Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016008676/sosbud-12-suku-hutan-tropis-yang-diambang-kepunahan-part-1
Kesel [SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1
Pertama tama semoga
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1

Quote:
Jangan lupa Sebelum dibaca dirate 5 dulu ya gan
Dan kalo bisa disiram cendol gitu gan
Jangan ya gan jika tidak berkenan

Pengunjung yang baik hati dan tidak sombong adalah pengunjung yang meninggalkan komen di thread ini

Karena Uraiannya bakal panjang dan agan agan capek bacanya, maka untuk thread ini baru enam dulu yang dibahas ya gan

Update untuk part 2 nya ada dibawah ini gan
12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 2


Langsung aja ya gan cekidot

Quote:
Di hutan tropis atau hutan hujan yang lebat, seperti di Amazon, kepulauan Indonesia dan filiphina bermukim beberapa suku kecil yang diambang kepunahan, sebagian besar telah tersentuh oleh dunia luar atau modernisasi, sebagian masih mempertahankan adat istiadat dan nilai-nilai kesukuan, sebagaimana mereka telah mereka lakukan selama ribuan tahun
Ancaman
Dunia modern menimbulkan banyak bahaya bagi masyarakat mereka yang hidup di hutan hujan. Ancaman tersebut bisa tidak berpengaruh langsung dan ada yang berpengaruh langsung terhadap kelestarian hutan yang mereka diami dan terhadap kelangsungan hidup mereka nantinya.
Ancaman-ancaman itu antara lain
** Bulldozer, Membakar hutan, dan gergaji mesin: Ini adalah senjata bagi para developer untuk membuka atau merusak hutan, untuk dijadikan lahan pertanian, kota, dan jalan.
** Peternak: Kadang-kadang peternak mengambil alih atau menyerobot lahan berburu suku yang bermukim dihutan untuk dijadikan ladang kedelai dan tempat memelihara ternak
** Penebang liar: adalah orang-orang yang menjarah pohon dihutan mereka untuk bisnis para penebang
** Pemburu Emas: Penemuan emas di hutan beberapa daerah telah menarik para pencari emas, yang menebang sebagian besar pohon dihutan sebagai jalan masuk menuju ke tambang yang mereka temukan. Selain itu Merkurius, Zat kimia yang mereka gunakan dalam mengolah emas telah meracuni sungai, dan ikan-ikannya yang merupakan sumber makanan bagi Suku-suku didalam hutan
** Perusahaan Minyak: Perusahaan-perusahaan tersebut mulai bergerak di kawasan hutan untuk mencari sumber minyak baru, yang ujung-ujungya merusak ekosistem dan habitat yang ada dihutan
** Perang: Dalam keadaan politik yang tidak stabil di beberapa belahan dunia, perang gerilya telah mengganggu ketenangan hutan mereka
** Genosida: Banyak suku telah punah akibat senjata pemusnah missal dan senjata kimia yang digunakan dalam perang maupun sengaja untuk pembantaian etnis
** Wabah Penyakit: Beberapa suku yang tidak memiliki kekebalan tubuh, punah akibat wabah penyakit yang mereka tidak tahu obatnya, seperti malaria, flu, campak, TBC, kusta dll

Suku-suku itu adalah
Quote:
Suku Awa Guaja
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1

Suku Awa-Guaja menghuni hutan-hutan Maranhao (Brasil), menyebut diri mereka Awa, sebuah istilah yang berarti manusia, atau orang. Suku Awa-Guaja adalah salah satu kelompok penduduk asli terakhir di Brasil yang hidup secara nomaden. Suku Awa Guaja hidup pada perbukitan terpencil, timur laut Brasil. Meskipun mereka belajar untuk menanam jagung dan ubi kayu, tetapi dasarnya mereka adalah pemburu, nelayan dan pengumpul buah hutan. Di mana laki-laki berburu menggunakan busur dan panah, dan perempuannya memanen pisang dan buah berry liar.

