alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016833491/pejabat-jilat-ludah-sendiri
Pejabat Jilat Ludah Sendiri
SEKDA AKUI DAPAT TPP Rp 30 JUTA

TASIK, (KP).-
Ibarat pepatah "menjilat ludah sendiri", Sekda kab. Tasikmalaya, H. Abdul Kodir akhirnya mengakui bahwa dirinya memang mendapatkan dana Tambahan Penghasilan Pegawai sebesar Rp 30 juta/bulan. Pengakuan itu dilontarkan Abdul Kodir usai mengikuti Salat Istisqa di Lapangan Setda Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/10).
Padahal sebelumnya, Abdul Kodir dengan tegas membantah bahwa dirinya benar-benar tak menerima TPP sebesar Rp 30 juta. Dalam pernyataannya yang dimuat di HU Kabar Priangan edisi Kamis (27/9), dengan tegas Abdul Kodir membantah menerima TPP sebesar Rp 30 juta. Menurutnya, dia memang menerima TPP, tetapi besarannya tak sampai Rp 30 juta/bulan.
Namun pernyataannya pekan lalu itu, ternyata berbeda dengan pernyataannya kemarin. Abdul Kodir mengakui jika dirinya selama ini telah menerima dana TPP dengan besaran Rp 30 juta/bulan.
Meski demikian, Abdul Kodir menegaskan bila TPP sebesar Rp 30 juta per bulan yang diterimanya itu sudah sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku. Dia menegaskan, dirinya hanya menerima apa yang sudah diatur oleh undang-undang.
"Ya menerima. Tetapi itu bukan keinginan saya, melainkan kebijakan dari eksekutif dan legislatif," ujarnya berkilah. Dalam panitia anggaran, Sekda ini posisinya sebagai Ketua Tim Anggaran yang mengatur besaran anggran belanja daerah.
Menurutnya, tidak ada masalah alokasi TPP sebesar Rp 30 juta, karena sudah sesuai dengan aturan yang ada. Akan tetapi dirinya menjelaskan jika dana sebesar itu merupakan kumulatif dari dana tunjangan yang rutin dia keluarkan.
Misalnya untuk perjalanan dinas, uang bensin, penginapan, bahkan guna menjamu tamu yang masuk ke ruangannya. Apalagi menurut dia, Sekda tidak memiliki anggaran khusus seperti dinas teknis yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.
Dana TPP inipun diakuinya telah diterima sejak tahun-tahun lalu. Artinya sudah mulai diberikan sejak Abdul Kodir menduduki posisi Sekda. Namun ia mengatakan, bila dulu rincian anggaran dipecah, tetapi sekarang dimasukan ke dalam TPP. "Bukan dari anggaran murni 2012, tetapi sudah dimulai sejak tahun-tahun lalu," ujarnya.
Kini baginya yang terpenting adalah bagaimana cara mempertanggungjawabkan anggaran tersebut sesuai dengan peruntukannya. Dan Abdul Kodir menegaskan, dirinya siap mempertangungjawabkan itu semua.

