alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016234610/ternyata-matematika-bukan-satu-satunya-parameter-kecerdasan
icon-hot-thread
[Ternyata] Matematika Bukan Satu-satunya Parameter Kecerdasan
Spoiler for UCAPAN:


Sumber : http://edukasi.kompas.com/read/2012/...ter.Kecerdasan
Semoga tidak repost



JAKARTA, KOMPAS.com - Kecerdasan anak tak bisa disamaratakan. Pada dasarnya, anak-anak memiliki kecerdasan yang unik sebagai cerminan dari minat dan bakatnya.

Pemerhati pendidikan anak Seto Mulyadi mengatakan, seringkali orangtua mengukur kecerdasan anak melalui mata pelajaran tertentu, misalnya anak yang kuat di mata pelajaran matematika dianggap cerdas, dan sebaliknya, stigma kurang cerdas kerap disematkan pada anak-anak yang rendah nilai matematikanya.

"Seolah-olah cerdas matematika di atas segalanya, padahal anak-anak memiliki kecerdasan di sisi lain. Sebagai musisi, pelukis, orator, atau apapun yang menjadi minat dan bakatnya," kata pria yang akrab disapa Kak Seto dalam sebuah seminar bertajuk "Menyikapi Kekerasan Pada Anak Usia Dini" yang digelar Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), di Ciputat, Jakarta Selatan, Sabtu (1/9/2012).

Cara belajar setiap anak, kata dia, juga berbeda-beda. Hal itu dipengaruhi oleh kemampuan setiap anak menyerap materi ajar yang disampaikan. Beberapa anak bisa belajar dengan "anteng", sedangkan lainnya bukan tak mungkin memerlukan suasana yang berbeda.

"Ada juga yang karena bergerak anak itu menjadi cerdas. Itulah kenapa banyak lahir sekolah alam," ujarnya.

Kak Seto menegaskan, memaksa anak untuk menguasai satu mata pelajaran atau bidang tertentu merupakan bentuk lain dalam kekerasan kepada anak. Sayangnya, masih banyak guru atau orangtua yang tidak menyadari hal tersebut.

"Memaksa anak yang cerdas bernyanyi untuk cerdas Matematika adalah kekerasan yang tidak kita sadari. Semua anak pada dasarnya cerdas. Menjadi sayang saat tak dihargai dan tak akan bisa cemerlang," tandasnya.

Bantu emoticon-Rate 5 Star dengan [Ternyata] Matematika Bukan Satu-satunya Parameter Kecerdasan

Atau emoticon-Blue Guy Cendol (L) tanpa emoticon-Blue Guy Bata (L)

Baca2 Thread ane yang lainya :
Quote:
1. Air Rebusan Mie INstant harus dibuang
2. Biaya penting sebelum beli rumah
3. Belajar motivasi dari film
4. Bangkit dari kegagalan ala Thomas A. Edison
5. Matematika bukan satu-satunya parameter kecerdasan (HT perdana ane di kaskus)
6. Meneliti durian, grace natalie raih medali emas
7. lima Kesalahan ketika mandi
bener gan mat bukan alat ukur kecerdasan emoticon-thumbsup
besok , kalo ane udah punya anak...emoticon-Ngakak
ane setuju gan, setiap anak punya potensi berbeda dlm setiap pelajaran di sekolah,
tp gag ada salahnya jugah mempelajari ilmu matematika dasar, soalnya matematika ilmunya luas
nice info gan ..

iya donk ..

kecerdasaan itu jangan di lihat dari satu sudut pandang emoticon-Big Grin

anyway, gagal pertamax emoticon-Stick Out Tongue

funk still number one
setuju dah ama kak seto emoticon-Big Grin
ga semua orang cerdas harus pinter matematika emoticon-Hammer (S)
emang sih emang bukan matematika aja emoticon-Big Grin
tapi ortu ane masih ngotot aja lesin ane matematika emoticon-Nohope
pinter di seni juga bisa dibilang cerdas gan emoticon-Big Grin
Iya bener banget, semua ilmu bermanfaat dan matematika bukan satu2nya jalan ..
Matematika mah sekedar bisa dasarnya aja udah cukup emoticon-Blue Guy Peace
kadang orang cerdas itu juga susah bersosialisasi. Padahal sosialisasi itu penting.
emoticon-Big Grin
Setuju, bahkan karena sangat cerdas, bingung mengungkapkan kecerdasannya pada orang lain. emoticon-I Love Kaskus (S)
Quote:Original Posted By evania41
kadang orang cerdas itu juga susah bersosialisasi. Padahal sosialisasi itu penting.
emoticon-Big Grin


bukan ternyata lagi gan itu mah, kenyataan itu
kalo buat ane sekolah wajib sekarang tuh mewajibkan semua anak2nya pinter secara "otak kiri" aja, sedangkan otak kanannya dibiarkan mati dan ga berkembang, padahal banyak diantara kita yang sebenernya punya kecerdasan lainnya, kalo misalnya suatu negara bisa biarin semua orang mengembangkan potensi dan minatnya masing2 ane yakin negara itu bakalan jadi negara yang amat super power karna semuanya menyadari kelebihan masing2 yang akan melengkapi kekurangan yg lainnya emoticon-Smilie
ane setuju sekali gan
bukan dari mtk doang kali yh ?soalnya ane lebih suka bahasa
pemikiran org tua jadul itu mh..
untung skrg kbnykan dah kbuka pikiranny..
bener kan contohnya kalo anak kita dpet nilai pel.olahraga 90 dan matematika 60
pasti orang tua menyuruh anaknya untuk bimbel matematika dimana dia benci pel. matematika (mangkanya dpet kecil).Mengapa anaknya tidak dimasukkan bimbel pel. olahraga (pel. yang disukai) untuk meneruskan bakatnya siapa tau dia besarnya jadi atket emoticon-Blue Guy Peace
calon HT nih :emoticon-Blue Guy Cendol (S)
nice info buat TS
tapi bagi ane parameter kecerdasan ya ukurannya IQ dan EQ emoticon-shakehand
soalnya udah mendarah daging masalah ini,
apa lagi orang-orang awam yang mengukur tingkat kepandaian anaknya dari matematika,
padahal sains gak sesempit itu,
selain itu sains tanpa agama juga kagak bisa (kecuali sekularisme)
dengan bangga ane katakan kalo nilai raport IPA dan mat ane di SMA tidak pernah lebih dari 5 (tentu nilai ulangan lebih rendah dari itu emoticon-Big Grin )

karena waktu itu ane udah nemuin fokus mau jadi apa/kemana setelah lulus SMA, dan IPA+mat tidak masuk daftar wajib ane kuasai, jadi mending belajar hal pendukung lainnya. Alhamdulillah, kualitas hidup ane bisa diatas rata-rata temen-temen ane dulu yg jago IPA+mat.
nakat setiap anak kan juga beda gan
tinggal gimana orang tua yang mengarahkannya aja si