KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / ... / Civitas Academica /
Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000010305523/inovasi-prestasi-dan-kreatifitas-ipk-anak-bangsa-indonesia

Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Kita berada di jaman inovasi, jaman dengan kompetisi yang ketat, jaman dimana kualitas produk ataupun jasa bukan hanya dinilai dari sisi fungsinya saja, tetapi juga aspek2 lainnya seperti desain ataupun selera. Jenis2 produk ataupun jasa yang sama akan berbeda valuenya di mata konsumen dari sisi inovatifnya, yang dapat adaptif dengan kondisi dan situasi.

Di satu sisi, prestasi dari seseorang adalah tolak ukur kecerdasan seseorang dalam hal memberikan manfaat kepada linkungan dan komunitasnya, prestasi harusnya dipahami sebagai sebuah proses menuju ke arah yang lebih baik.. Prestasi acapkali dijadikan standar penilaian dari korporasi ataupun lingkungan utk menempatkan derajat 'valuable' seseorang.

Oleh sebab itu, berpikir kreatif dengan mendayagunakan logika, etika dan estetika utk memaksimalkan potensi produk dan jasa terhadap lingkungan serta komunitas sangat dianjurkan utk mendapatkan efisiensi dan efektifitasnya...

Indonesia penuh dengan orang2 yang memiliki inovasi yang luar biasa, prestasi yang cemerlang serta kreatifitas yang tinggi...

semoga IPK (Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas) anak2 bangsa tersebut bisa memacu semangat kita utk melakukan hal serupa, dan juga lebih menghargainya sebagai sesuatu inspirasi daripada suatu plagiat... emoticon-Smilie


Silahkan post, inovasi, prestasi dan kreatifitas anak bangsa indonesia, dengan format, berita, link, resource serta sedikit pendapat.. emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
makola dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 12
Post ini telah dihapus
Pelepah Bambu Antar Kami Jadi Juara!
Kompetisi ThinkQuest International 2011


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:


source
Code:

http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/14/09572297/Pelepah.Bambu.Antar.Kami.Jadi.Juara.


Browser ThinkQuest
Code:

http://www.thinkquest.org/promotion/datasheets/tq_2011/launch/id/ds_comp_11.pdf


Komentar:
konsepnya mengikuti trend global sekarang 'Go Green', tapi walaupun begitu, efek jangka panjangnya mgkn lupa utk diperhatikan, karena bambu tetap saja bahan organik, apakah sanggup utk produksi massal, eniwei, selamat atas prestasinya... emoticon-thumbsup:


-- yang ini baru tadi pagi nonton di TVOne..

MENDAUR ULANG KOTORAN KUDA MENJADI KERTAS
ASEANpreneurs Idea Canvas


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:


sumber
Code:

http://www.berita86.com/2011/06/mendaur-ulang-kotoran-kuda-menjadi.html


Komentar:
menurutku ide ini lebih baik, karena memanfaatkan limbah menjadi prduk yang bermanfaat, dan sasaran jangka panjangnya lebih masuk akal, apalagi pemilihan kotoran kuda sebagai alternatif.. ide terinspirasi teknik2 pemanfaatan kotoran gajah.. emoticon-Smilie selamat berprestasi.. emoticon-Smilie
Indonesia Menang di Kompetisi Software Dunia
Imagine Cup 2009


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:


sumber
Code:

http://www.detikinet..com/read/2009/07/10/171826/1162911/398/indonesia-menang-di-kompetisi-software-dunia


Komentar:
Beberapa kali, aku udah sering dengar orang Indonesia juara2 dalam bidang IT, bahkan para programmer kita udah mendapat sorotan dari dunia akan kegimilangannya, prestasi ini semakin mengukuhkan kehebatan orang2 Indonesia dalam bisnis IT walaupun pada kenyataannya, dunia usaha kita sendiri belum menunjang kekreatifitasan dalam IT, sungguh disayangkan... emoticon-Nohope

Anak SMP Asal Indonesia Juara IT ASIA PACIFIC 2010 di Kuala Lumpur


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:


sumber
Code:

http://tekno.kompas.com/read/2010/10/21/16162621/Kecil-kecil.Juga.Bisa.Bikin.Software-5


