alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50c05a4b8227cf245c00005d/share-waspadai-darah-kental-pada-usia-muda
[SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda
Spoiler for First:


Quote:[QUOTE]Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda
[QUOTE][SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda[/[QUOTE][CENTER][SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda[/[QUOTE][CENTER][SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda[/[QUOTE][CENTER][SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda
Bagi Anda yang sering mengalami migrain, jangan pernah menganggap sepele keluhan tersebut. Bisa jadi sakit kepala sebelah yang Anda rasakan itu merupakan gejala awal dari sindrom darah kental.

Sindrom darah kental adalah serangkaian gejala yang muncul akibat kekentalan darah berlebihan. Akibat darah terlalu kental, aliran darah ke seluruh tubuh menjadi tidak lancar. Pasokan oksigen ke sel-sel tubuh pun terhambat. Migrain adalah salah satu gejala karena pasokan oksigen ke otak tersendat.

”Di dunia kedokteran, darah kental sebenarnya bukan hal baru, tetapi tidak banyak orang tahu atau waspada dengan darah kental. Padahal, sudah banyak korban stroke atau serangan jantung akibat darah kental,” kata dr Aru W Sudoyo, spesialis hematologi-onkologi (konsultan) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Darah menjadi kental karena kekurangan cairan darah atau trombosit (zat yang berperan dalam pembekuan darah) sehingga mudah lekat satu sama lain. Bila seseorang memiliki kolesterol tinggi atau punya kebiasaan merokok, darah yang sudah kental semakin susah mengalir.

Kolesterol yang menempel di dinding pembuluh darah membuat penampang pembuluh darah menyempit. Adapun asap rokok akan merusak lapisan dinding pembuluh darah bagian dalam (endotel).

Endotel ini turut mengaktifkan sistem pembekuan darah. Apabila endotel rusak, trombosit akan mudah melekat satu sama lain. Hambatan-hambatan dalam pembuluh darah ini dikenal sebagai trombosis.

Trombosis bisa terjadi di seluruh pembuluh darah. Karena itu, dampaknya tergantung dari bagian pembuluh darah yang terhambat. Jika trombosis terjadi di pembuluh otak, akan terjadi stroke. Sementara itu, pada pembuluh jantung akan menyebabkan serangan jantung.

Perempuan muda

Sekarang semakin banyak orang muda, yakni mereka yang berusia 18-45 tahun, menderita kekentalan darah. Hal itu diketahui setelah pasien melakukan serangkaian pemeriksaan darah. ”Gaya hidup tidak sehat dan stres tinggi memicu pengentalan darah,” kata dr Aru.

Sheryl (35) adalah salah satu orang yang mengalami darah kental. Sebelum terkena stroke ringan satu tahun lalu, Sheryl mengaku sering mengalami migrain. Bila migrainnya kumat, terkadang ia merasa pandangannya berputar sehingga mual. ”Untuk menghilangkan migrain, saya sering sekali minum obat sakit kepala,” katanya.

Ketika bangun tidur, Sheryl merasakan sekujur badannya pegal-pegal. Belakangan telinganya juga mulai sering berdenging. ”Saya termasuk terlambat karena baru periksa ke dokter setelah terkena stroke,” ujar Sheryl yang sejak satu tahun lalu rajin minum obat pengencer darah.

Pada sejumlah kecil penderita darah kental, penyebabnya adalah genetis (diturunkan). Karena itu, mereka ini berisiko mengalami trombosis pada usia muda. Mereka yang memiliki darah kental secara genetik harus minum obat antikoagulan (antipenggumpalan) seumur hidup. ”Syukurlah kelainan ini hanya ditemukan pada sebagian kecil populasi manusia,” tutur dr Aru.

Sayangnya, di Indonesia belum ada data jumlah pasien usia muda yang mengalami darah kental. Aru mengatakan, hampir setiap hari selalu ada pasien baru yang didiagnosis darah kental di klinik hematologi RSCM dan Medistra, tempat ia berpraktik.

