alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Tech / Computer Stuff /
Tips Memperpanjang Umur Batre Notebook/Netbook
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/508614191c7608800b000000/tips-memperpanjang-umur-batre-notebook-netbook

Tips Memperpanjang Umur Batre Notebook/Netbook

Pertama, perlu diketahui bahwa baterai yang bisa di-charge (rechargeable battery) itu ada beberapa tipe. Yang sering digunakan untuk barang elektronik umum biasanya adalah Nickel based (NiCd) dan Lithium based (Lithium-ion). Untuk laptop, saat ini hampir bisa dipastikan semuanya menggunakan jenis Lithium-ion. Selain karena mampu menyimpan daya lebih besar, baterai Lithium-ion juga lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan baterai NiCd yang sangat beracun.

Mengetahui perbedaan jenis baterai ini sangat penting karena karakteristik keduanya sangat berbeda. Pada baterai NiCd, elektrolit-elektrolit yang ada didalamnya akan berkumpul di bawah (di dasar) karena pengaruh gravitasi, ketika disimpan terlalu lama (disimpan di gudang). Itulah kenapa pada saat membeli baterai NiCd baru, sangat disarankan untuk men-charge minimal selama 8 jam (optimalnya 16 – 24 jam) sebelum digunakan pertama kali. Namun demikian, seringkali ketika membeli peralatan elektronik yang menggunakan baterai pihak toko (penjual) menyarankan untuk men-charge baterainya minimal 8 jam sebelum pemakaian pertama kali walaupun jenis baterainya bukan NiCd.

Salah kaprah lainnya adalah anggapan bahwa baterai harus digunakan sampai benar-benar (mau) habis sebelum boleh di-charge lagi. Sekali lagi ini berlaku untuk NiCd, dimana pada baterai jenis ini terdapat fenomena “memory effect”, yaitu baterai ini seolah-olah bisa “mengingat” banyaknya daya yang terisi pada saat proses charging terakhir. Sehingga misalnya baterai NiCd kapasitanya masih 65% dan kemudian di-charge sampai penuh (yang berarti mengisi baterai sebanyak 35%), maka baterai ini akan menganggap seolah-olah kapasitasnya tinggal 35%. Namun sekali lagi, ini tidak berlaku untuk baterai jenis Lithium-ion.

Baterai jenis Lithium-ion sekarang juga banyak dipakai untuk peralatan elektronik lainnya seperti handphone ataupun kamera digital. Jadi tips di bawah ini bisa juga Anda terapkan untuk gadget Anda yang menggunakan baterai jenis Lithium-ion. Berikut tipsnya:

Untuk penggunaan pertama kali charge baterai secara normal. Seperti sudah dijelaskan di atas, men-charge baterai minimal 8 jam untuk pertama kali hanya berlaku untuk baterai jenis Nickel based. Untuk baterai Lithium-ion, tidak adanya bedanya antara charging ke-1, ke-5, ataupun ke-500. Malah kalau di-charge terlalu lama bisa mengakibatkan overcharging yang membuat umur baterai semakin pendek.

Jika anda menggunakan notebook berlama-lama, jangan cabut charger. Apabila anda menggunakan notebook berlama-lama, saat baru menyalakan notebook, pasang charger dan jangan lepas charger meskipun baterai sudah penuh lagi. Hal ini berlaku untuk baterai pada notebook baru yang memang menyediakan “auto controll” sehingga tanpa harus cabut charger sekalipun baterai tetap bisa terkontrol dan bisa terawat dengan baik.

Jaga supaya temperatur tidak terlalu panas. Temperatur tinggi merupakan musuh nomor satu baterai karena keadaan panas akan mempercepat degradasi sel-sel yang ada di dalam baterai. Untuk itu sebisa mungkin taruh/simpan laptop di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Kebiasaan menaruh laptop di dalam mobil pada siang hari yang terik juga harus dihindari kalau tidak ingin umur baterai berkurang drastis.

Atur sirkulasi udara supaya tetap lancar. Hindari menaruh laptop di kasur atau bantal karena hal ini akan mengganggu sirkulasi udara yang mengakibatkan laptop menjadi cepat panas. Cara paling praktis adalah dengan menggunakan coolpad. Coolpad merupakan peralatan sederhana yang murah meriah namun sangat berguna khususnya untuk menjaga temperatur laptop supaya tidak terlalu panas. Selain itu, setelah selesai menggunakan laptop, sebaiknya diamkan beberapa saat supaya laptop menjadi lebih dingin sebelum dimasukkan ke dalam tas laptop.

Gunakan laptop secara hemat energi. Dengan menghemat penggunaan energi laptop maka umur baterai bisa bertahan lebih lama.

Apabila hendak menyimpan baterai cukup lama, simpanlah ditempat yang sejuk dengan kapasitas 40%. Ada sebuah penelitian yang membandingkan antara baterai yang disimpan dalam kapasitas 40% dengan baterai yang disimpan dengan kapasitas 100%. Hasilnya, baterai yang disimpan dengan kapasitas 100% mengalami capacity loss yang lebih besar daripada yang 40%

sumber: http://blog.fastncheap.com/memperpan...#ixzz2A5Y2UDyD

emoticon-Blue Repost





========================================================
[url]www.noteonestore.com[/url]
Diubah oleh: noteONE
Urutan Terlama
emoticon-Ngakak
sama seperti trit sebelumnya ujung2nya ada di paling bawah emoticon-Ngakak
Quote:


itu bukan pointnya gan!emoticon-Ngakak
kalo umur batre agan2 makin tahan lama, artinya makin dikit yg nyari batre pengganti. maksud info di atas hanya u/ menambah pengetahuan kaskuser ttg cara memperpanjang umur batre.
muda2an dapat cendol gan..emoticon-Big Grin
emoticon-Kaskus Lovers
Diubah oleh noteONE
Nice share gan , emoticon-thumbsup
tapi denger" kalo pake coolpad itu berbahaya emoticon-Bingung (S)
katanya debunya jd masuk ke dalam mesin notebok/laptop
sipp gan meskipun udah pernah baca but nice inpoh kok emoticon-Big Grin
Quote:


Thanks gan! ini contoh agan yg positif thinking. emoticon-thumbsup

fungsi dasar coolpad itu untuk memperlancar sirkulasi udara pada hardware notebook(menjaga agar hardware notebook tidak terlalu panas) namun coolpad yg menembakkan udara ke lubang ventilasi notebook diwaktu bersamaan jg membawa debu kedalam komponen notebook sehingga jika debu tertumpuk terlalu banyak maka akan ada kemungkinan merusak hardware notebook .
Selain itu hembusan udara dari cooling pad justru akan mengganggu sirkulasi pada notebook. Hal ini dikarenakan udara panas yang seharusnya dialirkan keluar justru akan ditiupkan kembali ke dalam oleh kipad pada cooling pad. Hal ini bisa memicu rusaknya beberapa komponen pada notebook akibat kepanasan.
untuk itu lbh baik mencari cooling pad yg menyedot udara bkn mengembalikan udara panas.

s'moga membantu emoticon-I Love Kaskus (S)


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di