Mereka selalu telanjang, dan dikenal karena murah senyum! Mereka berbicara memakai bahasa tubuh Tupi-Guarani. Mereka hidup dalam kelompok-kelompok kecil, dengan komposisi bervariasi dari 4 sampai 30 manusia. Kelompok Awa-Guaja bekomunikasi dengan dunia luar pertama kali pada tahun 1973. Kemudian, dalam beberapa tahun terakhir, telah bertemu dan menghubungi kelompok lain. Saat ini, 240 Awa-Guaja memiliki hubungan tetap dan teratur dengan masyarakat sipil, tetapi ada kelompok lain yang menolak kontak dengan masyarakat dan hidup terisolasi di hutan Gurupi.

Diperkirakan, sekitar 50 sampai 60 orang suku awa yang tetap terisolasi dari total sekitar 300 orang Awa-Guaja.
Sumber

Quote:
Suku Naua
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1

Catatan terakhir menyebutkan wanita terakhir suku Naua menikah ditahun1906, setelah itu suku ini dianggap telah punah, karena perang penyakit dan perbudakan.

Namun setelah hampir 100 tahun dianggap punah, tepatnya ditahun 2000, sekitar 250 orang muncul dari hutan brazil disebuah kota terpencil Cruzeiro, dimana sepertiganya berumur dibawah 10, dan mengaku mereka adalah suku Naua. Suku yang dianggap musnah ini dulunya adalah suku yang paling banyak hidup di cekungan amazon

Bagaimana mereka ada dan mengapa tidak ada orang tahu tentang mereka? "Mereka telah memiliki banyak kontak dengan orang kulit putih, mungkin melalui industri menyadap karet," kata Antonio Pereira Neta Pegawai National India Foundation (NIF).

Berkurangnya populasi mereka terjadi ketika penjajah portugis datang, mereka dipaksa sebagai pekerja paksa, kemudian adanya perang dan wabah penyakit membuat suku ini musnah

Seorang anggota Nasional India Foundation (NIF) berkomentar, "Ini adalah Suku Naua asli dan hak-hak mereka atas tanah harus dikembalikan. Bahwa tanah mereka sekarang merupakan bagian dari Taman Nasional, 2,2 juta hektar hutan di dekat perbatasan Brasil dengan Peru. Menurut hukum Brasil, taman nasional harus tidak berpenghuni, dan pemerintah baru-baru ini mencoba untuk membersihkan penduduk asli dari daerah tersebut.

Ketika Naua diberitahu bahwa mereka harus meninggalkan rumah mereka Para pemimpin mereka melakukan perjalanan dua hari menggunakan kano ke kota Cruzeiro do Sul untuk meminta sebuah organisasi Katolik Roma membantu untuk mengembalikan hak-hak mereka, sebagai masyarakat asli . Mereka beranggapan, mereka tidak perlu menyerahkan tanah mereka, karena mereka adalah tuan rumah dari tanah itu sendiri.
SUMBER
SUMBER


Quote:
Suku Zo’e
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1

Suku Zo'e atau Orang Bulan tinggal di daerah yang belum terjamah dihutan hujan di negara bagian Para, bagian utara brazil. Mereka hidup antara Sungai Amazon dan negara Suriname

Mereka juga dikenal sebagai Poturu, Poturujara, atau Bure. Istilah "Zo'é" berarti "kita," sebagai lawan dari non-India atau musuh. Suku ini sangat khas karena baik pria maupun wanita memiliki tindikan bibir tradisional dengan potongan kayu yang disebut poturu, serta tubuh mereka yang dibalut pewarna merah dari buah urucum, sekitar usia sembilan tahun mereka sudah memakai tindikan itu. Bahasa Zo'é adalah Subkelompok dari keluarga bahasa Tupi-Guarani.

Ritual pernikahan dari Zo'e adalah kompleks dan tidak sepenuhnya dipahami. Pernikahan tersebut diatur ketika gadis-gadis sangat muda dan untuk pria yang lebih tua. Dan adalah khas untuk wanita yang lebih tua untuk memiliki minimal satu “Suami Muda”. Mereka poligami dan Poliandri.

