliki 9 tingkat kecerahan, yaitu: S4, S5, S6, T2, T3, T4, T5, T6, dan U2.
Bin 700mA 1000mA 1500mA 3000mA
S4 186-196 256-268 360-377 612-641
S5 196-207 268-284 377-400 641-679
S6 207-227 284-313 400-439 679-746
T2 227-250 313-343 439-483 746-820
T3 250-273 343-375 483-528 820-895
T4 273-296 375-406 528-571 895-970
T5 296-318 406-438 571-615 970-1044
T6 318-341 438-468 615-659 1044-1119
U2 341-364 468-500 659-703 1119-1193
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil. Data ini diambil dari FlashlightWiki setelah dikali 13% karena LED lebih terang pada suhu 25°C dibanding saat 85°C. (Mulai 2012, semua nilai Cree dicantumkan saat suhu 85°C)

Karena masih baru, saat thread ini dibuat, belum ada senter yang menggunakan emitter XM-L2. Namun, dapat ditebak, XM-L2 akan menggantikan XM-L.

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Grafik ini menunjukkan XM-L2 membutuhkan antara 2.7V hingga 3.4V.


Karena XM-L2 masih terlalu baru, belum ada pengujian terhadap outputnya. Tapi kita dapat yakin kalau outputnya lebih tinggi dibanding XM-L yang sekarang. emoticon-Big Grin

Keterangan lebih lanjut ada disini:
[url]http://www.cree.com/~/media/Files/Cree/LED%20Components%20and%20Modules/XLamp/Data%20and%20Binning/XLampXML2.pdf[/url]

MT-G2
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
MT-G2 dirilis pada April 2012 dan hanya digunakan pada custom flashlights. Tidak seperti LED pada umumnya, MT-G2 membutuhkan sekitar 6V. Ini memungkinkannya bekerja pada 6V dan 3A dan tetap menghasilkan lebih dari 2000 lumens. MT-G2 dipasang pada 9.1mm x 9.1mm substrate.

Memiliki 9 tingkat kecerahan: E, F, G, H, J, K, M, N, dan P.
Bin 1100 mA
E 506
F 552
G 598
H 644
J 690
K 748
M 805
N 863
P 920
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil.
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Grafik ini menunjukkan bahwa tegangan yang diperlukan sekitar 5.75V hingga 6.25V.

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Ini menunjukkan bahwa MT-G2 sanggup menangani arus 5A dan masih terus bertambah terang walaupun sudah menembus 2700 lumens emoticon-Matabelo

Keterangan lebih lanjut ada disini:
[url]http://www.cree.com/~/media/Files/Cree/LED%20Components%20and%20Modules/XLamp/Data%20and%20Binning/XLampMTG2.pdf[/url]

Nichia

Nichia adalah perusahaan LED dari Jepang. Led 5mm mereka sangat terkenal, dan digunakan pada banyak flashlight dan headlamp. Mungkin agan juga punya minimal sebuah produk yang menggunakan LED Nichia.

Nichia 219
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Nichia 219 adalah LED yang menjadi populer akhir-akhir ini

Mempunyai 8 tingkat kecerahan: B07, B08, B09, B10, B11, B12, B13, and B14.
Bin 350mA 700mA 1000mA 1500mA
B07 70-80 131-150 175-200 239-273
B08 80-90 150-168 200-225 273-307
B09 90-100 168-187 225-250 307-341
B10 100-110 187-206 250-275 341-375
B11 110-120 206-224 275-300 375-409
B12 120-130 224-243 300-325 409-443
B13 130-140 243-262 325-350 443-477
B14 140-150 262-280 350-375 477-512
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil.

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Catatan: Grafik ini diukur ketika suhu di LED junction adalah 25 derajat Celcius. Ketika digunakan dalam senter akan berada pada suhu yang lebih tinggi sehingga data ini hanya perkiraan.
Nichia 219 mempunyai forward Voltage yang lebih tinggi dibanding LED Cree. Berkisar antara 3V hingga 4V.

