alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016796435/wakil-menteri-pendidikan-menyatakan-quotperangquot-terhadap-film-murahan
Thumbs up 
Wakil Menteri Pendidikan Menyatakan "Perang" Terhadap Film Murahan
Wakil Menteri Pendidikan Menyatakan "Perang" Terhadap Film Murahan

Wakil Menteri Pendidikan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti menyatakan "perang" terhadap produksi film-film murahan yang belakangan ini banyak beredar di bioskop di Tanah Air. Sikap tersebut dilakukan karena film merupakan bagian dari ekspresi budaya yang dapat membangun karakter bangsa.

"Film-film yang membodohkan masyarakat dan membuat bangsa ini dianggap bangsa primitif oleh bangsa lain karena tidak mampu membuat film dengan baik. Padahal begitu banyak ide-ide yang bisa digali tentang toleransi kearifan lokal, yang jujur dan benar akan memenangkan kehidupan. Film dapat menjadi media strategis untuk mentransformasikan inspirasi bagi generasi muda," katanya pada jumpa pers terkait penyelenggaraan Apresiasi Film Indonesia (AFI) di Jakarta, Jumat.

Wiendu yang didampingi wakil dari Lembaga Sensor Film, Nunus G Supardi, sutradara kawakan Dedi Setiadi, budayawan Tommy F Awuy, dan artis Clara Sinta meyakini film dapat menjadi media strategis untuk mentransformasikan inspirasi bagi generasi muda. Karena itu, untuk menekan lahirnya film-film murahan alias tidak berkualitas seperti film yang mengumbar seks, komedi berbau pornografi dan horor.

Untuk mendorong munculnya film berkualitas, Kemdikbud juga akan menggelar lomba Apresiasi Film Indonesia (AFI) yang mengangkat tema "Nilai Budaya, kearifan Lokal dan pembangunan Kakarakter Bangsa".

"Kami ingin AFI menjadi ajang penyegaran dan pembelajaran sineas dan insan perfilman terhadap isi cerita untuk mengenalkan lebih dalam nilai-nilai toleransi, keberagaman, kearifan lokal dan Cinta Tanah Air sekaligus akan memperkuat peran Lembaga Sensor Film (LSF)," katanya.

Ia mengatakan, lomba penulisan skenario film akan dibatasi untuk cerita anak, nasionalisme, dan kepahlawanan. Total hadiah penulisan skenario ini sejumlah Rp180 juta, di mana praktisi perfilman dan masyarakat umum pun dapat mengikuti.

Film yang dapat menjadi peserta, ialah film yang diproduksi dalam kurun waktu dua tahun. Pendaftaran film dimulai pada 5 Oktober-27 Oktober, penjurian 29 Oktober--14 November, dan malam anugerah akan digelar pada 25 November mendatang.

Pemerintah juga akan menyebar luaskan film-film berkualitas untuk ditayangkan di kawasan 3 T (Tertinggal, Terluar, Terpencil) dengan program Fasilitasi Biora dan membeli lisensi film seperti Negeri 5 Menara, Laskar Pelangi, Garuda di Dadaku, Sang Pemimpi, dan atau Ayat-Ayat Cinta, dan memutarnya dengan 20 mobil sinema ke kawasan 3 T ini.

Sementara itu, Wakil dari lembaga Sensor Film, Nunus Supardi, mengatakan film-film horor dan berbau kekerasan sebelum tahun 2010 dan jumlahnya mencapai lebih dari 100 film dengan berbagai judul "aneh-aneh".

"Kami memang termasuk bangsa yang memprihatinkan karena sedikit sekali menghasilkan film-film yang mengangkat tema kearifan lokal, kebudayaan bangsa yang kaya dan beragam. Kami harus belajar ke negara lain seperti India dengan industri film Bollywood, tentu saja Amerika dengan Hollywood dan bahkan dunia perfilman Nigeria sekarang maju melalui Nollywood," katanya.

Film-film yang dihasilkan oleh tiga industri perfilman tersebut Hollywood, Bollywood dan Nollywood sebanyak 56 persen menggunakan bahasa lokal dan mengangkat tema-tema budaya lokal, katanya.

