CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Mamalia /
۩ ALL ABOUT CAT FOOD (Dry Food/Kibble - Wet Food/Canned) ۩
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000011350936/1769-all-about-cat-food-dry-food-kibble---wet-food-canned-1769

۩ ALL ABOUT CAT FOOD (Dry Food/Kibble - Wet Food/Canned) ۩

۩ ALL ABOUT CAT FOOD (Dry Food/Kibble - Wet Food/Canned) ۩


Salam miauww...

Sebelumnya aku mau ngucapin makasih dulu buat om hundelieb, karena udah memberikan ijin untuk aku membuka thread ini emoticon-Smilie
Seperti judulnya, disini kita para pecinta kucing akan berdiskusi mengenai catfood... dalam hal ini hanya dikhususkan untuk berdiskusi, sharing, dan membahas soal dryfood/kibble dan wetfood/canned.
Karena seperti yang kita tau, banyak sekali produk dryfood yang beredar di pasaran... bagi sebagian cat lovers yang mungkin masih awal memelihara kucing tentunya akan bingung untuk memilih produk mana yang baik dan bagus.
Maka dari ntu disini kita bisa saling berdiskusi dan bertukar pikiran seputar dryfood² yang banyak dijual di pasaran, cara memilih dryfood, nutrisi apa saja yang diperlukan kucing, bahan² apa aja yang harus dihindari dan kenapa, semuanya kita bahas disini selama masih dalam konteks.


Rules Thread:
  • Dilarang berdagang (Jual - Beli).

  • Dilarang junk (one liner, emoticon only, monolog)

  • Dilarang double post, optimalkan multiquote (kecuali kaskus error ato online dari HP)

  • Dilarang barter/transaksi reputasi (BRP - GRP).

  • Dilarang keras menggunakan bahasa kebun binatang atw pun bahasa tukang becak, gunakan kata² dan kalimat yang sopan.

  • Biasakan membaca index dan baca setidaknya 10 halaman sebelumnya.

  • Dilarang abuse sesama kaskuser.


Melanggar, aku ndak segan untuk kirim BRP!

Untuk sementara ini dulu, rules yang lain akan menyusul dan menyesuaikan.

Bagi temen² cat lovers yang ingin sharing dan diskusi soal kucing secara umum (bukan hanya makanan), silahkan langsung klik link dibawah ini...

Cat Lovers Kaskus

Terima kasih emoticon-Smilie
Salam miauww...



۩ ALL ABOUT CAT FOOD (Dry Food/Kibble - Wet Food/Canned) ۩

۩ ALL ABOUT CAT FOOD (Dry Food/Kibble - Wet Food/Canned) ۩
profile-picture
profile-picture
profile-picture
irma.amelia0534 dan 15 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 492
Cara Memilih Cat Food


- Memperhitungkan faktor² (usia kucing, berat badan, catatan kesehatan, budget).
- Melihat ingredients (pastikan bahan pertama pada komposisi catfood adalah daging/meat dan bukan by-product atw pun sereal).
- Menghindari catfood yang berbahan corn, soy, wheat, dll.
- Memperhatikan efek catfood tersebut pada kucing kurang lebih 1 bulan.

Makanan memegang peranan yang sangat penting terhadap pertumbuhan dan kesehatan kucing kita. Makanan terbaik adalah makanan yang memenuhi semua kebutuhan nutrisi bagi tubuhnya, dan sedekat mungkin dengan makanan yang diberikan oleh alam kepada mereka. Untuk mengetahui apakah makanan yang kita berikan sudah cukup baik, kita dituntut untuk belajar dan mengetahui nutrisi apakah yang dibutuhkan oleh tubuh dan sekaligus juga apa yang berbahaya buat mereka.

Faktor pertama
yang patut jadi pertimbangan kita dalam memilih makanan adalah bahan dasar. Kucing adalah binatang karnivora murni, artinya kebutuhan makanannya semuanya didapat dari daging. Kebutuhan akan protein nabati didapat secara tidak langsung dari mangsanya, misalnya dari tumbuhan yang masih belum habis dicerna dalam usus seekor tikus. Makanan terbaik bagi kucing adalah makanan yang alami, yang bisa kita penuhi dengan membuat sendiri dari daging (ikan, ayam, kalkun, dsb) dengan tambahan vitamin. Akan tetapi sering kita dihadapkan dengan kendala waktu dan tenaga yang terbatas. Selain itu home made cat food tidak bisa disimpan terlalu lama yang akan mengakibatkan rusaknya nutrisi dan resiko terinfeksi bakteri.

Untuk memberi commercial cat food (makanan pabrik), wajib kita sadari bahwa tidak semua cat food terbuat dari bahan dasar (daging) yang aman untuk kucing. Apabila didalam kemasannya tidak dicantumkan terbuat dari human grade meat (daging yang aman dikonsumsi manusia), maka kita patut curiga bahwa ada kemungkinan dagingnya adalah by product (sisa-sisa tubuh dari rumah pemotongan hewan), atau bahkan juga daging kucing atau anjing yang mati di euthanasia!! Sangat disarankan untuk memilih makanan yang mencantumkan dan menjamin bahwa productnya mengandung bahan2 alami.