Pasien biasanya datang dengan keluhan pusing, migrain, pandangan berputar (vertigo), telinga berdenging (terkadang tuli mendadak), serta penglihatan terganggu. Menurut Aru, itu semua merupakan gejala gangguan pembuluh darah yang salah satu penyebabnya adalah darah kental.

Kasus darah kental ini tidak hanya terjadi pada laki-laki, tetapi juga perempuan. Masuknya perempuan ke dunia kerja diduga berhubungan dengan semakin banyak perempuan yang terkena sindrom darah kental.

”Perempuan bekerja bebannya semakin banyak sehingga mereka rentan stres,” kata Aru. Di Indonesia diperkirakan jumlah penduduk usia produktif antara 18 dan 45 sebanyak 97,60 juta orang. Dari jumlah itu sebanyak 50,54 persennya adalah perempuan.

Sumber: Kompas.com



[QUOTE]Penderita Darah Kental Tak Bisa Men-Donorkan Darah nya
[QUOTE][SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda[/[QUOTE][CENTER][SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda[/[QUOTE][CENTER][SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda[/[QUOTE][CENTER][SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda
Jakarta, Penderita penyakit darah kental tidak boleh mendonorkan darahnya karena bisa membahayakan pasien yang menerimanya. Sebaliknya, darah yang kental itu harus dibuang karena bisa meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-paru.

Kedua jenis polisitemia ini ditandai dengan jumlah eritrosit atau sel darah merah yang lebih tinggi dari angka normalnya. Kelebihan eritrosit ini dilihat dari kadar hemoglobin (Hb) yang normalnya berkisar antara 11-12 g/dL untuk wanita atau 12-16 g/dL untuk pria.

Meningkatnya kekentalan darah akibat kelebihan Hb dan eritrosit dibarengi dengan peningkatan risiko penggumpalan darah. Akibatnya, penderita darah kental lebih rentan mengalami serangan jantung, stroke dan risiko fatal lainnya yang berhubungan dengan penyumbatan pembuluh darah.

Bukan hanya pada penderitanya saja, peningkatan risiko penyumbatan darah juga bisa terjadi pada orang lain jika darah yang kental itu didonorkan. Oleh karena itu, Palang Merah Indonesia biasanya akan menolak donor yang memiliki kadar Hb di atas normal alias terlalu kental.

"Darah kental memang harus diambil sebagian biar lebih encer, lewat prosedur yang dinamakan phlebotomy. Tapi bukan untuk didonorkan, darah itu harus dibuang," ungkap ahli hematologi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Dr Johan Kurnianda, SpPD, KHOM (K) saat dihubungidetikHealth, Jumat (18/2/2011).

Menurut Dr Johan, darah kental juga tidak disebabkan oleh makanan secara langsung. Namun bagi yang sudah mengalami kondisi tersebut, kebiasaan makan makanan berlemak dan kurang minum bisa meningkatkan risiko penggumpalan darah yang berakibat fatal.

Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk men

Peringatan! 
agan yang punya penyakit serupa

Quote:Original Posted By sapicupu
Ya, pengentalan darah dapat mengakibatkan penyumbatan di pembuluh darah, contoh ayah ane awalnya kena stroke kami sekeluarga kira karna darah tingginya, tapi setelah dokter bilang bukan karna darah tinggi dan masih belum ada info kami asumsi lagi kebanyakan makan kambing satu hari makan kambing emoticon-Big Grin, sekali lagi dokter bilang salah, alhasil setelah test lab muncul dipastikan pengentalan darah emoticon-Cape d... (S) akhirnya ane minta penjelasan dokter berkata, bahwa pengetalan darah dapat mengakibatkan penumpukan sel darah merah disatu titik dan bisa lebih dan memadat, alhasil contohnya ayah ane 13 titik penyumbatan di area kepala dan yang terparah di sekitar otak kanan.

maka dari itu setelah ane tanya2 yang disaksikan oleh ibu ane, dokter pun memberi saran:
1. makanan yang mengandung penyedap rasa tolong klo bisa tidak dikonsumsi.
2. untuk kacang hijau dalam bentuk apapun tidak perlu dikonsumsi lagi.

