CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Tech / ... / Audio & Video /
New Gadget 2011 : Android TV Set Top Box
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000008976011/new-gadget-2011--android-tv-set-top-box

New Gadget 2011 : Android TV Set Top Box

Bagi yang sudah memiliki hape atau MID Android, pasti tahu dan pernah memakai Android untuk memutar berbagai jenis file film baik AVI, WMV, FLV bahkan MKV.

Bisa dibayangkan kalau seandainya film yang bisa ditonton di hape atau MID bisa muncul juga di layar TV LCD besar, pasti akan lebih mantap lagi, karena player Android ternyata bisa support subtitle multi language.

Munculnya Android TV adalah pengembangan dari dunia Media Player yang dikombinasikan dengan OS Android dari Google. Baik Media Player maupun Android TV Set Top Box adalah produk yang lahir dari rekayasa elektronik di China dimana perkembangan produksi elektroniknya begitu cepat dan saling bersaing.

Hingga hari ini, Android TV Set Top Box sudah mendekati tahap akhir untuk distribusi, karena masih banyaknya kendala-kendala untuk mengimplementasikan aplikasi Android lain ke dalam perangkat Android TV. Namun untuk aplikasi Media Player, perangkat ini sudah cukup sempurna.

Bilamana Anda melakukan searching Android TV, baik di Youtube maupun di Alibaba, Anda akan menemukan beberapa produk yang sudah dijual dengan harga sekitar USD 150-200 di luar sana.

Di Indonesia sendiri, Hypermart sudah pernah mendatangkan Android TV Set Top Box pada awal bulan Mei, namun sayangnya mungkin karena promosinya kurang gencar, atau kendala teknis, akhirnya produk tersebut tenggelam sekarang, atau mungkin karena harga yang ditawarkan terlalu fantastis, yaitu Rp 3.099.000,-emoticon-Cape deeehh

ANDROID TV FLYVIEW-1

Android TV Hypermart memiliki spesifikasi sebagai berikut :
- prosesor CORTEX A8 Core, Samsung S5PV210 1GHz plus 512MB memory
- OS Android 2.2 Froyo
- Ethernet/LAN Port
- 2+1 USB port
- SD Card port
- HDMI Port (Output to TV)
- Remote Control w/Pointer Mouse

Tentunya OS Android 2.2 Froyo memiliki aplikasi untuk :
- Web Browser
- Video Player
- Photo and Audio Player
- Games dan Aplikasi Android umumnya

Karena memakai OS Android 2.2, maka USB port secara generik bisa dipakai untuk WIFI dongle, mouse, keyboard, maupun external storage (Flashdisk dan External HD).

Nilai tambah dari perangkat ini adalah Remote Controlnya yang sekaligus berfungsi sebagai Mouse, bisa diarahkan atau dipakai seperti Remote Presenter atau Remote Control Wii (tanpa gyroscope).

Saya sempat melihat perangkat ini dipajang di Hypermart, namun saat kembali dengan membawa file-file video berbagai type MKV, AVI, dengan resolusi 720p dan 1080p, untuk melakukan pengetesan, ternyata alat tersebut sudah dilepas. Saat ditanya, petugas Hypermart mengatakan file MKV ukuran besar masih tidak bisa di-play.

Kita musti menunggu hingga ada review dari pemakai FV-1 untuk mengetahui kemampuan perangkat ini.

FV-1 juga dikenal sebagai SL-TV buatan SULI China.

Spoiler for FLYVIEW-1 atau SL-TV:



Android TV SkyViia

Skyviia adalah prosesor multimedia berbasis ARM buatan Taiwan
- Prosesor Skyviia SV8860 500MHz
- Internal Memory 2GB memory
- OS Android 2.2 Froyo
- Ethernet/LAN Port
- 2 USB port
- SD Card port
- HDMI Port (Output to TV)
- Coax Port (Output to TV)
- CVBS Port & L R Audio (AV to TV)
- Remote Control

Aplikasi2 yang Built-In:
- Web Browser
- Video Player
- Photo and Audio Player
- Games dan Aplikasi Android umumnya

Memory Internal disebut 2GB, saat dicek, ternyata hanya tinggal 37MB. Apakah mungkin OS Android begitu besar? Rasanya kemungkinan memory built-in hanyalah 128-512MB.

Port USB generik pernah saya pasangi dengan WIFI dongle, mouse, keyboard, maupun external storage (Flashdisk 8GB dan External HD 1 TB).

Walaupun ada port Coax dan CVBS serta AV R & L, sebaiknya kita memakai kabel HDMI untuk koneksi ke TV, karena baik audio maupun video sudah dilewatkan dalam 1 bundel kabel HDMI. Kualitas tampilan HDMI jauh lebih bagus daripada AV biasa.

