Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016286488/semangat-pluralisme-para-pendongeng
Semangat Pluralisme Para Pendongeng
Semangat Pluralisme Para Pendongeng
Jessica Rezamonda | Sabtu, 01 September 2012 - 12:49:13 WIB

Para sineas dan dramawan panggung berlomba membangun wacana pluralisme.

Setelah dikecam para aktivis perempuan gara-gara membesut film Ayat-Ayat Cinta karena dianggap terlalu menyudutkan kaum perempuan, sutradara Hanung Bramantyo seperti tak berhenti membuat film-film bernuansa agama.

Bedanya, film-film besutan selanjutnya gantian bikin “naik darah” para ulama. Dimulai dari Perempuan Berkalung Sorban, Sang Pencerah, kemudian “?”, dan terakhir adalah film pendek berjudul Romi dan Yuli dari Cikeusik.

Film pendek yang merupakan visualisasi dari puisi esai berjudul “Atas Nama Cinta” karya Denny JA ini berkisah tentang kisah cinta sepasang kekasih dengan latar belakang kasus penyerangan penganut Ahmadiyah di Cikeusik, Banten.

Hanung mencoba menampilkan sudut pandang korban dan menyampaikan pesan bahwa perbedaan seharusnya tidak melahirkan kebencian. Belum jelas reaksi para ulama atas film pendeknya ini.

Namun menarik untuk melihat bahwa wacana soal keberagaman dan pluralisme saat ini terus digeber oleh para sineas, justru di tengah situasi sosial dan politik Indonesia yang diseret ke arah sektarianisme.

Film debutan Erwin Arnada, Rumah Seribu Ombak, yang baru saja tayang perdana di bioskop Kamis (30/8) adalah salah satu yang menunjukkan hal ini, meski Erwin mengaku pada mulanya tidak terlalu ambil pusing mencari pesan-pesan moral yang ingin disiratkan dalam filmnya. Film ini berkisah tentang persahabatan seorang bocah muslim dan Hindu di Singaraja, Bali.

Erwin mengaku pada mulanya ia hanya merasa terkesan pada keharmonisan umat beragama yang ada di Desa Singaraja.

"Mereka harmonis sekali, sesuatu yang sangat jarang saya temui di tempat lain, maka saya angkat. Kalau dikatakan temanya tepat dengan keadaan sekarang, ya ini kebetulan aja. Sejak 2008 saya sudah menulis kisah ini, walau filmnya baru di 2012," ungkapnya.

Jika kemudian penonton menangkap nilai toleransi di dalamnya, bisa dibilang hal itu menjadi sebuah bonus. Menurutnya, setiap film akan memberikan pesan tertentu kepada penontonnya, walaupun ada kemungkinan tiap orang memiliki tafsiran yang berbeda.

Namun ia mengakui banyak penonton fillmnya menangkap pesan yang hampir sama, yaitu tentang indahnya kehidupan bertoleransi.

Erwin yakin, dengan film-film seperti ini, secara perlahan masyarakat akan semakin mengerti makna hidup bertoleransi.

"Awalnya mungkin hanya melalui beberapa ratus ribu penonton, tapi pada akhirnya akan menyebar. Karena pesan ini disampaikan melalui anak-anak maka mereka juga bisa mulai memahami itu—pentingnya hidup bertoleransi—sejak dini," katanya.

Sementara sineas Damien Dematra sangat yakin sebuah film memiliki kekuatan untuk memengaruhi pikiran seseorang. "Film itu sebenarnya bisa mencuci otak orang, menjadi baik atau jadi jahat, tergantung film apa yang disajikan. Bahkan, menurut Socrates, seorang yang menguasai cerita adalah seorang yang menguasai dunia," ungkap salah satu penggagas festival film perdamaian ini.

Ia percaya, seseorang yang terus-menerus dicekoki film horor lama kelamaan juga akan berubah menjadi "horor". Sebaliknya, jika yang ditonton adalah film perdamaian, lambat laun akan timbul kesadaran tentang pentingnya sebuah perdamaian.

Sutradara Garin Nugroho memiliki pandangan menarik tentang pembangunan wacana keberagaman atau pluralisme di Indonesia melalui medium film. Menurutnya, ini adalah pilihan. "Orang harus punya pilihan dalam hidup, dan karena saya memulai dari bangsa yang beragam maka saya harus melakukan perjuangan untuk keberagaman itu," ucap sutaradara Mata Tertutup dan Soegijo ini.

Ia melihat apa yang terjadi dulu, seperti kekerasan dalam keberagaman, masih terjadi hingga sekarang. Tak heran jika Garin cukup bersemangat saat mengerjakan film Mata Tertutup, yang mengisahkan bagaimana anak-anak muda Islam yang terjebak dalam gerakan radikal.

Film Agama

Kendati demikian, tak hanya film bertema pluralisme maupun deradikalisasi yang marak di tengah masyarakat. Banyak juga bermunculan film yang hanya mengangkat suku agama tertentu. Menurut Erwin, hal tersebut sah-sah saja.

