alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000009100067/tingkat-kecerdasan-anak-adalah-warisan-dari-ibu
Inspiratif 
Tingkat Kecerdasan Anak adalah Warisan dari Ibu ?
Alhamdulillah Jadi HT..emoticon-Matabelo
HT #35 Ane
Thanks Admin , Co-Admin , Momod , dan Kaskuser emoticon-Shakehand2

Spoiler for 35:

Quote:Tingkat Kecerdasan Anak adalah Warisan dari Ibu?
Quote:
Tingkat Kecerdasan Anak adalah Warisan dari Ibu ?

Pernahkah Anda mendengar anjuran “carilah istri yang cerdas supaya bisa mempunyai anak yang cerdas karena kecerdasan itu diturunkan dari seorang ibu”. Namun, Anda pasti bingung dan bertanya-tanya, yaitu bagaimana kecerdasan itu diturunkan dari ibu? apakah kecerdasan itu bisa ditingkatkan? dan apa saja yang mempengaruhi kecerdasan?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, berikut uraian yang mungkin bisa menjadi referensi Anda.

Quote:Apakah Kecerdasan Diturunkan?

Quote:Menjelang akhir 1997, seorang ilmuwan mengumumkan bahwa ia telah menemukan satu gen kecerdasan di kromosom 6. Orang kebanyakan memiliki urutan tertentu pada gen tsb, tapi anak-anak cerdas dengan IQ 160 yang diteliti olehnya memiliki urutan agak berbeda pada gen IGF2R tsb. Penemuan Robert Plomin ini segera mengundang kontroversi. Tak banyak perdebatan dalam sejarah sains yang berlangsung seseru perdebatan seputar kecerdasan. Parameter uji kecerdasan dengan IQ sendiri merupakan kontroversi. Di akhir 1990-an, banyak ilmuwan memperkenalkan kecerdasan yang lain: emotional, spiritual, adversity quotience, dll. Seorang pakar, Howard Gardner, bahkan telah mendefinisikan 9 jenis kecerdasan yang berbeda, di antaranya kecerdasan visual, kecerdasan verbal, kecerdasan musik, bahkan kecerdasan atletik. Penelitian yang terakhir ini rasanya lebih adil. Mengatakan Mozart, Hemingway, atau Zidane lebih bodoh daripada Newton, kini akan terdengar cukup konyol.

Penelitian lain dilakukan Thomas Bouchard. Dimulai th 1979, ia mengumpulkan pasangan-pasangan kembar terpisah dari seluruh dunia dan menguji kepribadian dan IQ mereka. Hasil yang diluar dugaan dari penelitian ini adalah korelasi antara anak-anak adopsi yang dibesarkan bersama ternyata nol. Artinya,tidak ada pengaruh asuhan keluarga terhadap IQ. Jika bukan asuhan keluarga, lalu apa yang menentukan IQ? Jawabnya adalah peran penting rahim seorang Ibu! Menurut studi lain, pengaruh peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kandungan terhadap kecerdasan tiga kali lebih besar dibanding apapun yang diperbuat oleh orangtua sesudah bayi lahir.


Quote:Kesimpulan yang dapat diambil dari studi tadi adalah, kali ini menurut Ridley, bahwa kira-kira separuh IQ kita dapatkan melalui pewarisan, dan kurang dari 20% berasal dari asuhan keluarga. Sisanya berasal dari kandungan, sekolah, dan teman sepergaulan. Sifat pewarisan IQ sewaktu anak-anak porsinya kurang lebih 45%, sedangkan pada masa akhir remaja naik menjadi 75%. Sejalan dengan pertumbuhan, anak secara berangsur mengekspresikan kecerdasan bawaan dan meninggalkan pengaruh-pengaruh sebelumnya yang ditanamkan orang lain. Akhirnya, meskipun terbukti sahih bahwa kecerdasan diwariskan, sifat pewarisan bukan berarti tidak dapat berubah. Kecerdasan bawaan sangat berperan, sebagaimana pengaruh lingkungan asuhan tak dapat disepelekan. Ambillah orok dari sepasang suami-istri profesor mekanika kuantum dan doktor biologi molekuler, lalu besarkanlah ia di Nusa Tenggara Timur, tempat dimana anak-anak menderita marasmus. Tujuh belas tahun kemudian kita akan membuktikan kesimpulan Ridley.

Quote:Siapa yang Lebih Berperan dalam Mewariskan Kecerdasan pada Anak?

Quote:Faktor genetik seorang Ibu seangat berpengaruh terhadap kecerdasan anak. Menurut ahli genetika dari UMC Nijmegen Netherlands Dr Ben Hamel “Pengaruh itu sedemikian besar karena tingkat kecerdasan seseorang terkait dengan kromosom X yang berasal dari ibu”.

