alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a651c6542acfaf7f00009f/tanya-sangat-capek-dan-sangat-ngantuk
(tanya) sangat capek dan sangat ngantuk
usia saya 30 tahun, tinggi 180 cm, berat 99 kg, belum menikah.
sekitar setahun lalu saya mulai merasa mudah capek dan mengantuk (tapi masih ringan) meskipun sudah tidur cukup, saya kira mungkin kualitas tidur saya yang kurang bagus. beberapa saat kemudian saya merasa sudah tidur nyenyak tapi tetap saja mudah capek dan mengantuk. kemudian saya cek darah untuk diabetes, lever, kolestrol, triglisirida dan ginjal. tapi semuanya normal, hanya kolestrol tepat di batas dan triglisirida agak tinggi beberapa poin dari batas. saya tanya ke dokter umum, katanya saya kurang olah raga kardio. dari olah raga sit up dan push up di rumah, saya mulai basket 2 kali seminggu, tapi masih tetap saja mengantuk. kemudian saya biarkan saja.
beberapa bulan kemudian pelan2 saya kena depresi, segala sesuatu sepertinya tidak menarik dan saya merasa tidak ingin ketemu siapa2 dan melakukan apa2, tapi masih baru perasaan dan saya paksa bekerja dan bertemu orang2, kemudian saya tidak tahan lagi dengan perasaan "tidak ada yang menarik di dunia ini" dan memutuskan ke psikiater. di psikiater saya ditanya tentang diri saya, pendidikan, keluarga, pekerjaan, masalah cinta dan berkata penjelasan saya lancar dan teratur. psikiaternya berkata saya memang depresi tapi bukan dari psikis, tapi dari fisik, kemudian diberi obat anti depresan dan kontrol dalam 2 minggu, setelah 2 minggu perasaan saya mulai membaik tapi masih mengantuk dan bertambah parah mengantuknya. saya ceritakan ke psikiaternya, psikiaternya bilang kalau obatnya mungkin terlalu kuat, jadi tambah mengantuk, kemudian diberi dosis paling ringan untuk 1 bulan, setelah 2 minggu perasaan saya mulai membaik tapi mengantuknya masih tetap memburuk. saya putuskan cari psikiater yang lain, kemudian psikiater baru seperti yang pertama juga berkata kalau mengantuknya dari depresi dan depresinya karena faktor fisik dan diberi anti depresan. setelah habis obatnya masih tetap mengantuk juga.
setelah itu saya dibawa ke seorang sinse, dia memeriksa denyut tangan saya dan berkata kalau saya ini badannya sangat "panas" harusnya sangat bersemangat, tapi liat mata saya kok keliatan sangat capek. kemudian dia minta saya cek tiroid dan anemia. hasil tes darah semuanya normal. sinse itu bilang tidak tau masalahnya dimana.
setelah itu ada teman orang tua saya yang berkata mungkin sarafnya yang bermasalah. kemudian saya periksa ke spesialis saraf (yang juga seorang psikiater). pertama-tama seperti di psikiater yang lain, ditanya banyak hal tentang diri saya. setelah itu saya tunjukkan obat2 anti depresan dari psikiater2 yang lalu. dia berkata kalau mengantuknya dari depresi harusnya mengantuknya berkurang setelah minum obat. kemudian dokternya memberi vitamin otak dan saraf dan kontrol 2 minggu kemudian. setelah saya minum obatnya selama 2 minggu tapi tidak ada perubahan. setelah saya kembali dan diperiksa kembali, dokternya berkata ada masalah pada sistem saraf pusat saya dan diberi obat. besoknya setelah minum obatnya saya merasa sangat segar dan kembali normal. pada hari ke 3 dan seterusnya obatnya tidak ada efeknya lagi, saya kembali mengantuk.
setelah itu saya coba ke akupuntur. oleh dokter akupuntur pertamanya mendiagnosa saya saraf lemah. setelah 2 minggu tusuk jarum 3 kali seminggu tetap tidak ada perubahan. kemudian dia berkata mau coba tusuk jarum untuk saraf yang tidak berfungsi, setelah 2 minggu saya merasa kantuk dan capek saya berkurang 50%. setelah 3 bulan tusuk jarum, tidak ada perubahan, masih tetap tinggal 50%.
kemudian saya coba ke internis dengan semua hasil tes darah, dia suruh saya cek elektrolit dan lagi2 hasil tesnya normal. internis ini berkata kalau tidak tau penyakitnya apa.
kemudian saya bertanya kepada 2 teman saya yang dokter, mereka bertanya apa orang tua saya ada yang pernah kena tiroid, dan saya katakan mama saya pernah operasi pengangkatan gondok. apa saya tambah gemuk, saya jawab dalam 1,5 tahun terakhir berat saya bertambah 10 kg dan sepertinya naik terus berlahan meskipun sudah mengurangi makan dan camilan dan sudah olah raga. kata teman saya, itu gejala hipotiroid, tapi anehnya hasil tesnya normal. dan teman saya juga berkata tidak tau penyebabnya.

