CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Tech / ... / Hardware Computer /
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000006350362/kupas-teknologi-bunga-rampai-mengenai-hard-disk-flash-disk-dan-solid-state-disk

[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk

Untaian ini ditulis oleh Ferry Suryakusuma (aka hddstudio) khusus untuk sub Forum Hardware Kaskus.

Catatan :

1. Silakan mengutip apa yang tercantum dalam artikel ini dengan syarat tidak mengubah makna tulisan dan mencantumkan sumber url thread ini.
2. Dilarang menghilangkan setiap peringatan dan saran dalam rangka diagnostik dan perbaikan untuk menghindari kerusakan
3. Untaian ini adalah untaian kolektif dan bukan milik hddstudio sendiri. Semua member dipersilakan untuk ikut bergabung memberikan ide, saran, jawaban dan pertanyaan untuk kemajuan bersama

.:Mohon petunjuk dari para mastah dan sesepuh Kaskus:.


Bagian pertama
Pengenalan system penyimpanan data



Teknologi fixed storage disk, telah berkembang demikian pesatnya selama 20 tahun terakhir. Dimulai dengan munculnya disk buatan Quantum (code name Bigfoot) yang berukuran 20 MB sampai dengan saat ini munculnya disk kapasitas 3 TB dari Seagate Go Flex. Hargapun semakin murah untuk end-user ditilik dari sudut pandang rupiah per GB yang ditawarkan. Namun ini ada implikasinya yaitu terjadi mass production dan QC (Quality Control) yang semakin sulit dijaga.

Di sisi perkembangan teknologi flash chip, mulai dari sebuah Compact flash berukuran 16 MB sampai munculnya Solid State Toshiba yang berukuran 512 GB. Teknologi flash ini menjawab kebutuhan tentang storage system non-mekanik, bebas panas berlebih dan memiliki performa tinggi.

1. Bagaimana sebenarnya desain dan arsitektur teknologi ini bisa demikian cepatnya berkembang ? Apa keuntungan dan kerugiannya selama ini dipandang dari sudut end-user dan pabrik ?

2. Bagaimana roadmap storage system masa depan ? Apa kendala dan kelebihannya ?

3. Bagaimana cara menganalisa performance dan diagnostik problem yang dialami sehari-hari di saat penggunaan ?

Bagian kedua
Lebih jauh mengenai disk



Kita akan memandang sebuah storage system sebagai sebuah Sub System komputer. Jadi bukan hanya sekedar sebuah hard disk, tapi memandangnya sebagai microcomputer

Bagaimana cara kerja sebuah storage system basis mekanik dan basis flash berkomunikasi dengan interface yang tersedia di Mainboard. Apa saja teknologi yang saat ini telah dan akan mendukungnya, bagaimana implementasi teknologi ini dan efek samping dalam penggunaan sehari-hari.


Bagian ketiga
Analisa dan diagnostik



Bagaimana cara kerja sebuah disk, cara analisa performance, pengujian kerusakan, diagnostik dan solusinya.

Hal-hal inilah yang akan bahas satu per satu di untaian artikel sederhana ini.

Seluruh saran, kritik, protes, teguran dan segalanya, sepenuhnya diterima untuk kemajuan kita semua.


Disclaimer


HDDStudio berusaha untuk menyampaikan segala informasi dengan benar dan terbuka. Terlepas dari itu, ada beberapa bagian yang terpaksa tidak dijelaskan karena sudah menyangkut hak cipta yang sudah dipatenkan dan bukan untuk konsumsi publik. Beberapa teknik yang dijelaskan di untaian ini dapat saja membuat hard disk anda bermasalah atau minimal terjadi data corruption. Harap perhatikan seluruh peringatan yang diberikan dan jika setelah peringatan dijelaskan, ternyata anda memutuskan untuk tetap melanjutkan, maka resiko dan tanggungjawab sepenuhnya menjadi keputusan anda sendiri.

HDDStudio, Kaskus dan seluruh member Kaskus tidak bertanggungjawab atas apa yang anda putuskan.