Komentar:

keren banget, salut, masih anak2 udah bisa mengharumkan nama Indonesia, cuma sayang, pemerintah suka lupa utk mengapresiasikan prestasi anak bangsa, kalaupun iya, biasanya cuma diawal2... jadi miris kalau ingat berita salah satu juara olimpiade sains gak lulus UAN, mgkn bisa dimulai dengan membebaskan mereka dari UAN atau beasiswa ke salah satu univ terkemuka di Indonesia.. emoticon-Smilie
Code:

http://tekno.kompas.com/read/xml/2008/11/10/15560886/tim.indonesia.juara.pertama.overclock.dunia


Tim Indonesia Juara Pertama Overclock Dunia
MOA (Master Overclock Arena) 2008


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:


Komentar: great!! kalau utk urusan gini sih, gak usah diragukan lagi... salut emoticon-2 Jempol:
Tim Robot Indonesia Juara di San Francisco
International Robo Games 2009


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:


sumber
Code:

http://www.detikinet..com/read/2009/06/16/071450/1148461/398/tim-robot-indonesia-juara-di-san-francisco


Komentar:

efek makin banyak dan menjamurnya kompetisi robot di Indonesia bikin makin banyak juga orang cerdas dalam bidang robot, sayangnya, prestasi ini bakal mentok ditempat, mengingat dari segi penelitian sendiri di bidang robot kita kalah telak dari korea, salah satu yang paling terkenal Professor Dr. Jong-Hwan Kim (The "Father of robot soccer"), Robot Intelligent Lab, Korea Advanced Institute of Science and Technology
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Gatotkaca IT Telkom Juara 1 Imagine Cup Indonesia 2011
Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia


Gelaran Imagine Cup yang diselenggarakan Microsoft akhirnya membuahkan prestasi bagi Institut Teknologi Telkom (IT Telkom). Melalui inovasi aplikasi ponsel kesehatan Childhood, Tim Gatotkaca IT Telkom berhasil menjadi wakil Indonesia untuk mengikuti Imagine Cup Internasional 2011 di New York, Amerika Serikat, 8-13 Juli mendatang.

Imagine Cup 2011 di Indonesia diikuti oleh puluhan tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Setelah melakukan proses penyaringan, 4 inovasi di antaranya memasuki penjurian tingkat tingkat akhir di FX Plaza Jakarta, Selasa (3/5).

“Tim Gatotkaca bangga bisa mewakili Indonesia di kancah internasional. Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk dapat memenangkan babak final di New York, Amerika Serikat,” kata Dody Qori Utama, salah satu anggota tim Gatotkaca sekaligus dosen IT Telkom yang berstatus mahasiswa ITB itu.

Selain Dody, tim Gatotkaca terdiri dari Arganka Yahya, Kania Audrint (Teknik Informatika IT Telkom), dan Anggun Meka Luhur Prasasti (Teknik Telekomunikasi IT Telkom.

Kania Audrint berhasil menyampaikan proyek Childhood dihadapan juri dengan baik. Juri terdiri dari Risman Adnan (Developer and Platform Lead, Microsoft Indonesia), Djarot Subiantoro (Ketua ASPILUKI), dan Martin Hartono (Direktur GDP Ventures). 'Project Childhood' sebagai pemenang, yakni sebuah aplikasi kesehatan yang dirancang untuk memantau nutrisi anak serta menginformasi kondisi kesehatan anak kepada ibu. Childhood pun menuai pujian dari juri.

Sebagai aplikasi pendeteksi malnutrisi, Childhood bisa diaplikasikan pada berbagai sistem operasi smartphone. Lebih optimal lagi jika diaplikasikan pada Windows Phone 7. Pada presentasinya Kania mengatakan,

“Semua smartphone bisa dimanfaatkan untuk aplikasi Childhood. Bahkan bisa pula diaplikasikan pada smartphone buatan Cina,”

Jelasnya, Childhood memanfaatkan kamera 1,3 megapixel yang ada pada ponsel. Karena nantinya kamera ini mengambil gambar sampel saliva dari balita dan kemudian dianalisa.

“Untuk mendeteksi dehidrasi, ibu cukup memotret air liur pada bayinya. Lalu biarkan Childhood menganalisa pola air liur tersebut,” kata Kania.

Menjelang keberangkatan ke New York, Tim Gatotkaca akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya serta mematangkan aplikasinya. Dalam konferensi pers, pihak Microsoft Indonesia berjanji akan mengadakan pertemuan khusus dengan tim Gatotkaca untuk memberikan mentoring. Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Sutanto Hartono menilai proyek Childhood memiliki keunikan yang berbeda.

