alexa-tracking

[SHARE]Cara Mudah Backup Sistem Operasi Windows 7 By.kimjeongyeol (SMK IT TJS)

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000011826630/sharecara-mudah-backup-sistem-operasi-windows-7-bykimjeongyeol-smk-it-tjs
[SHARE]Cara Mudah Backup Sistem Operasi Windows 7 By.kimjeongyeol (SMK IT TJS)
Cara Mudah Backup Sistem Operasi Windows 7

Mungkin anda pernah mempunyai pengalaman seperti ini: Ketika beli sebuah notebook, anda enggak dapat DVD Windows. Tapi, di dalamnya sudah terinstal Windows asli. Itulah yang disebut Windows tipe OEM alias Original equipment manufacturer.

Pengalaman berlanjut. Setelah anda beli, enggak mungkin kan notebook didiamkan saja? Pasti anda pakai. Tidak berapa lama notebook itu kena virus dan parahnya tidak bisa masuk ke Windows.

“Gampang, tinggal instal ulang,” anda bisa saja berpikir begitu. Eh, tapi tadi sudah dibilang, anda enggak dapat DVD Windows. Sudah begitu, tak dapat juga installer antivirus, Microsoft Office, dan program-program lain. Susah bukan?

Eh, sudah begitu, kita juga harus update Windows, antivirus, dan program lain. Sistem operasi dan antivirus adalah yang paling sering dan rutin melakukan update, yang jadi masalah sistem operasi dan antivirus melakukan update secara lngsung ke internet, dan tidak meninggalkan file installer manual pada HD anda. Jadi selain menginstal ulang sistem operasi, anda juga harus melakukan update satu persatu update patch tersebut. Hal ini tentu akan memakan waktu dan membutuhkan bandwidth internet yang lumayan besar.

Untuk mengatasi masalah di atas anda bisa pakai tips ini untuk membuat “image” Windows yang sedang anda pakai. Aplikasi pembuat image di Windows 7 akan melakukan backup seluruh hal yang ada di komputer anda. Ketika sistem oeprasi anda bermasalah anda tinggal melakukan load lagi image-nya.

Secara “awam”, prinsip kerjanya bisa dibilang seperti anda menyalin file kerjaan anda ke dalam flash disk. Ketika file anda yang di hard disk rusak, anda masih bisa pakai file yang ada di flash disk.

Yang pertama kita harus membuat Image.

Mari kita bahas secara langsung bagaimana langkah-langkah Membuat Image:

Langkah 1
Untuk membuat image di Windows 7, klik tombol Start, kemudian ketikan “backup” (tanpa kutip). Klik pada “Backup And Restore”
Spoiler for Langkah 1:


Langkah 2
Kemudian klik “Create System Image”.
Spoiler for Langkah 2:


Langkah 3
Muncul halaman “Where you want to save the backup”, anda bisa menyimpannya pada hard disk, DVD, atau komputer lain di dalam jaringan. Pada contoh ini, kita pilih hardisk local di Drive E. Klik “Next”.
Spoiler for Langkah 3:


Langkah 4
Muncul halaman Confirm your backup setting klik “Start Backup”
Spoiler for Langkah 4:


Langkah 5
Proses backup akan berjalan tunggu proses sampai selesai.
Spoiler for Langkah 5:


Langkah 6
Setelah proses selesai, muncul kotak dialog Do you want to create system reapir disk? Apakah anda ingin membuat repair disk, sebaiknya anda pilih “Yes”.
Spoiler for Langkah 6:


Langkah 7
Muncul halaman Create a system repair disk, masukan DVD kosong anda ke DVD writer, kemudian klik “Create Disk”.
Spoiler for Langkah 7:


Setelah membuat image kita harus melakukan Restore Image.

Berikut langkah-langkah melakukan restore image

Langkah 1
Untuk melakukan Restore Image, anda bisa pakai DVD system repair disk yang telah dibuat. Anda juga bisa pakai DVD installer Windows 7. Kalau sistem operasi anda masih bisa boot, anda bisa pencet F8 saat boot. Pada contoh ini, kita pakai DVD installer windows 7. Masukan DVD itu DVD-ROM—jangan lupa untuk membuat agar komputer melakukan boot dari DVD-ROM. Pengaturan untuk itu ada di BIOS.
Spoiler for Langkah 1:


Langkah 2
Muncul halaman instalasi Windows 7 pilih Repair your computer.
Spoiler for Langkah 2:


Langkah 3
Muncul halaman System recovery Option Klik “Restore your computer using a system image that you created earlier”, lalu klik “Next”.
Spoiler for Langkah 3:


Langkah 4
Muncul halaman Select a system image backup. Biasanya komputer akan mengenali file backup secara otomatis. Jika anda menyimpan Backup Image pada DVD atau file sharing di jaringan, anda bisa memilih “Select a system image”. Kita pilih “Use the latest available system image” karena file ada di hard disk. Klik “Next”
Spoiler for Langkah 4:


Langkah 5
Muncul halaman Choose additional restore options klik “Next”.
Spoiler for Langkah 5:


Langkah 6
Muncul halaman konformasi, lalu klik “Finish”.
Spoiler for Langkah 6:

Dan sistem operasi Windows 7 anda akan kembali jalan normal, seperti pada saat keadaan Backup Image.