Salam hangat dari padepokan emoticon-Big Grin

emoticon-I Love Indonesia

Ferry Suryakusuma
PT HDD Studio Data Recovery Indonesia
profile-picture
nona212 memberi reputasi
Halaman 1 dari 253
Sebelum memulai untaian ini, ada baiknya anda menyiapkan keperluan di bawah ini :

1. Sebuah komputer - minimal mendukung komunikasi disk dengan interface IDE dan SATA - dilengkapi CD/DVD ROM untuk boot melalui OS alternatif. Card SCSI merupakan optional dan tidak selalu dibutuhkan kecuali mendesak

2. Operating system berbasis DOS 6.22 maupun Windows (boleh Win98, tapi disarankan WinXP)

3. Power supply untuk tester (independen dari PC) dilengkapi fuse (sekring) sebagai protektor

4. Multimeter dan obeng Torx (tx 4,5,6)

5. Software diagnostik :
a. MHDD - under DOS (bisa didownload dari [url]www.hddguru.com[/url])
b. HDDScan - under Windows (bisa didownload dari [url]www.hddscan.com[/url])
c. TestDisk - under DOS maupun Windows (bisa didownload dari [url]www.cgsecurity.org[/url])
d. DMDE - under Windows (bisa didownload dari [url]www.softdm.com[/url])

6. Software bench
a. Flash Memory Toolkit (bisa didownload dari [url]www.flashmemorytoolkit.com[/url])
b. HDTune (bisa didownload dari [url]www.hdtune.com[/url])

7. Software repair
a. HDD Low Level formatter (bisa didownload dari [url]www.hddguru.com[/url])
b. Victoria under Windows (bisa didownload dari [url]www.hdd-911.com[/url])

Semuanya optional dan tidak harus semuanya ada. Baik software maupun hardware jika tersedia akan memudahkan diagnostik maupun bench/manipulasi guna meningkatkan performa disk

Beberapa tool dari developer juga dibutuhkan untuk membantu kinerja disk

WD mengajukan WD Allign tool untuk disk produksi mereka yang berkapasitas lebih dari 1 TB dengan cache memory 64 Mb

Situs para vendor :

Seagate dan Maxtor by Seagate
Western Digital
IBM & Hitachi
Toshiba & Fujitsu by Toshiba
Samsung

Sekelumit penggunaan MHDD & HDDScan

Cara menguji disk menggunakan HDDScan : http://www.kaskus.co.id/showpost.php...2&postcount=16

1. Apaan sih arti warna blok di MHDD dan HDDScan ?
Warna blok menunjukkan kecepatan respons sector yang sedang diuji. Makin ke bawah (mulai dari abu-abu sampai merah) menujukkan respons sector yang melambat.

2. Cara membaca kode si S.M.A.R.T hard disk itu bagaimana sih ?


3. Apa efeknya nilai SMART yang warning & solusinya


4. SMART itu memangnya apaan sih ?
S.M.A.R.T (Self-Monitoring, Analysis, and Reporting Technology) merupakan salah satu module (microprogram) yang ada di dalam disk (posisi fisiknya berada di platter disk, bukan di PCB) berfungsi untuk menganalisa status kesehatan disk (mulai dari sector sampai suhu dan jumlah jam pemakaian) dan menampilkannya dalam bentuk laporan

5. Kok hard disk saya banyak blok merah dan kode aneh ? x,B,S, ! dll
Kode blok merah tidak rusak, namun responsnya sangat lambat. kalau kode !, ?, x dan lainnya, berarti disk anda mengalami kerusakan sector (bad sector) baik berupa soft bad maupun hard bad

6. Hard disk yang responsnya lambat bisa diperbaiki tidak ?
Ada dua teknik untuk memperbaiki, yaitu "erase"/"write" menggunakan MHDD dan HDDScan. Jika masih ditemukan sector yang responsnya lambat, dapat digunakan perintah "Erase Waits" di MHDD

7. Apakah nilai SMART bisa direset balik ke nol ?
Prinsipnya : Bisa. Tapi apakah bisa dilakukan otomatis oleh SMART itu sendiri atau lewat bantuan software lainnya, perlu penelitian lebih lanjut

Pertanyaannya : Bagaimana caranya ?