"Karena filmmaker itu punya pendekatan pribadi sendiri. Ada yang pendekatannya melalui dakwah, ada yang dengan bersifat satir. Jadi memang itu sebuah pilihan. Tapi ya sah-sah aja pendekatan seperti itu," tuturnya.

Sementara itu, Garin justru merasa film-film seperti itu wajib dibuat agar orang mengalami berbagai jenis kepemimpinan. Ia berpendapat, saat ini diperlukan film-film dari tokoh agama tertentu, misalnya Islam, Hindu, Buddha, ataupun Kristen; sehingga dengan demikian orang akan memiliki panduan multikultur. Ia juga mengatakan masyarakat harus memiliki kedewasaan multikultur.

"Seperti ketika menuliskan buku tentang Soegija, menceritakan tentang gereja ya biarkan. Sang Pencerah menceritakan tentang agama Islam, tanpa ada agama lain, ya juga tidak ada masalah sama sekali. Selama kita tidak melakukan kekerasan terhadap agama lain," paparnya.

Baik Erwin maupun Garin meyakini penonton Indonesia cukup pandai untuk memilih dan memilah, mana yang baik dan mana yang buruk dari sebuah film. Selain itu, berdasarkan pengamatan Erwin, sejauh ini ia tidak menemukan film-film Indonesia yang memberikan dogma-dogma
tertentu yang perlu dikhawatirkan.

Penyelipan Fragmen

Dari dunia panggung pertunjukan, tema pluralisme juga mulai “disusupkan”. Harris Priadie Bah, sutradara kelompok Teater Kami, menjadi salah satu pelaku seni yang menyadari kelebihan itu. Setidaknya separuh dari jumlah keseluruhan produksi pementasan Teater Kami sejak 1989 dipastikan Harris kerap menyelipkan fragmen yang merepresentasikan pluralisme.

Dalam pementasan Teater Kami berjudul “Gegeroan” yang dipentaskan di Bentara Budaya Jakarta pada Rabu (29/8) dan Kamis (30/8), Harris pun mengaku sengaja menyelipkan unsur itu pada salah satu fragmennya. Walau pementasan yang menjadi bagian terakhir dari trilogi teks dramatik karya Harris tersebut secara garis besar sebetulnya menyoal disfungsi komunikasi.

Yang dimaksudkan Harris itu terselip pada adegan pernikahan. Dari panggung yang kosong, lantas muncullah dua pria dan dua perempuan yang berdiri berpasangan membelakangi penonton. Mereka hanya diam.

Perlahan-lahan terdengarlah rekaman suara-suara pasangan calon pengantin yang mengikrarkan janji setia. Ada suara mereka yang berikrar di depan penghulu dan juga pendeta. Ayat-ayat suci dari pelbagai bangsa dan agama pun terdengar dibacakan. Rekaman itu sengaja diperdengarkan berbarengan.

“Khusus fragmen itu sebenarnya saya ingin berbicara soal pluralisme, biarpun belum menjadi tema besar,” ujarnya.

Meskipun dunia kesenian seperti teater, dan juga film, punya peluang buat mengampanyekan pluralisme, Harris mengatakan tidak semua seniman yang mau memanfaatkannya dengan baik. Untuk teater, diamatinya banyak yang malah lebih nyaman berorientasi pada tema yang sangat artistik.

Daniel H Jacob, sutradara Teater Bejana, juga menjadi salah satu yang tak segan memakai pementasan berbau pluralisme. Berproduksi sejak 2004, Daniel mengatakan pihaknya kerap memilih sastra melayu Tionghoa, yang dianggap terpinggirkan. Naskah seperti Zonder Lentera, Boenga Roos dari Tjikembang, Nonton Cap Go Meh, dan Pentjoeri Hati mereka mainkan.

“Mengingatkan adanya sejarah budaya Tionghoa. Paling tidak masyarakat bisa mengetahuinya,” ungkapnya.

Meskipun belum menjadikan persoalan pluralisme sebagai tema besar dalam pementasan, Edian Munaedi, sutradara Teater Stasiun, mengakui sebetulnya isu keberagaman menjadi tema yang layak disinggung. “Karena kebenaran itu bisa dipertahankan, tetapi tidak untuk memaksakan kebenaran itu pada orang lain,” ujar Edian.(Nofanolo Zagoto)
------------------
pluralisme uda dari dulu ada dan indonesia hidup dari pluralisme itu sendiri
mudah2an semangat pluralisme menyebar tanpa mengikis kehidupan beragama.
peran masyarakat , ulama dan masyarakat sangat dibutuhkan.
tanpa ketiganya ibarat pilar rumah yg rapuh satu sisi..