“Solusi dan inovasi inilah yang akan menjadi peluang bagi Indonesia,” pungkasnya.





Tim Eqlipes IT Telkom Sabet Juara 2 Imagine Cup 2011


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia


Quote:



source :
Code:
[url]http://www.ittelkom.ac.id/plugins/p3000_berita/printarticle.php?p2_articleid=149[/url]

Code:
[url]http://www.ittelkom.ac.id/index.php?categoryid=44&p2_articleid=27[/url]



Komentar: walaupun juara 2 gapapa tahun depan pasti juara 1 emoticon-Embarrassment terus berkarya anak indonesia emoticon-Ngacir ternyata di sabet dua duanya emoticon-Big Grin
Prof Dr. Ing BJ Habibie – Pemegang 46 Paten di bidang Aeronautika

Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:



Profesor Dr. Ken Kawan Soetanto – Peraih Empat Gelar Doktor dan Juga Peraih 31 Paten di Jepang


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:


Komentar:
Salut banget deh.. moga2 ntar aku bisa mengikuti jejak para professor ini...
amin... emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Code:

http://eforum3.cari.com.my/viewthread.php?action=printable&tid=433163
March Boedihardjo, mahasiswa termuda di Universitas Baptist Hong Kong (HKBU) (9 tahun).


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:


Prof Nelson Tansu, PhD- Pakar Teknologi Nano


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:


sumber
Code:

http://eforum3.cari.com.my/viewthread.php?action=printable&tid=433163


Komentar:
Masih muda, spirit masih semangat, semoga bisa menyusul jejak sesepuh2 mereka sebelumnya... juga bakal menjadi semangat utk kita generasi muda.. emoticon-Smilie
salut bang tapi coba salutnya indonesia bisa mengahargai seorang pak profesor B.J habibie emoticon-Big Grin
orang paling baik bahkan dia mau mengangkat anak anak yang pintar untuk di asuh dan di sekolahkan di jerman emoticon-Embarrassment
sendainya banyak ilmuwan kaya pak habibie hidup di indonesia emoticon-Embarrassment
Quote:


iya, sayangnya dari departemen pendidikan sendiri gak ada usaha utk mengakomodasi orang2 yang berprestasi ini, semisalnya penelitian ataupun sponsor utk publish karya2 dan jurnal2 ilmiah...

kemudahan2 juga seharusnya diusahakan utk para calon2 generasi muda yang jenius, dari yang simple aja apresiasinya, sperti gak perlu ikut UAN, beasiswa ke univ terkemuka indonesia, dll..

dengan bentuk apresiasi tersebut, bakal memotivasi siswa2 lain utk berprestasi...

pemerintah harus bisa menciptakan lahan dan tempat utk mereka bereksperimen dan mengembangkan talentanya, kalau ingin bangsa Indonesia mengejar ketertinggalannya, jangan cuma fokus ke sektor yang nyaman bagi negara saja, semisal kedokteran, politik ataupun ekonomi... emoticon-Smilie

sayangnya, yang tereksploitasi dan betul2 dimanfaatkan cuma prof. habibie aja.. padahal masih banyak prof2 lainnya .. emoticon-Nohope
sumber
Code:

http://www.detikinet.com/read/2007/11/06/121259/849018/398/mahasiswa-indonesia-juarai-kompetisi-coding



Mahasiswa Indonesia Juarai Kompetisi Coding Dunia
TopCoder Collegiate Challenge 2007


Quote:


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Komentar:
Akhirnya nemu juga berita yang coding.. emoticon-thumbsup: banyak prestasi di bidang IT dan komputer lainnya, sayang industri IT di indonesia cuma sekedar distributor, bkn yang memproduksi.. emoticon-Hammer
Quote:


lah kan sekarang dah ada bang beasiswa masuk ke PTN tanpa ujian belon taukah?
sekarang tuh dah ada namanya undangan jadi siswa yang berprestasi dari dia masuk sma kelas 1 maksudnya dia bakalan dapat tuh undangan
jadi kalo nih anak masuk dalam 10 besar terus dari kelas satu ampe dia tamat dia dapat undangan itu tapi belum tentu bakal masuk ke PTN itu karna saingannya yang seluruh indonesia emoticon-Embarrassment
tapi namanya indonesia permainan pasti ada dimana mana bukannya negative thinking tapi di sekolah di daerah ku rapot aja bisa dicuci nilainya emoticon-Embarrassment

kalo masalah eksprimen inovasi dan lain lain indonesia gak kayak negara luar seperti jepang jerman dan lain lain yang mau membiayai mahasiswanya untuk bereksperimen emoticon-Malu bahkan semua biaya jika menarik universitas yang menanggungnya emoticon-Big Grin sedangkan indonesia? yang kreatif yang dibuang emoticon-Ngakak (S)
Tim Homeless Indonesia Terus Lanjutkan Prestasi