Abstrak
Bagi produsen disk, log SMART dibutuhkan untuk menganalisa problem yang terjadi saat di penggunaan - dan juga menjadi tolok ukur riset (untuk perbaikan produk berikutnya) dan persetujuan RMA.

Tanpa informasi yang lengkap dan tepat, sulit menentukan berapa lama disk beroperasi, apa saja yang terjadi (anomali suhu, sector yang rusak, fitur yang digunakan dll) sehingga disk masuk klaim garansi/RMA.

Dengan penjelasan di atas : Vendor tentu saja menutup akses atau cara apapun yang dapat mengubah nilai SMART ini. Yang beredar hanya sebuah informasi mengenai cara membaca value ini tanpa ada fitur memodifikasinya. Karena sungguh sebuah masalah besar bagi mereka, jika ada sebuah software yang beredar umum dapat melakukan clearance value SMART ini.

Bayangkan :
Semua hard disk yang beraneka ragam kerusakannya masuk RMA dengan SMART value = 0 (seakan tidak pernah digunakan) padahal sudah masuk bulan garansi ke-12 atau lebih. Bagaimana caranya mengetahui problem asli disk tsb ?

Atau sebuah disk yang sudah digunakan, bermasalah, diperbaiki lalu SMART di-clear - dijual sebagai disk sehat 100% seakan-akan baru - gres dari pabrik dengan masa penggunaan 0 jam. Siapa yang dirugikan ?

Solusi
Perhatikan value SMART pada 3 screenshot di bawah ini :

[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk

Gambar 1

[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk

Gambar 2

[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk

Gambar 3


Astaga....lihat betapa panjangnya saya berceloteh......

8. Bagaimana menghilangkan bad sector ?
Ada 2 cara :
a. Cara remap (didukung oleh MHDD dan HDD Regenerator)
b. Cara write (didukung oleh MHDD dan HDDScan)

Cara a) aman untuk data dengan memperhatikan panjang sector yang rusak tidak lebih dari 100 sector sekuensial
Cara b) berbahaya untuk data karena sector yang bad akan ditulis ulang

Mengenai cara penggunaan MHDD ada di thread ini :

9. Bagaimana memotong ukuran kapasitas sebuah disk yang ujungnya ada bad sector ?
Gunakan fungsi "HPA" dari MHDD. Fungsi HPA ini hanya bisa memotong kapasitas LBA ke arah belakang. Artinya tidak bisa memotong depan, tidak bisa memotong sebagian area di tengah. Mudahnya sbb :

Disk 80 GB bad di area 73 GB - 74 GB, maka perintah HPA akan mengunci kapasitas pembacaan sampai 72,99 GB

Disk 80 GB bad di area 46 GB - 50 GB, maka perintah HPA akan mengunci kapasitas pembacaan sampai 45,99 GB

10. Low level format merusak disk ?
Dengan asumsi disk sehat 100%, tidak langsung. Proses low level format memang memaksa disk menggunakan kinerja 100%. Lama kelamaan akan mengurangi kualitas komponen mekanik dan magnetik.

11. Apa beda low level format, zero fill dan "erase" di MHDD ?
Low level format menulis byte "FF", Zero fill menulis byte "00" demikian juga erase. Jadi konsepnya sama : writing tiap sector dengan byte tertentu

12. Apa yang dimaksud HPA ?
HPA (Host Protected Area) merupakan salah satu perintah pembatasan kapasitas disk menurut ukuran LBA (Logical Block Addressing)
Kita semua disini belajar sama-sama.


Yang punya problem dan bertanya, harap berikan detil problemnya dari awal untuk mempermudah diagnosis. Spesifikasi PC/Notebook atau minimal merk dan model disk yang ditanyakan agar lengkap.