saya minta saran, ke dokter mana lagi atau pemeriksaan apalagi yang harus saya lakukan?
maaf kalau terlalu panjang
terima kasih
Kalau hasil tes lab dr dokter hasilnya bagus semua dan tidak ada
masalah tapi anda tetap berpikir anda ini terkena sakit fisik tertentu
kemungkinan besar anda terkena penyakit psikosomatis alias penyakit
krn pikiran negatif yg kita buat2 sendiri. Anda harus yakin bahwa anda
itu sehat krn kalau kita mikir kita ini sehat maka tubuh akan sehat
kalau kita berpikir kita ini sakit maka tubuh akan sakit. Harus
ditanamkan pola pikir masa bodoh, nggak usah cemas/takut, peduli atau
mikirin apa yg akan mungkin terjadi pada diri anda nantinya krn semua
itu Tuhan yg mengatur, serahkan semua kecemasan/ketakutan anda kpd
Tuhan krn hidup ini miliknya Tuhan, biarlah yg di atas yg sibuk
mikirin rasa cemas anda. Anda hanya perlu menikmati dan membuat
senyaman mungkin hidup anda krn hidup ini cuma sebentar. Intinya
justru sikap masa bodoh/EGP yg bisa meringankan masalah anda dan harus
ditanamkan pola pikir positif seperti bhw anda ini sehat2 saja. Rasa
ngantuk dan capek itu krn kualitas tidur anda nggak bagus yg
disebabkan pikiran anda selalu dipenuhi pikiran negatif seperti
kecemasan yg berlebihan yg berakibat ke gangguan tidur dan gannguan
pencernaan. Jangan sampai jadi ketergantungan pada obat2an spt obat
tidur dll. krn masalahnya ada pada pola pikir negatif anda sendiri.
Quote:Original Posted By morinoz
Kalau hasil tes lab dr dokter hasilnya bagus semua dan tidak ada
masalah tapi anda tetap berpikir anda ini terkena sakit fisik tertentu
kemungkinan besar anda terkena penyakit psikosomatis alias penyakit
krn pikiran negatif yg kita buat2 sendiri. Anda harus yakin bahwa anda
itu sehat krn kalau kita mikir kita ini sehat maka tubuh akan sehat
kalau kita berpikir kita ini sakit maka tubuh akan sakit. Harus
ditanamkan pola pikir masa bodoh, nggak usah cemas/takut, peduli atau
mikirin apa yg akan mungkin terjadi pada diri anda nantinya krn semua
itu Tuhan yg mengatur, serahkan semua kecemasan/ketakutan anda kpd
Tuhan krn hidup ini miliknya Tuhan, biarlah yg di atas yg sibuk
mikirin rasa cemas anda. Anda hanya perlu menikmati dan membuat
senyaman mungkin hidup anda krn hidup ini cuma sebentar. Intinya
justru sikap masa bodoh/EGP yg bisa meringankan masalah anda dan harus
ditanamkan pola pikir positif seperti bhw anda ini sehat2 saja. Rasa
ngantuk dan capek itu krn kualitas tidur anda nggak bagus yg
disebabkan pikiran anda selalu dipenuhi pikiran negatif seperti
kecemasan yg berlebihan yg berakibat ke gangguan tidur dan gannguan
pencernaan. Jangan sampai jadi ketergantungan pada obat2an spt obat
tidur dll. krn masalahnya ada pada pola pikir negatif anda sendiri.


