alexa-tracking

TEH ROSELLA [Yang sudah pernah coba pake Sharing disini]

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015076098/teh-rosella-yang-sudah-pernah-coba-pake-sharing-disini
TEH ROSELLA [Yang sudah pernah coba pake Sharing disini]
Agan-agan yang terhormat,
barusan ini banyak berita yang beredar mengenai khasiat TEH ROSELLA untuk pengobatan berbagai penyakit degeneratif seperti ; Darah Tinggi, Asam Urat, Kolesterol, dll.
Namun, sebenarnya cukup sulit untuk melihat mana Teh Rosella yg benar-benar memberikan terapi pengobatan dan mana yang tidak (AsPal).
Mohon disharing disini bagi agan-agan yang sudah pernah mencicipi TEH ROSELLA ini serta testimoni yang agan-agan rasakan. biar yang belum pernah mencicipi Tahu dimana membeli TEH ROSELLA yang asli serta manfaat sebenarnya dari TEH ROSELLA ini. karena seringkali juga iklan di web jualan online Teh Rosella itu hanya karena ingin mempercantik web saja. tapi memang dilihat dari berbagai Uji Klinis bahwa Teh Rosella ini ampuh untuk pengobatan penyakit degeneratif secara herbal.

Quote:Khasiat

Khasiat rosela antara lain untuk menurunkan asam urat, Hipertensi, Diabetes mellitus, memperbaiki metabolisme tubuh, melangsingkan Tubuh, menghambat sel kanker, mencegah sariawan dan panas dalam, menambah vitalitas, meredakan batuk, mencegah flu, antioksidan, antihipertensi, antikanker, antidepresi, antibiotik, aprodisiak, diuretik (peluruh kencing), sedatif, tonik, dan menurunkan absorpsi alkohol.

Pemanfaatan kelopak bunga Rosela sudah dikenal dan diteliti baik oleh pakar kesehatan modern maupun pakar kesehatan tradisional di berbagai negara di dunia. Kelopak bunga tersebut diketahui mengandung zat-zat penting yang diperlukan oleh tubuh, seperti vitamin C, vitamin A, protein esensial, kalsium, dan 18 jenis asam amino, termasuk arginina dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh.

Secara tradisional, ekstrak kelopak rosela berkhasiat sebagai antibiotik, aprodisiak (meningkatkan gairah seksual), diuretik (melancarkan buang air kecil), pelarut, sedativ (penenang), dan tonik. Sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan Chung San Medical University di Taiwan, Chau-Jong Wang, konsumsi rosela digunakan sebagai salah satu cara baru untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Flora ini terbukti secara klinis mampu mengurangi jumlah plak yang menempel pada dinding pembuluh darah. Tidak hanya itu, rosela juga memiliki potensi untuk mengurangi kadar kolesterol jahat yang disebut LDL dan lemak dalam tubuh. Hal ini menunjukkan bahwa rosela juga bermanfaat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi), membantu program diet bagi penderita kegemukan (obesitas), melancarkan peredaran darah, menurunkan demam umum, melancarkan dahak bagi batuk berdahak, dan dapat dimanfaatkan untuk melancarkan buang air besar.

Ditinjau menurut sudut pandang medis modern (kedokteran), mengonsumsi olahan kelopak bunga rosela secara teratur menunjukkan kesetaraan hasil dengan pengobatan modern (farmakologis) pada beberapa penyakit berikut ini:
Sebagai Terapi Hipertensi

Pemberian ekstrak kelopak rosela yang mengandung 9,6 miligram anthocyanin setiap hari selama 4 minggu, mampu menurunkan tekanan darah yang hampir sama dengan pemberian captopril 50 mg/hari. Rosela terstandar tersebut dibuat dari 10 gram kelopak kering dan 0,52 liter air (Herrera-Arellano, 2004). Terdapat penurunan tekanan darah sistolik sebesar 11,2 % dan tekanan diastolik sebesar 10,7% setelah diberi terapi teh rosela selama 12 hari pada 31 penderita hipertensi sedang (Haji Faraji, 1999).
Asam Urat dan Kesehatan Ginjal