Misalnya :

Processor : Intel 2.93 Ghz Dual Core
Motherboard : ASUS P5KPL-AM-SE
Memory : DDR2-2GB PC 6400
Power Supply : Corsair HX850
Operating System : Windows Xp/7 dll
VGA :
Hard Disk : Seagate Barracuda 7200.11 500 GB SATA, WDC 1 TB WD10EARS SATA

Yang mau membantu tolong jangan sembarangan reply (lihat aturan subforum ini dari moderator) dan tidak asal-asalan mengikuti esensi pertanyaan yang bersangkutan.

Yang bertanya juga setelah mendapat jawaban dan memperoleh solusi, jangan langsung meninggalkan thread tanpa memberi keterangan bagaimana akhirnya problem diatasi.

Intinya : Kalau hendak bertanya dan ada yang berhasil memberi jawaban menyelesaikan problem anda, jangan langsung kabur.

Beberapa bagian dari untaian ini memuat sebagian kecil teori dasar mengenai sub system disk. Pengenalan ini dipandang perlu walaupun sebagian pembaca menganggap sebagai hal "basic" yang sudah diketahui sejak lama. Tidak ada salahnya kita mengulang beberapa konsep dasar agar memiliki pondasi yang kokoh dalam menyelesaikan problem disk yang terjadi.

Jenis-jenis bunyi akustik pertanda kerusakan fisik hard disk

http://datacent.com/hard_drive_sounds.php property of DataCent Recovery

Note :
-Jika disk anda mengalami kerusakan fisik dengan ciri bunyi seperti contoh tsb, sebaiknya jangan dinyalakan lagi untuk menghindari kerusakan yang lebih parah
-Jika ada data yang penting segera hubungi data recovery agency terdekat atau PM saya
.

Kebutuhan daya sebuah disk dan solusi PSU :
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=5378379 (thanks to bro ilano)

Ciri dan bentuk segel distributor hard disk WDC
:
http://forum.chip.co.id/storage-opti...hdisk-wdc.html

Problem disk kapasitas 3 TB di Win 7 64 bit :
http://www.kaskus.co.id/showthread.p...#post380238526

INDEX :
Thread Data recovery
Tutorial MiniPE on UFD
Mirror :
Spoiler for tutorial:

Selayang pandang teknologi hard disk

Desain Head Read / Write

Perkembangan desain head baca/tulis terjadi bersamaan dengan perkembangan teknologi disk drive. Head paling awal hanyalah inti besi sederhana dengan kumparan (electromagnet). Dibanding standar saat ini, desain head awal memiliki ukuran fisik yang sangat besar dan dioperasikan pada kerapatan perekaman yang sangat rendah. Selama bertahun-tahun, desain head berkembang dari desain pertama yang berupa inti ferit sederhana menjadi beberapa tipe dan teknologi yang tersedia saat ini. Bagian ini membahas berbagai tipe head yang terdapat dalam drive hard disk PC, termasuk pula aplikasi, kekuatan relative, dan kelemahan masing-masing.


Berikut ini lima tipe utama head yang telah digunakan dalam drive hard disk selama bertahun-tahun:

  1. Ferrite
  2. Thin-Film (TF)
  3. Metal-In-Gap (MIG)
  4. Magneto-resitive (MR)
  5. Giant magneto-resitive (GMR)
  6. Ferrite


Head ferrit (atau ferit), tipe tradisional desain head-magnetic, berkembangdari drive IBM 30-30 Wincester awal. Head ini memiliki inti oksida besi dililit dengan kumparan elektromagnetik. Drive menghasilkan medan magnetic dengan cara memberi power pada kumparan atau melewatkan medan magnetic di dekatnya, sehingga head mendapat kemampuan penuh untuk baca/tulis. Head ferit lebih besar dan lebih berat dibandingkan dengan head thin-film dan karena itu memerlukan ketinggian pengambanganyang lebih besar untuk menghindari kontak dengan disk pada saat berputar.