Beberapa bulan pertama sudah saya lakukan, tidak memperdulikan kantuk dan capek saya, berpikir positif dan semangat tetap beraktivitas seperti biasa, tapi tetap saja cepat mengantuk (mata terasa berat), kadang kepala terasa berat dan terasa capek, meskipun melakukan hobi2 saya, Waktu parah2nya seperti mengantuk beberapa hari tidak tidur, mata susah terbuka dan badan seperti tidak bertenaga sama sekali.
Quote:Original Posted By wedelia.net


Beberapa bulan pertama sudah saya lakukan, tidak memperdulikan kantuk dan capek saya, berpikir positif dan semangat tetap beraktivitas seperti biasa, tapi tetap saja cepat mengantuk (mata terasa berat), kadang kepala terasa berat dan terasa capek, meskipun melakukan hobi2 saya, Waktu parah2nya seperti mengantuk beberapa hari tidak tidur, mata susah terbuka dan badan seperti tidak bertenaga sama sekali.


Kalau begitu sekarang waktu tidurnya harus yg tepat dan teratur. Tidur
paling malam jam 10, idealnya bisa tidur malam 6 s/d 8 jam dg kualitas
yg baik. Hindari kegiatan2 yg bisa mengganggu tidur malam
misalnya misalnya menjelang tidur malam jangan melakukan kegiatan
fisik yg melelahkan, jeda sehabis makan malam dan waktu tidur minimal
2 jam dan jangan minum kopi, makan yg berat spt daging, jangan ngobrol
dg topik yg bikin berat, sebelum tidur buang air kecil dulu, matikan
semua sumber cahaya dan suara termasuk handphone, lepaskan semua beban
pikiran kalopun musti mikir bayangin aja yg enak2, fokus pada kondisi
gelap yg hening.
Bagusnya mulai dari pagi s/d sore hari badan kita harus dibikin capek
secara fisik agar malam harinya badan merasa lelah, ngantuk shg lebih
mudah tidur.
Kalo siangnya ngantuk tahan hingga tengah hari. Waktu
tidur siang terbaik adalah antara jam 1 s/d jam 3 siang, kalo tidur
siang di luar jam tsb begitu bangun kepala kita malah jadi puyeng,
tidur siang selama 20 s/d 30 menit udah bisa bikin badan kita lebih
segar dan membuat tekanan darah turun. Intinya kalo kualitas kita
tidur malam bagus artinya bisa tidur malam lebih lama dan tidak sering
terbangun di tengah malam maka ketika bangun pagi kondisi badan kita
akan lebih segar. Kita harus tetap bersyukur meskipun kita bangun pagi dg kondisi kurang segar dan nggak usah dipikirn lagi. Semuanya memang butuh waktu dan kesabaran, selalu berpikir
positif kondisi tubuh kita akan perlahan2 akan menjadi lebih baik dar
hari ke hari. Olahraga rutin ringan tiap pagi seperti jalan kaki
selama 30 menit juga baik buat rileksasi, cobalah banyak tertawa
walaupun tertawanya kita buat2 sendiri utk menurunkan hormon
stressnya. Jangan lupa mental masa bodohnya tetap dijaga krn makin kita mikirin penyakitnya malah bikin gejala penyakitnya tambah parah.
Quote:Original Posted By morinoz