Tingginya kadar asam urat, kalsium dan natrium dalam darah secara mekanisme normal tubuh akan dikurangi dengan membuang kelebihan unsur tersebut melalui ginjal. Jika kondisi demikian dibiarkan berlangsung lama akan memberatkan kerja ginjal sebagai penyaring darah dalam tubuh. Kondisi ini dapat memicu kesakitan pada ginjal. Dengan mengonsumsi rosela, ditemukan penurunan kreatinin, asam urat, sitrat, tartrat, kalsium, natrium, dan fosfat dalam urin pada 36 pria yang mengonsumsi jus rosela sebanyak 16-24 g/dl/hari (Kirdpon, 1994).
Khasiat Lebih jauh

Rosela diketahui memiliki kandungan senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan sebanyak 23,10 mg dalam setiap gram bobot kering kelopak rosela. Sejumlah antioksidan yang dikandung rosela tersebut memiliki aktivitas 4 kali lebih tinggi dibanding bubuk kumis kucing. Penelitian yang dilakukan oleh Ir Didah Nur Faridah MSi, periset Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, menunjukkan bahwa kandungan antioksidan yang dimiliki oleh kelopak rosela terdiri atas senyawa gossipetin, antosianin, dan glukosida hibiscin yang mampu memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit degeneratif (akibat proses penuaan) seperti jantung koroner, kanker, diabetes melitus, dan katarak.

Peneliti Faculty of Agriculture, Kagoshima University, De-Xing Hou menemukan adanya kandungan delphinidin 3-sambubioside dan cyanidin 3-sambubioside, antosianin pada rosela yang ampuh mengatasi kanker darah alias leukeimia. Cara kerjanya adalah dengan menghambat terjadinya kehilangan membran mitokondrial dan pelepasan sitokrom dari mitokondria ke sitosol. Jika molekul mengandung elektron seperti guanin DNA terserang, kesalahan replikasi DNA mudah terjadi. Kerusakan DNA memicu oksidasi LDL, kolesterol, dan lipid yang berujung pada penyakit ganas seperti kanker dan jantung koroner. Namun, antioksidan yang dikandung rosela meredam aksi radikal bebas yang menyerang molekul tubuh yang mengandung elektron. Secara singkat, adanya mekanisme tersebut menjelaskan bagaimana antioksidan yang terdapat dalam kelopak rosela menghambat pertumbuhan sel kanker dan kejadian penyakit jantung koroner.

Selain hal-hal yang dikemukakan di atas, rosela juga terbukti dapat menurunkan kadar trigliserida dan LDL-kolesterol dalam darah. Penelitian terhadap efek kerabat bunga sepatu itu terhadap kegemukan juga dilakukan oleh Sayago-Ayerdi SG dari Department of Nutrition, Universidad Complutense de Madrid, Spanyol. Menurut Sayago rosela mengandung 33,9% serat larut yang membantu meluruhkan lemak. Kendati demikian,kadar keasaman (pH) seduhan rosela mencapai 3,14 sehingga perlu diwaspadai reaksi lambung untuk pengidap maag, karena kemungkinan memiliki efek merugikan.
emoticon-Blue Repost
Ane udah pernah coba gan
rasanya kecut kecut gitu emoticon-Big Grin Lebih enak teh daun jati cina
Quote:Original Posted By FlyingBee93
Ane udah pernah coba gan
rasanya kecut kecut gitu emoticon-Big Grin Lebih enak teh daun jati cina


khasiat teh rosella yg agan rasakan ?
dah pernah nyoba, rasanya asemmm .. aq emang ga tamnbahin gula sihh
ga tau khasiatnya krn ga rutin minumnya.
tdnya pengen nyoba buat melangsingkan tubuh, tapi aseeem euy emoticon-Big Grin
1 minggu ini rutin minum the rosella,,,