Dipanggil Dewan
Rencana DPRD Kab. Tasik untuk memanggil Bupati dan Sekda Kab. Tasik guna dimintai keterangannya soal besaran dana TPP untuk Sekda yang terlalu mencolok, akhirnya dilakukan. Kamis (4/10) kemarin, Sekda Abdul Kodir dan sejumlah pejabat Pemkab Tasik hadir di DPRD.
Sayang, Bupati Tasik, H. U. Ruzhanul Ullum tak hadir dalam pertemuan itu. Menurut informasi, Bupati Uu pada siang kemarin tengah melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Selatan Tasikmalaya.
Abdul kodir sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah datang bersama beberapa pejabat Pemkab lainnya, seperi Asisten daerah 1, Kepala Bapeda, Kabag Hukum, dan pejabat lainya. Sementara di jajaran DPRD, sejumlah anggota DPRD tak hadir.
Tanpa basa-basi, pimpinan dewan pun langsung mencecar rombongan pejabat Pemkab Tasikmalaya ini dengan berbagai pertanyaan seputar besaran TPP yang saat ini menjadi gejolak di masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang menjadi perhatian adalah atas dasar apa memberikan besaran TPP untuk Sekda sampai Rp 30 juta/bulan. Selain itu, para anggota DPRD pun meminta rincian serta analisis beban kerja seperti apa yang dipakai TAPD, sehingga besaran TPP untuk Sekda cukup menohok dibanding TPP pejabat yang lain.
Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ruhimat mengatakan, pemanggilan dilakukan guna mengetahui secara pasti kebijakan pemberian TPP dari tim TAPD sebagai penentu besaran yang dialokasikan. Dewan mempertanyakan alasan dan pertimbangan seperti apa yang dipakai Sekda guna menentukan besaran TPP. Hasilnya, kata dia, bisa menjadi rekomendasi guna menentukan kebijakan pada anggran murni tahun 2013.
"Yang jelas kita pertanyakan rinciannya bagaimana dan atas pertimbangan apa yang dipakai, sehingga masalah TPP ini jelas di masyarakat," jelas Ruhimat seusai mengikuti rapat.
Menjawab pertanyaan itu, jajaran panitia anggaran dari eksekutif menjelaskan bahwa besaran Rp 30 juta/bulan untuk Sekda ini bulan didasari pada biaya operasional sekda sehari-hari.
Pihak eksekutif menjelaskan bahwa biaya operasional ini diantaranya untuk biaya transportasi, telepon, biaya hotel bila bepergian, dana untuk menjamu tamu, termasuk sewa rumah dinas sekda. E-21***

SUMBER


Jadi pejabat enak gan,, bohong sama jilat ludah sendiri jadi budaya udah gitu dapat duit banyak lagi,, lebih dari yang lain emoticon-Marah emoticon-Marah
Polishit anjing
Pejabat Jilat Ludah Sendiri


ANJING GAN
inilah salah satu keanekaragaman hayati indonesia yang masih tetap akan dipertahankan...
namanya juga pejabat indo gan, kalo ga gitu ga kaya pejabat2 di marih emoticon-Big Grin
bener-bener enak jadi pejabat,, bohong aja legal emoticon-Marah emoticon-Marah
jorok banget ya jilat ludah sendiri... emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
namanya juga pejabat emoticon-Big Grin
tipenya cuma 2 kalau pejabat di Indonesia
pejabat korup dan pejabat bersih.
jangankan jilat ludah sendiri, tai2nya pun dimakan kalo perlu emoticon-Busa: emoticon-Busa:
Quote:Original Posted By Auto....Banned
namanya juga pejabat indo gan, kalo ga gitu ga kaya pejabat2 di marih emoticon-Big Grin


udah pada tebal mukanya gan emoticon-Marah ;marah
demi uang semuanya di lakukan
gak tau malu ama demen jilat ludah sendiri dan juga jilat atasan, moga aja orang begitu matinya susah
pejabat kl dah lihat uang mata nya ijo. mau jilat ludah sndri ga peduli..
kayak gak kenal pejabat2 di indonesia gan, dibiasakan aja gan emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Cska1818
jorok banget ya jilat ludah sendiri... emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


mungkin kalau di Jepang udah.. bunuh diri gan saking malunya..
ini mah. tenang2 aja emoticon-Marah emoticon-Marah
parah dah bilang kaga mau nerima eh malah nerima n biilang sesuai atuan... butuh duit ya pak..
ada beneranya juga, yang penting dia ga korupsi dari anggaran aja. ini udah gede gajinya masih juga korup.
Quote:Original Posted By de.anggo
parah dah bilang kaga mau nerima eh malah nerima n biilang sesuai atuan... butuh duit ya pak..


Keliatan butuhnya gan... "kura-kura lagi berteduh" "pura-pura tidak butuh" emoticon-Marah emoticon-Marah emoticon-Marah
masalahnya dia sebagai ketua tim anggaran,
berarti dia sendiri yang menetapkan tambahan gaji yang dia minta
ini masalah sistem kepegawaian, karena sekda juga nanti punya kewenangan untuk mutasi pegawai, kalau ada yang menentang pindah ke tempat yang jauh

wakil rakyat bisa menyetujui peraturan tersebut atau ada kong kali kong, semoga tidak semua daerah seperti itu
ya bagaimanapun juga itu termasuk kekayaan dan keanekaragaman budaya di Indonesia gan
udah biasa ituh mah gan..jangankan ludah ,,duit masih panas ajah diembat
mungkinkah salah satu tabiat seorang pejabat memang sperti itu...?