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Catatan: Kolom terakhir bertambah 500mA, tetapi hanya menambah 24 lumens, ini disebabkan skala yang tidak standard.

Keterangan lebih lanjut:
http://www.nichia.co.jp/specificatio...L219A-H1-E.pdf

Seoul Semiconductor

Seoul Semiconductor adalah perusahaan LED yang berasal dari Korea

SSC-P4
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

SSC-P4 menggunakan die dari Cree XR-E EZ1000 (menggunakan die berukuran 1mm x 1mm), dan tentu saja memiliki performa yang mirip.

Memiliki 7 tingkat kecerahan:
Bin 350mA 1000mA
S1 54-60 127-141
S2 60-70 141-165
T1 70-80 165-188
T2 80-91 188-214
U1 91-100 214-235
U2* 100-109 235-256
U3 109-119 256-280
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil.

SSC-P7
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

SSC-P7 adalah multi-die LED yang terdiri dari 4 buah LED P4 yang dirangkai secara paralel. SSC-P7 adalah LED pertama yang menembus angka 500 lumens pada tahun 2008.

Memiliki berbagai tingkat kecerahan, namun 5 yang umum adalah:
Bin 1400mA 2800mA
A 251-326 440-570
B 326-400 570-700
C 400-457 700-800
D 457-514 800-900
E 514-629 900-1100
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil.

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
SSC-P7 membutuhkan voltase yang relatif tinggi.

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Catatan: Garis pink adalah nilai sewaktu LED passively cooled sedangkan garis ungu adalah nilai sewaktu LED actively cooled dengan kipas.


Keterangan lebih lanjut ada disini:
http://img-europe.electrocomponents...._BL%5B1%5D.pdf

Luminus

Luminus adalah produsen LED berbasis di Billerica, Massachusetts, Amerika.

SST-50
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Salah satu LED high power pertama di dunia. Karena harganya yang mahal ($20-$30) LED ini jarang digunakan pada senter budget. Mempunyai substrate 7.3mm x 9mm, dengan die berukuran 2.2mm x 2.2mm.
Catatan: Walaupun mempunyai spesifikasi yang mengagumkan, pada kenyataannya LED ini sering mengalami kematian prematur (lebih cepat daripada seharusnya) Acttive cooling dan permukaan heatsink yang luas adalah keharusan untuk SST-50.

Memiliki 5 tingkat kecerahan: G, H, J, K, dan L.
Bin 1750mA 2800mA 5000mA
G 275-350 440-560 743-945
H 350-425 560-680 945-1148
J 425-500 680-800 1148-1350
K 500-600 800-960 1350-1620
L 600-700 960-1120 1620-1890
Catatan: ini diukur langsung dari LED emitter, lumens yang diukur setelah terpasang di senter pasti lebih kecil.
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Voltase yang digunakan sekitar 3V hingga 3.8V.

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Catatan: Grafik ini diukur ketika suhu di LED junction adalah 25 derajat Celcius. Ketika digunakan dalam senter akan berada pada suhu yang lebih tinggi sehingga data ini hanya perkiraan.

Keterangan lebih lanjut ada di sini:
http://www.luminus.com/products/data..._Datasheet.pdf

SBT-90
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
SBT-90 menggunakan die yang sama dengan SST-90, tetapi SBT-90 menggunakan lapisan datar sebaliknya daripada sebuah dome. Walaupun menghasilkan lebih sedikit output, SBT-90 memiliki throw yang sangat jauh.
Memiliki 2 tingkat kecerahan, MB dan NA.
Bin 3150mA /44% 5000mA /64% 9000mA /100%
MB 653-700 950-1018 1485-1590
NA* 700-752 1018-1094 1590-1710

SST-90
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Saat ini, SST-90 adalah salah satu LED (single die) paling terang di dunia. Seperti SST-50, harga yang mahal membuat LED ini jarang digunakan. Ini diletakan pada 10mm x 11mm substrate. Die berukuran 3mm x 3mm.