mantap... sineas-sineas itu emang punya power untuk bisa membentuk konstruksi sosial, apalagi kalau tema yang diangkat bisa dibungkus dengan cerita yang apik...
kalo bisa sih jangan cerita cinta ama cerita horor dah... bosen dan sempit, waktunya ada warna baru di dunia filem indonesia
Quote:Original Posted By crot3
hanung tukang jual agama demi kepentingan AS dan yahudi


umat islam seluruh dunia sudah sepakat, pluralisme itu haram, sesat dan kafir


==========================================================

Fatwa MUI: Pluralisme Sekularisme dan Liberalisme Agama Haram
Jumat, 22 Januari 2010 15:06 Berita

Inpasonline, 20/1/10
Paham pluralisme agama bagai virus ganas yang sudah menyebar luas hingga mengenai area jantung serta otak. Di Indonesia, pluralisme agama sudah menyebar luas ke tengah masyarakat, para tokoh serta pemimpin bangsa kita, secara sadar maupun tidak. Apa dan bagaimana pluralisme agama itu?
Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mendefinisikannya dengan jelas dan tegas. MUI juga telah mengeluarkan fatwa tentang keharaman pluralisme agama.
Majelis Ulama Indonesia, dalam Munasnya yang ke-7, pada 25-29 Juli 2005 di Jakarta, telah menetapkan 11 fatwa. Di antara fatwa MUI tersebut, terdapat fatwa tentang pluralisme agama, sekularisme, dan liberalisme.

Berikut ini fatwa lengkap MUI :
ALIRAN PLURALISME, SEKULARISME, DAN LIBERALISME

Menimbang :
a. “Demi Dzat yang menguasai jiwa Muhammad, tidak ada seorang pun baik Yahudi maupun Nasrani yang mendengar tentang diriku dari umat Islam ini, kemudian ia mati dan tidak beriman terhadap ajaran yang aku bawa kecuali ia akan menjadi penghuni neraka.” (HR. Muslim)
b. Nabi mengirimkan surat-surat dakwah kepada orang-orang non-Muslim, antara lain; Kaisar Heraklius, Raja Romawi yang beragama Nasrani, An-Najasyi Raja Abesenia yang beragama Nasrani dan Kisra Persia yang beragama Mausi, dimana Nabi mengajak mereka untuk masuk Islam. (HR. Ibnu Sa’ad dalam Ath-Thabaqat Al-Kubra dan Imam Al-Bukhari dalam kitab Shahih-nya).
c. Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam melakukan pergaulan sosial secara baik dengan komunitas-komunitas non-Muslim, seperti komunitas Yahudi yang tinggal di Khaibar dan Nasrani yang tinggal di Najran. Bahkan, salah seorang mertua Nabi yang bernama Huyay bin Akhthab adalah tokoh Yahudi Bani Quraizhah (Sayyid Bani Quraizhah).

Memutuskan :

Menetapkan : Fatwa tentang pluralisme agama dalam pandangan Islam

I. Ketentuan Umum

Dalam fatwa ini yang dimaksud dengan :

Pluralisme agama adalah suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif. Oleh sebab itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan bahwa smeua pemeluk agama akan masuk dan hidup berdampingan di surga.
Pluralitas agama adalah sebuah kenyataan bahwa di negara atau daerah tertentu terdapat berbagai pemeluk agama yang hidup secara berdampingan.
Liberalisme adalah memahami nash-nash agama (Al-Qur’an dan As-Sunnah) menggunakan akal pikiran yang bebas; hanya menerima doktrin-doktrin agama yang sesuai dengan akal pikiran semata.
Sekularisme adalah memisahkan urusan duniawi dari agama; agama hanya digunakan untuk mengatur hubungan pribadi dengan Tuhan, sedangkan hubungan sesama manusia diatur hanya dengan berdasarkan kesepakatan sosial.

II : Ketentuan Hukum
a. Pluralisme, sekularisme dan liberalisme agama sebagaimana dimaksud pada bagian pertama adalah paham yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.
b. Umat Islam haram mengikuti paham pluralisme, sekularisme, dan liberalisme agama.
c. Dalam masalah akidah dan ibadah, umat Islam wajib bersifat eksklusif, dalam artian haram mencampuradukkan antara akidah dan ibadah umat Islam dengan akidah dan ibadah pemeluk agama lain.
d. Bagi masyarakat Muslim yang tinggal bersama pemeluk agama lain (pluralitas agama), dalam masalah sosial yang tidak berkaitan dengan akidah dan ibadah, umat Islam bersikap inklusif, dalam artian tetap melakukan pergaulan sosial dengan pemeluk agama lain sepanjang tidak saling merugikan.

(Ditetapkan di : Jakarta, Pada tanggal : 22 Jumadal Akhir 1426 H/29 Juli 2005 M). (Kar)
http://www.inpasonline.com/index.php...nal&Itemid=111


ow itu gara2 as dan yahudi ya om.. pantes kmrn tiba2 ayam ane mati mendadak, pasti konspirasi yahudi sama as.