Karena itu, ibu yang cerdas berpotensi besar melahirkan anak yang cerdas pula. “Dengan demikian, lebih baik memiliki ibu yang cerdas daripada ayah yang cerdas,” ujar Hamel. Namun, kelainan genetika dari seorang ibu juga dapat diturunkan kepada anak-anaknya, termasuk di antaranya retardasi mental.

Dalam keadaan normal, setiap manusia memiliki 23 pasang kromosom yang terdiri atas 22 pasang kromosom autosom dan sepasang kromosom seks. Ada 23 kromosom berasal dari ibu yang disebut kromosom XX dan 23 pasang lagi berasal dari ayah yang disebut kromosom XY.

Kromosom dari ayah dan ibu akan bergabung saat terjadinya fertilisasi, yaitu pertemuan antara sel sperma dan sel telur yang akan menghasilkan zigot. Dalam keadaan normal, zigot akan melakukan pembelahan sel secara mitosis sehingga setiap sel dalam tubuh manusia akan membawa informasi genetik yang sama.

Quote:Otak dikatakan berfungsi optimal jika memiliki kemampuan berfikir kreativ dan innovative pada saat yang tepat. Untuk mendapatkan sel otak yang bisa berfungsi maksimal, selain factor genetic, juga dipengaruhi oleh asupan gizi, dan ransangan luar.

Genetik diturunkan dari kedua orang tua, asupan gizi dan ransangan dari luar tergantung dari bagaimana kita memenuhi kebutuhan gizi anak, dan melayani anak, apakah permainan, interaksi orang tua dan anak. Permainan edukatif dan yang banyak mengundang kreativitas anak tentu akan lebih baik untuk perkembangan otak yang sempurna. Sehingga kecerdasan yang sebenarnya itu adalah akumulasi dari genetic, supply gizi dan ransangan. Dengan artian walaupun orang tua mempunyai genetic yang baik, tapi anak tidak diberi makanan yang baik dan tanpa diransang justeru kecerdasan itu nggak akan muncul sempurna.

Quote:Bagaimana Seorang Ibu Berperan Penting dalam Pewarisan Kecerdasan Anak?

Quote:Bagaimana bisa seorang ibu menjadi penentu kecerdasan anak-anaknya? Mungkin pertanyaan ini akan terdengar kurang indah ditelinga kaum laki-laki karena pada dasarnya seorang anak terlahir dari pertemuan antara sperma (laki-laki) dan ovum (perempuan) melalui proses fertilisasi dimana setelah terjadi proses fertilisasi tersebut, kedua sel gamet itu akan melebur menjadi satu dan membentuk zygot kemudian membelah menjadi morula, blastula, gastrula, dan berdiferensiasi menjadi makhluk hidup kecil di dalam rahim yg disebut dengan fetus (janin).

Ovum merupakan sel gamet yang terdiri dari inti sel dan sitoplasma lengkap dengan organel-organel yang akan berperan dalam proses pembelahan dan perbanyakan sel. Sperma merupakan sel gamet yang terdiri atas kepala dengan inti sel dan ekor yang mengandung mitokondria sebagai pemberi energi bagi pergerakan sperma. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa 14 jam setelah proses fertilisasi maka ekor sperma yang mengandung mitokondria akan dilepas dan dibuang, inti sel ovum dan sperma akan melebur menjadi satu sehingga terbentuklah sel baru (zygot) 2n. Inti zigot merupakan gabungan antara inti sperma dan ovum sedangkan sitoplasma dan organel-organel sel berasal dari organel sel ovum. Dari penjelasan ini dapat diketahui bahwa prosentase peran ovum lebih besar daripada sperma dalam aktivitas pembelahan sel selanjutnya.

Quote:Di sinilah awal peran Ibu dalam menentukan kecerdasan, yaitu melalui mitokondria. Yang menarik, mitokondria ini hanya diwariskan oleh ibu, tidak oleh ayah. Sebab, mitokondria berasal dari sel telur bukan dari sel sperma (sebagaimana penjelasan sebelumnya). Dalam setiap sel manusia ada sebuah organela yang sangat strategis fungsinya. Organela ini dinamakan mitokondria. Organelnya berongga berbentuk bulat lonjong, selaputnya terdiri dari dua lapis membran, membran dalam bertonjolan ke dalam rongga (matriks), serta mengandung banyak enzim pernapasan. Tugas utama mitokondria adalah memproduksi kimia tubuh bernama ATP (adenosin tri phosphat). Energi hasil reaksi dari ATP inilah yang menjadi sumber energi bagi manusia. Mitokondria bersifat semiotonom karena 40 persen kebutuhan protein dan enzimnya dihasilkan sendiri oleh gennya. Mitokondria adalah salah-satu bagian sel yang punya DNA sendiri, selebihnya dihasilkan gen di inti sel. Itulah sebabnya investasi seorang ibu dalam diri anak mencapai 75 persen.