Produsen telah membuat banyak perbaikan terhadap desain head ferit (monolitik) awal. Salah satu tipe head ferit, yang disebut head ferit komposit, memiliki inti ferit yang lebih kecil yang diikat dengan kaca dalam sebuah kotak keramik. Desain ini mengizinkan penggunaan celah head yang lebih kecil, sehingga memungkinkan kerapatan track yang lebih tinggi. Head ini lebih tahan terhadap medan magnetik stray dibanding head desain monolitik

Selama tahun 1980-an, head ferit komposit popular pada banyak drivelow-end, misal Seagate ST-225. Permintaan terhadap kerapatan yang lebih tinggi semakin meningkat, sehingga desain MIG dan thin-film menggantikan ferit, yang sekarang telah usang. Head ferit tidak dapat menulispada media yang memiliki coercivity 3 tinggi yang diperlukan pada desian disk kerapatan tinggi dan head ferit memiliki respon frekuensi yang buruk pada tingkat derau tinggi. Kelebihan utama head ferit adalah sebagai satu-satunya tipe termurah yang ada.

Metal-In-Gap

Head Metal-in-Gap merupakan versi perbaikan dari desain ferit komposit. Dalam head MIG, suatu substansi logam terdapat pada celah perekam head. Terdapat dua versi head MIG: single-sided dan double sided. Head MIG single-sided didesain dengan lapisan paduan magnetic di sepanjang pinggir luar celah. Desain head MIG double-sided menggunakan lapisan pada kedua sisi celah. Paduan logam dimasukkan dengan menggunakan proses deposisi vakum yang disebut sputtering.

Thin Film


Head thin-film diproduksi dengan cara yang mirip dengan pembuatan chip semikonduktor-melalui proses fotolitografi. Proses ini menghasilkan ribuan head pada wafer4 sirkuler tunggal dan menghasilkan produk sangat kecil berkualitas tinggi.


Head TF memiliki celah head yang sangat tipis dan teratur dihasilkan dari sputtering bahan aluminium keras. Karena bahan ini sepenuhnya menutup celah,maka area tersebut terlindungi dengan baik, meminimalisasi kemungkinan kerusakan karena kontak dengan disk yang berputar.Inti tersebut merupakan kombiasi paduan besi dan nikel yang memilki dua atau empat kali power magnetik disbanding inti head ferit.

Head TF menghasilkan pulsa magnetic yang tajam sehingga memungkinkan penulisan dengan kerapatan sangat tinggi. Karena tidak menggunakan kumparan knventional, maka head TF lebih tahan terhadap variasi impedansi kumparan. Head yang ringan dan kecil ini dapat mengambang lebih rendah daripada head ferit dan MIG; pada beberapa desain, tinggi pengambangan adalah 2mikro-inci atau kurang. Karena pengurangan tinggi tersebut memungkinkan head untuk mengambil dan menstrasmisi sinyal yang lebih kuat dari piringan, maka rasio singnal-to-noise dan akurasi meningkat. Pada track dan kerapatan linier tinggi dibeberapa drive, head ferit standar tidak akan mampu mengambil sinyal data dari derau latar. Keuntungan lain menggunakan head TF adalah ukurannya yang kecil memungkinkan piringan untuk disusun lebih berdekatan, sehingga lebih banyak piringan dapat dimasukkan dalam ruang yang sama.

Hingga beberapa tahun terakhir ini, head TF relative mahal disbanding dengan teknologi sebeloumnya, missal ferit dan MIG. Akan tetapi teknik produksi yang lebih baik dan kebutuhan kerapatan yang lebih tinggi, telah mengarahkan pasar untuk menggunakan head TF. Penyebarluasan penggunaan head ini menyebabkan biayanya kompotitif, jika tidak disebut lebih murah, daripada head MIG.

Head Magneto-Resistive

Perkembangan yang lebih baru dalam perekaman magnetik – atau lebih spesifiknya dalam fase pembacaannya pada perekaman magnetic – adalah head magneto-resistive, yang juga sering disebut head anisotropic magneto-resistan (AMR). Pada beberapa tahun terakhir, sebenarnya semua desain hard disk modern telah bergeser menggunakan head MR. Head MR mampu meningkatkan kerapatan empat kali atau lebih dibanding head inductive-only sebelumnya. IBM memperkenalkan drive dengan head MR yang tersedia secara komersial pertama kali pada tahun 1991, dengan model 1GB 3.5”.