Saat ujian dikelas, ada 2 tipe siswa. yang 1 selalu mencari cari siswa yang mencontek, dengan harapan membantu guru menjalankan ujian yang benar dan baik. Tapi yang satu lagi gak mau urus2 orang lain, tetap fokus dengan ujian nya sendiri. Mengapa kita gak seperti anak yang fokus ujian itu? jika kita punya kemampuan menarik perhatian orang lain untuk mencontoh perbuatan kita yang baik, sebaiknya itu lah yang kita kerjakan.

kalo kita selalu menyalah nyalahkan orang, tu sama dengan anak yang pertama, menyalahkan teman yang suka menyontek dan yang berbuat tidak benar saat ujian, tapi dirinya sendiri tidak mencapai hasil apapun dan tidak menciptakan sesuatu yang baik bagi dirinya dan orang lain.

lebih baik melatih kekuatan sendiri untuk MENGHADAPI kemungkinan terburuk apapun,
daripada mencari celah untuk TERHINDAR dari kemungkinan terburuk.
klo Koment itu ga perlu panjang lebar,,cukup satu komen aja,, yang penting mengenai sasaran. ga usah pake inilah itulah, kadang juga ada yg sampe ribuan karakter.. kalo kaya gt kan kasihan.. kalo yang onlinenya pake HP bisa-bisa keypadnya r...usak krn kelamaan dipencet,, nah kalo udah rusak kan kasihan dia ga bisa ol lagi,, harus menunggu HPnya dibenerin dulu.. iya kalo sekedar menunggu,, dia jg kan harus ngocek kantongnya untuk biaya service,, mending kalo orangnya udah kerja,, ga perlu minta2 ke ortu,, kalo dia masih sekolah atau masih nganggurkan kasihan.. belum tentu dia punya celengan,, kalo minta ke ortupun belum tentu ortunya lagi banyak uang,, ujung2nya kan cuma gi2t jari.. masa qta tega melihat teman qta cuma gi2t jari doang,, ntar kalo kelamaan gi2t jarikan lama2 jarinya bs potong,, kalo kaya gtkan repot urusannya.. harus ke rs dulu,, nungguinsembuh,, jadinya bete karena gak bs OL.. kasian banget kan Ya udahlah sobat,ceramahny a sampe disini dulu,, kalo pengin ngobrol panjang lebar datang aja kerumahku,, dan jangan lupa bawa gula,teh sama kopi nya ya,, biar ngobrolnya enak.. semoga bs dimengerti dan jg dpt dipahami.. salamkompak Yaa ?? Oh iya...... Sebenarnya saya malas mengomentari thread anda..tapi bagaimana lagi? tugas saya di kaskus ini hanya Update Thread, LikeThread, dan Komen Thread, jadi maaf klo komen saya ini terlalu panjang untuk anda mengerti.. sebenarnya sayajuga b......iiiiii.. .......ngung mau komen apa,, ya jadinya hanya tulisan-tulisan kecil ini yang bisa saya tulis.. seperti kerjaan saya di Kaskus yang hanya Update Thread,Like Thread, dan Komen Thread.. sekali lagi maaf klo dibilang nyampah dan menuh- menuhin notif anda, khan saya udah bilang klo kerjaan saya di kaskus hanya Update Thread, Like Thread, dan Komen Thread, jadi gak salah dong klo saya komen thread anda sebagai bagian darikerjaan saya di kaskus yaitu UpdateThread, Like Thread, dan Komen Thread.. mungkin dalam pikiran anda, knapa koq komen ini panjang sekali, apa gakcapek ngetiknya, dan kapan selesainya,hmm.. sebagai jawaban atas pertanyaan anda yang juga saya gak ngerti harap maklum karena kerjaan saya di kaskus hanya Update Thread,Like Thread, dan Komen Thread.. jadi sesuai pekerjaan saya saya akan komen thread anda, namun saya bingung mau komen apa karena saat ini otak saya sedang BLANK makanya saya sendiri bingung mau komen apa, mungkin sejenak anda berfikir, niyh komen koq gak abis-abis, panjang banget lagi, dan anda mulai ingin berhenti untuk membacanya, namun rasa penasaran anda ingin tau apa maksud dari komen saya ini maka dari itu anda teruskan membaca komen ini kata demi kata anda baca dengan serius, untuk mengetahui apa maksud dari komen ini, anda bahkan ikhlas menggerakkan tangan anda untuk meng-klik baca selengkapnya atau see more, tapi anda malah melihat komen ini malah nambah panjang, dan anda mulai berkeinginan untuk tak membacanya lagi, namun kembali rasa penasaran anda menggugah anda untuk meneruskan membaca komen inilebih lanjut, tapi anda gak menemukanmaksud dari komen saya ini, maka dariitu saya sudahi saja komen ini.. lagipula capek lho ngetik panjang-panjang ehh tapi sebentar sebenarnya saya malas mengomentari thread anda, tapi karena berhubung kok rad amenarik ya saya coba sajlaah untuk menambahkan isinya. kalau dipikir2 banyak komen2 yang luar biasa lho kaya memuji gitu, ato mengkritik. banyak bgt hal2 yang bisa bikin ts tu senang, contoh bnyak yang komen, rate nya 5, nah mantap kan. jadi ane si sneneg aja kalo ts tu sneng dihargai trit nya, kan ga gampang toh bikinnya, kadang capcai nya salah, at bhkan isinya yang g abermutu tapi di komen panjang lebar, nah lho kan, bisa begitu gawat kan *made by david yuwono, tapi jangan salah gan, trit yang banyak komennya bisa aja banyak yang mau nge junks kan, ato bahkan spamming, nah gawat bgt gan.hahaa. tapi tenang aja gan, justru kaskusers itu baik hati mau ngasih masukan dan ngasih lawakan, gitu kan..nah gan, hati2 kadang sama yang namanya penipuan, parah bgt emang penipuan itu, di FJB juga bnyak kan. berhubung komeng2 itu banyak yang beribet g ajelas, ane sbebnarnya jug amales gt, kalo panjang tp ga ada artinya, kadang mending kita simple2 aja, kan..contohnya kaya, mantep bro, ato ngakak gna, gitu bro.. tpai sayangnya kenapa yang simple-simple begitu malah dijadiin tempat banned buat id2 kaskus, padalah kan ga gampang juga untuk bikin id kaksus, mesti bikin email dulu, dna kadang bikin emailnya suka salha gt kan gan, ada aja, yg salah, contoh namanya diisi bejo tp tinggal nya di amerika, fail deh. nah ato engga capcai nya slaha masukin, paswword ketik ulang, kan jadinya cape deh..cape deh kan kaya laguyna trio macan gan, yg gini" cape deh, allalala, cape deh, lalalala, cape deh, aku pusing mikirin kamu, cape deh, alalalala, cape deh.alalalala" eh sorry gan, nah balik laig gan, iya email itu kan ribet, nah sekaran gudha punya email, tapi apa daya kan gt, id kaksus malah do banned... tapi bagaimana lagi, tugas saya di kaskus ini hanya Update Thread, Like Thread, dan Komen Thread, jadi maaf klo komen saya ini terlalu panjang untuk anda mengerti.. sebenarnya saya juga bingung mau komen apa ya jadinya hanya tulisan-tulisan kecil ini yang bisa saya tulis..seperti kerjaan saya di kaskus yang hanya Update Thread, Like Thread, dan Komen Thread, sekali lagi maaf klo dibilang nyampah dan menuh- menuhin notif anda, khan saya udah bilang klo kerjaan saya di kaskus hanya Update Thread, Like Thread, dan Komen Thread, jadi gak salah dong klo saya komen thread anda sebagai bagian dari kerjaan saya di kaskus yaitu Update Thread, Like Thread, dan Komen Thread.. mungki dalam pikiran anda, knpa koq komen ini panjang sekali, apa gak capek ngetiknya, dan kapan selesainya, saya cm mw bilang
Kemaren ada thread dengan tema yang sama, yaitu sutradara sampah hanung bram, tapi kok dibredel ya? Jangan2 ini bakalan di bredel juga