Faktor kedua
kucing membutuhkan makanan dengan kadar air yang tinggi. Di alam, kucing memangsa binatang yang didalam tubuhnya 70% terdiri dari air. Oleh sebab itu kucing yang makan makanan alami akan kurang kebutuhannya akan minum. Kucing yang diberi makan dry food (kibles) dan kurang diimbangi dengan minum air yang banyak akan membuat kerja ginjal menjadi berlebih. Masalah yang sering timbul kemudian adalah urinary tract disorder atau yang sering dikenal dengan istilah kencing batu, yaitu dengan gejala kucing sulit kencing, kencing berdarah, kencing diluar litter box, kucing sering menjilati area genitalnya karena merasa sakit/tidak nyaman. Jadi kalau memungkinkan berilah kucing makanan basah, dibanding dengan dry food. Dry food juga mengandung kadar karbohidrat yang tinggi yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh kucing. Tidak seperti manusia, kucing membutuhkan energinya dari protein dan lemak, dan sangat rendah kebutuhan akan karbohidrat. Jadi commercial cat food terbaik adalah grain free (tidak mengandung biji-bijian) dan mengandung tidak lebih dari 5% kadar karbohidrat!

Faktor ketiga
hindari memberikan makanan dengan bahan-bahan pengawet yang berbahaya seperti Butylated Hydroxyanisole (BHA), Butylated Hydroxytoluene (BHT), propyl gallate, propylene glycol, dan ethoxyquin. Bahan-bahan tersebut dicurigai dapat mengakibatkan kanker pada binatang peliharaan. Sebaliknya, pilihlah makanan dengan kandungan vitamin C dan vitamin E.
Vitamin untuk Kucing Kesayangan Anda


Vitamin adalah bagian penting dari makanan kucing esensial. Gizi yang tepat sangat diperlukan agar kucing anda memiliki bulu yang sehat, mata yang bersinar, dan berat badan yang ideal. Selain itu, tanpa makanan yang tepat , kucing akan mengalami atrofi otot, fungsi kekebalan tubuh menurun, dan rentan terhadap penyakit. Oleh sebab itu pemilik kucing perlu memiliki pengetahuan tentang kebutuhan vitamin kucing dan makanan tambahan apa yang perlu diberikan pada kucing kesayangannya, tentunya dengan dosis dan proporsi yang tepat.

Suplemen sering kali diperlukan mengingat seringkali dalam pembuatan makanan kucing tingkatan vitamin dan zar nutrisi lainnya dalam makanan kucing lebih rendah dari kebutuhan kucing yang seharusnya. Terkadang rendahnya vitamin dan zat gizi lainnya ini disebabkan karena proses pembuatannya atau makanan kucing terlalu lamadisimpan, sehingga vitamin mengalami degradasi dan levelnya menurun.

Secara umum, ada enam jenis utama nutrisi kucing yang diperlukan:

1. Protein hewani (terutama asam amino Taurin)
Paling tidak dua puluh lima persen dari asupan kalori kucing harus berasal dari protein berbasis daging. (protein dari tanaman tidak memberikan kecukupan dan kelengkapan asam amino yang perlu.) Pada kasus dimana kucing kekurangan protein hewani, kucing akan memdegradasi otot mereka sendiri, yang berakibat pada kelemahan dan berbagai masalah kesehatan lainnya, termasuk cacat dan rendahnya kekebalan tubuh. Taurin sangat penting bagi kucing karena tanpa asupan yang cukup dalam diet kucing, kucing akan mengalami masalah jantung.

2. Vitamin yang larut dalam air (terutama niasin dan vitamin C)
Kucing tidak dapat membuat cukup niasin di dalam tubuhnya (catatan : vitamin B dapat disintesis dari triptofan) i, sehingga niacin adalah bagian penting dari kebutuhan vitamin kucing dan gizi kucing. Jika makanan kucing tidak mengandung cukup niasin, kucing mungkin mengalami kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, radang gusi, atau diare. Vitamin C memainkan peran penting dalam nutrisi kucing karena diperlukan untuk sintesis kolagen, yang merupakan jaringan paling umum di dalam tubuh.

3. Vitamin yang larut dalam lemak (terutama vitamin A)
Makanan kucing yang baik harus mengandung cukup vitamin A, seringkali tercantum pada kebutuhan vitamian dan suplemen kucing sebagai retinyl palmitate. Vitamin A adalah bagian penting dari kebutuhan vitamin kucing karena kekurangan vitamin A akan menyebabkan rabun senja, masalah kulit dan bulu, serta terhambatnya pertumbuhan .

Catatan : vitamin yang larut dalam lemak tidak diekskresikan melalui urin dan dapat mencapai tingkatberacun dalam tubuh bila diberikansecara berlebihan berlebihan.

4. Lemak (arachidonic acid)
Arachidonic acid adalah asam lemak esensial yang hanya ditemukan di lemak hewan. Makanan kucing harus mencakup asam arakidonat karena membantu mengatur pertumbuhan kulit, bantu dalam pembekuan darah, dan membantu mengoptimalkan sistem reproduksi dan pencernaan pada kucing.

5. Serat
Serat memainkan peran penting dalam gizi kucing; kekurangan serat dapat menyebabkan kucing mengalami sembelit. Keuntungan tambahan dari serat adalah bakteri pro-biotik bakteri dalam usus kucing memakan serat ini. Mikroba ini membantu kucing anda dalam meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit saluran pencernakan dan bakteri pathogen .

6. Mineral
Makanan kucing yang baik harus mengandung mineral penting seperti kalium, magnesium, seng, kalsium, besi, fosfor dan natrium klorida. Mineral ini membantu kesehatan dan kekebalan kucing.

Catatan : Jangan memberikan vitamin secara berlebihan pada kucing anda . Jika kucing diberi suplemen yang mengandung terlalu tinggi kalsium atau magnesium, kucing anda akan mengalami infeksi saluran kemih. Ikan secara alami mengandung kedua mineral ini dalam jumlah yang tinggi, sehingga pemilik kucing harus membatasi jumlah ikan dalam diet kucing. Selain itu, obat hairball berbasis minyak sebaiknya dihindari karena dapat mengganggu nutrisi kucing dan penyerapan vitamin .

