Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016198823/miris--tiket-museum-lebih-murah-dibanding-masuk-wc-umum
Miris ! Tiket Museum Lebih Murah Dibanding Masuk WC Umum
Miris ! Tiket Museum Lebih Murah Dibanding Masuk WC Umum



108Jakarta.com, Kebon Jeruk- Bangsa yang besar dan berperadaban merupakan bangsa yang menghargai sejarahnya. Apakah Indonesia cukup bisa dikatakan demikian, mengingat banyak museum yang tak lain bukti dari peninggalan sejarah telantar nasibnya seolah hidup sebagai yatim piatu. Tak terkecuali Museum Bahari yang berada di Jalan Pasar Ikan 1, Penjaringan, Jakarta Utara.

Mendengar kata "Bahari" identik dengan perairan laut. Indonesia dikenal sebagai negara maritim. Pasalnya, perairannya saja seluas 3.257.483 km² ketimbang luas daratan yang hanya 1.922.570 km2. Total wilayah Indonesia yang di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik ini membentang hingga sepanjang 3.977 mil.

Museum Bahari sekurangnnya melukiskan identitas bangsa kita yang nenek moyangnya konon pelaut. Entah mengapa kondisi Museum Bahari saat ini mengenaskan. Museum yang dibangun pada tahun 1652 itu sudah amat tidak terawat dan terabaikan.

Konstruksi bangunan didominasi balok-balok besar kayu jati. Terutama pondasi. Di situ terlihat kerap menjadi santapan rayap sehingga mendekati keropos penuh lubang, begitu juga sejumlah jendela dan pintu. Dindingnya pun yang rata-rata setebal 90 sentimeter terlihat bergelembung.

Museum yang memiliki tiga lantai tersebut memuat sejumlah koleksi sejarah kelautan. Mulai dari sekian kapal dan perahu-perahu kuno niaga. Tetapi sangat disayangkan mudah sekali ditemukan benda-benda yang dalam kondisi tidak utuh lagi. Adapun koleksi lain di antaranya miniatur kapal, kapal asli, alat navigasi, alat menangkap ikan, lukisan pahlawan, dokumen pelayaran VOC. Setiap sudut bangunan terlihat berdebu, kotor dan kusam.

Kepala Seksi Edukasi dan Pameran Museum Bahari, Irfal Guci menceritakan, museum bahari seluas 7.500 meter persegi memiliki 850 koleksi. Namun, tidak semuanya dalam kondisi asli. Gedung yang baru diresmikan pada 7 Juli 1977 sebagai museum itu awalnya diperuntukan pemerintah kolonial Hindia-Belanda untuk menyimpan rempah-rempah atau biasa disebut gedung rempah barat. Peresmian dilakukan oleh Ali Sadikin yang saat itu menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Gedung dibangun dalam tiga tahap, yaitu tahun 1718, 1773 dan 1774. Pasca kemerdekaan digunakan sebagai kantor telekomunikasi yang dikelola PT Telkom. Sampai akhirnya kepemilikan jatuh ke tangan pemerintah DKI Jakarta. Irfal berpendapat, persoalan yang dihadapi terkait pola manajemen yang akhirnya memengaruhi pola pendanaan. Mengingat museum beserta koleksinya butuh dana dan sumber daya manusia yang memadai dalam rangka perawatan.

"Persoalannya manajemennya harus diubah. Selama di bawah pemerintah tidak ada progres. Bayangkan, museum ini hanya diurus enam orang (termasuk pimpinannya), PNS-nya hanya ada enam orang. Pekerja lepas tiga orang. Kalau manajemennya diubah, saya kira tampilannya akan berubah. Kalau manajemennya tetap begini, saya kira tak akan berkembang," kata Irfal Guji kepadaKompas.com saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Pasar Ikan 1, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (30/8/2012).

Biaya perawatan koleksi museum hanya memiliki anggaran sebesar Rp 20 Juta per tahun. Sementara regulasi yang mengatur mekanisme penerimaan bantuan dari pihak swasta belum tersedia. Sehingga upaya perawatan hanya mampu dilakukan secara parsial. Khusus menyoal biaya perawatan baru bisa dimasukkan di dalam anggaran pada 2013.

