alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50e5c5d40975b4d50a00000e/sekolah--kampus--bullshit----sistem-pendidikan-kita-dalam-sebuah-sudut-pandang
Breaking News! 
sekolah + kampus = bullshit (?) - sistem pendidikan kita dalam sebuah sudut pandang
Tulisan ini saya buat berdasarkan isi hati, pengalaman dan pencerahan dari berbagai sumber (buku + artikel).

catatan sebelum membaca :

ARTIKEL INI SAYA PUBLISH BUKAN UNTUK DIPERDEBATKAN, MELAINKAN UNTUK BAHAN RENUNGAN DAN BAHAN UNTUK SEBUAH PERUBAHAN. MAAF BILA SUDUT PANDANG KITA BERBEDA.


Bagiku sistem pendidikan di negeri ini (sangat) aneh. Untuk gambaran akan saya berikan sedikit ilustrasi.

didalam hutan ada sebuah sekolah binatang yang memiliki status “disamakan”, disamakan disini adalah disamakan dengan manusia. Untuk sama kurikulumpun disamakan, ada 5 mata pelajaran antara lain : terbang, berenang, memanjat, lari dan menyelam. Untuk lulus tiap masing-masing pelajaran minimal bernilai 8 agar dapat lulus dan mendapatkan ijasah.

Karena ini sekolah yang “disamakan dengan manusia” banyak orang tua binatang yang mendaftarkan anaknya, antara lain : elang, bebek, rusa, katak dan tupai.
sekolah + kampus = bullshit (?) - sistem pendidikan kita dalam sebuah sudut pandang
Hari pertama pembelajaran pun dimulai, dan sudah terlihat jelas bahwa tiap-tiap murid memiliki keahlian di mata pelajaran tertentu.

Elang sangat unggul dalam hal terbang, dapat terbang dengan cepat, menukik dengan indah, menyambar, hingga bertengger di pohon.

Si bebek sangat ahli dalam berenang, dengan gayanya yang khas bebek dapat berenang mengelilingi sungai sepanjang hutan dengan mudahnya.

Sang rusa adalah murid yang luar biasa dalam berlari, cara berlarinya begitu indah dan sangat cepat. Percepatan yang stabil, kecepatan yang luar biasa, bahkan cara berlarinya yang indah membuat orang kagum melihatnya.

Si katak jago dalam menyelam, dengan gaya menyelamnya yang khas dapat menyelam dengan sangat cepat dan dapat bertahan lama didalam air.

Sedangkan sang tupai sangat piawai dalam pelajaran memanjat, begitu cepat dan lincah. Si tupai dapat memanjat pohon tertinggi dihutan dalam hitungan detik.

Tetapi untuk lulus sekolah ini mereka harus minimal mendapat nilai 8 disetiap mata pelajaranya. Disinilai semua kekacauan dimulai. Para binatang satu persatu mempelajari mata pelajaran yang ada bahkan untuk mata pejaran yang tidak disukai.

si elang mulai belajar memanjat dan berlari dengan hasil yang lumayan, tetapi dipelajaran berenang dan menyelam dia selalu gagal walaupun sering mencoba. Bahkan si elang pernah hampir mati karena kehabisan nafas saat menyelam.

si tupaipun demikian, berkali-kali mencoba untuk terbang tapi tak pernah berhasil. yang ada hanya terjatuh dan membuat semua badanya terluka.

beda lagi dengan si bebek, untuk berlari dia lumayan walaupun cara berlarinya yang aneh membuat dia ditertawakan, untuk terbang sedikit-sedikit masih bisa. tapi dia sampai putus asa saat mempelajari pelajaran memanjat. dia berkali-kali jatuh hingga bulu-bulunya rontok.

dan itu berlaku untuk semua binatang, semua mengalami kesulitan di beberapa bidang. Setiap hari mulai dari pagi sampai malam para binatang belajar namun hasilnya tetap nothing, tidak ada perubahan yang berarti.

Yang lebih parah lagi, karena mereka fokus mempelajari pelajaran-pelajaran yang tidak dikuasainya, dan akhirnya mereka malah kehilangan kemampuan alamiah mereka. Perlahan-lahan elang kehilangan kemampuan terbangnya, tupai lupa cara memanjat, bebek tak lagi bisa berenang karena bulu-bulunya rontok karena belajar berlari dan terbang, katak tak lagi bisa berenang karena terlalu sering terjatuh. Rusa pun tak bisa berlari kencang karena paru-parunya terlalu banyak kemasukan air saat belajar menyelam.

