alexa-tracking

[SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50c05a4b8227cf245c00005d/share-waspadai-darah-kental-pada-usia-muda
[SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda
Spoiler for First:


Quote:



[QUOTE]Penderita Darah Kental Tak Bisa Men-Donorkan Darah nya
[QUOTE]
[SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda[/[QUOTE][CENTER][SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda[/[QUOTE][CENTER][SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda[/[QUOTE][CENTER][SHARE] Waspadai Darah Kental Pada Usia Muda

Jakarta, Penderita penyakit darah kental tidak boleh mendonorkan darahnya karena bisa membahayakan pasien yang menerimanya. Sebaliknya, darah yang kental itu harus dibuang karena bisa meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-Darah kental atau disebut juga polisitemia dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya. Polisitemia primer atau disebut juga polisitemia vera merupakan kondisi bawaan yang dipicu kelainan genetik, sementara polisitemia sekunder disebabkan oleh penyakit lain misalnya gangguan jantung dan paru-paru.

Kedua jenis polisitemia ini ditandai dengan jumlah eritrosit atau sel darah merah yang lebih tinggi dari angka normalnya. Kelebihan eritrosit ini dilihat dari kadar hemoglobin (Hb) yang normalnya berkisar antara 11-12 g/dL untuk wanita atau 12-16 g/dL untuk pria.

Meningkatnya kekentalan darah akibat kelebihan Hb dan eritrosit dibarengi dengan peningkatan risiko penggumpalan darah. Akibatnya, penderita darah kental lebih rentan mengalami serangan jantung, stroke dan risiko fatal lainnya yang berhubungan dengan penyumbatan pembuluh darah.

Bukan hanya pada penderitanya saja, peningkatan risiko penyumbatan darah juga bisa terjadi pada orang lain jika darah yang kental itu didonorkan. Oleh karena itu, Palang Merah Indonesia biasanya akan menolak donor yang memiliki kadar Hb di atas normal alias terlalu kental.

"Darah kental memang harus diambil sebagian biar lebih encer, lewat prosedur yang dinamakan phlebotomy. Tapi bukan untuk didonorkan, darah itu harus dibuang," ungkap ahli hematologi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Dr Johan Kurnianda, SpPD, KHOM (K) saat dihubungidetikHealth, Jumat (18/2/2011).

Menurut Dr Johan, darah kental juga tidak disebabkan oleh makanan secara langsung. Namun bagi yang sudah mengalami kondisi tersebut, kebiasaan makan makanan berlemak dan kurang minum bisa meningkatkan risiko penggumpalan darah yang berakibat fatal.

Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk menekan produksi sel darah merah misalnya hidroksi Untuk mengatasi darah kental, beberapa jenis obat yang sering digunakan adalah Aspirin, Warfarin atau sejenisnya. Namun jenis obat-obatan tersebut hanya mencegah terjadinya penggumpalan darah, sementara untuk men

Peringatan! 
agan yang punya penyakit serupa

Quote:
reserved

-------
Maap trit nya jadi acak-acakan emoticon-norose
Ane kemaren ngedit dari hape jadi begini jadi nya emoticon-Mewek

Ane belum sempet buka di kompi emoticon-Sorry
Harap maklum dulu yah gan emoticon-Berduka (S)

Ane udah request reset kembali seperti sebelum di edit emoticon-Berduka (S)
KASKUS Ads
reservedcs
beh amazing gan
Quote:

apanya yang amazing gan emoticon-Big Grin
ane minum plafix selama 6bulan gan, itu resep dr dokter ane, untuk ngencerin darah ane emoticon-Smilie
bahaya banget yah gan
Quote:

sama gan.Temen-temen ane juga pada minum plafix gan setelah berobat ke dokter.
btw gimana kondisi agan sekarang? Udah membaik kah?

Quote:

yap. Resiko terkena stroke bisa terjadi kapan aja juraganemoticon-Takut
wah serem banget gan
Quote:

iyah gan emang serem
tapi masih sereman ID agan. Username nya kok ngga nongol gan emoticon-Takut
sepi amat nih tritemoticon-Confused

Polycitemia Vera

Hmmm.. sumbernya dr detik.
agak rancu tu yng disebut darah kental. takutnya orang awam salah persepsi mengenai kekentalan darah.
kyknya yng dimaksud Polycitemia vera (PV) ya. tp dikacaukan dengan kekurangan bagian cairan pada darah ma gangguan fungsi trombosit.

Sebetulnya PV itu termasuk kanker darah, jd sel darah merah diproduksinya kebanyakan. Kenapa bisa stroke, itu krn trjadi penggumpalan di pembuluh darah akibat sumbatan yang terbentuk oleh trombosit. Knp bisa trjadi sumbatan trombosit ( kita sebut ini thrombus/emboli), itu krna dinding pembuluh darah rusak sehingga trombosit yang emang tugasnya sumpel menyumpel dinding berusaha untuk nutup lubang. tp sayangnya krn faktor lain sperti hipertensi, kolesterol dll, konfigurasi dindingnya ga semulus aslinya, makanya malah makin kacau tambal sulamnya. jadi malah bikin kecil diameter pembuluh darah.
ditambah dengan keadaan Polycitemia vera di mana darah lbh kental, otomatis aliran darah lbh lambat dan susah nglewati bagian pembuluh darah kecil plus ditambah yang makin menegeecil akibat sumbatan di atas.

Jd, hanya sekedar meluruskan alur brpikir dr PV ini. PV ini meningkatkan resiko seseorang untuk terkena stroke dengan alasan seperti yng saja jelaskan di atas. Salah satu gejala stroke adalah sakit kepala ( saya rasa migrain bukanlah istilah yng cocok, krn rasa sakit kepalanya berbeda dengan yng gejala stroke)

So, gmn kita tau klo kita mengidap PV? yng jelas bukan dr kekentalannya ( siapa jg yng bisa nilai atw ngrasain). tgl liat aja d bagian hasil test darah rutin klo agan2 abis MCU. di situ ada tulisan RBC berapa jumlah. klo lbh dr 5 juta, mgkn salah satu penyebabnya adalah PV .
Quote:

makasih gan koreksi nya
jadi tambah ilmu ane nih emoticon-Malu (S)


langsung ane pajang di post #1
menakjubkan sekali gan
kebetulan yang indah
Quote:



Quote:

walaupun OOT
tapi... thanks yah gan udah mampiremoticon-Cendol (S)
nais share gans
polisitemia emoticon-Belo
baru tau gan, nice info emoticon-I Love Kaskus (S)
Quote:

emoticon-Matabelo

Quote:

emoticon-Matabelo
ini sista yah emoticon-Ngakak (S)
makasih dah mampir emoticon-Sorry
ane kira ini trit udah mati