Tidak diketahui berapa banyak istri atau suami yang diperbolehkan untuk dimiliki. Banyak wanita berpraktik poliandri, memiliki satu atau lebih suami , atau sebagai "suami muda/suami magang"; yaitu pemuda yang belajar bagaimana menjadi pasangan yang baik, dalam pertukaran untuk berburu untuk menghidupi keluarga.

Hubungan mereka fungsional dan harmonis. Sehingga kecemburuan hampir tidak pernah dijumpai. Kelompok dibentuk untuk menjaga masyarakat terhadap kelaparan. Incest tidak menjadi masalah, mereka menghasilkan keturunan yang baik dan sehat.

Sedikit yang diketahui tentang mereka. Mereka semi-nomaden pemburu dan pengumpul. Mangsa favorit mereka adalah monyet, yang berlimpah di wilayah pada musim kemarau. Selama musim hujan, Zo'e bergantung pada umbi-umbian seperti manioc sejenis singkong tapi beracun sehingga mereka harus mengolahnya dulu menjadi tepung untuk menghindari sifatnya yang beracun.
SUMBER
SUMBER


PINDAH HALAMAN GAN
Quote:
Suku Yanomami
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1

Mereka ditemukan di Amazon antara Venezuela selatan dan utara Brasil ...

Perumahan
Sebuah desa biasanya terdiri dari dua atau lebih suku kecil yang tidak ada pertukaran perempuan dalam pernikahan. Mereka memiliki antara 50-400 orang di desa. Bayangkan 400 orang yang tinggal di Shabono (rumah mereka), yang merupakan berbentuk oval dibuat diatas tanah dengan pusat berukuran 100 meter!. Shabono ini dibangun dari bahan yang berasal dari hutan, seperti daun, tanaman merambat dan batang pohon. Karena hujan yang deras maka Shabono yang baru selesai dibangun setelah 1-2 tahun. Pada malam hari anak-anak tidur di luar di tempat tidur gantung yang digantung pada pohon. Sering kali mereka membuat api unggun untuk menjaga diri mereka tetap hangat. Antar komunitas kunjungan sering terjadi. Upacara diadakan untuk menandai peristiwa seperti pemanenan buah sawit persik, dan reahu (pesta pemakaman) yang memperingati kematian seorang individu. Mereka hanya memiliki satu kamar sehingga tidak ada privasi, jadi jika terjadi kebakaran maka setiap orang harus membantu memadamkannya. Setiap keluarga memiliki perapian sendiri di mana makanan disiapkan dan dimasak pada siang hari. Setiap orang harus membantu untuk mendapatkan dan menyiapkan makan malam, jika ada yang tidak melakukannya maka dia tidak akan diizinkan untuk makan apapun. Yanomami sangat percaya pada kesetaraan pada setiap orang. Setiap komunitas adalah independen dari yang lain dan mereka tidak mengakui adanya 'kepala suku'. Keputusan dibuat secara konsensus, sering terjadi keputusan diambil setelah perdebatan panjang

Penampilan
Pakaian mereka dan pilihan makanan terbatas pada apa yang dapat mereka temukan di hutan hujan. Mereka mengenakan kulit hewan dan kain. Beberapa wanita tidak memiliki pakaian atas dan beberapa anak tidak memiliki pakaian apapun. Mereka memiliki body piercing di hidung dan telinga seperti kita tapi mereka juga menggunakan cat tubuh atau cairan berwarna.

Makanan & Memasak
Burung dan monyet adalah menu utama yang cukup banyak. Mereka sangat peka, mereka dapat melihat warna burung dari kejauhan dan mendengar gerak gerik burung itu. Meskipun mereka pemakan daging, mereka menanam tanaman mereka sendiri seperti ubi jalar. Semuanya dimasak di atas api terbuka. Anak-anak juga banyak membantu pekerjaan mereka. Yang unik Pemburu tidak akan pernah memakan daging yang telah ia bunuh. Sebaliknya ia akan berbagi hasil buruannya untuk teman dan keluarga. Sebagai imbalannya, ia akan diberi daging oleh pemburu lain. Mereka juga mengumpulkan kacang, kerang dan larva serangga. Madu liar adalah makanan yang sangat berharga dan setiap panen Yanomami memiliki 15 jenis panenan yang berbeda.