Film2 sampah menceritakan kisah playing victim, si hanung juga playing victim, mencari perkara dengan mainstream, dan berharap filmnya laku, hanya ababil yang mengapresiasi dan menyukai karya playing victim-nya si hanung. :
Quote:Original Posted By crot3
emang masalah buat lo

apapun kata lo, ibarat anjing menggonggong pluralisme tetap haram dan sesat


iiih lucu yaaa kalimat ini..

kalo misalkan kerajaan hindu-buddha dulu ngomong kayak gini, mungkin pedagang arab pas dateng kemari sambil nyebarin Islam dan bikin kampung arab kayaknya uda dideportasi dan dibanned...

terus kemaren gw lewat jembatan lima, ada spanduk 'liberal itu sesat'

terus gw mikir, kalo bukan karena sistem liberal, mungkin yg bikin dan gantung tu spanduk sekarang udah bolong jidatnya.

jadi lu pada mau balik ke jaman orba? dimana pesantren itu diawasin terus2an?
kalo ulamanya uda mulai ngomong 'aneh', besok ga ada lagi pengajian karena ulamanya 'ilang'

emang dah, kadang2 orang2 itu suka jadi 'pagar makan tanaman'
Quote:Original Posted By crot3
emang masalah buat lo

apapun kata lo, ibarat anjing menggonggong pluralisme tetap haram dan sesat


Peringatan keras: Kalau mau ngaco jangan di sini. Kalau mau debat silahkan ke tempat lain.
Quote:Original Posted By dataman
iiih lucu yaaa kalimat ini..