Saya sudah mencoba perangkat ini dengan file-file video berbagai type seperti MKV, AVI, dengan resolusi 720p dan 1080p, dan berhasil playback dengan baik. File dengan beberapa subtitle juga bisa ditampilkan dengan baik, kita bisa memilih subtitlenya.

Untuk browsing, bisa menggunakan aplikasi Browser, hanya saja agak susah untuk mengisi alamat website baru bilamana hanya menggunakan Remote Control yang tersedia, karena hanya menggunakan anak panah 4 arah untuk memilih dari tampilan keyboard (tidak seperti hape Android dengan touchscreen). Sebaiknya menyediakan Hub USB tambahan dan USB Mouse dan Keyboard untuk kenyamanan Browsing.

Biasanya perangkat yang berbasis OS Android bisa melakukan download aplikasi di website Android Market, namun website ini tidak mengenali browser/perangkat Android dari SkyViia, sehingga kita tidak bisa mendownload software dari Android Market. Skyviia sendiri menyediakan website SkyCloud untuk download aplikasi Android yang pasti kompatibel dengan perangkat Android TV ini.

Namun cara terbaik untuk Instalasi aplikasi Android di perangkat ini adalah dengan mengcopy file program Android ke dalam SD Card, lalu melakukan instal dari SD Card.

Spoiler for SkyViia SV8860 500MHz Android TV:


Android TV AMLOGIC

Amlogic adalah prosesor multimedia berbasis ARM buatan USA
- Prosesor Amlogic AML8726 Cortex A9 800MHz
- Internal Memory 512MB memory
- OS Android 2.2 Froyo
- Ethernet/LAN Port
- 2 USB port
- SD Card port
- HDMI Port (Output to TV)
- Optical Port (Output to TV)
- Video Port & L R Audio (AV to TV)
- Remote Control

Aplikasi2 yang Built-In:
- Web Browser
- Video Player
- Photo and Audio Player
- Games dan Aplikasi Android umumnya

Memory Internal disebut 512MB, cukup masuk akal, di Youtube sudah ada beberapa postingan trial run Android TV Amlogic dalam pameran komputer. Produk ini masih mengalami penundaan untuk shipment ke pasaran karena firmwarenya Android 2.2 Froyo masih sedang diperbaiki oleh Amlogic sehubungan dengan fungsi-fungsi Wifi yang belum berjalan normal.

Spoiler for Amlogic AML8726 Cortex A9 800MHz Android TV:


Jadi bisa disimpulkan bahwa saat ini baru ada 3 versi Android TV yang sedang atau akan beredar. Memang tidak tertutup kemungkinan bahwa bisa saja memakai prosesor ARM type lain untuk menjalankan Android TV, misalnya Cortex A8 1GB sebagaimana yang dipakai di Samsung Galaxy Tab, namun harganya akan menjadi tidak menarik lagi.

Demikianlah ulasan tentang Android TV.

Berikutnya adalah bagaimana caranya mengoptimalkan Android TV untuk memutar film HD. Suksesnya pengembangan Android TV akan sangat tergantung kepada bagaimana distribusi film-film HD bisa dipakai di Android TV.

etowa

PS. link thread sebelumnya :

Jangan Beli DVD Player atau HD Media Player sebelum Anda tahu Android TV

Cara Baru Koleksi Film HD 720p & 1080p: Antara Gengsi dan Fungsi
Halaman 1 dari 3
ulasan yang bagus gan..

gw nunggu mpe rame pasarannya dulu deh, biasanya makin lama harganya juga ikutan turun heheh

btw, yang buat ngrekam tv (semacam dvr) ga ada yah?
kalau dibandingkan dengan apple TV gimana gan... sapa tau agan udah pernah nyobain jg apple tv.. emoticon-Big Grin
Apple tv kan eksklusif Bos, kalo android sejuta umat
Quote:


Walaupun namanya Android TV, fungsinya bukan seperti TV biasa, karena fungsi TV biasa kan sudah built-in di LCD TV. Kecuali kalo mau merekam TV siaran tertentu, biasanya memakai card TV-Recorder.

Sebetulnya tidak perlu lagi melakukan Recording TV, karena apapun film yang kita cari, sudah ada yang menyediakan linknya. Misalnya kita ingin menonton Film Drama Korea yang sedang main sekarang "Lie To Me 2011", satu dua hari begitu film itu selesai diputar, sudah ada link downloadnya.

Tinggal didownload dan ditonton dengan Android TV ataupun media player lainnya.

Quote:


Quote:


Setahu gw Apple TV edisi pertama memiliki harddisk, supaya kita bisa menyimpan file/film dari komputer kita ke Apple TV internal Harddisk, namun bisa dibayangkan kalau kita punya koleksi film 1 TB, pasti waktu untuk synchronize juga akan super lama karena Apple TV akan mengkonversi file film 1 TB kita menjadi format MOV Apple. Filenya akan menjadi lebih besar juga.