Anak-anak
Di sini mereka mengajari anak mereka bahwa pisau, tombak dan panah bukan untuk mainan, tetapi mereka mengajari anak anaknya praktek memanah dan melempar, ketika mereka dewasa, mereka memiliki kemampuan untuk memanah hewan buruan. Jika mereka gagal , tidak ada yang akan membantu dan dia bisa kelaparan

Senjata
Semua peralatan mereka terbuat dari kayu, sehingga mereka menggunakan busur dan anak panah dan mereka juga menggunakan tombak. Senjata berguna karena beberapa desa mungkin mencoba untuk menyerang dan menyerang desa-desa lain. Mereka tahan untuk berperang mempertahankan desa mereka selama berjam jam.
SUMBER
SUMBER

Quote:
Suku Huorani
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1
Di bagian Timur Ekuador membentang Hutan el Oriente. Antara Sungai Napo dan Curaray merupakan 600.000 hektar lahan yang merupakan rumah dari suku Huaorani, Yang sering dijuluki “Prajurit menakutkan dari hutan hujan Amazon.” Wilayah ini termasuk Yasuni National Park, salah satu tempat makhluk hidup paling beragam di planet ini. Disayangkan untuk Huaorani, disana juga terdapat pipa-pipa minyak sepanjang ratusan kilometer dan stasiun minyak beberapa perusahaan yang memiliki dampak buruk terhadap ekosistem tropis yang rapuh.

Karena adanya perambahan wilayah oleh pihak luar, sekarang hanya tertinggal kurang dari 2.000 orang Huaoranis. Kontak pertama Huaorani terjadi 50 tahun yang lalu. Sebelum waktu itu, para dan pemburu dan perambah (huaorani) berkeliaran dalam kelompok kecil di atas lahan tiga kali lebih besar dari wilayah yang mereka tempati masa sekarang. Baru-baru ini, pemerintah Ekuador memberikan hak komunal Huaorani atas wilayah mereka saat ini. Namun, pemerintah mempertahankan kepemilikan mineral dan minyak yang terletak didalamnya; sehingga Huaoranis tidak sepenuhnya memiliki tanah mereka, situasi yang sama terjadi dengan orang Indian Matses yang hidup di Peru.

Orang Huaorani tidak tinggi, tetapi mereka memiliki tubuh yang kuat. Mereka berburu dengan cerbatanas (blowguns) dan tombak, sepanjang 2,5 sampai 3 meter, sangat berat, terbuat dari kayu chonta. Selain Peralatan itu perlengkapan berburu mereka termasuk karkas, buah bulat yang keras diisi dengan kapas alami, dan tabung (Sumpit) yang berisi panah tipis, panjang, yang dicelup cairan curace. Curare adalah ramuan beracun dibuat dengan merebus campuran anggur dan berbagai tanaman. Ini dapat melumpuhkan, dan bahkan membunuh korban. Mereka adalah pemburu yang handal, makanan Huaorani sebagian besar terdiri dari daging (monyet, babi hutan, penyu, dan tapir) tetapi mereka juga hidup dengan memakan buah dan umbi seperti pisang raja, pisang, singkong, dan buah-buahan hutan. Suku Huaorani percaya bahwa ketika seseorang meninggal, jiwa mereka akan memulai perjalanan menuju surga. Dalam perjalanan, di tengah jalan, sebuah anaconda besar akan menghalangi jalan mereka. Hanya jiwa-jiwa pemberani bisa melompati Ular dan mencapai surga. Siapapun yang gagal, akan kembali ke dunia sebagai rayap, dan menjelma menjadi sebuah kehidupan yang menyedihkan
Para jaguar dihormati oleh suku Huaorani dan sering disebut "tigre." Beberapa prajurit tua yang diyakini memiliki kekuatan khusus dan mampu mengubah diri menjadi jaguar disebut Tigre. Artinya ia memiliki kekuatan mengubah dirinya menjadi hewan, dan untuk menjelajah hutan, berkomunikasi dengan hewan.
Huaorani ditakuti dan dikenal karena tombak mereka, yang panjang, dengan kedua ujungnya diruncingkan. Salah satu ujung diukir dengan duri tajam. Setelah tombak memasuki tubuh, tidak ada cara untuk mengeluarkannya kecuali merobek daging dan menyebabkan lebih banyak kerusakan. Mereka ditakuti oleh suku-suku tetangga untuk reputasi kekerasan mereka. Huaoranis memang sangat temperamental, dan tak terduga. Mereka memiliki sejarah panjang konflik berdarah; balas dendam dengan kekerasan adalah bagian dari budaya mereka. Sebagian besar konflik diselesaikan dengan menusuk pihak lain, maka keluarga korban akan membalas dendam, sehingga melestarikan lingkaran setan.