Harga tiket Museum Bahari terbilang murah meriah. Biaya memasuki WC umum lebih mahal ketimbang berkunjung ke museum. Berikut harga tiket apabila masuk ke museum Bahari seperti yang tertera di papan pengumuman : Perorangan dewasa Rp 2.000, rombongan dewasa (minimal 20 orang) Rp 1.500, mahasiswa perorangan Rp 1.000, rombongan mahasiswa (minimal 20 orang) Rp 750, pelajar Rp 600, pelajar rombongan (minimal 20 orang) Rp 500.

Harga tiket tersebut berdasarkan Perda No.1 Tahun 2006. Sedangkan bagi yang ingin menggunakan jasa pemandu museum dikenakan Rp 35.000 untuk pemandu lokal dan Rp 75.000 untuk pemandu berbahasa asing. Museum dibuka dari hari Selasa-Minggu. Mulai pukul 09.00-15.00 WIB. Tutup hari Senin dan hari besar nasional.

Dio (18), seorang mengunjung menyayangkan kondisi Museum Bahari, mengkhawatirkan kondisi museum. Menurut dia, seharusnya museum itu diperhatikan dengan baik. Sebab, banyak nilai sejarah terkandung di dalamnya. Kemudian bermanfaat bagi pendidikan rakyat Indonesia.

"Sangat disayangkan ya, tidak terawat begini. Ini kan banyak cerita sejarahnya. Bagus juga untuk pendidikan," katanya. Museum dalam kurun sebulan biasa dikunjungi sekitar 3.500 orang, 30 persennya berasal dari mancanegara.

Irfal mengatakan, keprihatinan terhadap kondisi Museum Bahari tidak lantas menjadi lebih baik. Tiket masuk saja lebih murah daripada biaya menggunakan fasilitas WC umum. Tentu bukan hanya perkara murah. Tetapi bagaimana agar nasib peninggalan sejarah itu bisa tetap diperhatikan serius. Ia berpendapat terbengkalainya catatan sejarah termasuk museum bukti bangsa Indonesia belum mengenal atau tidak menghargai budaya dan sejarahnya.

"Tapi mungkin kita adalah bangsa yang belum mengenal budaya dan sejarahnya. Kita bangsa yang kurang mencintai sejarah bangsanya sendiri," ujar Irfal. (han)

SUMBER


===========================

Semoga pemerintah kita bisa insyaf bahwa museum itu sangat penting karena berisi peninggalan2 yang bernilai sejarah
kalau menurut ane daripada di kasih tarif mending di gratisin aja dah masuknya, sedang untuk biaya operasionalnya berasal dari APBD

museumnya ngak dirawat mana mau orng pergi ke museum... padahal bagus banget buat pendidikan anak anak..
Tiket masuk museum perangko di TMII cm Rp. 2000 / orang (dewasa) ... untuk anak2 malah gratis
mungkin udah dapet subsidi dari pemerintah
jadi nya murah?
Walaupun geratis gak bakalan banyak yg berkunjung.

Gw aja dulu berkunjung ke musium gara2 tugas sejarah dari skul ...
harga murah ga menjamin banyak pengunjung
Monas - Rp2000
Musium Nasional - Rp5000

padahal isinya berharga semua tuh...
Gile yah pemerintah kita...
Rakyatnya juga ga menghargai, coret sana coret sini, buang sampah sembarangan...
Pendidikan itu padahal mahal loh...
Bukannya malah bagus, biaya masuk museum murah ?
Soal menghargai sejarah dengan melestarikan-rawat-jaga peninggalannya kan kewajiban pemkot yang bersangkutan gak cuma dari biaya masuknya. Lagipula kalo biaya masuk mahal bikin males lah. Niat mau belajar malah tekor
Walaupun murah tapi pasti karna pengunjungnya gan, tapi itu kayaknya gak sebanding ama perawatanya





Powered By Situsnya
Prapto Arif Prasetiyo www.lozion.co.cc


Id KASKUS ku
prapto.