Semua head adalah detector:; yang berarti semua head didesain untuk mendeteksi transisi fluks dalam media dan mengkonversinya kembali menjadi sinyal listrik yang dapat diinterprestasikan sebagai data. Satu masalah pada perekaman magnetic adalah keinginan untuk mendapatkan peningkatan kerapatan yang lebih tinggi dan lebih tinggi lagi, sehingga dapat memasukkan lebih banyak informasi (transisi fluks) pada ruang yang lebih kecil dan lebih kecil lagi. Apabila domain magnetik pada disk semakin kecil, sinyal dari head selama opersi baca semakin lemah; sehingga akan semakin sulit untuk membedakan sinyal sebenarnya dengan derau acak ataumedan stray yang ada. Sehingga diperlukan head baca yang lebih efisien untuk mendeteksi transisi pada disk secara lebih efisien.

Efek magnetik lain yang terkenal saat ini digunakan pada drive modern. Pada saat suatu kawat melalui medan magnet ik, kawat tersebut tidak hanya membangkitkan arus, tetapi juga mengalami perubahan resistans. Head baca standar menggunakan head tersebut sebagai generator mini, berdasarkan fakta bahwa head tersebut akan membangkitkan arus berpulsa pada saat melalui transisi fluks magnetik. Sebaliknya pada desain tipe head baru yang dirintis oleh IBM, mendasarkan pada fakta bahwa pada kawat terjadi juga perubahan resistansi.

Head magneto-resistive menggunakan head sebagai resistor daripada menggunakan head untuk membangkitakan arus yang sangat kecil, yang kemudian harus difilter, diperkuat, dan didekode. Sebuah sirkuit melewatkan suatu tegangan melalui head dan mengamati perubahan tegangan yang akan terjadi pada saat resistansi head berubah saat melalui pembalikan fluks pada media. Mekanisme dengan menggunakan head inni menghasilkan sinyal yang lebih kuat dan lebih jelas daripada yang terdapat pada media dan memungkinkan peningkatan kerapatan.

Head MR mengandalkan fakta bahwa resistansi konduktor sedikit berubah saat muncul medan eksternal. Head normal akan mengatasinya dengan melewatkan tegangan melalui pembalikan fluks medan magnetic, sedangkan head MR akan menggunakan pembalikan fluks tersebut dan mengubah resistansi. Sedikit arus akan mengalir melalui head, keberadaan arus ini akan mempengaruhi perubahan resistansi. Desain ini menghasilkan keluaran dengan kekuatan tiga kali atau lebih dibanding head TF selama proses baca. Akibatnya, head MR adalah head yang berkekuatan baca, yang bertindak lebih sebagai sensor daripada generator.

Pembuatan head MR membutuhkan biaya yang lebih banyak dan proses yang lebih rumit disbanding head tipe lain karena adanya beberapa fitur atau langkah yang harus ditambahkan:
Harus ada kabel tambahan dari dan ke head untuk membawa sensecurrent.
Diperlukan empat hingga lima langkah masking.
Karena head MR yang sangat sensitif, sehingga rentan terhadap medan magnetick stray, maka harus di-shielded.

Karena prinsip MR hanya dapat digunakan untuk menyimpan data dan tidak digunakan untuk menulis, maka head MR sebenarnya adalah dua head dalam satu head. Assembly tersebut juga menyertakan head TF induktif standar untuk menulis data dan head MR untuk menulis. Karena dua head terpisah digabung dalam satu assembly, maka tiap head dapat dioptimisasi untuk melakukan tugasnya. Head Ferit, MIG, dan TF dikenal sebagai head celah tunggal karena menggunakan celah yang sama untuk membaca dan menulis, sedangkan head MR menggunakan celah yang terpisah untuk tiap operasi.