Akhirnya para muridpun tak ada satupun yang lulus. Lebih menyedihkan lagi mereka kehilangan kemampuan alamiahnya setelah keluar dari sekolah. Mereka tak bisa lagi hidup di habitatnya lagi dan kemampuan alamiah mereka terpangkas oleh kurikulum sekolah tersebut.

Banyak diantara kita yang belum menyadari bahwa sistem pemdidikan manusia yang ada saat inipun tak jauh beda dengan sistem pendidikan binatang dikisah ini. Kurikulum sekolah telah memaksa anak-anak untuk menguasai mata pelajaran dan melupakan kemampuan unggul mereka masing-masing. Kurikulum dan sistem pendidikan telah memangkas kemampuan alamiah anak-anak untuk bisa berhasil dalam kehidupan. Mereka menjadi tak lebih dari anak yang hanya bisa menjawab soal-soal ujian.

Akankah anak-anak kita kelak, atau kita sendiri kelak juga mirip dengan nasib para binatang disekolah tersebut?

kalo kita lihat sistem pendidikan kita saat ini jauh lebih seram dari cerita fabel tadi. Bayangkan betapa para lulusan sekolah sat ini lebih banyak hanya menjadi pencari kerja dari pada pencipta lapangan kerja. Betapa banyak lulusan yang bekerja tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan yang digeluti selama bertahun-tahun ( Sebuah Pemborosan waktu, tenaga dan biaya (?)). Betapa para lulusan sekolah tidak tahu akan dunia kerja yang akan dimasukinya. hanya bermodal pengetahuan, itupun pas-pasan, setiap siswa yang melanjutkan di perguruan tinggi bahkan tak bisa menjelaskan apa kemampuan unggul mereka, mengenaskan… bahkan tak banyak lulusan perguruan tinggi cuma pandai membuat CV yang bagus, hanya CVnya saja yang bagus tidak lebih, atau bahkan terkadang CVnya pun juga kurang bagus, lebih mengenaskan lagi..

sekolah + kampus = bullshit (?) - sistem pendidikan kita dalam sebuah sudut pandang

apa yang menjadi penyebab dari sistem pendidikan kita ?

1. Sistem TIDAK menghargai proses
Spoiler for "Sistem TIDAK menghargai proses":


2. Metode pembelajaran Burung BEO

Spoiler for "Metode pembelajaran Burung BEO":

3. Sistem sekolah berbasis NILAI
Spoiler for "Sistem sekolah berbasis NILAI":

4. Sistem pendidikan yang seragam SAMA
Spoiler for "Sistem pendidikan yang seragam SAMA":

Breaking News! 
Part 2

5. Sekolah TIDAK mendidik
Spoiler for "-_-":


6. Sistem pendidikan berbasis KELAS & TEORI
Spoiler for "-_-":


7. Sistem menghakimi dengan RANKING
Spoiler for "-_-":


8. Sistem pendidikan yang TAK PUNYA TUJUAN jelas
Spoiler for "-_-":


9. Sistem Ujian berbasis TULISAN
Spoiler for "-_-":


10. Memandang RENDAH pelajaran NON EKSAKTA
Spoiler for "-_-":


11. Fenomena sekolah UNGGULAN
Spoiler for "-_-":




Nih gan contoh sistem pendidikan yang udah lumayan bener, punya finlandia
Spoiler for "Finlandia Education System":


Comment yang mengharukan :
Spoiler for "mengharukan":
pertamax gan , thanks inponya
Hampir sebagian besar isi dari trit ente ane setuju...memang perlu revolusi pendidikan di negara ini...mari sedikit melirik sistem pendidikan diluar negeri sana..lihat mereka yang bisa menghasilkan keluaran yang bagus dan bermutu..
sebagai contoh nyata, Indonesia merupakan salah satu negara dengan mata pelajaran terbanyak di dunia...
nilai? emoticon-Ngakak (S)

faktanya gtu gan... klo bukan nilai apa lagi tujuan mereka sekolah?

nilai jadi acuan. ilmu ya apa adanya pun jadi

ini sistem kita.. ubah dari skrg juga.emoticon-Big Grin bagaimana? ya dari diri kita dulu aja dan keluarga emoticon-Big Grin
Saya rasa juga tidak perlu siswa mempelajari banyak2 mata pelajaran. Intinya pendidikan dipakai untuk memanusiakan manusia, agar bermanfaat bagi sesama & memiliki (setidaknya 1) keahlian khusus. emoticon-Matabelo
Ini yang bikin beneran TS sendiri?
Bagus banget ga kayak pemikiran seorang newbie emoticon-Cool