Memiliki 5 tingkat kecerahan, yaitu: L, M, N, P, dan Q
Bin 3150mA 5000mA 9000mA
L 600-700 930-1085 1620-1890
M 700-850 1085-1318 1890-2295
N 850-1000 1318-1550 2295-2700
P 1000-1200 1550-1860 2700-3240
Q 1200-1450 1860-2248 3240-3915
Catatan: Grafik ini diukur ketika suhu di LED junction adalah 25 derajat Celcius. Ketika digunakan dalam senter akan berada pada suhu yang lebih tinggi sehingga data ini hanya perkiraan.

SST-90 biasanya digunakan dengan senter yang memiliki reflektor super besar karena outputnya yang luar biasa. Contoh Olight SR-90 Intimidator

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Tegangan SST-90 normalnya sekitar 3.6-3.7V
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
SST-90 masih bertambah terang bahkan setelah melewati 9A. Tentu saja sambil mengeluarkan panas yang mengerikan emoticon-Takut

Keterangan lebih lanjut ada di sini:
http://www.luminus.com/products/data..._Datasheet.pdf

Philips Lumileds - Luxeon

Philips Lumileds Lighting Company berasal dari San Jose, California, Amerika.

Luxeon C
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Mirip dengan Luxeon rebel, tapi 1/4 kali lebih kecil. Pertama kali diperkenalkan pada Maret 2010. Digunakan pada maglite solitaire dan mini maglite.
Mempunyai 2 tingkat kecerahan
Bin 350mA100% 500mA133%
7 80-90 106-120
8 90-100 120-133

Luxeon Rebel
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Digunakan pada maglite dan Fenix edisi lama.

Memiliki 10 tingkat kecerahan:
(lumens) Bin 350mA100% 700mA175% 1000mA225%
H 50-60 88-105 113-135
J 60-70 105-123 135-158
K 70-80 123-140 158-180
L 80-90 140-158 180-203
M 90-100 158-175 203-225
N 100-120 175-210 225-270
P 120-140 210-245 270-315
Q 140-160 245-280 315-360
R 160-180 280-315 360-405
S 180-200 315-350 405-450

Luxeon Rebel CS
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
Mempunyai ukuran yang sama dengan Rebel, tetapi memiliki die yang lebih besar. Sanggup menghasilkan 200 lumens pada 700mA dan 320 lumens pada 1000mA.

Produk yang sudah obsolete:
Luxeon I a 1-watt LED, 30-60 lumens at 350mA, digunakan pada Fenix L1S
Luxeon III a 3-watt LED, 60-90 lumens at currents up to 1400mA. digunakan pada Fenix L1T
Luxeon V a 5-watt LED
Luxeon K2 140 lumens at 1500mA.
Luxeon K2 TFFC for "thin film flip chip"
*selesai di 17.25 Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia
reserved for update
reserved untuk Cree generasi 3, mungkin tahun 2020 emoticon-Big Grin
Ternyata Lenser P7 menggunakan XR-E, soalnya ada 3 strip di LEDnya + ada 4 kawat yang ke arah die-nya. Thanks agan ryannining yang udah bongkar emoticon-Big Grin
Kalau XP-E walaupun 3 strip, tapi hanya ada 2 kawat emoticon-Malu (S)
Spoiler for LED LLP7 :
link melengkapi ulasan Cree nya gan..
Quote:Original Posted By 2pic
link melengkapi ulasan Cree nya gan..