Dari ini kami bertanya kenapa dokter menyarankan ke kami sekeluarga bukankah ayah saya yang hanya memiliki kelainan ini, alhasil dokter pun berkata " ya kenapa? ini bisa saja menjadi turunan karna faktor gen, didalam orang tua kamu mencampur menjadi satu entah kamu dan adik kamu bisa terjangkit hal yang sama " dan akhirnya ane adik ane pun lakukan medical check up hasilnya 50% darah dalam tubuh ane terjadi pengentalan emoticon-Frown , dan adek ane sudah mencapai taraf menghawatirkan yaitu 80%.

alhasil kacang hijau dan makanan yang mengandung penyedap sudah mulai kami tidak konsumsi seperti makanan kaleng kayak ikan kaleng mie instant , itu sudah mulai dari setahun lebih yang lalu, alhasil medical check up saya dan adik saya, untuk pengentalan darah pun nihil / 0%.

Mudah2an pengalaman ini bisa bermaanfaat buat agan ts dan agan2 yang lain.

note: oh ya dokter pun bilang jika sudah tidak ada pengentalan darah jika bisa ne dan adik ane melakukan donor karna kami punya darah yang berlebih. artinya pengentalan darah dapat dihindari dari proporsi makanan yang mengandung penyedap, dan kacang hijau.
reserved

-------
Maap trit nya jadi acak-acakan emoticon-norose
Ane kemaren ngedit dari hape jadi begini jadi nya emoticon-Mewek

Ane belum sempet buka di kompi emoticon-Sorry
Harap maklum dulu yah gan emoticon-Berduka (S)

Ane udah request reset kembali seperti sebelum di edit emoticon-Berduka (S)
reservedcs
beh amazing gan
Quote:Original Posted By romantic_blue 
beh amazing gan

apanya yang amazing gan emoticon-Big Grin
ane minum plafix selama 6bulan gan, itu resep dr dokter ane, untuk ngencerin darah ane emoticon-Smilie
bahaya banget yah gan
Quote:Original Posted By laneyzone
ane minum plafix selama 6bulan gan, itu resep dr dokter ane, untuk ngencerin darah ane [SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda

sama gan.Temen-temen ane juga pada minum plafix gan setelah berobat ke dokter.
btw gimana kondisi agan sekarang? Udah membaik kah?

Quote:Original Posted By KotaBahari
bahaya banget yah gan

yap. Resiko terkena stroke bisa terjadi kapan aja juraganemoticon-Takut
wah serem banget gan
Quote:Original Posted By ‪‪‪
wah serem banget gan

iyah gan emang serem
tapi masih sereman ID agan. Username nya kok ngga nongol gan emoticon-Takut
sepi amat nih tritemoticon-Confused

Polycitemia Vera

Hmmm.. sumbernya dr detik.
agak rancu tu yng disebut darah kental. takutnya orang awam salah persepsi mengenai kekentalan darah.
kyknya yng dimaksud Polycitemia vera (PV) ya. tp dikacaukan dengan kekurangan bagian cairan pada darah ma gangguan fungsi trombosit.

Sebetulnya PV itu termasuk kanker darah, jd sel darah merah diproduksinya kebanyakan. Kenapa bisa stroke, itu krn trjadi penggumpalan di pembuluh darah akibat sumbatan yang terbentuk oleh trombosit. Knp bisa trjadi sumbatan trombosit ( kita sebut ini thrombus/emboli), itu krna dinding pembuluh darah rusak sehingga trombosit yang emang tugasnya sumpel menyumpel dinding berusaha untuk nutup lubang. tp sayangnya krn faktor lain sperti hipertensi, kolesterol dll, konfigurasi dindingnya ga semulus aslinya, makanya malah makin kacau tambal sulamnya. jadi malah bikin kecil diameter pembuluh darah.
ditambah dengan keadaan Polycitemia vera di mana darah lbh kental, otomatis aliran darah lbh lambat dan susah nglewati bagian pembuluh darah kecil plus ditambah yang makin menegeecil akibat sumbatan di atas.