Keseimpulannya, berdasarkan uraian 3 pertanayaan di atas. Secara teori, kecerdasan anak mungkin sangat dipengaruhi oleh kecerdasan seorang ibu. Namun, fenotip (penampakan) yang kita lihat bukanlah melulu hasil dari faktor genetik melainkan hasil interaksi dengan lingkungan juga.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda tertarik untuk mencari calon istri yang cerdas dengan harapan anak-anak Anda juga cerdas di kemudian hari. Tapi yang terpenting adalah bagaimana nantinya cara Anda mendidik anak-anak hingga memiliki akhlak dan budi pekerti yang mulia. Bukankah itu hal yang lebih utama :-)

SUMBER

Quote:My Hot Thread
emoticon-Baby Boy
Tips Mengajak Anak Ke Dokter Gigi
Sunat Dapat Percepat Pertumbuhan Anak ?
Wajah Merah Merona, Simbol Kekasih Idealemoticon-Kiss (S)
yaps betul gan , temen ane nurun banget otaknya dari nyokapnya seorang dosen emoticon-2 Jempol
"buah gak jatuh jauh dari pohonnya gan "

itulah ungkapan untuk menyatkannya gan emoticon-Big Grin
kasian yg jadi ayah, walaupun cerdas ga nurun ke anaknya donk emoticon-norose
Oh..pantesan anakku cerdas...ternyata dari ibunya ya kecerdasan anaknya...





Hahaha... narsis mode on....
emoticon-Ngakak


.....................................emoticon-Ngacir

Inspiratif 
Terapi meningkatkan kecerdasan

Waahhh.. nice inpoh gan! Makasih ya..
emoticon-2 Jempol

Buka juga thread ane tentang meningkatkan kecerdasan secara alami..

http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9155976
emoticon-Traveller emoticon-Traveller emoticon-Ngacir2
Quote:Original Posted By ~GhaDux~
kasian yg jadi ayah, walaupun cerdas ga nurun ke anaknya donk emoticon-norose


iya juga gan..

bener kata agan emoticon-Frown

emoticon-norose
Ane jadi ada beberapa pertanyaan

1. Ane bersaudara 5 orang, tapi tipe kecerdasan 5 bersaudara banyak yang beda, kok bisa begini yah?

2. Yang ane tangkep, cerdas = iq tinggi berarti dalam soal akademis yah? Terus untuk non akademisnya dapet darimana? Misal leadership, komunikasi, dst

Lagian, menurut ane sih, iq is overrated, dia cuma salah satu faktor aja dalam penentu suksesnya anak dalam kehidupan. Cuma sering dalam dunia pendidikan kita, ini jadi satu satu nya anak dikatakan sukses apa kurang sukses

Demikian juga soal cari istri, cerdas aja juga masi kurang, cerdas tapi akhlaknya naudzubillah malah kasian tu suami sama anaknya :P
Quote:Original Posted By kenved
Ane jadi ada beberapa pertanyaan

1. Ane bersaudara 5 orang, tapi tipe kecerdasan 5 bersaudara banyak yang beda, kok bisa begini yah?

2. Yang ane tangkep, cerdas = iq tinggi berarti dalam soal akademis yah? Terus untuk non akademisnya dapet darimana? Misal leadership, komunikasi, dst

Lagian, menurut ane sih, iq is overrated, dia cuma salah satu faktor aja dalam penentu suksesnya anak dalam kehidupan. Cuma sering dalam dunia pendidikan kita, ini jadi satu satu nya anak dikatakan sukses apa kurang sukses

Demikian juga soal cari istri, cerdas aja juga masi kurang, cerdas tapi akhlaknya naudzubillah malah kasian tu suami sama anaknya :P


ngomongin ini kek ngomongin fuzzy logic

kenapa IQ terlihat paling terkenal, ya karena itu mudah di ukur, yg laen emang ada patokan? jadinya mudah diteliti, di analisa dan dibanding2 kan
dalam kehidupan nyata IQ seperti jam tangan, ga setiap saat dibutuhkan

mitokondria gw pikir mirip seperti mesin mobil, dan dna adalah sopirnya..
masa hamil saat yang tepat untuk menumbuhkan kecerdasan anak.
Quote:Original Posted By ~GhaDux~
kasian yg jadi ayah, walaupun cerdas ga nurun ke anaknya donk emoticon-norose


jadi inget cerita guru biologi dulu..
ada ilmuwan jelek bgt tapi otaknya pinter bgt.pengen punya anak cakep dan berotak pinter kayak dia.akhirnya dia nikah ma cewek cakep bgt tapi oon.pas anaknya lahir ternyata si anak berwajah mirip bapaknya berotak kayak ibunya..
Quote:Original Posted By hyde45
jadi inget cerita guru biologi dulu..
ada ilmuwan jelek bgt tapi otaknya pinter bgt.pengen punya anak cakep dan berotak pinter kayak dia.akhirnya dia nikah ma cewek cakep bgt tapi oon.pas anaknya lahir ternyata si anak berwajah mirip bapaknya berotak kayak ibunya..