Masalah pada celah tunggal adlah panjang celah selalu merupakan hasil kompromi antar panjang terbaik untuk baca dan untuk tulis. Fungsi baca memerlukan celah yang lebih tipis untuk mendapatkan resolusi tinggi; funsi tulis membutuhkan celah yang lebih lebar untuk penetrasi fluks yang lebih dalam saat berganti media. Pada head MR dua celah, celah baca dan tulis dapat mengoptimisasikan dua fungsi tersebut secara mandiri. Celah tulis (TF) menuliskan track yang lebih lebar daripada saat celah baca (MR) membaca. Sehingga head baca lebih sedikit dalam mengambil informasi magnetic stary dari track terdekat.
Head Giant Magneto-Resistive

Untuk mendapatkan kerapatan yang lebih besar, IBM memperkenalkan tipe head MR baru pada tahun 1997. Sekalipun disebut head giant magneto-resistive, tetapi secara fisik head tersebut lebih kecil disbanding head MR standar, nama tersebut berasal dari efek GMR yang mendasari pembuatan head ini. Desain kedua head tersebut sangat mirip; namun terdapat lapisan tambahan yang menggantikan lapisan NiFe tunggal pada desain MR konvensional. Pada head MR, lapisan NiFe mengalami perubahan resistansi sebagai respon terhadap pembalikan fluks pada media. Pada head GMR, dua film (dipisahkan dengan lapisan penghantar berupa tembaga yang sangat tipis) melakukan fungsi ini.

Efek GMR ditemukan pertama kali tahun 1988 pada sample kristal yang terpapar medan magnetic power tinggi (1.000 kali besar medan yang digunakan dalam HDD). Pada saat itu diketahui bahwa terjadi perubahan resistansi yang cukup besar dalam material yang terdiri dari berbagai lapisan elemen logam yang sangat tipis. Struktur utama dalam material GMR adalah lapisan pemisah yang berupa logam nonmagnetic yang berada diantara dua lapisan logam magnetic. Salah satu lapisan magnetic tersebut di-pin, yang berarti memiliki orientasi magnetic paksa. Lapisan magnetic yang lain bebas, yang berarti bebas untuk berubah orientasi atau arah. Material magnetic cenderung untuk mensejajarkan diri pada arah yang sama. Maka jika lapisan pemisah cukup tipis, lapisan yang bebas akan memilki orientasi yang sama denga lapisan yang di-pin. Yang ditemukan pada saat itu adalah arah magnetic dari lapisan yang bebas akan berayun secara periodic dari arah magnetic yang samadengan lapisan yang di-pin ke arah magnetic yang berlawanan. Resistansi secara keseluruhan relative rendah pada saat kedua lapisan berada pada arah yang sama relative tinggi saat keduanya pada arah magnetic yang berlawanan.


Pada saat suatu medan magnetic lemah, misal yang berasal dari suatu bit pada hard disk, melalui bagian bawah head GMR, orientasi magnetic pada lapisan magnetic bebas berotasirelatif terhadap yang lain dan menghasilkan perubahan resistansi listrik yang signifikan dalam kaitannya dengan efek GMR. Karena sifat fisik perubahan resistansi ditetapkan sebagai akibat dari putaran relative electron pada lapisan yang bebeda, maka head GMR sering disebut head spin-valve.

IBM memperkenalkan drive komersial yang mengguanakan head GMR pertama kali (drive 16.8GB 3,5”) pada Desember 1997. Sejak saat itu head GMR menjadi standar kebanyakan drive 20GB dan berikutnya. Drive GMR terbaru memiliki kerapatan data lebih dari 20GB per piringan, sehingga memungkinkan dibuatnya drive 80GB dalam standar form factor lebar 3,5”, tinggi 1”.