"Kalau orang kulit putih mempunyai gaya hidup dengan segala romantikanya kemudian dibuatkan film-nya agar bangsa-bangsa lain mengetahuinya dan bahkan kemudian ditiru menjadi trend seluruh dunia, justru India dan Nigeria cepat sadar dengan memproduksi film-film yang mengangkat tema lokal akhirnya juga dikenal ke seluruh dunia," tambahnya.

SUMBER

kalo perlu....rumah produksi-nya dibanned sekalian bu....emoticon-Big Grin
pada akhirnya, para produsen berlindung di balik "selera pasar" untuk mempertahankan produksi film-film murahan itu. emoticon-Big Grin
kadang ada penikmat filem yang suka ama filem jelek lho....
Quote:Original Posted By ibnutiangfei
kalo perlu....rumah produksi-nya dibanned sekalian pak....emoticon-Big Grin


sekalian dibata juga ya emoticon-Hammer (S)
setuju banget bu ! sudah terlalu banyak film2 sampah semacam horno (hror porno) yang ga ada isinya. kapan lagi nih kita produksi film2 berkualitas klo ga ada dukungan dari pemerintah sendiri.

note: semoga bukan sekedar wacana
gw setuju banget nih ama ibu ini. stop porn horror movie emoticon-Najis
tapi kok ya banyak yg nonton film kaya gitu di bioskop ya ? emoticon-Cape d... (S)
blacklist sutradara2nya kl perlu pulangin ke negeri asalnya emoticon-Mad (S)
setuju bgt kalau ini...
sekalian orang" indihe itu langsung deportasi balik negaranya aja kalau bisa..emoticon-Peace


kangen sama film" berkualitas indo...emoticon-Berduka (S)
film murahan khusus buat rakyat tam mampu ganemoticon-Hammer2
Quote:"Kami memang termasuk bangsa yang memprihatinkan karena sedikit sekali menghasilkan film-film yang mengangkat tema kearifan lokal, kebudayaan bangsa yang kaya dan beragam. Kami harus belajar ke negara lain seperti India dengan industri film Bollywood, tentu saja Amerika dengan Hollywood dan bahkan dunia perfilman Nigeria sekarang maju melalui Nollywood," katanya.

nah ketawan dr kmrn g ada kerjanya.. skrg baru sadar film2 indonesia g jauh2 dr horor++ pasti ibu wamen baru ngeh stelah nonton gosip d tv ya??? emoticon-Hammer
Quote:Original Posted By INCUBATOR
kadang ada penikmat filem yang suka ama filem jelek lho....


Guilty pleasure mas brow, gw juga kadang2x kayka gitu. Nonton film jelek cuman buat ketawa-ketiwi enggak jelas dan menghina-hina filmnya sepanjang gw nonton emoticon-Ngakak
sekalian jg tuh tayangan televisi yg tdk mendidik bu...
film ecek2 mungkin kalo buat yang udah pinter emang pada ga mau nonton. tapi kalo buat orang yang pengetahuannya masih rendah, tuh pada seneng nonton gitu. kasian kan...
nah makanya betapa mudah film seperti itu menjerumuskan masyarakat yang kadang belum tahu apa-apa. jadi ane setuju kalo film kayak gitu ditiadakan. ngrusak2in masyarakat aja

perizinannya mesti diperketat tuh, biar gak sembarangan nongol ke publik...
sip
segera realisasikan pak
biar generasi muda ga teracuni oleh film murahan
perang lawan tawuran di prioritaskan..pak..
dominasi rumah produksi bikin film genre: percintaan, glamor, menor klo kepeksa ya horor. emoticon-Takut (S)

g tau dah apa yg mo disampein ama scriptwriter & produser yg modalin. keliatan banget tingkat kecerdasan mereka yg sangat terbatas.

pantas banget klo mo di batas emoticon-Blue Guy Bata (L)
ya pak gw DUKUNG 100% emoticon-Recommended Seller:

Sekalian juga pak, SInetron GEJE buatan si Punjab brother tuh emoticon-Cape deeehh
bener2 PEMBODOHAN masyarakat dan menciptakan orang2 Indonesia ingin jadi HEDONISME emoticon-Busa: emoticon-Gila
ahhhh film gak ada kualitas cuma esek esek biar pada sange waktu nonton dibioskop sekalian waktu gelap gelapan bukannya nonton film tapi malah bikin film emoticon-Cool