alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016862128/peraih-nobel-kritisi-dunia-penelitian-indonesia
Thumbs up 
Peraih Nobel Kritisi Dunia Penelitian Indonesia
Quote:Australia menganggap anak Indonesia memiliki pengetahuan yang baik


Peraih Nobel Kritisi Dunia Penelitian Indonesia

Australia kembali menyoroti ilmu pengetahuan dan penelitian ilmiah di Indonesia. Para peneliti dari Australia menganggap anak-anak Indonesia memiliki pengetahuan yang baik. Namun, belum banyak pelajar Indonesia yang mempertimbangkan karirnya dalam bidang ilmu pengetahuan.

Profesor Barry J Marshal, peraih Nobel untuk Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 2005 dari University of Western Australia mengungkapkan bahwa sebenarnya anak-anak Indonesia memiliki pengetahuan yang baik, tapi belum banyak yang memilih berkarir menjadi seorang peneliti.
Kata dia, banyak penelitian yang dapat dihasilkan dari para anak muda ini. "Untuk mewujudkan itu, butuh dukungan dari institusi terkait, seperti pemerintah, guru, komunitas dan lingkungan," kata Barry J Marshal dalam acara Festival Science for Our Future di Universitas Bina Nusantara, Jakarta, 9 Oktober 2012.

Menurutnya sebuah penelitian harus berdasarkan ilmu pengetahuan yang baik. Ilmu pengetahuan juga harus diperoleh dari sebuah institusi pendidikan yang bermutu.

"Kurikulum pendidikan jangan terlalu padat, sebab itu hanya membuat anak menjadi stres. Biarlah anak-anak belajar dengan sendirinya. Nantinya ia akan memiliki keinginannya sendiri dalam meneliti berdasarkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya," tambah Barry J Marshal.

Marshal mencontohkan bahwa Pemerintah di Chicago, Amerika Serikat, sangat mendukung komunitas-komunitas sains. "Bahkan ada acara TV yang membahas tentang dunia sains yang dilakukan oleh anak-anak muda," ujarnya.

Marshal juga memberikan saran buat anak-anak Indonesia agar tetap semangat melakukan penelitian dan membentuk komunitas penelitian.

"Banyak manfaat dari sebuah penelitian, Anda bisa melakukan banyak hal dari penelitian tersebut. Peneliti muda harus memiliki komunitas agar banyak diskusi yang membahas sebuah penelitian," tutup Marshal.



sumber


mdh2an pemerintah indonesia lbh memperhatikan anak2 berbakat tersebut..dan trnyt bakat2 anak indonesia jg diperhitungkan diluar negeri

emoticon-I Love KaskusINDONESIA BISAemoticon-I Love Indonesia
Quote:"Kurikulum pendidikan jangan terlalu padat, sebab itu hanya membuat anak menjadi stres. Biarlah anak-anak belajar dengan sendirinya. Nantinya ia akan memiliki keinginannya sendiri dalam meneliti berdasarkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya," tambah Barry J Marshal.

nah yg ini saya setuju...emoticon-Malu

ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani

emoticon-Kaskus Lovers


mikiro lan makaryo ojo muk sendiko
"Kurikulum pendidikan jangan terlalu padat, sebab itu hanya membuat anak menjadi stres. Biarlah anak-anak belajar dengan sendirinya. Nantinya ia akan memiliki keinginannya sendiri dalam meneliti berdasarkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya," tambah Barry J Marshal.



emoticon-shakehand sepakat !
ini memang masalah yang sulit ...buat pemerintah melalui Diknas..,,untuk mengarahkan pendidikan Indonesia ke berbagai bidang...emoticon-Sorry

kurikulum yang padat,,tetapi orientasi kualitas yang dihasilkan sangat jauh dari harapan..,, disertai kualitas guru yang mampu menterjemahkan kurikulum tsb kepada siswa juga lemah...:emoticon-Sorry

perubahan kurikulum jelas membutuhkan waktu..,,,karena ini menyangkut ",lingkaran bisnis",,yang ujung-ujungnya....yah gitu deh....emoticon-Ngakak
dulu juga ada tv swasta yg khusus untuk pendidikan dan misinya untuk mencerdaskan anak bangsa tp mereka menyerah dan beralih ke music dangdut spesialis .
"Kurikulum pendidikan jangan terlalu padat, sebab itu hanya membuat anak menjadi stres. Biarlah anak-anak belajar dengan sendirinya. Nantinya ia akan memiliki keinginannya sendiri dalam meneliti berdasarkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya," tambah Barry J Marshal.