Jika anda menambahkan suplemen ke dalam makanan kucing anda, cara termudah untuk manfaatkan keuntungan dan fungsi vitamin secara maksimal adalah melalui pemberian supplemen yang sesuai dengan kebutuhan kucing. Salah satu acuan yang dapat digunakan untuk kebutuhan nutrisi kucing adalah standard yang dikeluarkan oleh: the Association of American Feed Control Officials (AAFCO) for untuk kitten dan kucing dewasa. Jika anda membeli makanan kucing perhatikanlah kandungan gizi, kualitas dan nilai gizi keseluruhannya. Harga supplemen akan sangat tergantung pada produsen, kisara harga normalnya antara Rp 5 ribu – Rp. 30 ribu. Perlu diingat bahwa kucing yang berbeda memiliki kebutuhan vitamin yang berbeda pula, dan kebutuhannya akan sangat tergantung pada usia. Dengan bertambahnya usia kucing, amaka kebutuhan gizi nya a akan berubah juga. Pemilik kucing sebaiknya memberi makan kucing mereka dengan makanan diet yang dirancang sesuai dengan ras kucing, usia, dan tingkat aktivitas kucing.

Memahami kebutuhan vitamin kucing

Jika anda seorang pemilik kucing baru ataupun telah lama memelihara kucing, anda perlu tahu cara menjaga agar kucing Anda tetap sehat. Pencegahan merupakan kunci untuk dari keberhasilan panjang panjang anda dalam memelihara kucing agar kucing anda tetap sehat dan dapat berkembang biak dengan baik. Salah satu kunci keberhasilan tersebut adalah memahami kebutuhan akan vitamin untuk kucing anda dan memberikannya dalam dosis yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.

Kebutuhan harian vitamin yang dikombinasikan dengan diet seimbang, akan dapat menjaga sistim kekebalan tubuh kucing, menjaga bulu kucing tetap tebal dan mengkilap. Makanan kucing yang seimbang seharusnya dapat mencukupi kebutuhan akan vitamin yang diperlukan. Seperti yang telah dibahas sebelumnya dalam pengolahannya seringkali karena pemanasan dan penyimpanan yang terlalu lama vitamin dalam makanan mengalami degradasi, sehingga tingkatannya dalam makanan tidak mencukupi kebutuhan kucing anda.
Pada dasarnya ada dua kelompok suplemen yang diperlukan oleh kucing: yaitu vitamin yang terlarut dalam lemak dan yang terlaur dalam air. Vitamin yang terlarut dalam air adalah Vitamin C dan vitamin B kompleks seperti thiamin dan niacin. Jika kucing Anda tidak mendapatkan kucing dalam jumlah yang cukup vitamin ini, kucing anda akan mengalami mengalami kondisi tertentu seperti memperlambat penyembuhan, kerentanan terhadap penyakit, kehilangan refleks saraf dan fungsi serta kelemahan umum pada anggota badan. Vitamin C bahkan mencegah infeksi saluran kemih. Thiamin suplemen penting jika Anda memberi makan kucing Anda ikan mentah dalam jumlah besar sebab jika anda melakukan ini seringkali kucing anda kekurangan Tiamin.

Karena vitamin yang larut dalam lemak disimpan dalam jaringan lemak kucing, penting untuk diketahui bahwa Anda tidak memberikannya secara berlebihan. Satu vitamin yang larut dalam lemak adalah lemak vitamin A, yang mencegah kebutaan dan menjada agar pertumbuhan kucing anda normal, pertumbuhan kulit dan bulu yang sehar dan normal.
Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan rakhitis sementara Vitamin E sangat penting dalam kesehatan reproduksi. Vimain lain yang larut dalam lemah adalah Vitamin K, yang membantu mempercepat pembekuan darah jika luka dan mencegah pendarahan /hemorraging.

Vitamin yang telah disebutkan di atas biasanya dapat disupply dari sayuran dan buah-buahan. Namun, pada umumnya makanan kucing yang biasa mungkin tidak dapat memberikan dosis yang cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin kucing.

Karena gizi pada kucing sangat kompleks dan bergantung pada mereka jenis kucing yang anda miliki, serta nya usia dan berat badan, Anda harus selalu berkonsultasi dengan seorang ahli untuk memberikan jumlah yang tepat untuk suplemen makanan untuk kucing Anda. Tentunya Kucing Anda akan sangat berterima kasih terhadap anda jika anda memberikan makanan yang memenuhi kebutuhan gizi kucing dan tentunya terhadap kasih sayang yang anda curahkan kepada kucing kesayangan anda.
profile-picture
vidiatama memberi reputasi
Apa Itu MIKOTOKSIN?


Mikotoksin bisa dimaknai sebagai zat metabolit sekunder yang dihasilkan oleh jamur dan bersifat racun (toksik). Lebih lengkapnya, mikotoksin didefinisikan sebagai produk alami dengan bobot molekul rendah yang dihasilkan sebagai metabolit sekunder dari cendawan berfilamen dan dapat menyebabkan penyakit bahkan kematian pada manusia, hewan, tumbuhan, maupun mikroorganisme lainnya.

Terdapat beberapa jenis mikotoksin utama yang sering merugikan manusia, yaitu
Aflatoksin, Citrinin, Ergot Alkaloid, Fumonisin, Ochratoxin, Patulin, Trichothecene, dan Zearalenone.