PARIS, KOMPAS.com — Tim street soccer Indonesia berhasil lolos ke babak yang paling bergengsi, yakni Homeless World Cup Trophy, setelah menempati posisi kedua Grup D pada babak secondary stage Homeless World Cup 2011 di Paris.

Mereka berhak menempati posisi kedua setelah mengumpulkan 9 poin dari lima kali pertandingan. Indonesia hanya kalah satu poin dari Ukraina yang menempati posisi puncak.

Sebenarnya, Indonesia punya peluang untuk menjadi juara grup. Setelah sebelumnya memermak tim Belanda dengan skor 7-4, Indonesia kembali berhasil memetik kemenangan saat menghadapi sang mantan juara, Italia, dengan skor 4-3, Jumat (26/8/2011).

Sayang pada pertandingan terakhir, saat menghadapi Ukraina, Indonesia kalah 5-7. Kekalahan ini pun membuat Indonesia harus rela posisinya direbut oleh Ukraina.

Meski demikian, hasil ini tetap pencapaian yang luar biasa bagi Indonesia. Maklum, ini merupakan debut pertama mereka pada ajang Homeless World Cup. Nantinya, pada babak Homeless World Cup Trophy, Indonesia akan tergabung dengan Nigeria, Cile, Kenya, Meksiko, Brasil, Skotlandia, Perancis, Yunani, Palestina, Argentina, Swiss, Namibia, Kirgistan, dan Slovenia.

Dalam ajang ini, perserta memperebutkan enam trofi, yakni Homeless World Cup Trophy, Dignitary Cup, City Cup, Host Cup, Community Cup, dan INSP Networking Trophy.

Tim yang berada pada posisi pertama dan kedua di empat grup seksi pertama berhak masuk ke turnamen paling bergengsi, yakni Homeless World Cup Trophy. Kemudian, Dignitary Cup akan diperebutkan tim posisi ketiga dan keempat di empat grup seksi pertama. Posisi kelima dan keenam di empat grup seksi pertama akan memperebutkan City Cup.

Sementara itu, tim yang duduk di peringkat pertama dan kedua di empat grup seksi kedua akan bersaing memperebutkan Host Cup. Adapun Community Cup akan diperebutkan tim peringkat ketiga dan keempat di empat grup seksi kedua. Trofi terakhir adalah INSP Networking Trophy, diperebutkan tim peringkat kelima dan keenam di empat grup seksi dua.

Homeless World Cup merupakan kompetisi street soccer yang diikuti tim dari berbagai negara dengan membawa isu masing-masing. Indonesia yang diwakili oleh Tim Sepak Bola Rumah Cemara membawa permasalahan HIV sebagai isu mereka dengan empat pemain posisif terkena HIV.

Rumah Cemara adalah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dalam perlindungan penderita HIV-AIDS di Indonesia. Ini merupakan keikutsertaan pertama Indonesia dalam ajang tersebut setelah tahun lalu gagal berangkat ke Brasil gara-gara tidak ada pendanaan. (HWC)

source
Code:
http://bola.kompas.com/read/2011/08/27/01230095/Tim.Homeless.Indonesia.Terus.Lanjutkan.Prestasi


komentar : wow street soccer emoticon-Belo gw kira ga ada yang bisa dibanggain di bola indonesia emoticon-Ngakak
Indonesia Raih Medali Olimpiade Informatika Internasional
21st International Olympic in Informatics (IOI), Plovdiv, Bulgaria, 8-14 Agustus 2009


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:


sumber
Code:

http://www.antaranews.com/berita/1250390483/indonesia-raih-medali-olimpiade-informatika-internasional


Mahasiswa UI Juara Scientific Research Competition
Pasific Dental Student Association, di Penang, Malaysia. 17-21 Agustus 2009


Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Prestasi Mahasiswa Indonesia di pentas Internasional terus membanggakan. Kali ini tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (UI) meraih juara pertama pada Scientific Research Competition yang diselenggarakan oleh Pasific Dental Student Association, di Penang, Malaysia.