Beberapa komunitas Huaorani tinggal dekat dengan kamp-kamp perusahaan minyak dan dunia luar, dan akibatnya mereka mengalami degradasi budaya lebih daripada yang tinggal di daerah yang lebih terpencil. Biasanya tidak jauh dari penyalahgunaan alkohol dan kekerasan, dan hidup penduduk asli di sana telah menjadi lebih materialistik, mencari kemewahan seperti peralatan audio, rumah modern, dan televisi. Namun, masih ada beberapa komunitas yang terletak jauh di hutan, dekat perbatasan dengan Peru, di mana orang berjalan-jalan telanjang, berburu dengan cerbatanas dan tombak, tinggal di rumah-rumah tradisional, tidak minum alkohol (bahkan meremehkan penggunaannya) dan nyaris tidak berbicara Spanyol.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi suku Huaorani adalah perusahaan minyak, las petroleras. Wilayah mereka sangat kaya minyak dengan Ekuador sebagai eksportir minyak terbesar kelima di Amerika Selatan. Permasalahan yang datang seperti deforestasi, polusi, degradasi habitat, dan invasi oleh pemukim, militer, dan pekerja perusahaan minyak. Sementara beberapa Huaorani telah menolak petroleras, yang lain telah menjadi tergantung pada mereka, beberapa karyawan minyak adalah dari suku Huaorani
SUMBER

PINDAH HALAMAN LAGI
Quote:Original Posted By th0wet
pertamax diamankan


barang bukti di amankan...

pada telanjang orangnya...
ada yang telah dinyatakan punah tapi di taun 2000 muncul lagi...
Quote:
Suku Nukak
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1

Suku Nukak merupakan suku penyendiri atau tertutup, mereka melarikan diri dari hutan mereka, karena terjebak dalam perang saudara berdarah antara gerilyawan dan tentara Kolombia. Nukak ini adalah salah satu suku dari beberapa suku di Amazon yang nomaden. Hidup mereka dalam kelompok keluarga kecil jauh di dalam hutan hujan di Kolombia dan Brasil. Mereka bergerak dari kamp ke kamp setiap beberapa hari tergantung pada ketersediaan hasil buruan dan pengumpulan buah-buahan dan sayuran. Ikan juga merupakan makanan penting. Mereka kontak pertama kali dengan pihak luar di tahun 1988, Lebih dari setengah jumlah mereka telah meninggal, terutama karena flu dan malaria ditularkan oleh orang luar.
Suku Nukak Kolombia membangun rumah darurat dari daun, dan berburu monyet dengan sumpit. Yang anak panah nya telah diberi racuan ramuan anggur

“Kami sedikit sekarang, Populasi Nukak yang stagnan tergerus oleh banyak masuknya orang asing yang membangun rumah dan perkampungan, dan mereka tidak peduli bahwa suku nukak diambang kepunahan"kata pria Nukak Chorebe.

Suku Nukak yang tersisa tinggal 400 orang, setengahnya kini terlantar tanpa sarana untuk kembali ke hutan mereka karena pertempuran masih terus mengamuk. Mereka yang tetap di hutan memiliki risiko besar, tewas dalam baku tembak yang terus meningkat.

Tentara menyemprot perkebunan koka, yang ditanam oleh penjajah di tanah Nukak, dengan herbisida dari udara. Selain itu, ada lagi Kelompok utama sayap kiri tentara gerilya, FARC, dan sayap kanan paramiliter tentara, AUC, keduanya memiliki sejumlah besar pasukan di wilayah Nukak. Kedua kelompok berusaha untuk menguasai tanaman koka menguntungkan.