۩ ALL ABOUT CAT FOOD (Dry Food/Kibble - Wet Food/Canned) ۩


Aflatoksin
Sebagian besar aflatoksin dihasilkan oleh Aspergillus flavus Link dan juga A. parasiticus Speare. Kedua cendawan tersebut hidup optimal pada suhu 36-38 °C dan menghasilkan toksin secara maksimum pada suhu 25-27 °C. Pertumbuhan cendawan penghasil aflatoksin biasanya dipicu oleh humiditas/kelembaban sebesar 85% dan hal ini banyak ditemui di Afrika sehingga kontaminasi Alflatoksin pada makanan menjadi masalah umum di benua tersebut. Untuk menghindari kontaminasi aflatoksin, biji-bijian harus disimpan dalam kondisi kering, bebas dari kerusakan, dan bebas hama.

Citrinin
Citrinin pertama kali diisolasi dari Penicillium citrinum Thom pada tahun 1931. Mikotoksin ini ditemukan sebagai kontaminan alami pada jagung, beras, gandum, barley, dan gandum hitam (rye). Citrinin juga diketahui dapat dihasilkan oleh berbagai spesies Monascus dan hal ini menjadi perhatian terutama oleh masyarakat Asia yang menggunakan Monascus sebagai sumber zat pangan tambahan. Monascus banyak dimanfaatkan untuk diekstraksi pigmennya (terutama yang berwarna merah) dan dalam proses pertumbuhannya, pembentukan toksin citrinin oleh Monascus perlu dicegah.

Ergot Alkaloid
Ergot alkaloid diproduksi oleh berbagai jenis cendawan, namun yang utama adalah golongan Clavicipitaceae. Dulunya kontaminasi senyawa ini pada makanan dapat menyebabkan epidemik keracunan ergot (ergotisme) yang dapat ditemui dalam dua bentuk, yaitu bentuk gangren (gangrenous) dan kejang (convulsive). Pembersihan serealia secara mekanis tidak sepenuhnya memberikan proteksi terhadap kontaminasi senyawa ini karena beberapa jenis gandum masih terserang ergot dikarenakan varietas benih yang digunakan tidak resiten terhadap Claviceps purpurea, penghasil ergot alkaloid. Pada hewan ternak, ergot alkoloid dapat menyebabkan tall fescue toxicosis yang ditandai dengan penurunan produksi susu, kehilangan bobot tubuh, dan fertilitas menurun.

Fumonisin
Fumonisin ditemukan pada tahun 1988 pada Fusarium verticilloides dan F. proliferatum yang sering mengontaminasi jagung. Namun, selain kedua spesies tersebut masih banyak cendawan yang dapat menghasilkan fumonisin. Toksin jenis ini stabil dan tahan pada berbagai proses pengolahan jagung sehingga dapat menyebabkan penyebaran toksin pada dedak, kecambah, dan tepung jagung. Konsentrasi fumonisin dapat menurun dalam proses pembuatan pati jagung dengan penggilingan basah karena senyawa ini bersifat larut air.

Ochratoxin
Ochratoxin dihasilkan oleh cendawan dari genus Aspergillus, Fusarium, and Penicillium dan banyak terdapat di berbagai macam makanan, mulai dari serealia, babi, ayam, kopi, bir, wine, jus anggur, dan susu. Secara umum, terdapat tiga macam ochratoxin yang disebut ochratoxin A, B, dan C, namun yang paling banyak dipelajari adalah ochratoxin A karena bersifat paling toksik di antara yang lainnya. Pada suatu penelitian menggunakan tikus dan mencit, diketahui bahwa ochratoxin A dapat ditransfer ke individu yang baru lahir melalui plasenta dan air susu induknya. Pada anak-anak (terutama di Eropa), kandungan ochratoxin A di dalam tubuhnya relatif lebih besar karena konsumsi susu dalam jumlah yang besar.[9] Infeksi ochratoxin A juga dapat menyebar melalui udara yang dapat masuk ke saluran pernapasan.

Patulin
Patulin dihasilkan oleh Penicillium, Aspergillus, Byssochlamys, dan spesies yang paling utama dalam memproduksi senyawa ini adalah Penicillium expansum. Toksin ini menyebabkan kontaminasi pada buah, sayuran, sereal, dan terutama adalah apel dan produk-produk olahan apel sehingga untuk diperlukan perlakuan tertentu untuk menyingkirkan patulin dari jaringan-jaringan tumbuhan. Contohnya adalah pencucian apel dengan cairan ozon untuk mengontrol pencemaran patulin. Selain itu, fermentasi alkohol dari jus buah diketahui dapat memusnahkan patulin.

Trichothecene
Terdapat 37 macam sesquiterpenoid alami yang termasuk ke dalam golongan trichothecene dan biasanya dihasilkan oleh Fusarium, Stachybotrys, Myrothecium, Trichodemza, dan Cephalosporium. Toksin ini ditemukan pada berbagai serealia dan biji-bijian di Amerika, Asia, dan Eropa. Toksin ini stabil dan tahan terhadapa pemanasan maupun proses pengolahan makanan dengan autoclave. Selain itu, apabila masuk ke dalam pencernaan manusia, toksin akan sulit dihidrolisis karena stabil pada pH asam dan netral.[12] Berdasarkan struktur kimia dan cendawan penghasilnya, golongan trichothecene dikelompakan menjadi 4 tipe, yaitu A (gugus fungsi selain keton pada posisi C8), B (gugus karbonil pada C8), C (epoksida pada C7,8 atau C9,10) dan D (sistem cincin mikrosiklik antara C4 dan C15 dengan 2 ikatan ester).