Mahasiswa peneliti dari UI yang terdiri dari Rahmat Hidayat, Shandy Sastra, dan Theodorus, ketiganya mahasiswa angkatan 2005, menyisihkan peneliti Malaysia dan Korea setelah mempresentasikan penelitian berjudul Effect of Xylitol on Candida albicans Growth and Its Resistance in Serum (In Vitro Study).

Kompetisi bergengsi yang berlangsung dari tanggal 17-21 Agustus 2009 ini diikuti oleh 14 tim dari berbagai fakultas kedokteran gigi di Asia Pasifik seperti Indonesia, Malaysia, Korea, Kamboja, dan perwakilan European Association of Dental Student oleh Yunani.

Kompetisi berlangsung setiap tahun dan merupakan sebuah kegiatan yang diprakarsai oleh APDSA, sebuah Asosiasi Mahasiswa Kedokteran Gigi se-Asia Pasifik yang memiliki 11 negara anggota yang terdiri dari 38 universitas.

Pada tahun ini, selain Universitas Indonesia, terdapat lima universitas lainnya asal Indonesia yang ikut serta yakni: UGM, UNPAD, UNAIR, Universitas Moestopo, dan Universitas Trisakti

Code:

http://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&cd=2&ved=0CBsQFjAB&url=http%3A%2F%2Fwww.dikti.go.id%2Findex.php%3Foption%3Dcom_content%26view%3Darticle%26id%3D683%3Amahasiswa-ui-juara-scientific-research-competition%26catid%3D143%3Aberita-harian&rct=j&q=Indonesia-Juara-Scientific-Research-Competition&ei=9bZYTt6UAsHKrAexhOGeCw&usg=AFQjCNEJc60GG8PPLDTqmJjwwkf1dZU_NQ&sig2=HBWqTpCKYg8_wUKyGYA_4g&cad=rja


Komentar:
Aku harap bangganya rakyat Indonesia, sama juga dengan bangganya pemerintah kepada generasi muda ini... emoticon-Smilie
Quote:


sistemnya sama dengan PMDK dulu kan...
sebenarnya utk sistem2 gtu setauku sih banyak, ada juga kemitraan, ada juga yang wakil daerah...

cm tadi yang kumaksudkan fokus ke siswa2 yang udah berprestasi di level internasional, jadi lsg ditawarkan gtu ke mereka, bkn melaluin seleksi lagi, yang seleksi2 gtu kan kadang2 oknum birokrasi bisa bermain..

eniwei, beberapa jurusan udah banyak yang menornalisasikan penerimaannya khusus dari SMPTN aja, dan patokannya memang udah jadi komersialisasi..

yang eksperimen juga sungguh disayangkan...
patokan jurnal ataupun penelitian utk jadi professor kadang2 masih dalam tataran lokal aja.. bahkan univ sendiri kurang inisiatif utk mempush mahasiswanya ngepublish ke internasional.. hal itu bisa dilihat dari jumlah conference yang diadakan di Indonesia yang sangat sedikit.. padahal dengan itu semua, peringkat univ2 di Indonesia bisa naek lo di dunia.. emoticon-Smilie
Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Uploaded with ImageShack.us

Quote:


sumber : Selamat.ITS.Juara.Mobil.Irit.se-Asia


komentar : belum tau mau komentar apa .. IPK anak bangsa tidak kalah hebat dari negara lain, tapi bagaimana di negeri sendiri untuk menghargai mereka yang berprestasi emoticon-Thinking
Siswa Indonesia Juara Desain di Turki

Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia

Quote:


Sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2011/...esain.di.Turki

Komentar: Benar2 kreatif mereka, dari barang2 bekas mereka bisa membuat sepeda yang menurut ane sangat inovatif
Padahal mereka baru kelas X emoticon-2 Jempol

Prestasi Mahasiswa dalam International Mathematic Competition 2011

Hari ini tim mahasiswa Indonesia yang mengikuti International Mathematic Competition (IMC) for Student di Bulgaria 2011 telah kembali ke tanah air. Mereka adalah Yosafat Eka Prasetya dari ITB, Ahmad Agung dari IT Telkom, Satria Stanza dari ITS, Made Tantrawan dari UGM, serta Raja Oktovin dari UI dan Rizky Reza dari UI.