hasilnya sudah bisa dirasakan, tekanan darah berangsur normal

kayaknya juga produknya sudah lebih mudah ditemukan
ane sering minum gan...cmn yg bunga keringnya...jd cuman diseduh pake air panas..
rasanya enak,,asem2 gt..cmn ditambahin gula biar gak terlalu asem..
khasiat yg dirasakan,,segar,,beraktifitas..
skrng mudah buat didapatkannya,,diapotek2 jg bnyk yg jual..dngn uang 8500..bsa dpet sekantung bunga kering rosella emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By FlyingBee93
Ane udah pernah coba gan
rasanya kecut kecut gitu emoticon-Big Grin Lebih enak teh daun jati cina


Quote:Original Posted By belladonna3447
dah pernah nyoba, rasanya asemmm .. aq emang ga tamnbahin gula sihh
ga tau khasiatnya krn ga rutin minumnya.
tdnya pengen nyoba buat melangsingkan tubuh, tapi aseeem euy emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By skatecat
ane sering minum gan...cmn yg bunga keringnya...jd cuman diseduh pake air panas..
rasanya enak,,asem2 gt..cmn ditambahin gula biar gak terlalu asem..
khasiat yg dirasakan,,segar,,beraktifitas..
skrng mudah buat didapatkannya,,diapotek2 jg bnyk yg jual..dngn uang 8500..bsa dpet sekantung bunga kering rosella emoticon-Smilie


Apa yg agan nilai dari rasanya bunga rosela benar semua, asam.
Tapi perlu agan agan perhatikan lagi, rasa asam itu pasti berasal dari rosela merah, bukan rosela ungu.
Jadi, agan mungkin harus selektif dalam membeli rosela, khususnya juga yg ingin therapi. Dalam artian disini jika untuk therapi sebuah penyakit, memang khasiat sudah ane dapatkan dari tesmimoni banyak saudara saudara ane yg punya riwayat darah tinggi <<-- therapi bunga rosela merah,
Jika agan agan sudah familiar dengan rosela, maka agan juga bakalan tau berseberangnya khasiat dari ke 2 jenis rosela tersebut, merah dan ungu.
Bukan niat untuk promosi gan, namun tulisan ane ini empirik dari pengalaman ane, karena ane juga punya usaha teh celup bunga rosela emoticon-Malu

Namun begitu, supaya tidak terjadi kesalah pahaman, agan perhatikan dulu jenis dan warna dari rosela tersebut, mereka satu varian namun berbeda warna, dan juga berbeda khasiat tentunya.
Banyak reverensi di googl* untuk membuktikan secara subyektif khasiat dari ke 2 jenis rosela tersebut,,
Terimakasih, semoga membantu..
klo ane belum pernah denger sih itu teh...
terdaftar gak gan reg di bpom...?
klo menurut ane sih tergantung si pasien juga...walaupun bermacam macam obat yg dikonsumsi tp tetap mengindahkan larangan larangannya ya percuma
contoh sakit dia betes... minum teh gulanya 10 sendok ya mana mungkin sembuh..yg ada malam nambah penyakitnyaemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By ivit.
klo ane belum pernah denger sih itu teh...
terdaftar gak gan reg di bpom...?
klo menurut ane sih tergantung si pasien juga...walaupun bermacam macam obat yg dikonsumsi tp tetap mengindahkan larangan larangannya ya percuma
contoh sakit dia betes... minum teh gulanya 10 sendok ya mana mungkin sembuh..yg ada malam nambah penyakitnyaemoticon-Ngakak


hahaha, emoticon-Ngakak bner juga itu gan, hanya salah di prakteknya gan memakai gula, kebalik, seharusnya pakai madu gan.
Untuk perijinan,masih di tahap dinkes gan, belum mampu modal untuk ke arah bpom,maklum gan,, masih skala umkm. emoticon-Matabelo