Zearalenone
Zearalenone adalah senyawa estrogenik yang dihasilkan oleh cendawan dari genus Fusarium seperti F. graminearum dan F. culmorum dan banyak mengkontaminasi nasi jagung, namun juga dapat ditemukan pada serelia dan produk tumbuhan. Senyawa toksin ini stabil pada proses penggilingan, penyimpanan, dan pemasakan makanan karena tahan terhadap degradasi akibat suhu tinggi. Salah satu mekanisme toksin ini dalam menyebabkan penyakit pada manusia adalah berkompetisi untuk mengikat reseptor estrogen.

Efek pada hewan

Aflatoksin dapat menyebabkan penyakit liver pada hewan (terutama aflatoksin B1) yang ditandai dengan produksi telur, susu, dan bobot tubuh yang menurun. Untuk mereduksi atau mengeliminasi efek aflatoksin pada hewan, dapat digunakan amoniasi dan beberapa molekul penyerap. Pada ayam petelur, babi, sapi, tikus, dan mencit, toksin fumonisin sulit siserap namun penyebarannya sangat cepat dan ditemukan dapat tertimbun di hati dan ginjal hewan hingga menyebabkan kerusakan oksidatif. Senyawa ochratoxin A bersifat karsinogenik, mutagenik, teratogenik, dan mampu menimbulkan gejala imunosupresif pada berbagai hewan. Pada ternak babi, senyawa zearalenone dapat menyebabkan kelainan reproduksi yang disebut vulvovaginitis.
Calcium & Phosphorus Requirements for Cats


Calcium and phosphorous are essential minerals in the body. The daily requirements vary depending upon the age and status of the cat or dog. Phosphorous and calcium deficiency and excess can occur and the ratio of calcium to phosphorous (Ca:P) is important.

Calcium
Of all the minerals, calcium is required in the greatest amount. Calcium is essential in the body for many functions including bone formation, blood coagulation, muscle contraction, and nerve impulse transmission. The calcium content of food ingredients varies widely. Bones, dairy products, and leguminous plants contain large amounts of calcium, whereas most cereal grains, meat, and organ tissues contain small amounts.

Phosphorous
Phosphorous is the other dietary mineral required in a relatively high amount in the diet. Phosphorous is required at levels slightly less than calcium. Meat or organ meats are high in phosphorous but relatively low in calcium. Phosphorous deficiency is a significant problem in herbivores and is probably the most common mineral nutrition deficiency present in animals worldwide. However, phosphorous deficiency occurs very infrequently in cats and dogs. In fact, excessive dietary phosphorous which accelerates the progression of renal failure is much more common.

Calcium : Phosphorous ratio
Many foods that are low in calcium are high in phosphorous, and in addition, many foods that are high in calcium are equally high in phosphorous. Therefore, providing the correct calcium to phosphorous ratio in the diet can be difficult unless the proper minerals are added. It is very important that calcium and phosphorous be fed at the correct ratio of around 1.2 parts of calcium for each 1 part of phosphorous (1.2:1).

Calcium and phosphorous requirements of cats and dogs

۩ ALL ABOUT CAT FOOD (Dry Food/Kibble - Wet Food/Canned) ۩
* on a dry matter basis

Calcium deficiency
Calcium deficiency was once a more common disease. It resulted primarily from animals fed diets high in meat and organ meats, which are high in phosphorous and low in calcium. If these animals were not adequately supplemented with calcium they would develop skeletal abnormalities often referred to as rickets. The bone could become soft or very thin and brittle. Fortunately, one of the benefits of commercially prepared and balanced diets, is that except for low calcium levels during pregnancy and lactation, (eclampsia) calcium deficiency rarely occurs any more and switching to a balanced diet can usually correct this problem. Feeding adequate calcium without the correct amount of phosphorous can prevent adequate uptake and utilization of the calcium, thus the calciumhosphorous ratio is very important.

Calcium excess
Feeding high calcium diets with excess calcium is often blamed for contributing to bone problems in young, rapidly growing dogs. There have not been any studies to demonstrate a similar problem in cats.

Summary
Calcium and phosphorous work together in the body to maintain the growth and structure of the skeletal system. Deficiencies or excesses of both can create skeletal problems especially in young puppies. It is very important that the calcium and phosphorous be fed in the correct ratio. Problems with calcium and phosphorous rarely occur anymore due to the easily available commercial pet foods that are properly balanced.
Cat Food Labels: Interpreting the Information


Reading your pet food label is one of the best ways to determine the quality of the food you are feeding. The ingredients and the guaranteed analysis (amounts of protein, fat, fiber, and other nutrients) are included on the food label. In addition to providing information about the amount and quality of protein and fat, the label will also provide the ingredients and general feeding guidelines.

A few other things to consider are the price. Calculate out the price per pound or the price per day. Almost always, dry food is more economical, and the larger the bag the lower the price per pound. Many times, a 40-pound bag is less than half as much per pound than an equivalent 5-pound bag. Remember that with lower quality foods you feed more and it may not always be cheaper. Check the ingredients, they will tell the real story. Most pets do not need specialty foods, just quality food. By understanding this article and looking at a few pet food labels you will be able to find the best food for your cat.

Converting dry matter basis
This can be the hard part. All pet foods have different levels of moisture. Canned foods can have up to 80% moisture whereas, some dry foods can have as little as 6%. This is important for 2 reasons. The first is that the food is priced by the pound, and when you buy cat food that is 80% water you get 20% food and the rest is water. So the amount of food your pet consumes is small and expensive. The other reason for understanding percent moisture is to help you compare crude protein and fat between brands and between canned and dry. The listings on the label are for the food as it is fed, not as it would be on a dry matter basis. So without converting both brands of food to a dry matter basis you will not be able to compare them accurately. Fortunately, the conversion is not that complicated.