Apple TV generasi terbaru, malah sama sekali tidak ada Harddisknya karena konsepnya Apple akan memakai Cloud Computing, dimana semua file Movie sudah tersimpan di server Apple, Anda cukup menyediakan koneksi Internet yang super cepat untuk menonton semua Movie tersebut.

Masalahnya apakah saat ini Indonesia sudah siap untuk menonton-TV/Movie-Online atau masih menggunakan sistem download-dulu-baru-nonton. Apabila bandwidth Internet di rumah/kantor masih kecil, susah rasanya mengharapkan Apple TV mendapatkan peminat sebanyak iPhone maupun iPad.

Konsep yang sama juga digelar oleh Google menjadi Google TV dimana Google akan menjadi Cloud-nya untuk menyimpan semua file Movie. Sistem Operasi Google TV akan diluncurkan oleh Google, juga akan mendukung nonton TV/Movie Online.

Jadi berbeda dengan Android TV. OS Android adalah OS terbuka, dan secara ga sengaja ada aplikasi untuk memutar film HD, sehingga begitu terkoneksi ke TV, bisa menggantikan DVD maupun BluRay Player. Dunia Internet juga menyediakan begitu banyak link download baik dari Torrent maupun hosting file seperti Rapidshare. Jadi dapat dipastikan Android TV akan lebih gampang diterima daripada Apple TV maupun Google TV.

etowa
Nais Inpoh gan...menunggu Review dari para Master Movies untuk ketiga perangkatnya....
Info yg menarik..... keren gan emoticon-I Love Kaskus
tolong di update terus gan....
keren..

sayang masih mahal.

sementara WDTV dan PBO masih best buy untuk nonton HD.. 800 rban bo emoticon-Smilie
oke...oke...bisa HD. Sekedar ingin tahu aja ...untuk kualitas suara gimana? selain itu untuk video mungkin bisa fullHD tapi Bitrate nya sampe brapa?
Mohon pencerahannya trims. Salam
Quote:


Ya gan. Justru itu, kita lagi coba cari jalan dan sumber, dimana adanya Android TV yang cukup terjangkau. Soalnya teknologi kan seharusnya menjadikan segala sesuatu makin murah, bukan makin mahal.

Quote:


Kualitas suara? Karena ga punya audio yang aneh2, maka saya ga tahu, gan. Tahunya audio dan video sudah menjadi satu dalam kabel HDMI, jadi ga tahu kualitasnya kayak apa. Setahu saya, udah cukup enak kok kedengarannya. Semua tergantung pada file video yang kita miliki.
Contohnya :

Codec: A52 Audio (aka AC3) (a52)
Language: English
Channels: 3F2R/LFE
Sample Rate: 48000 Hz
Bitrate: 384 kb/s

Apakah ini termasuk bagus? Ada juga yang Codec mp4a, channel Stereo, tapi ga ada tulisan bitratenya.

Mungkin untuk pastinya, coba download sample movie dari 300mb, ntar akan ketahuan bitratenya seperti apa.

etowa
mantap sih cuma kayaknya o/s nya gak bisa di upgrade neh....padahal android cepet banget update nya.....dan semoga dia juga compatible dengan gadget gadget yang versi android nya beda....:telkomsel
Quote:


Bisa dong diupgrade. Namanya juga Android OS, jadi pasti bisa diupgrade, dengan syarat dan kondisi tertentu.

1. OS aslinya tergantung dari OS Android dari Google
2. Manufacturer chipset akan membuat firmware dari OS Android Google
3. Manufacturer produk akan menambahkan driver2 untuk produk akhir mereka
Jadi firmwarenya musti menunggu dari produsen akhir.

Di Android OS memang ada menu Firmware dimana kita kita load firmware baru.

etowa
jd ngiler...........tp masih blom banyak pilihan dan blom familiar...........
Android TV kerennn yahh..
tapi belinya dmana gan?? FJB jg blom ada.
alternatif murah gk usah beli smart tv yang mahal ntu.
Quote:


sekedar info...
ditunggu saja dalam waktu dekat emoticon-Smilie
mudah2an 1-2 minggu ini sudah bisa launch
kalo mau lihat/test sampel produknya silahkan mampir ke stand SUPER SPRING di
IIMS 2011 JI Expo Kemayoran S97

[url]www.rajaandroid.com[/url]
Quote:


produknya baru ada satu gan? kelengkapannya apa aja yah? virtual keyboard dapet?
Quote:


kelengkapan:
* unit
* kabel HDMI
* remote
* panduan
* k.garansi
* baterai remot

trims
Quote:


kelengkapan:
* unit
* kabel HDMI
* remote
* panduan
* k.garansi
* baterai remot

trims
Gan, itu bisa buat maen game di facebook gak? kaya farmville?
Ini berarti mirip fungsinya dgn ANdroid phone yg ada HDMI connection ? Bisa internet, play multimedia ( mkv movie, mp3 etc) di TV ?
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di