Kalau begitu sekarang waktu tidurnya harus yg tepat dan teratur. Tidur
paling malam jam 10, idealnya bisa tidur malam 6 s/d 8 jam dg kualitas
yg baik. Hindari kegiatan2 yg bisa mengganggu tidur malam
misalnya misalnya menjelang tidur malam jangan melakukan kegiatan
fisik yg melelahkan, jeda sehabis makan malam dan waktu tidur minimal
2 jam dan jangan minum kopi, makan yg berat spt daging, jangan ngobrol
dg topik yg bikin berat, sebelum tidur buang air kecil dulu, matikan
semua sumber cahaya dan suara termasuk handphone, lepaskan semua beban
pikiran kalopun musti mikir bayangin aja yg enak2, fokus pada kondisi
gelap yg hening.
Bagusnya mulai dari pagi s/d sore hari badan kita harus dibikin capek
secara fisik agar malam harinya badan merasa lelah, ngantuk shg lebih
mudah tidur.
Kalo siangnya ngantuk tahan hingga tengah hari. Waktu
tidur siang terbaik adalah antara jam 1 s/d jam 3 siang, kalo tidur
siang di luar jam tsb begitu bangun kepala kita malah jadi puyeng,
tidur siang selama 20 s/d 30 menit udah bisa bikin badan kita lebih
segar dan membuat tekanan darah turun. Intinya kalo kualitas kita
tidur malam bagus artinya bisa tidur malam lebih lama dan tidak sering
terbangun di tengah malam maka ketika bangun pagi kondisi badan kita
akan lebih segar. Kita harus tetap bersyukur meskipun kita bangun pagi dg kondisi kurang segar dan nggak usah dipikirn lagi. Semuanya memang butuh waktu dan kesabaran, selalu berpikir
positif kondisi tubuh kita akan perlahan2 akan menjadi lebih baik dar
hari ke hari. Olahraga rutin ringan tiap pagi seperti jalan kaki
selama 30 menit juga baik buat rileksasi, cobalah banyak tertawa
walaupun tertawanya kita buat2 sendiri utk menurunkan hormon
stressnya. Jangan lupa mental masa bodohnya tetap dijaga krn makin kita mikirin penyakitnya malah bikin gejala penyakitnya tambah parah.


sudah saya coba semuanya seperti yang ditulis (kecuali jalan pagi tiap hari, hanya basket 2 kali seminggu), karena nasehat dokter umum juga seperti itu. dari coba tidur kurang dari 8 jam sampai lebih dari 8 jam. dari berusaha mencapekan diri sampai santai sebelum tidur. coba tidur siang sebentar sampai coba tidur siang agak lama. semuanya tidak ada efeknya. lama2 (3-4 bulanan) malah memburuk. sekarang saya juga rutin pijat seluruh badan seminggu sekali, tapi 30 menit - 1 jam setelah pijat tubuh jadi capek kembali.
saya setelah diberi anti depresan, tidur saya jadi lebih "dalam" bangunnya jadi lebih enak, tapi 30 menit - 1 jam mengantuk dan capek lagi.
dulu sebelum depresi saya selalu bersyukur, kemudian sewaktu kena depresi sangat susah berpikir apapun, terutama pikiran positif. sekarang setelah minum antidepresan balik lagi seperti dulu pikiran, bisa berpikir positif tapi tetap mengantuk.
Kalau semua sudah dilakukan maka cobalah selalu bersyukur dg keadaan kita yg sekarang krn masih banyak orang lain yg menderita penyakit yg lebih parah dr kita, jangan membebani pikiran2 kita harus cepat pulih harus cepat segar krn menurut saya malah bisa memperburuk proses pemulihan. Pasrahkan aja sama yg di atas, serahkan ke depannya gimana sama yg di
atas, Tuhan sudah punya rencana kpd tiap2 orang. Kalo saya bilangnya
kita harus mengidentikkan diri kita sebagai Mr/Mrs Masa Bodoh krn
selama ini sudah capek dg ketidaknyaman akibat keluhan2 yg kita
rasakan. Mending pikirin/jalankan yg enak2 aja, makan enak yg sehat,
jalan2, cuci mata di mall liat cewek cakep/cowok ganteng, kalo punya
duit ya belanja yg kita inginkan. Kalo perlu cari pasangan/pacar, atau
paling nggak udah ada yg ditaksir kadang udah bisa bikin kita happy.
Buat diri kita senyaman mungkin aja, jangan mikirin penyakit terus,
makin dipikirin spy cepat sembuh makin menjadi tuh penyakitnya.
Berhasil tidaknya tergantung tergantung dr diri kita sendiri, dokter
atau pskiater cuma kasih petunjuk jalan yg benar dan semua itu perlu
waktu yg lama tidaknya tergantung kita sendiri apakah kita bisa
mengontrol pikiran kita sendiri dan jangan sampai kita yg dikontrol
oleh pikiran kita. Saya juga dulu nggak pernah bisa tidur nyenyak
sampai sebulan krn cemas berlebihan sampai kulit serasa tipis banget
dan perih kalau keluar rumah kena sinar matahari. Tiap malam serasa
siksaan krn sulit tidur. Sampai suatu saat saya merasa besok rasanya
saya mungkin akan mati dan malam itu dari lubuk hati yg terdalam saya
bilang ke Tuhan," Udah deh terserah pada loe Tuhan mau digimanain nih
tubuh gue, gue udah cape, sekarang pokonya gue mau merem aja" Eh nggak
berapa lama habis merem utk pertama kalinya bisa lgs tidur selama 4
jam nonstop yg waktu itu bisa dibilang rekor dunia. Sampai sekarang
pun saya masih mengalamai gangguan tidur, tapi bedanya saya nggak
terlalu mikirin apa tadi malam bisa tidur nyenyak apa nggak dan selalu
bersyukur atas kualitas tidur yg dikasih sama Tuhan tadi malam. Yg
penting bagaimana caranya kita bikin hari ini menjadi hari yg terbaik
buat kita, lupakan yg lalu, jangan mikir ke depannya gimana (misalnya
apa penyakit kita akan tambah parah atau lebih baik) krn masa depan
itu adalah misteri dan hanya Tuhan yg tahu.