wah ...kok pas bener ya ..

iyu nyata atau cuma cerita gan ??
untung saya pintar (narsis emoticon-Big Grin )

tapi bisa jadi karna yang mendidik anak dan paling dekat ke anak adalah ibu, makanya kalau ibunya cerdas tentu didikannya juga cerds donk...

kalau ibunya cerdas tapi mendidiknya ga cerdas apa si anak akan cerdas juga ? hehe

ayah karna jarang dirumah, dan masa2 pertumbuhan dari bayi hingga umur tertentukan banyaknya bersama ibu..

coba yang ngasuhnya ayah.. walau ibunya punya otak pas pasan dan ayahnya cerdas, maka si anak saya pikir juga akan cerdas... emoticon-Big Grin

tapi saya tersanjung dengan artikel ini hehe
Quote:Original Posted By minda
untung saya pintar (narsis emoticon-Big Grin )

tapi bisa jadi karna yang mendidik anak dan paling dekat ke anak adalah ibu, makanya kalau ibunya cerdas tentu didikannya juga cerds donk...

kalau ibunya cerdas tapi mendidiknya ga cerdas apa si anak akan cerdas juga ? hehe

ayah karna jarang dirumah, dan masa2 pertumbuhan dari bayi hingga umur tertentukan banyaknya bersama ibu..

coba yang ngasuhnya ayah.. walau ibunya punya otak pas pasan dan ayahnya cerdas, maka si anak saya pikir juga akan cerdas... emoticon-Big Grin

tapi saya tersanjung dengan artikel ini hehe


bener juga gan emoticon-thumbsup

klaau ibunya pintar tapi mendidiknya salah , podo ae emoticon-Big Grin
wah, ga bisa dari bokapnya yah?

kecerdasan ane ga nurun ke anak ane donk...wkwkwkwk
emoticon-2 Jempol
yup...kayak-nya bener terbukti gan...
waktu sekola ane oon banget gan emoticon-Frown
untung bini ane yang juara kelas masi mau naksir ane gan emoticon-Malu (S)
anak2 ane sekarang sih pada juara semua emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By onlineproperti
wah, ga bisa dari bokapnya yah?

kecerdasan ane ga nurun ke anak ane donk...wkwkwkwk


asalkan ente medidiknya dengan baik gan ...pasti anak ente ntar , jadi pintar j

juga kya ente emoticon-thumbsup:
Quote:Original Posted By L0ck3r
emoticon-2 Jempol
yup...kayak-nya bener terbukti gan...
waktu sekola ane oon banget gan emoticon-Frown
untung bini ane yang juara kelas masi mau naksir ane gan emoticon-Malu (S)
anak2 ane sekarang sih pada juara semua emoticon-Malu (S)


wah , selamat yah gan ...

punya anak yg pinter" emoticon-thumbsup:

dan bini yg pinter juga emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ~GhaDux~
kasian yg jadi ayah, walaupun cerdas ga nurun ke anaknya donk emoticon-norose

ooooh emoticon-Nohope
emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By TheLostSoul
Oh..pantesan anakku cerdas...ternyata dari ibunya ya kecerdasan anaknya...





Hahaha... narsis mode on....
emoticon-Ngakak


.....................................emoticon-Ngacir
ooooh no emoticon-norose
emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kenved
Ane jadi ada beberapa pertanyaan

1. Ane bersaudara 5 orang, tapi tipe kecerdasan 5 bersaudara banyak yang beda, kok bisa begini yah?

2. Yang ane tangkep, cerdas = iq tinggi berarti dalam soal akademis yah? Terus untuk non akademisnya dapet darimana? Misal leadership, komunikasi, dst

Lagian, menurut ane sih, iq is overrated, dia cuma salah satu faktor aja dalam penentu suksesnya anak dalam kehidupan. Cuma sering dalam dunia pendidikan kita, ini jadi satu satu nya anak dikatakan sukses apa kurang sukses

Demikian juga soal cari istri, cerdas aja juga masi kurang, cerdas tapi akhlaknya naudzubillah malah kasian tu suami sama anaknya :P
kecenderungan aja kaliii, emg dah lama jug ane dengernya klo faktor kecerdasan secara genetik lebih dapet dari ibunya.. emoticon-Embarrassment

klo pun beda2, boleh jadi masup di kestabilan jiwa saat hamil, asupan nutrisi saat hamil, juga saat masa menyusui, serta masa kanak2nya emoticon-Blue Guy Peace
pantesan anak saya rada dodol

bini sy dodol orangnya T_T