Ok gan, ane masih nerjemahin, belum selese, wkwkwk emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By freeze31
Ternyata Lenser P7 menggunakan XP-E, soalnya ada 3 strip di LEDnya emoticon-Big Grin
sama persis ya gan fisiknya? pantas terangnya mirip sama XPG-R5 emoticon-Stick Out Tongue
Quote:Original Posted By 2pic
sama persis ya gan fisiknya? pantas terangnya mirip sama XPG-R5 emoticon-Stick Out Tongue


Soalnya ada 3 strip di LEDnya kalau XP-G ada 4 strip.
Ane jadi heran, kalau Lenser taruh Cree X-PG R5 kan bisa 270 lumens pada arus yang sama. Lebih terang 100 lumens. Mungkin alasannya karena throw-nya ya? emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By freeze31


Soalnya ada 3 strip di LEDnya kalau XP-G ada 4 strip.
Ane jadi heran, kalau Lenser taruh Cree X-PG R5 kan bisa 270 lumens pada arus yang sama. Lebih terang 100 lumens. Mungkin alasannya karena throw-nya ya? emoticon-Bingung (S)


ya XPG kan memang karakternya lebih flood gan. mungkin kurang cocok dengan desain lensa semi aspheric yg dimaui oleh desainer lenser..
Quote:Original Posted By freeze31
Ternyata Lenser P7 menggunakan XP-E, soalnya ada 3 strip di LEDnya emoticon-Big Grin

Spoiler for LED LLP7 :


btw kalo ini dibandingin ama police xml t6 msh terang policenya yak? saya mau cari buat sepedaan malam yg agak nyebar. bagaimana dg xml u2 yg dipake di ultrafire c8?
Quote:Original Posted By Ade_Passau


btw kalo ini dibandingin ama police xml t6 msh terang policenya yak? saya mau cari buat sepedaan malam yg agak nyebar. bagaimana dg xml u2 yg dipake di ultrafire c8?


Sebenarnya Lenser P7 udah cukup terang buat sepedaan, dan build qualitynya jauh lebih bagus dibanding Police. Tapi, masih lebih terang police kalau mode flood. (yang lensa depannya cembung)
Spoiler for police XM-L T6:

Mode medium udah cukup untuk sepedaan. Karena baterainya Lithium, jadi perlu diberikan perhatian khusus untuk baterainya. Senter ane baterai Ultrafire gratisnya cuma bertahan 10 menit di mode high. emoticon-Malu
Sekarang ane pasang Xtar 2600 mAh, baru tahan lama, tapi panas kalau dinyalain lebih dari 10 menit, jadi ane pakai mode medium emoticon-Big Grin

Kalau Ultrafire C8 tipenya thrower, dipasang XM-L U2 (lebih terang up to 65 lumens dari XM-L T6). Menurut ane, mendingan pakai senter yang lensa depannya cembung dibanding yang pakai reflektor, karena agan butuhnya sinar yang nyebar emoticon-Big Grin
p5 dan P7 bukan XPE gan tapi XRE, tanpa dudukan led bulet sama sekali. saya sudah bongkar.
Quote:Original Posted By ryannining
p5 dan P7 bukan XPE gan tapi XRE, tanpa dudukan led bulet sama sekali. saya sudah bongkar.


Thx infonya gan, ane kurang teliti emoticon-Malu (S) Engga nyangka kalau P7 ternyata pakai XR-E. emoticon-Matabelo

Ane langsung bongkar juga P7 ane:
Spoiler for XR-E:

Ciri khas XR-E, ada cincin metalnya + 4 kawat .
Di gambar agak buram, maklum pake kamera HP emoticon-Malu (S)

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Bandingkan :
Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Sama2 ada cincinnya dan ada garis pembatas anoda katoda, bandingkan dengan XPE:

Perbandingan LED Cree, Luminus, Seoul Semiconductor, dan Nichia

Kalo inti lednya emang sama persis, 3 kotak strip (XRE,XPE), kalo XPG kan 4 strip, kalo xml kan 6 strip.

Saya inget sekali begitu susahnya memasang kembali LED XRE P7 dan P5 yang saya copot (setelah diganti XML)