If a dry cat food has 10% moisture we know that it has 90% dry matter. So we look at the label and check the protein level that reads 20%. Next, we divide the 20 percent protein by the 90% dry matter and we get 22%, which is the amount of protein on a dry matter basis. Does this make sense so far? Good. Now let us compare this to canned food that has 80% moisture. We know that with 80% moisture we have 20% dry matter. The label shows 5% protein. So we take the 5% and divide it by 20% and we get 25% protein on a dry matter basis. So the canned food has more protein per pound on a dry matter basis after all the water is taken out. We can do the same for fat, fiber, etc.

Guaranteed analysis
The guaranteed analysis on the information panel of the cat food label lists the minimum levels of crude protein and fat and the maximum levels of fiber and water. The protein and fat are listed as crude sources and not as digestible sources. The digestibility of protein and fat can vary widely depending on their sources. The list of ingredients should be examined closely to determine how digestible the sources are (see articles on protein and fat for more explanation). The other factor in determining actual protein and fat percentages is the amount of moisture present in the food as discussed earlier. While the guaranteed analysis is a start in understanding the quality of the food, be very careful about relying on it too much. A pet food manufacturer made a mock product that had a guaranteed analysis of 10% protein, 6.5% fat, 2.4% fiber, and 68% moisture, similar to what you see on many canned pet food labels. The only problem, was that the ingredients were old leather work boots, used motor oil, crushed coal, and water!

Ingredient list
All pet foods must list the ingredients present in the food. The ingredients must be listed in order of weight. This is one of the best ways to determine the quality of the food. With a little knowledge of the ingredients, you can choose a food that is highly digestible and free of unwanted products. Be careful of one tactic used by manufacturers to disguise less desirable ingredients. Breaking an ingredient into several different smaller ingredients and listing them individually is used to lower these undesirable ingredients farther down the ingredient list. For example, a product list could contain chicken, ground corn, corn gluten, ground wheat, corn bran, wheat flour, wheat middling, etc. If we were to group all of the corn ingredients as one, they would probably far out-weigh the amount of chicken, and wheat. As a consumer, you must read all of the ingredients carefully including the ingredients at the end, to know the type of preservatives and colorings that are used. I have listed a few of the more common ingredients and their definitions.

Meat: Meat is the clean flesh of slaughtered animals (chicken, cattle, lamb, turkey, etc.). The flesh can include striated skeletal muscle, tongue, diaphragm, heart, esophagus, overlying fat and the skin, sinew, nerves and blood vessels normally found with that flesh.

Meat By-products: Meat by-products are clean parts of slaughtered animals, not including meat. These include lungs, spleen, kidneys, brain, liver, blood, bone, some fatty tissue, and stomach and intestines freed of their contents. It does not include hair, horns, teeth, or hooves.

Poultry By-products: Poultry by-products are clean parts of slaughtered poultry such as heads, feet, and internal organs (like heart, lungs, liver, kidneys, and intestines). It does not contain feathers.

Fish Meal: Fish meal is the clean ground tissue of undecomposed whole fish or fish cuttings, with or without the oil extracted.

Ground Corn: Ground corn is the entire corn kernel ground or chopped.

Corn Gluten Meal: Corn gluten meal is the by-product after the manufacture of corn syrup or starch, and is the dried residue after the removal of the bran, germ, and starch.

Brewers Rice: Brewers rice is the small fragments of rice kernels that have been separated from larger kernels of milled rice.

Brown Rice: Brown rice is the unpolished rice left over after the kernels have been removed.

Soybean Meal: Soybean meal is a by-product of the production of soybean oil.

BHA: BHA is butylated hydroxyanisole, a fat preservative.

Ethoxyquin: Ethoxyquin is a chemical preservative that is used to prevent spoilage in dog food.

Tocopherols: Tocopherols (e.g., vitamin E) are naturally occurring compounds used as natural preservatives.

The AAFCO standards
'AAFCO' stands for the Association of American Feed Control Officials. The AAFCO develops guidelines for the production, labeling, and sale of animal foods. These are called the AAFCO standards. AAFCO has developed two standards which pet foods should meet. Pet foods which meet the AAFCO's requirements will include one of two statements on their label.

The first standard states '...is formulated to meet the nutritional levels established by the AAFCO Cat Food Nutrient Profiles for...'. This means the food was tested in the laboratory and was found to have the recommended amounts of protein, fat, etc. But as mentioned above, the combination of shoe leather, used motor oil, and coal would meet this standard.

The second standard states something like 'animal-feeding tests using AAFCO's procedures substantiate that this product provides complete and balanced nutrition for...'. For a pet food to be able to carry this label, it had to be tested on a population of animals and shown to provide adequate nutrition. But even with this statement, there are problems with its interpretation. If one particular product in a manufacturer's line was tested and found to meet this standard, the company is allowed to include this same statement on other products in the same 'family' which provide equal or greater concentrations of all the nutrients. So even if the pet food carries this AAFCO food trial statement on its label, you can not be sure that specific product was actually tested in a food trial. In addition, the food is tested in adult cats for 6 months and in kittens for 10 weeks. This may not be an adequate amount of time to determine if deficiencies or other long term effects may occur after feeding the product a year or more. Despite these problems with the interpretation of this AAFCO food trial statement, having the statement on a pet food label at least shows the company has made some attempt to develop a good food.

Feeding instructions or guidelines should be included on every bag and can of cat food. These guidelines give the recommended amount to be fed based on growth level and weight. These are very rough guidelines. Every animal has a different level of activity, metabolism, and ambient environmental temperature. In addition, breed, age, and other environmental stresses all impact daily requirements. Guidelines should be used as rough starting points. If your cat is thin or hungry, feed more often and in greater quantity. If your pet is overweight or obese, feed less.