Iya gan,ane setuju
Sistem kita mencetak anak2 yang unik2 menjadi komputer yang cuma bisa menghafal,menghitung,dan menurut

Sistem pendidikan kita emang salah gan..
Sepupu ane mentang mentang anak guru nilainya selalu dikatrol.. Walaupun gak tuntas dituntasin.. Sedangkan ane.. Harus banting tulang belajar mati matian (lebay) buat dpetin nilai yg tinggi.. Gak remed sekali nilai langsung jeblok.. Sory OOT gan..
mantap pemikiran ente gan...

emank rada aneh pendidikan di negeri kita..
murid hanya diposisikan sebagai penerima materi,,
jarang diposisikan sebagai penimba ilmu...
solusi-nya dong gan,,, apa? emoticon-Kiss (S)
ane se7 ni sama pemikiran agan,nah sekarang tinggal mikirin gimana solusi yg tepat untuk ngatasin masalah ini,walopun sekarang sudah ada sekolah yg berbasis alam,dll ane rasa itupun belum cukup buat ningkatin output dari sekolah itu sendiriemoticon-Shakehand2
setuju gan sma ente apa lg yang pengkotak2an soal sains dan seni/social berasa bnr ane wktu ntu berasa d pandang sebelah mata terutama sma ortu ane sndiri....
Quote:Original Posted By sepedape
solusi-nya dong gan,,, apa? emoticon-Kiss (S)


Salah satu solusi yang mungkin dapat membantu pemerintah dalam membenahi dunia pendidikan ini adalah dengan cara membuka kran spesialisasi sejak usia dini (SD sudah bisa dimulai). Saya sepakat dengan T.S bahwa setiap anak memiliki kemampuan/bakat yang berbeda-beda sehingga memerlukan wadah bagi setiap bakat yang dimiliki. Sebaiknya diteliti juga cara untuk mengklasifikasikan kemampuan supaya setiap anak dapat diklasifikasikan, misalnya semacam ada tes baik teori atau praktek.

Kita juga menyadari seberat apapun pekerjaan tapi dikerjakan dengan kesenangan maka akan terasa ringan, sebaliknya seringan apapun pekerjaan kalau dikerjakan dengan kebosanan maka akan terasa hampa dan berat. Untuk itu jika anak2 dididik dengan semangat "kesenangan" maka pendidikan akan terasa lebih indah karena disana terdapat "seni" yang tidak bisa dimodelkan dengan berbagai rumusan... saya kira itu salah satu usulan solusi dari Jenderal Bean emoticon-army
Quote:Original Posted By sepedape
solusi-nya dong gan,,, apa? emoticon-Kiss (S)


solusinya kita harus ikhlas dalam menuntut ilmu
Spoiler for ini:
setuju gan, tapi apa daya...peraturan tetep peraturan, mesti diikutin

menurut ane sih sekolah itu kekurangannya ada di lambatnya penjurusan, harusnya dari setingkat sma udah ada penjurusan kaya kuliah sama prakteknya kurang bgt...kbanyakan teori di kelas

ane waktu sekolah sih cuman ngikutin saran bokap
"cari nilai dan temen sebanyak2nya"

pas kerja juga bisa buka buku lg dan dgn banyak temen kita bisa usaha dan dpt koneksi kerja...terbukti itu berguna setelah ane di dunia kerja
emoticon-Cool
Wah, ane setuju bgt sama ente gan..pemikiran ente lebih kurang sama dg pemikiran ane..
n tau g gan..d kampus ane, yang notabene sebuah kampus utk mempersiapkan Guru, cuma satu org tok yg memiliki pemikiran seperti ini, yang lain???
u know what aj lah gan..yang ada ane dapet nilai C karena berdebat ama dosen
Btw ....
Ane Copy ya, mau di Paste ke FB, biar dosen ane pada liat..emoticon-Hammer (S)


Ada yang bantah, bagaimana kalau di negara maju gan, kan sama aj??emoticon-Bingung (S)
beneer gan ada kalanya proses gak selalu dihargai tapi hasil akhir yang dinilai emoticon-Cape d... (S)
sitem pendidiikan kita adalah sebuah proyek utk jangk waktu tertentu. sehingga setiap periodenya, orang atau partai yg memimpin pasti punya agenda tertentu. jadi boro2 mikirin kualitas sdm orang indonesia. kalau mau berhasiil ya dimulai dari pemahaman orang tua yg mulai ajarkan cara berpikir kreatif kepada anak2 mereka
Ada benernya juga gan...