Survival and Colombia's national Indian organization (ONIC) mendesak semua pihak untuk melakukan gencatan senjata dan menarik diri dari wilayah Nukak, dan mengirim tim medis yang sangat dibutuhkan untuk mengobati orang Indian.

Direktur ONIC Stephen Corry mengatakan hari ini, Jika pemerintah tidak bertindak cepat untuk melindungi Nukak dan tanah mereka, Suku Nukak Akan musnah dari muka bumi
SUMBER

UPDATE 6 SUKU LAINNYA DI MARI
ane menunggu update-an agan, terima kasih sekali atas informasi yang sudah diberikan ^_^
Quote:Original Posted By goangkampret


barang bukti di amankan...

pada telanjang orangnya...
ada yang telah dinyatakan punah tapi di taun 2000 muncul lagi...


Rata rata suku terasing emang masih pada telanjang gan...,.iya dianggap punah malah mucul lagi

Quote:Original Posted By Jatafest
ane menunggu update-an agan, terima kasih sekali atas informasi yang sudah diberikan ^_^


Sudah gan diupdate,untuk 6 selanjutnya secepatnya

Koq sepi ya lapak ane...
wah trit yg sangat bagus...up date nya mana lagi?..dah selesai kah kk ts?
ijo sent
Quote:Original Posted By gudlookind
wah trit yg sangat bagus...up date nya mana lagi?..dah selesai kah kk ts?
ijo sent


Wah makasih gan cendolnya, ane jadi terharu secara ane baru newbie
sudah diupdate gan disini gan
Quote:Original Posted By th0wet
Wah makasih gan cendolnya, ane jadi terharu secara ane baru newbie
sudah diupdate gan disini gan


kk TS,minta di merged/gabung aja trit nya..biar gampang di baca dan lebih jelas buat yg lain baca...PM aj momod setempat,sekalian minta jadiin HT..biar info nya berguna buat kaskuser lain...
Quote:Original Posted By gudlookind


kk TS,minta di merged/gabung aja trit nya..biar gampang di baca dan lebih jelas buat yg lain baca...PM aj momod setempat,sekalian minta jadiin HT..biar info nya berguna buat kaskuser lain...


Makasih gan sarannya,.. tapi saya masih belum ngerti caranya...

mereka dibilang tak beradab
tidak memiliki peradaban
padahal padahal...
[SOSBUD] 12 Suku Hutan Tropis Yang Diambang Kepunahan Part 1
ane bantu rate aja gan, blm bisa ngasih cendol
Quote:Original Posted By manusiarender
mereka dibilang tak beradab
tidak memiliki peradaban
padahal padahal...


Padahal sesungguhnya mereka (pemerintah,pengusaha,illegal logging) dan mungkin juga kita yang tidak beradab

Quote:Original Posted By kandangkambing
ane bantu rate aja gan, blm bisa ngasih cendol


Makasih gan, rate juga yang part2 nya yah
weew.... Ini tritnya pak imam yah??
baguuusss.....

#Tiara na kang Hedy-Jogja
:salaman
Quote:Original Posted By thesakespe
weew.... Ini tritnya pak imam yah??
baguuusss.....

#Tiara na kang Hedy-Jogja
:salaman


Iya,..lama dak ngaskus nah, ID dah tua cuman pangkat masih kaskuser , Coba Si Aben suruh juga ngaskus tuh
bagus gan tritnya
ane barusan baca yang part2 .. jadi penasaran part 1 nya
ane rate ya gann ..
Quote:Original Posted By Pantja83
bagus gan tritnya
ane barusan baca yang part2 .. jadi penasaran part 1 nya
ane rate ya gann ..


Makasih gan, Baca thread ane yang lain ya..
Quote:Original Posted By th0wet


Iya,..lama dak ngaskus nah, ID dah tua cuman pangkat masih kaskuser , Coba Si Aben suruh juga ngaskus tuh


aben gsuka kaskusan.. katanya takut ktem mntannya
woww keren gan foto2nya
×