Seperti tahun lalu, kompetisi tahun ini diselenggarakan oleh University College London dan American University di Bulgaria, Blagoevgrad yang berlangsung dari 28 Juli s.d. 3 Agustus diikuti oleh 304 peserta dari 71 Tim/Negara. Setiap negara atau perguruan tinggi yang berpartisipasi diundang untuk mengirimkan beberapa mahasiswa dan satu pembimbing. Kompetisi terdiri atas 2 Sesi masing-masing 5 Jam. Bidang yang dikompetisikan adalah Aljabar, Analisis (Real dan Kompleks), Geometri dan Kombinatorik dengan pengantar bahasa Inggris.

Adapun prestasi kali ini adalah 1 (satu) Perak dan 5 (lima ) Perunggu selain 1 (satu) Honourable Mention. Lebih lengkap sebagai berikut:

Perak diraih oleh Raja Oktovin Parhasian Damanik, Universitas Indonesia.

Perunggu oleh Ahmad Agung Ahkam Institut Teknologi Telkom, Yosafat Eka Prasetya Pangalela Institut Teknologi Bandung, Made Tantrawan Universitas Gadjah Mada, Rudi Adha Prihandoko Institut Teknologi Bandung, Satria Stanza Pramayoga Institut Teknologi Sepuluh Nopember serta Hon Mention untuk Rizky Reza Fauzi Universitas Indonesia. Sedangkan prestasi Team, Indonesia menduduki urutan 34 dari 71 partisipan. Selamat. (wws)

source : http://www.dikti.go.id/index.php?opt...man&Itemid=160
Gan, punya instalasi pengolahan biogas tapi bahan baku kotoran manusia? Kalo ada ane minta gan. Berikut ukuran, model, kapasitas, dan semua perangkat2na. Maap kalo salah kamar gan...
Inovasi, Prestasi dan Kreatifitas (IPK) Anak Bangsa Indonesia
BANGKOK--MICOM: Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) kembali mempertahankan tradisi meraih medali emas di pentas bergengsi Olimpiade Fisika Internasional atau International Physics Olympiad (IPhO) ke-42 di Bangkok, Thailand pada 10-18 Juli lalu.

Perwakilan TOFI terdiri dari Erwin Wibowo, siswa SMAK BPK Penabur Gading Serpong, Banten meraih medali emas.

Sedangkan medali perak diraih Kevin Ardian Fauzie, siswa SMA Santa Maria Pekanbaru, Riau.

Sementara medali perunggu masing-masing diraih Farhan Nur Kholid dan Luqman Fathurochim. Keduanya adalah siswa SMA Sragen Bilingual Boarding School Jawa Tengah, serta Imam Agung Raharja, siswa SMA Pribadi Depok, Jawa Barat.

Kelima peserta ini telah berkompetisi secara individual dengan total peserta 393 dari 84 negara. Anak-anak SMA dari seluruh dunia telah menjalani tes teori selama lima jam pada Selasa 12 Juli dan lima jam pada Kamis 14 Juli untuk tes praktikum.

Kombinasi antara tingkat kesulitan soal dan tingkat kompetensi siswa peserta tahun ini cukup baik. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata peserta adalah 25,48 (dari maksimum nilai 50). Meskipun batas terbawah dari nilai peserta peraih perunggu adalah 24,62 dan ini berarti di bawah nilai rata-rata, kelima peserta Indonesia nilainya di atas rata-rata semua.

"Pola pembinaan yang kita lakukan memang lebih singkat sekitar tiga bulan namun tradisi emas berhasil kita pertahankan setiap tahun," kata Kepala Seksi Peserta Didik, Kemendiknas, Suharlan.

Saat ditanya terjadinya penurunan prestasi setelah TOFI tidak lagi ditangani Prof Yohanes Surya, Totok mengungkapkan pakar fisika tersebut memang tidak termasuk tim TOFI mulai 2011.

Ia mengakui prestasi TOFI bervariasi. Beberapa tahun lalu berhasil meraih empat medali emas dan satu medali emas.

"Jadi belum ada tolok ukur yang pas kalau mengatakan tidak adanya lagi beliau, prestasi TOFI menurun, karena beberapa tahun lalu di bawah beliau kita pernah meraih empat emas dan pernah juga satu emas.Tetapi intinya tradisi emas berhasil kita pertahankan, " tukasnya.


sumber : Olimpiade fisika
Halaman 1 dari 12


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di