alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50d51d60e374b4117c000039/aneh-tapi-inilah-kenyataannya
Aneh Tapi Inilah Kenyataannya
Banyak sekali kejanggalan-kejanggalan dalam pemerintahan kita, contohnya saja kenapa proyek-proyek besar seperti perbaikan jalan, perbaikan trotoar jalan kebanyakan hanya dilakukan H-30 sebelum penutupan APBD tahunan. Seakan-akan pemerintah sedang menghabiskan-habiskan sisa dana APBD yang sudah cair.

Kenapa pengerjaan proyek besar seperti itu tidak dilakukan saat pertengahan tahun. Banyak hal negatif yang terjadi saat pengerjaan tersebut dilakukan di akhir tahun. Kita tahu sendiri kalau kota-kota besar di Indonesia sendiri memiliki kendala dalam menangani kemacetan. Dan kemacetan itu bertambah berkali-kali lipat saat akhir tahun. Salah satu penyebabnya adalah pengerjaan proyek perbaikan jalan yang biasanya memakan 1/4 sama 1/2 badan jalan. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, juga mengganggu perekonomian. Banyak waktu produktif karyawan yang terbuang hanya karena kemacetan ini.

Berdasarkan kacamata penulis. Banyak sekali penyimpangan pekerjaan yang terjadi dalam proyek-proyek tersebut. Seperti halnya ketebalan aspal jalan. Menurut penulis seharusnya pengerjaan proyek yang memakan biaya besar seperti ini tidak hanya mementingkan segi kuantitas tetapi kualitas. Di lapangan kualitas aspalan sepertinya sudah di atur sedemikian rupa agar tidak bertahan lebih dari setahun. Hal ini terlihat dari jalan yang sudah berlubang kurang dari 8 bulan pengerjaan. Kenapa tidak langsung membuat jalan dengan kualitas yang baik sehingga dapat bertahan selama 10 tahun. Memang biaya pengerjaan nya akan lebih mahal dari aspal abal-abal. Tetapi dari segi hitung-hitungannya pasti lebih menguntungkan. Terlebih lagi dalam pengerjaan trotoar jalan. Kenapa setiap tahunnya trotoar jalan dikota-kota besar dihancurkan dan di bangun lagi? kenapa tidak langsung saja dibuat yang bagus? bukankah itu membuang-membuang uang kami, uang rakyat Indonesia!
Dan utk pembuatan jalan aspal, selain aspalnya, sebenernya berhubungan erat juga dgn berat kendaraan yg melaluinya, soalnya kebanyakan kendaraan pengangkut misalnya sawit ato batu bara, tonasenya melebihi dari yg seharusnya (gara2 nyari untung), ya otomatis jalan cepet ancur emoticon-Hammer
Nga tau aja mafia proyek emoticon-Cape d... (S)
Gini Om.., Tiap tahun kan ada rencana APBD atau APBN.
Misalkan tahun ini minta 1M.., itu ada perincihan dananya buat apa2 aja.., nah klo dana nga habis, sama aja yg minta dana itu nga jalanin targetnya,. jalan satu2nya biar keliatan eksis di habisin bgmnpun caranya.., klo nga habis tahun depan minta 1M lagi nga bakal di setujuin. Karna dana nga habis.

Sooo, akhir tahun semua dana harus di habisin tanpa sisa, entah itu buat hura2 atau pake jalan darmawanita, atau buat nikah siri, harus dihabisin... Biar tahun depan dapat dana lagi.. emoticon-Cape d... (S)

CMIIW

Ini bentuk cermin sistem pemerintahan kita yg hancur!
kalo dananya lebih, lebih baik kirim ke ane aja.

ane terima kok, daripada di habis-habisin buat jalan2.
biar dapet persen kayaknya gan, lumayan beberapa persen dari APBD
ini bukannya subfirum BP ya ?

kok nih trit no sumber emoticon-Bingung
klo pake aspal yg tahan lama +- 5tahun, kita2 yg pekerja tukang aspal makan apa gan? lha emang jatah proyeknya akhir tahun, bisa apa kuli2 macam kami..

iya enak situ kerjaannya di depan komputer tinggal ketik dapet duit, lha kita kudu nunggu perintah mandor..
coment ts mana n sumbernya emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By sukumay4
coment ts mana n sumbernya emoticon-Big Grin


gini gan, ini opini ts gan masa msti pake sumber kalo opini ts sendiri emoticon-Matabelo

ini apa ya? opini..
mana sumbernya?
emoticon-Hammer2
ijin nyimak aja dah gan.... Quote:Original Posted By oihsan
Banyak sekali kejanggalan-kejanggalan dalam pemerintahan kita, contohnya saja kenapa proyek-proyek besar seperti perbaikan jalan, perbaikan trotoar jalan kebanyakan hanya dilakukan H-30 sebelum penutupan APBD tahunan. Seakan-akan pemerintah sedang menghabiskan-habiskan sisa dana APBD yang sudah cair.

Kenapa pengerjaan proyek besar seperti itu tidak dilakukan saat pertengahan tahun. Banyak hal negatif yang terjadi saat pengerjaan tersebut dilakukan di akhir tahun. Kita tahu sendiri kalau kota-kota besar di Indonesia sendiri memiliki kendala dalam menangani kemacetan. Dan kemacetan itu bertambah berkali-kali lipat saat akhir tahun. Salah satu penyebabnya adalah pengerjaan proyek perbaikan jalan yang biasanya memakan 1/4 sama 1/2 badan jalan. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, juga mengganggu perekonomian. Banyak waktu produktif karyawan yang terbuang hanya karena kemacetan ini.