jangankan pelajaran yang terlalu padat.kalo telat.atau nilai tersendat....bisa bisa di kepala jadi tempat tangan guru mendarat...guru indonesia nyong
Quote:Original Posted By 0ralucu


nah yg ini saya setuju...emoticon-Malu

ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani

emoticon-Kaskus Lovers


—mikiro lan makaryo ojo muk sendiko™



Jalesveva Jayamahe, Men Sana In Corporesano Mbah... emoticon-Shakehand2
kalau mata pelajaran nggak padat,guru ngga bisa makan pak

terutama guru bantu yang dibayar berdasarkan jam ngajarnya,temen gw guru bantu gajinya udah parah banget.Cuman 200 ribu sebulan,padahal dia sering disuruh ngajar di kelas olimpiyade
Quote:Original Posted By ChefChoi
kalau mata pelajaran nggak padat,guru ngga bisa makan pak

terutama guru bantu yang dibayar berdasarkan jam ngajarnya,temen gw guru bantu gajinya udah parah banget.Cuman 200 ribu sebulan,padahal dia sering disuruh ngajar di kelas olimpiyade


itu yg msti dipikirin gan terutama pemerintah..mslhnya bs 3tahun baru bs diangkat jd guru ttpemoticon-Sorry
Menjadi peneliti muda di Indonesia? Untuk membiayai uang sekolah saja sudah susah, boro-boro melakukan penelitian dengan kocek sendiri emoticon-Frown

Negara ini hanya disibukkan oleh masalah politis dan korupsi. Tidak pernah terdengar perkembangan dunia bisnis, pendidikan dan pembangunan.

Coba lihat berita2 ... paling2 masalah kemiskiran dan kriminalitas. Lucunya, masalah rumor artis mendapatkan tandingan dari para politikus kita di negeri ini yang kelakuan mereka sangat jauh dari yang diharapkan.
mata pelajaran banyak cuma buat proyek2 buat cari DUIT sajaa anjeeng

gw dulu mesti belajar 17 mata pelajaran anjeng, gak penting banget

buang buang umur gue aja nih keparat2 di pemerintahan
emoticon-Bata (S)
sadarlah wahai pemerintah
jangan ngurusi masalah kekuasaan dan politik
urus rakyat, urus pendidikannya, urus perekonomian, urus penegakan hukum dll

kita punya potensi tapi pemerintah seakan impotensi
Quote:Original Posted By 0ralucu


nah yg ini saya setuju...emoticon-Malu

ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani

emoticon-Kaskus Lovers


—mikiro lan makaryo ojo muk sendiko™


yang ada:

ing ngarso sun toloyo. ing madyo mangun katro, tuuuut.... mburi memperdayai
setujuhh, dulu repot-repot ngapalin tabel kimia, belajar fisika, biologi, integral, trigonometri, aljabar, dll dsb dst

..eh setelah kerja ga ada yang kepake emoticon-Ngacir

mustinya lebih spesifik sesuai keahlian siswanya

Quote:Original Posted By aloxusbatalover
mata pelajaran banyak cuma buat proyek2 buat cari DUIT sajaa anjeeng

gw dulu mesti belajar 17 mata pelajaran anjeng, gak penting banget

buang buang umur gue aja nih keparat2 di pemerintahan
emoticon-Bata (S)


emoticon-Ngakak
iya gan, kalo dipikir buang-buang umur doank, seandainya mata pelajaran lebih sedikit, jam sekolah bisa kurang, jadi waktu ekstrakulikuler bisa ditingkatkan khususnya untuk pengembangan kepribadian

kek di jepang, jamnya buat piket kan keren tuh emoticon-Belo emoticon-Ngacir
Hampir kayak Jepang tuh.
Yang dikembangkan tuh potensi dan bakat masing2 anak.
Bukan memaksakan semua kurikulum dan mata pelajaran dijejelin ke otak anak2 emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By aloxusbatalover
mata pelajaran banyak cuma buat proyek2 buat cari DUIT sajaa anjeeng

gw dulu mesti belajar 17 mata pelajaran anjeng, gak penting banget

buang buang umur gue aja nih keparat2 di pemerintahan
emoticon-Bata (S)


yah si agan, agan gak tau kalo kualitas sd-sma Indonesia lebih tinggi dari negara-negara di dunia gara-gara pelajarannya banyak?
yang bikin jelek adalah setelah dapet pelajaran yang banyak itu, gak ada praktek nyata buat berkontibusi di masyarakat
ane gak menganggep 17 mata pelajaran sia-sia, karena pengalaman itu bikin ane sadar bahwa sistem pendidikan kita perlu ditinjau ulang
caranya?
jadi penerus bangsa yang bener, bukan cuman komentar bawa-bawa nama binatang sama nuntut doang, tapi belajar yang bener buat mengembangkan diri
tumben nih mengamini komen dari negara kapitalis + rasis...^^
makanya bg yang bisa mengatasi kurikulum padatnya indonesia bisa jd anak pinter,
yang kagag bisa ngatasin cuman jadi anak stress yg kerjaannya tawuran mulu.
masalah serius ni. di sinilah terlihat perbedaan pola pikir negara maju dengan negara tak-kunjung-berkembang kayak kita ini
pdhl bibit2 sudah diakui dan mendunia, tp pengolahannya yang tidak tepat. dr dulu itu itu saja masalahnya
dipikir2 orang kt itu kepinteran, kurikulum segitu banyaknya kita telen dan di ujikan semua, makanya sekarang banyak yg stres emoticon-Big Grin