Semoga Info Ini bermanfaat untuk agan-agan agar IT indonesia semakin maju ke depan dan agan ane minta emoticon-Toast sama emoticon-Rate 5 Star tapi jangan di emoticon-Blue Guy Bata (L)

Sumber:Tabloid PCPLUS
Bagus nih Gan...ane bookmark dahulu ya... sayangnya ane milih non OS tiap beli laptop... N nyicil beli windows yang asli d toko kompi deket ruko....
Quote:Original Posted By StephensRezRah
Bagus nih Gan...ane bookmark dahulu ya... sayangnya ane milih non OS tiap beli laptop... N nyicil beli windows yang asli d toko kompi deket ruko....


agan kalau mau tread ane di bookmark aja semuanya apalagi agan beli windows asli terutama masalah terbesar ada di virus.
trick trit ini vs cara ghost lebih baik mana? emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By New_D-LINK
trick trit ini vs cara ghost lebih baik mana? emoticon-Bingung


@TS trit yang bagus Ane rate *****

Bagus ini karena built in wedus 7.

KAlo wedusnya ada masalah tinggal boot pake DVD installer wedus 7 trus pilih repair. Balik dah ke awal lagi.
wah kebetulan nih gan... ane barusan install windows lagi gara2 ganti hardisk internal... sip nih buat backup system...

nice inpoh gan ane bantu emoticon-Rate 5 Star
Quote:Original Posted By swgkun
@TS trit yang bagus Ane rate *****

Bagus ini karena built in wedus 7.

KAlo wedusnya ada masalah tinggal boot pake DVD installer wedus 7 trus pilih repair. Balik dah ke awal lagi.


boleh juga sih pake usb cuma kalau dvd itu full

Quote:Original Posted By JenzDrake
wah kebetulan nih gan... ane barusan install windows lagi gara2 ganti hardisk internal... sip nih buat backup system...

nice inpoh gan ane bantu emoticon-Rate 5 Star


thx gan udah di emoticon-Rate 5 Star

Quote:Original Posted By New_D-LINK
trick trit ini vs cara ghost lebih baik mana? emoticon-Bingung

ghost sih itu lebih sederhana tapi yah cocokan ama tiap user
sayang ane pake netbook gan. emoticon-Shutup

emoticon-linux2

emoticon-Angkat Beer
Mantep nih, gan.. emoticon-thumbsup:
dapet pelajaran baru nih.. emoticon-Big Grin
kalau instal win 7 + office file back up nya besar nggak gan?kira kira berapa giga?
btw gan. kalau gw bikin system image sama repair disc di 1 DVD boleh gak tuh gan ????

* oh ya gan itu repair disc gedenya berapa gan filenya. [SHARE]Cara Mudah Backup Sistem Operasi Windows 7 By.kimjeongyeol (SMK IT TJS)
wow TJS= tunas jaka sampurna..


salamin donk buat osis smk tjs emoticon-Smilie

Fariz = smkn1 tangerang
nice inpo gan... emoticon-Big Grin
emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star
Quote:Original Posted By kimjeongyeol
[SHARE]Cara Mudah Backup Sistem Operasi Windows 7 By.kimjeongyeol (SMK IT TJS)

Sumber:Tabloid PCPLUS

mana yg benar gan?
[QUOTE=badungbOy;576639985]mana yg benar gan?[/QUOT E]

kagak ane di suruh guru search materi doank dan ane dapat nya di tabloid di pc plus terus
gan ni yang yang ente tanya

Melakukan Backup Online pada Virtual Machine di Hyper-V
Lakukan instalasi “Integration Services” pada VM, dengan meng-klik menu Action > Insert Integration Services Setup Disk, lalu ikuti wizard yang ada sampai selesai (jika belum pernah di-install sebelumnya):


Integration Services untuk proses Backup pada VM tersebut harus dipastikan terpilih. Bisa dilihat dari Properties VM tersebut di Hyper-V Manager:


Pastikan semua disk yang terpasang pada VM menggunakan Basic Disk (jangan Dynamic Disk); pastikan *** filesystem yang digunakan adalah NTFS:


Pastikan Shadow Copies aktif (Enabled) pada semua disk yang akan di-backup secara online. Klik kanan pada volume yang ingin diperiksa, lalu pilih Configure Shadow Copies… Jika status masih Disabled, pastikan diubah menjadi Enabled. Lokasi shadow copy juga harus terletak di partisi yang sama (maksudnya, shadow copy untuk C harus terletak di C juga; dst).






Pastikan *** semua services terkait Hyper-V di dalam VM dalam status berjalan (Started):




Bagian terakhir yang tak kalah penting adalah menambahkan key pada registry di host server, pada bagian HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion; Buat key baru bernama WindowsServerBackup, lalu buat kembali key baru bernama Application Support di dalam WindowsServerBackup tersebut; kembali buat key baru bernama {66841CD4-6DED-4F4B-8F17-FD23F8DDC3DE}, berikutnya bikinlah sebuah String Value dengan nilai:
Name: Application Identifier
Type: REG_SZ
Value: Hyper-V



Setelah semua yang disebutkan di atas dikonfigurasi dengan benar, sekarang kita bisa melakukan proses backup VM tersebut dalam keadaan online, tanpa perlu mematikan VM terlebih dahulu.
thx bgt nih info backupunya membantu sangat emoticon-2 Jempol

jejak

jejak ganssss.. ane mau praktek, mayan 50pc wkwkw
ijin bookmark dulu sapa tahu nanti dibutuhkan
jarang beli laptop yg OS nya uda OEM . user petani wedus udah punya banyak backup an ISO nya emoticon-Wakaka .
tpi nais inpoh gan brg kali ntr kebagian kerja jadi IT Desktop support mngkin sangat membantu emoticon-Big Grin