Berdasarkan kacamata penulis. Banyak sekali penyimpangan pekerjaan yang terjadi dalam proyek-proyek tersebut. Seperti halnya ketebalan aspal jalan. Menurut penulis seharusnya pengerjaan proyek yang memakan biaya besar seperti ini tidak hanya mementingkan segi kuantitas tetapi kualitas. Di lapangan kualitas aspalan sepertinya sudah di atur sedemikian rupa agar tidak bertahan lebih dari setahun. Hal ini terlihat dari jalan yang sudah berlubang kurang dari 8 bulan pengerjaan. Kenapa tidak langsung membuat jalan dengan kualitas yang baik sehingga dapat bertahan selama 10 tahun. Memang biaya pengerjaan nya akan lebih mahal dari aspal abal-abal. Tetapi dari segi hitung-hitungannya pasti lebih menguntungkan. Terlebih lagi dalam pengerjaan trotoar jalan. Kenapa setiap tahunnya trotoar jalan dikota-kota besar dihancurkan dan di bangun lagi? kenapa tidak langsung saja dibuat yang bagus? bukankah itu membuang-membuang uang kami, uang rakyat Indonesia!


Quote:Original Posted By oihsan


gini gan, ini opini ts gan masa msti pake sumber kalo opini ts sendiri emoticon-Matabelo



klo opini taruh di Lounge saja Ganemoticon-Malu (S)
ijin nyimak aja dulu gan.....
Quote:Original Posted By oihsan
Banyak sekali kejanggalan-kejanggalan dalam pemerintahan kita, contohnya saja kenapa proyek-proyek besar seperti perbaikan jalan, perbaikan trotoar jalan kebanyakan hanya dilakukan H-30 sebelum penutupan APBD tahunan. Seakan-akan pemerintah sedang menghabiskan-habiskan sisa dana APBD yang sudah cair.

Kenapa pengerjaan proyek besar seperti itu tidak dilakukan saat pertengahan tahun. Banyak hal negatif yang terjadi saat pengerjaan tersebut dilakukan di akhir tahun. Kita tahu sendiri kalau kota-kota besar di Indonesia sendiri memiliki kendala dalam menangani kemacetan. Dan kemacetan itu bertambah berkali-kali lipat saat akhir tahun. Salah satu penyebabnya adalah pengerjaan proyek perbaikan jalan yang biasanya memakan 1/4 sama 1/2 badan jalan. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, juga mengganggu perekonomian. Banyak waktu produktif karyawan yang terbuang hanya karena kemacetan ini.

Berdasarkan kacamata penulis. Banyak sekali penyimpangan pekerjaan yang terjadi dalam proyek-proyek tersebut. Seperti halnya ketebalan aspal jalan. Menurut penulis seharusnya pengerjaan proyek yang memakan biaya besar seperti ini tidak hanya mementingkan segi kuantitas tetapi kualitas. Di lapangan kualitas aspalan sepertinya sudah di atur sedemikian rupa agar tidak bertahan lebih dari setahun. Hal ini terlihat dari jalan yang sudah berlubang kurang dari 8 bulan pengerjaan. Kenapa tidak langsung membuat jalan dengan kualitas yang baik sehingga dapat bertahan selama 10 tahun. Memang biaya pengerjaan nya akan lebih mahal dari aspal abal-abal. Tetapi dari segi hitung-hitungannya pasti lebih menguntungkan. Terlebih lagi dalam pengerjaan trotoar jalan. Kenapa setiap tahunnya trotoar jalan dikota-kota besar dihancurkan dan di bangun lagi? kenapa tidak langsung saja dibuat yang bagus? bukankah itu membuang-membuang uang kami, uang rakyat Indonesia!


kualitas aspal dilapangan sebenarnya sudah sesuai dengan Spek, karena sebelum proyek jalan diserahterimakan dari kontraktor ke pemerintah harus dilampiri hasil tes dari laboratorium dari universitas negri atau universitas terkemuka setempat, yang kalo sy lihat masih independen dan bebas suap

kerusakan jalan lebih banyak disebabkan oleh beban yang overload,
Paling efektif untuk mengontrol muatan truk adalah memperketat fungsi jembatan timbang, saat melintas di jembatan timbang bila dijumpai kelebihan muatan seharusnya ditindak tegas, dengan menurunkan muatan ditempat atau dikenakan denda maksimal
Selama ini, berdasar pengamatan, petugas di jembatan timbang sering memberikan toleransi muatan ( setelah diberi salam tempel ) yang sebenarnya berpotensi merusak jalan....

kalau gak bener, lama2pasti ketahuan,
Quote:Original Posted By RyoEdogawa
Dan utk pembuatan jalan aspal, selain aspalnya, sebenernya berhubungan erat juga dgn berat kendaraan yg melaluinya, soalnya kebanyakan kendaraan pengangkut misalnya sawit ato batu bara, tonasenya melebihi dari yg seharusnya (gara2 nyari untung), ya otomatis jalan cepet ancur emoticon-Hammer


iya gan,,di daerah ane contohnya bru 1 bulan diperbaiki skrng udh ancur lg
di daerah ane belum setahun diperbaikin,. ancur lagi tuh jalan emoticon-Cape d... (S)
hmm... Lounge di RT sebelah gan emoticon-Big Grin
"ah sirik aja kamu, entar begitu kamu menjabat ya begitu juga.."

kalimat yang tahun 2001 diucapkan seseorang kepada saya, dan sekarang terbukti benar, hehe..
ane bantu emoticon-Rate 5 Star gan,,
×