kalo misalkan kerajaan hindu-buddha dulu ngomong kayak gini, mungkin pedagang arab pas dateng kemari sambil nyebarin Islam dan bikin kampung arab kayaknya uda dideportasi dan dibanned...
terus kemaren gw lewat jembatan lima, ada spanduk 'liberal itu sesat'
terus gw mikir, kalo bukan karena sistem liberal, mungkin yg bikin dan gantung tu spanduk sekarang udah bolong jidatnya.
jadi lu pada mau balik ke jaman orba? dimana pesantren itu diawasin terus2an?
kalo ulamanya uda mulai ngomong 'aneh', besok ga ada lagi pengajian karena ulamanya 'ilang'
emang dah, kadang2 orang2 itu suka jadi 'pagar makan tanaman'


ga usah diladenin gan tipikal orang begitu, pura2 ga liat aja
banyak orang merasa punya peran sebagai Tuhan sekarang.
bilang ini-itu sesat, padahal ga sadar sendirinya sesat, lebih lucunya lagi mereka ga sadar semua orang sebenarnya sedang menertawakan mereka dan pemikirannya itu


Spoiler for haha:
Satu "kebenaran" akan memusuhi yang lain

Dua "kebenaran" akan memulai diskusi dan obrolan sahabat

pularisme cuma sekedar teori aja.. intinya tetep yang mayoritas yang berkuasa
pluralisme = plural + isme.

adanya kata "isme" menunjukkan pluralisme adalah sebuah keyakinan. keyakinan akan kebenaran semua agama. inilah yg sesat. pluralisme adalah penghancur agama, karena di dalam pluralisme, semua agama benar dan baik, sehingga menjadi tidak berarti lagi pilihan terhadap suatu agama.

adalah sangat wajar jika kita meyakini agama kitalah yg benar. bukankah itu alasannya kita memeluk suatu agama? kita memeluk suatu agama karena kita yakin agama itulah yg benar. umat kristiani yakin agamanya lah yg benar, demikian jg umat Islam. dalam Islam juga dikenal ayat, "bagimu agama mu, bagiku agama ku". ini sangat jelas menyuratkan bahwa agama2 itu harus bersifat eksklusif, tidak boleh tercampur baur

beda dengan pergaulan manusia. selama pergaulan itu berada di dalam ranah sosial, maka kita wajib bersifat inklusif, yakni saling bantu-membantu tanpa membedakan agama. tapi jika sudah masuk ranah keyakinan, maka kita berjalan sendiri-sendiri

karena itu, sudah sangat tepat fatwa MUI yg mengatakan bahwa pluralisme agama itu sesat
Quote:Original Posted By pelangi1

pluralisme uda dari dulu ada dan indonesia hidup dari pluralisme itu sendiri


yang anda maksud mungkin PLURALITAS bukan pluralisme

harap bedakan pengertian PLURALISME DAN PLURALITAS..

PLURALISME:
"Suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif; oleh sebab itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup dan berdampingan di surga"
---
Pluralis dan Pluralisme Ternyata Jauh Sekali Bedanya

http://id.wikipedia.org/wiki/Pluralisme

http://id.wikipedia.org/wiki/Pluralisme_agama

http://id.wikipedia.org/wiki/Polemik...e_di_Indonesia

----
PLURALISME sejatinya adalah "agama baru" yang hendak mengangkangi semua agama2 di dunia...
PLURALISME sendiri pertama kali muncul untuk menentang doktrin gereja Kristen yang menyatakan bahwa tidak ada kebenaran/keselamatan di luar gereja/Kristen..
Quote:Original Posted By LelakiMelow83
pluralisme = plural + isme.

adanya kata "isme" menunjukkan pluralisme adalah sebuah keyakinan. keyakinan akan kebenaran semua agama. inilah yg sesat. pluralisme adalah penghancur agama, karena di dalam pluralisme, semua agama benar dan baik, sehingga menjadi tidak berarti lagi pilihan terhadap suatu agama.

adalah sangat wajar jika kita meyakini agama kitalah yg benar. bukankah itu alasannya kita memeluk suatu agama? kita memeluk suatu agama karena kita yakin agama itulah yg benar. umat kristiani yakin agamanya lah yg benar, demikian jg umat Islam. dalam Islam juga dikenal ayat, "bagimu agama mu, bagiku agama ku". ini sangat jelas menyuratkan bahwa agama2 itu harus bersifat eksklusif, tidak boleh tercampur baur

beda dengan pergaulan manusia. selama pergaulan itu berada di dalam ranah sosial, maka kita wajib bersifat inklusif, yakni saling bantu-membantu tanpa membedakan agama. tapi jika sudah masuk ranah keyakinan, maka kita berjalan sendiri-sendiri

karena itu, sudah sangat tepat fatwa MUI yg mengatakan bahwa pluralisme agama itu sesat


ya ya ya maksudnya gw ngerti... tapi ada yang mau gw tanyakan nih

Quote:Original Posted By macucu
yang anda maksud mungkin PLURALITAS bukan pluralisme

harap bedakan pengertian PLURALISME DAN PLURALITAS..