Summary
What is the best cat food on the market? There is no one best food for all cats. The very fact that there are so many types and brands on the market shows that there are hundreds of options and opinions. Some cats need higher fat and protein than others; some prefer canned over dry. Feed what is appropriate for your pet: cats need cat food, and kittens need kitten food. Do not switch brands every month, but do not be afraid to switch brands and find one that your pet does well on. Use the guaranteed analysis, ingredients listings and feeding guidelines to help guide your decision.
Beberapa situs/website yang bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih cat food...

http://www.petfoodtalk.com/catfoodreviews
http://www.consumersearch.com/cat-food
http://www.catfoodreviews.com
http://www.petfoodratings.net
http://www.squidoo.com/safe-healthy-...tural-cat-food
http://www.reviewcentre.com/products896.html

Tapi ingat, ini hanya review dari owner² kucing yang memakai produk tersebut... jangan dijadikan pedoman atw pun tolak ukur...
karena setiap kucing mempunyai kebutuhan yang berbeda emoticon-Smilie



Quote:







Quote:



Semoga menjadi tambahan yang bermanfaat emoticon-shakehand
Cara Menukar Makanan Baru Kucing


Quote:
Diubah oleh Lupa.passwords
numpang mejeng di pekiwan, salam catlovers
emoticon-shakehand
Quote:


kq pake ditambahin cantik sihh? emoticon-Genit:
kan aku jadi ndak bisa bobo emoticon-Genit:

Quote:


emang 9 cantiknya darimana? emoticon-Bingung (S)

-----

silahkan share disini kalo punya artikel soal dryfood... mungkin bisa membantu buat cat lovers yang lain emoticon-Smilie
nti bakal aku update mengenai kebutuhan² kucing akan vitamin...
ikutan di pejwan sekalian reserved untuk update emoticon-Smilie

Quote:
asiikk, ikutan page 1 yaahh..^^
Page 1 kah...

Semoga ya
profile-picture
zharki memberi reputasi
Diet & Feeding Senior Cat


As cats grow older, their nutritional needs usually change. Proper nutrition can add years to a cat's life and slow down the progression of many diseases. Monitoring your older cat's appetite, food consumption, eating habits, weight, and body condition will be helpful when you and your veterinarian determine your cat's specific nutritional requirements and diet.

Nutrient requirements and ability to digest food
Feed an older cat a balanced nutritional diet for maximum healthAs dogs age, their metabolism changes and their need for calories decreases. The same is NOT true for cats. Their energy needs stay basically the same throughout adulthood. Obesity is one of the main health problems of middle age (6-8 years of age) cats; it occurs less often by the age of ten, and greatly decreases after that.

Some studies have shown that senior cats do not digest, and thus absorb fat, as well as younger cats. This means that older cats may need to consume fat that is more digestible to get the same amount of energy. You'll need to monitor the weight and body condition of your cat, and adjust his diet accordingly.

The protein needs of cats are higher than the protein needs of many other animals. Inadequate amounts of protein in the diet can impair immune function. Unless the cat has a health condition which would call for protein restriction, an older cat should not be placed on a protein restricted diet.

Supplements
The level of various vitamins, minerals, and electrolytes may be decreased in older animals who either absorb less of them through the intestinal tract, or lose more of them through the kidneys and urinary tract. Some older animals eat less, such as those with oral disease, and may not receive their daily needs of vitamins and minerals. Some evidence in other species suggest that antioxidants such as vitamins A (beta-carotene), E, and C may play a role in protecting against some normal aging processes. Consult with your veterinarian to determine which supplements may be beneficial for your cat.

Special dietary needs of older cats
Various disease processes may require dietary changes to lessen the effects or progression of the disease. Cats with diabetes mellitus, colitis, constipation, or anal gland disease often benefit from diets with increased dietary fiber. Cats with inflammatory bowel disease and colitis can benefit from diets which have highly digestible sources of protein, fat, and carbohydrates. There are special diets available for cats with heart disease; these diets generally have decreased amounts of sodium and increased amounts of the amino acid taurine. Cats with chronic kidney failure should be on diets with highly digestible protein so there are fewer breakdown products, which the kidneys are responsible for eliminating in the urine. Cats with dental and oral disease which causes pain on eating hard food, may need to be placed on canned food. Cats with cancer have special dietary needs; increasing Omega-3 fatty acids may be recommended.

Water
Older cats need to drink a sufficient amount of fresh water dailyOlder cats may not drink sufficient amounts of water, which can exacerbate constipation problems and contribute to dehydration in cats with kidney disease. Getting a cat to drink more water may not be easy. Offering more sources of water and adding flavoring to the water may entice some cats to drink more.

Increasing food intake
For a variety of reasons, including certain disease processes, some already finicky cats become even more so as they age. As soon as you find a food they seem to like and buy six more cans of it, they suddenly decide they do not like it any more. You will soon find yourself with a cupboard full of cat food that you eventually decide to donate to the local animal shelter. To encourage a cat to eat more, you can:

* Heat canned or moistened dry food in the microwave to a warm temperature. This will increase the aroma of the food. Be sure to stir the food before feeding it to the cat, since microwaves do not always heat uniformly.

* Add water from canned tuna, again, to increase the aroma of the food. Ask your veterinarian if your cat can have small amounts of clam juice, chicken drippings, or baby food added to her normal diet. (Note: the baby food should not contain onion.)

* If on dry food, switch to canned food. You may also want to switch to special diets, which are high-calorie, nutrient dense, and are made for 'stressed' animals. Hill's a/d, which is available through your veterinarian is an example of this type of diet.