Jd, hanya sekedar meluruskan alur brpikir dr PV ini. PV ini meningkatkan resiko seseorang untuk terkena stroke dengan alasan seperti yng saja jelaskan di atas. Salah satu gejala stroke adalah sakit kepala ( saya rasa migrain bukanlah istilah yng cocok, krn rasa sakit kepalanya berbeda dengan yng gejala stroke)

So, gmn kita tau klo kita mengidap PV? yng jelas bukan dr kekentalannya ( siapa jg yng bisa nilai atw ngrasain). tgl liat aja d bagian hasil test darah rutin klo agan2 abis MCU. di situ ada tulisan RBC berapa jumlah. klo lbh dr 5 juta, mgkn salah satu penyebabnya adalah PV .
Quote:Original Posted By Brownxtone
Hmmm.. sumbernya dr detik.
agak rancu tu yng disebut darah kental. takutnya orang awam salah persepsi mengenai kekentalan darah.
kyknya yng dimaksud Polycitemia vera (PV) ya. tp dikacaukan dengan kekurangan bagian cairan pada darah ma gangguan fungsi trombosit.

Sebetulnya PV itu termasuk kanker darah, jd sel darah merah diproduksinya kebanyakan. Kenapa bisa stroke, itu krn trjadi penggumpalan di pembuluh darah akibat sumbatan yang terbentuk oleh trombosit. Knp bisa trjadi sumbatan trombosit ( kita sebut ini thrombus/emboli), itu krna dinding pembuluh darah rusak sehingga trombosit yang emang tugasnya sumpel menyumpel dinding berusaha untuk nutup lubang. tp sayangnya krn faktor lain sperti hipertensi, kolesterol dll, konfigurasi dindingnya ga semulus aslinya, makanya malah makin kacau tambal sulamnya. jadi malah bikin kecil diameter pembuluh darah.
ditambah dengan keadaan Polycitemia vera di mana darah lbh kental, otomatis aliran darah lbh lambat dan susah nglewati bagian pembuluh darah kecil plus ditambah yang makin menegeecil akibat sumbatan di atas.

Jd, hanya sekedar meluruskan alur brpikir dr PV ini. PV ini meningkatkan resiko seseorang untuk terkena stroke dengan alasan seperti yng saja jelaskan di atas. Salah satu gejala stroke adalah sakit kepala ( saya rasa migrain bukanlah istilah yng cocok, krn rasa sakit kepalanya berbeda dengan yng gejala stroke)

So, gmn kita tau klo kita mengidap PV? yng jelas bukan dr kekentalannya ( siapa jg yng bisa nilai atw ngrasain). tgl liat aja d bagian hasil test darah rutin klo agan2 abis MCU. di situ ada tulisan RBC berapa jumlah. klo lbh dr 5 juta, mgkn salah satu penyebabnya adalah PV .

makasih gan koreksi nya
jadi tambah ilmu ane nih emoticon-Malu (S)


langsung ane pajang di post #1
menakjubkan sekali gan
kebetulan yang indah
Quote:Original Posted By romantic_blue 
menakjubkan sekali gan



Quote:Original Posted By romantic_blue 
kebetulan yang indah

walaupun OOT
tapi... thanks yah gan udah mampiremoticon-Cendol (S)
nais share gans
polisitemia emoticon-Belo
baru tau gan, nice info emoticon-I Love Kaskus (S)
Quote:Original Posted By sekondel
nais share gans

emoticon-Matabelo

Quote:Original Posted By sella91
polisitemia emoticon-Belo
baru tau gan, nice info emoticon-I Love Kaskus (S)

emoticon-Matabelo
ini sista yah emoticon-Ngakak (S)
makasih dah mampir emoticon-Sorry
ane kira ini trit udah mati