PLURALISME:
"Suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif; oleh sebab itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup dan berdampingan di surga

PLURALISME sejatinya adalah "agama baru" yang hendak mengangkangi semua agama2 di dunia...
PLURALISME sendiri pertama kali muncul untuk menentang doktrin gereja Kristen yang menyatakan bahwa tidak ada kebenaran/keselamatan di luar gereja/Kristen...


sialan ternyata yg gw reply itu artinya pluralitas... kecele nyong :v

sekalian tanya nih berarti... ilmu agama gw cetek

bold merah: bukannya ini bagus ya? yang artinya ini menyelesaikan 1 urusan yang ga kelar dari jaman dulu 'agama mana yang masuk surga?'

bold biru: bukannya dalam Islam juga sama aja pernyataannya?

ps: gw bukan islam atau kristen, jadi anggap aja ini pertanyaan orang yang cuma nanya harga di harco
Quote:Original Posted By macucu
yang anda maksud mungkin PLURALITAS bukan pluralisme

harap bedakan pengertian PLURALISME DAN PLURALITAS..

PLURALISME:
"Suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif; oleh sebab itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup dan berdampingan di surga"
---
Pluralis dan Pluralisme Ternyata Jauh Sekali Bedanya

http://id.wikipedia.org/wiki/Pluralisme

http://id.wikipedia.org/wiki/Pluralisme_agama

http://id.wikipedia.org/wiki/Polemik...e_di_Indonesia

----
PLURALISME sejatinya adalah "agama baru" yang hendak mengangkangi semua agama2 di dunia...
PLURALISME sendiri pertama kali muncul untuk menentang doktrin gereja Kristen yang menyatakan bahwa tidak ada kebenaran/keselamatan di luar gereja/Kristen..


wah baru tahu kalau istilahnya beda


jadi pluralisme musuh semua agama dong yah....mantap dah
Quote:Original Posted By nabi.taqqiya
bukan soal pluralisme sih gan,
soal toleransi aja sama yang berbeda, dan jangan menghalalkan darah orang lain yang ga sepaham.....

dari dulu di indo sih waktu mayoritas Hindhu sudah tentram dan damai hidup berdampingan meski beda keyakinan (Hindhu, Budha, yang agak kejawen, dll)

tapi setelah murtad dan convert ke mayoritas agama itu....
mulailah banyak kebarbaran, kebiadaban, intoleran, dll....

jadi memang akar penyebabnya adalah agama itu


pernah hidup jaman hindu/budha ya gan ?


kok tau gak pernah ada perang atau intimidasi ? yakiiin looooo ?
Quote:Original Posted By nabi.taqqiya


bukan soal pluralisme sih gan,
soal toleransi aja sama yang berbeda, dan jangan menghalalkan darah orang lain yang ga sepaham.....

dari dulu di indo sih waktu mayoritas Hindhu sudah tentram dan damai hidup berdampingan meski beda keyakinan (Hindhu, Budha, yang agak kejawen, dll)

tapi setelah murtad dan convert ke mayoritas agama itu....
mulailah banyak kebarbaran, kebiadaban, intoleran, dll....

jadi memang akar penyebabnya adalah agama itu


Set dah... ente titisan mbah mpu gandring yaa? atau lagi kesurupan eyang gajah modo,... lagunya kayak yang tau bener kehidupan jaman dulu ... bangun oi...

Mau gimanapun, agama yang menghasung untuk berserah diri kepada Pemelihara ALam semesta akan selalu benar... Jika ada nista, berarti manusianya lah yang salah.... sekali lagi, manusianya....


Thumbs up 

Quote:Original Posted By crot3
hanung tukang jual agama demi kepentingan AS dan yahudi


umat islam seluruh dunia sudah sepakat, pluralisme itu haram, sesat dan kafir


==========================================================

Fatwa MUI: Pluralisme Sekularisme dan Liberalisme Agama Haram
Jumat, 22 Januari 2010 15:06 Berita

Inpasonline, 20/1/10
Paham pluralisme agama bagai virus ganas yang sudah menyebar luas hingga mengenai area jantung serta otak. Di Indonesia, pluralisme agama sudah menyebar luas ke tengah masyarakat, para tokoh serta pemimpin bangsa kita, secara sadar maupun tidak. Apa dan bagaimana pluralisme agama itu?
Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mendefinisikannya dengan jelas dan tegas. MUI juga telah mengeluarkan fatwa tentang keharaman pluralisme agama.
Majelis Ulama Indonesia, dalam Munasnya yang ke-7, pada 25-29 Juli 2005 di Jakarta, telah menetapkan 11 fatwa. Di antara fatwa MUI tersebut, terdapat fatwa tentang pluralisme agama, sekularisme, dan liberalisme.