* Feed smaller amounts of food more often. Just as you may suddenly lose your appetite when an overflowing plate of food you could not possibly eat in its entirety is placed in front of you, the same may be true of your cat. By offering only a small amount of food multiple times during the day, your cat may actually increase her total daily intake.

* Ensure your cat has a quiet, stress-free place to eat. Be sure younger cats or other pets in the household are not harassing the older cat when she eats.

* If it will not disturb her, pet her and talk softly to her as she eats.

* Feed balanced home made diets made with recipes provided by a veterinarian.

* Consult with your veterinarian regarding use of appetite stimulants for short-term use.

Summary
Cats, as a species, have specific nutritional needs, such as their need for high amounts of protein, the amino acid taurine, and Vitamin A. As cats age, their individual nutritional requirements can vary depending on their age-related changes in body function, disease processes, and behavior. Work with your veterinarian to determine the best diet and feeding approaches for your older cat.
numpang mejeng juga. sapa tau tar bisa cari2 tambahan artikel.emoticon-Malu (S):

boleh kan TANTE CANTIQUE????

Dear kawan" cat lover, mumpung ada thread khusus makanan kucing maka ane mo tanya" sama sesepuh disini,,,

Ane baru bliin kucing buat cewe ane skitar 2 hari yg lalu, nh ampe sekarang tuh susah makannya,,padahal dah di kasih RC kitten 36 buat dia..kucingnya baru 5 bulanan...

Sebaiknya ane ganti makanannya atau RC nya ane mix dengan yg laen (di jadikan bubur atau mix dgn merk laen)???

Sama ane mo tanya soal dryfood kluaran britc**e..dah ada yg pernah coba?? Pengen tahu hasilnua ke sikucing...

Terima kasih semua yg bantu jawab...
۩ ALL ABOUT CAT FOOD (Dry Food/Kibble - Wet Food/Canned) ۩
Cat Food Standards by the AAFCO


Cat foods labeled as 'complete and balanced' must meet standards established by the Association of American Feed Control Officials (AAFCO) either by meeting a nutrient profile or by passing a feeding trial. In 1995 the AAFCO's Feline Nutrition Expert Subcommittee revised their Cat Food Nutrient Profiles.

There are now two separate nutrient profiles for cats - one for growth (kittens) and one for adult maintenance. Maximum levels of intake of some nutrients have been established for the first time because of concern that overnutrition, rather than undernutrition, is a bigger problem with many pet foods today. The standards include recommendations on protein, fat, fat soluble vitamins, water soluble vitamins, and mineral content of foods.

The levels of nutrients in the table below are expressed on a 'dry matter' (DM) basis. On most pet food labels, the levels listed in the guaranteed analysis are expressed on an 'as fed' basis. To convert 'as fed' to 'dry matter' a simple conversion is necessary. If a dry food has 10% moisture we know that it has 90% dry matter. So we look at the label and check the protein level. That reads 20%. Next, we divide the 20 percent protein by the 90% dry matter and we get 22%, which is the amount of protein on a dry matter basis. Does this make sense so far? Good. Now let us compare this to canned food that has 80% moisture. We know that with 80% moisture we have 20% dry matter. The label shows 5% protein. So we take the 5% and divide it by 20% and we get 25% protein on a dry matter basis. So the canned food has more protein per pound on a dry matter basis after all the water is taken out. We can do the same for fat, fiber, etc.

AAFCO CAT FOOD NUTRIENTS

Spoiler for AAFCO:


a) Presumes an energy density of 3.5 kcal ME/g DM (metabolizable energy/gram dry matter), as determined in accordance with Regulation PF9, which is based on the 'modified Atwater' values of 3.5, 8.5, and 3.5 kcal/g for protein, fat, and carbohydrate (nitrogen-free extract, NFE), respectively.

Rations greater than 4.0 kcal/g should be corrected for energy density; rations less than 3.5 kcal/g should not be corrected for energy.

Rations of low-energy density should not be considered adequate for growth or reproductive needs based on comparison to the Profiles alone.

b) Although a true requirement for fat per se has not been established, the minimum level was based on recognition of fat as a source of essential fatty acids, as a carrier of fat-soluble vitamins, to enhance palatability, and to supply an adequate caloric density.

c) If the mean urine pH of cats fed ad libitum is not below 6.4, the risk of struvite urolithiasis increases as the magnesium content of the diet increases.

d) Because of very poor bioavailability, iron from carbonate or oxide sources that are added to the diet should not be considered as components in meeting the minimum nutrient level.

e) Because of very poor bioavailability, copper from oxide sources that are added to the diet should not be considered as components in meeting the minimum nutrient level.

f) Add 10 IU vitamin E above minimum level per gram of fish oil per kilogram of diet.

g) Vitamin K does not need to be added unless diet contains greater than 25 percent fish on a dry matter basis.

h) Because processing may destroy up to 90 percent of the thiamin in the diet, allowance in formulation should be made to ensure the minimum nutrient level is met after processing.

i) Biotin does not need to be added unless diet contains antimicrobial or antivitamin compounds.

j) Methionine may be used to substitute for choline as a methyl donor at a rate of 3.75 parts for 1 part choline by weight when methionine exceeds 0.62 percent.
Bolehkah Kucing Makan Dog Food ?


Quote:


Quote:
Quote:


jangan diganti dulu...
sebaiknya dicampur dengan wetfood untuk menambahkan aroma makanannya...

catfood ntu udah pernah ada yang nanya, setelah aku liat ndak jauh beda kq ama SD atw pun PP...
dicoba aja sendiri kalo mw tw hasilnya...
........................................................................................emoticon-Ngacir

numpang mojok nyimak dulu....
ntar klo ada yg bs di bantu jawab...ta bantuin...emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 492


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di