Ask

gan ane punya masalah yang sama kaya agan..
belakangan ini mata ane cepet banget cape, cepet ngantuk, mengganggu aktivitas ane banget.
trus mata ane ane jadi sering banget ngedip, ga tau kenapa, ane jadi dikirain genit sama temen2 aneemoticon-Hammerhammer
ane jadi sebentar-sebentar tidur gan, kerasa agak segeran sih, tapi abis itu 2-3 jam kemudian udah cape lg matanya, berasa kaya abis nangis, agak berat gitu, dan ngantuk juga...
dan setelah googling dan nemu post ini, ane ngerasa masalahnya mirip2..makanya ane mau nanya sama agan wadelia ini gmn solusinya buat kondisi kaya gini?
makasih sebelumnya emoticon-thumbsup
problem yang sama ....

udah beberapa bulan ini ....

pertama banyak aktifitas ...tapi juga gampang capek ....

Ane pernah ngalamin hal yg sama dg ts dan tmn2 di atas. Cman kesimpulan ane klo otak tuh punya fungsi prosesor sama ram mirip persis dg di komputer/hp. Nah problemnya itu ram otak yg kapsitasnya trbatas dibebanin sm program2 malware yg berjalan sndiri (selftalk, angan2, prasan bnyak kurang, tkanan kerja dlsb, bawan negatif/kritis, .. ) ente tidur itu si malware tetep jalan ngebebanin ram otak, efeknya habis bangun tdur serasa masih kurang dan ngjalanin hidup terasa lemas tdk bergairah dlsb. Tp dilain waktu terkadang muncul semngat kembali <-- ketika malwarenya lg pada tiarap, perasan/pikiran passion hidup kita bisa bangkit muncul.

Klo kondisinya mirip kayak diatas, obatnya mgkin agan ts sama tmn2 yg ngalamin hal yg sama sudah tahu. kita bisa brainstorming. Pointnya si malware2 ato program apapun yg running terang2an ato smbunyi2 harus pinter2 discanning. Artinya ga bs ngarepin dr org lain doang buat nyari tahu dan nymbuhin. Itu kpinteran self awareness atau assesment kita sndiri sj. Pngetahun ngulik dr buku2 psikologi, motivasi, hipnosis dlsb lmyan bs ngebantu kita buat scanning.

Klo kondisinya disebabkan fisik sarap atau ganguan otak, nah itu ane kira harus ke dokter.

Cuman dg kondisi apapun yg terjadi, ane malah bersukur. Memang manusia hrus ngalamin up and down. Ketika kite down, diposisi itulah kite bs merancang apa kita bner2 mauin utk kehidupan kita. Sisanya waktu dan kerja keras n smart utk mencapainya. Supaya sisa waktu kita dilalui dg prasan tenang, hangat, bersyukur dan bahagia.
Ini sm persis dg ane...