Berikut ini fatwa lengkap MUI :
ALIRAN PLURALISME, SEKULARISME, DAN LIBERALISME

Menimbang :
a. “Demi Dzat yang menguasai jiwa Muhammad, tidak ada seorang pun baik Yahudi maupun Nasrani yang mendengar tentang diriku dari umat Islam ini, kemudian ia mati dan tidak beriman terhadap ajaran yang aku bawa kecuali ia akan menjadi penghuni neraka.” (HR. Muslim)
b. Nabi mengirimkan surat-surat dakwah kepada orang-orang non-Muslim, antara lain; Kaisar Heraklius, Raja Romawi yang beragama Nasrani, An-Najasyi Raja Abesenia yang beragama Nasrani dan Kisra Persia yang beragama Mausi, dimana Nabi mengajak mereka untuk masuk Islam. (HR. Ibnu Sa’ad dalam Ath-Thabaqat Al-Kubra dan Imam Al-Bukhari dalam kitab Shahih-nya).
c. Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam melakukan pergaulan sosial secara baik dengan komunitas-komunitas non-Muslim, seperti komunitas Yahudi yang tinggal di Khaibar dan Nasrani yang tinggal di Najran. Bahkan, salah seorang mertua Nabi yang bernama Huyay bin Akhthab adalah tokoh Yahudi Bani Quraizhah (Sayyid Bani Quraizhah).

Memutuskan :

Menetapkan : Fatwa tentang pluralisme agama dalam pandangan Islam

I. Ketentuan Umum

Dalam fatwa ini yang dimaksud dengan :

Pluralisme agama adalah suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif. Oleh sebab itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan bahwa smeua pemeluk agama akan masuk dan hidup berdampingan di surga.
Pluralitas agama adalah sebuah kenyataan bahwa di negara atau daerah tertentu terdapat berbagai pemeluk agama yang hidup secara berdampingan.
Liberalisme adalah memahami nash-nash agama (Al-Qur’an dan As-Sunnah) menggunakan akal pikiran yang bebas; hanya menerima doktrin-doktrin agama yang sesuai dengan akal pikiran semata.
Sekularisme adalah memisahkan urusan duniawi dari agama; agama hanya digunakan untuk mengatur hubungan pribadi dengan Tuhan, sedangkan hubungan sesama manusia diatur hanya dengan berdasarkan kesepakatan sosial.

II : Ketentuan Hukum
a. Pluralisme, sekularisme dan liberalisme agama sebagaimana dimaksud pada bagian pertama adalah paham yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.
b. Umat Islam haram mengikuti paham pluralisme, sekularisme, dan liberalisme agama.
c. Dalam masalah akidah dan ibadah, umat Islam wajib bersifat eksklusif, dalam artian haram mencampuradukkan antara akidah dan ibadah umat Islam dengan akidah dan ibadah pemeluk agama lain.
d. Bagi masyarakat Muslim yang tinggal bersama pemeluk agama lain (pluralitas agama), dalam masalah sosial yang tidak berkaitan dengan akidah dan ibadah, umat Islam bersikap inklusif, dalam artian tetap melakukan pergaulan sosial dengan pemeluk agama lain sepanjang tidak saling merugikan.

(Ditetapkan di : Jakarta, Pada tanggal : 22 Jumadal Akhir 1426 H/29 Juli 2005 M). (Kar)
http://www.inpasonline.com/index.php...nal&Itemid=111


Ati2,bro kalo ngomong

Quote:Original Posted By love.blood
ow itu gara2 as dan yahudi ya om.. pantes kmrn tiba2 ayam ane mati mendadak, pasti konspirasi yahudi sama as.

Saat ujian dikelas, ada 2 tipe siswa. yang 1 selalu mencari cari siswa yang mencontek, dengan harapan membantu guru menjalankan ujian yang benar dan baik. Tapi yang satu lagi gak mau urus2 orang lain, tetap fokus dengan ujian nya sendiri. Mengapa kita gak seperti anak yang fokus ujian itu? jika kita punya kemampuan menarik perhatian orang lain untuk mencontoh perbuatan kita yang baik, sebaiknya itu lah yang kita kerjakan.

kalo kita selalu menyalah nyalahkan orang, tu sama dengan anak yang pertama, menyalahkan teman yang suka menyontek dan yang berbuat tidak benar saat ujian, tapi dirinya sendiri tidak mencapai hasil apapun dan tidak menciptakan sesuatu yang baik bagi dirinya dan orang lain.

lebih baik melatih kekuatan sendiri untuk MENGHADAPI kemungkinan terburuk apapun,
daripada mencari celah untuk TERHINDAR dari kemungkinan terburuk.


Ajib,gan

Quote:Original Posted By crot3
emang masalah buat lo

apapun kata lo, ibarat anjing menggonggong pluralisme tetap haram dan sesat




TS + Threatnya
ini page one isi nya wall of text semua
btw gua mendukung paham plural karena perbedaan bukan lah kekurangan tapi kelebihan yang jika bisa menjadi modal kemajuan otak manusia Indonesia
supaya gak gampang di tipu sama agama yang sifatnya karismatik
Nih sutradara ababil udah ketularan penyakit yg dibawa ama para pluralis..... payah lo..... gua dulu salut ama lo tapi sekarang : terlebih sejak pilem geje lo yg judulnya jga geje "?" nongol di bioskop....

Gua heran, apa gak ada tema laen aja yg bisa dibahas buat dijadiin bahan pilem lo....

×