Facebook ku
1. Prapto Arif Prasetiyo Pertamax
2. Prapto Arif Prasetiyo Keduax
3. Prapto Arif Prasetiyo Ketigax
4. Prapto Arif Prasetiyo PamPat
5. Prapto Arif Prasetiyo Kelimax


Follow me Twitter ku
@prapto_lozion




Gan kalo boleh ane minta cendolnya dari hati yang tulus dan ikhlas agan supaya reputasi ane nggak buruk (merah) lagi \t
Bener banget gan.. Museum itu seharusnya dirawat karena merupakan warisan nenek moyang kita dulu, fasilitas nya harus dirawat dan dilengkapin
bukan malah ditinggal sampe ancur
Bangsa yang besar merupakan bangsa yang menghargai sejarahnya.

prihatin lebih mahal masuk wc umum
murah sebenarnya bagus gan, jadi semua kalangan bisa masuk untuk melihat sejarah bangsa kita.

cman yang saya permasalahkan tuh beberapa museum memang sudah ga layak gan... saya sempet ke museum di bandung, gila itu udah kotor, ga dijaga kebersihannya, belum lagi atapnya pernah bocor dan akhirnya pengunjung ga boleh masuk ke beberapa daerah museumnya.

murah sih murah, tapi yah perlu dijaga juga dong biar orang mau dateng ke museum nya

bukannya bagus, dengan di turunkan harga tiket masuk,
diharapkan pengunjung dapat meningkat,
semoga ada instansi terkait yang memperhatikan,
dan tentunya masyarakat juga peduli terhadap museum ini..
....
yang bikin miris itu harga tiket yg di bawah harga WC,, tapi jumlah pengunjungnya sebulan aja ga nyampe 100.. yg dateng aja cuma rata2 study tur..

ane sih suka ke musium,, tmpt wisata yg sepi,, jd bisa lbh nyantai, hohoho
Quote:Original Posted By Eka.Noer
Bukannya malah bagus, biaya masuk museum murah ?
Soal menghargai sejarah dengan melestarikan-rawat-jaga peninggalannya kan kewajiban pemkot yang bersangkutan gak cuma dari biaya masuknya. Lagipula kalo biaya masuk mahal bikin males lah. Niat mau belajar malah tekor


biaya murah aja masih sepi....apalagi kalo mahal....
Quote:Original Posted By Angry.Bird.Rio
Ya wajar donk gan, apanya yang bikin miris?

Semua orang butuh yang namanya WC, tapi tidak semua orang butuh yang namanya museum.

Gitu aja kok repot

Kakak Ane Jadi Korban Pelecehan Seksual Di Jalanan Akibat Menggunakan Rok Mini


iya gan, tapi kan kalau murah nya segitu mah keterlaluan, makanya ane bilang mending di gratisin aja sekalian, karen kalau tarifnya segitu sama aja meremehkan nilai2 benda yang ada di dalamnya

Quote:Original Posted By SpicyHotChip
Tiket masuk museum perangko di TMII cm Rp. 2000 / orang (dewasa) ... untuk anak2 malah gratis


makanya tarif masuk ke museum harusnya di gratiskan saja, ini sebagai dukungan pemerintah utk pendidikan

Quote:Original Posted By Osana412
Monas - Rp2000
Musium Nasional - Rp5000

padahal isinya berharga semua tuh...
Gile yah pemerintah kita...
Rakyatnya juga ga menghargai, coret sana coret sini, buang sampah sembarangan...
Pendidikan itu padahal mahal loh...


betul gan, banyak yang gak melihat manfaat dari museum

Quote:Original Posted By Eka.Noer
Bukannya malah bagus, biaya masuk museum murah ?
Soal menghargai sejarah dengan melestarikan-rawat-jaga peninggalannya kan kewajiban pemkot yang bersangkutan gak cuma dari biaya masuknya. Lagipula kalo biaya masuk mahal bikin males lah. Niat mau belajar malah tekor


makanya ane bilang mending gratiss aja sekalian drpd kasih tarif malah kesannya meremehkan nilai2 pengetahuan yang ada di dalamnya,
ilmu itu mahal lho gan makanya harus ada penghagaan utk hal2 yang menunjang pengetahuan
lebih seneng dateng ke emol anak sekarang..
bersyukur donk gan, kan gk usah ngeluarin banyak uang
yya emang benner gan..secara boker tuhh kebutuhan primer
×