Head Slider

Istilah slider digunakan untuk menggambarkan kumpulan material yang mendukung head drive. Slider adalah sesuatu yang mengambang atau terpasang pada permukaan disk, yang mengarahkan head pada jarakyang tepat dari media untuk membaca atau menulis. Kebanyakan slider mirip dengan trimaran denagn dua outboard pod yang mengambang disepanjang permukaan media disk dan bagian central “hull” yang sebenarnya membawa head dan celah baca/tulis.

Kecendrungan ke arah drive dengan form factor yang semakin kecil dan semakin kecil telah memaksa slider untuk menjadi semakin kecil juga. Desain slider mini-Winchester berukuran sekitar 0,160”x0,034”. Kebanyakan produsen head telah bergeser ke nanoslider yang 50 % lebih kecil, atau picoslider yang 70 % lebih kecil. Dimensi sebuah nanoslider adalh sekitar 0,049”x0,039x0,012”. Picoslider dipasang denagn menggunakan teknologi flex interconnect cable (FIC) dan chip on ceramics (COC) sehingga memungkinkan proses tersebut sepenuhnya otomatis.

Slider yang lebih kecil mengurangi massa yang dibawa pada ujung lengan actuator head, sehingga meningkatkan akselerasi dan deselerasi serta meningkatkan waktu pencarian. Slider yang lebih kecil hanya memerlukan area sempit untuk zona pendaratan, sehingga meningkatkan area yang dapat digunakan pada piringan disk. Dan lagi, semakin kecil area kontak slider akan mengurangi slight wear pada permukaan piringan yang terjadi pada start up normal dan spin-down piringan drive.

Desain nanoslider dan picoslider yang lebih baru juga memiliki pola permukaan yang dimodifikasi secara khusus untuk menjaga agar tinggi pengambangan di atas permukaan disk tetap sama, sekalipun slider berada di silinder dalam atau luar. Slider konvensional menaik-turunkan tinggi pengambangannya menurut kecepatan putaran permukaan disk yang berada dibawahnya. Kecepatan dan pengambangan tertinggi adalah diatas silinder luar. Pengaturan seperti ini tidak diinginkan dalam desain yang lebih baru yang menggunakan zoned bit recording, di mana kerapataan bit disemua silinder sama. Pada saat kerapatn bit seragam diseluruh drive, maka ketinggian pengambangan harus relative konstan untuk mendapatkan performa maksimum. Pola permukaan bertekstur dan teknologi pembuatan khusus memungkinkan slider tersebut mengambang pada tinggi yang lebih konsisten, sehingga menjadi drive zoned bit recording ideal.

Skema Encoding Data

Penyimpanan magnetic pada intinya adalah media analog. Namun data yang disimpan oleh PC pada media tersebut adalh informasi digital – yaitu 1 dan 0. Pada saat drive mengirim informasi digital ke head perekam magnetic, head membuat domain magnetic pada media penyimpanan dengan polaritas tertentu sesuai tegangan positif dan negative yang diberikan drive ke head.

Pembalikan fluks membentuk batasan antara area polaritas negative dan positif yang digunakan kontroler drive untuk meng-enkode data digital ke media analog. Selam operasi baca, setiap mendeteksi adanya pembalikan fluks maka drive akan membangkitkan pulsa negative atau positif yang kemudian digunakan alat untuk merekonstruksi data biner asli.

Untuk mengoptimalkan penempatan transissi fluks selama penyimpanan magnetic, drive melewatkan data input digital yang belum diproses ke alat yang disebut encoder/decoder (endec), yang kemudian akan mengkonversi informasi biner tersebut menjadi suatu bentuk gelombang yang telah didesain untuk mengoptimalkan penempatan transisi fluks (pulsa) pada media. Selam operasi baca, endec membalik proses tersebut dan men-dekode deretan pulsa menjadi data biner awal. Selam bertahun-tahun telah dikembangkan beberapa skema untuk encode data dengan cara tersebut; ada beberapa yang lebih baik atau efisien dibanding yang lain,yang dapat Anda ketahui pada bagian berikut ini.

Deskripsi proses encode data yang lain mungkin lebih sederhana, tetapi justru menghilangkan fakta yang sangat penting dalam kaitannya dengan kehandalan hard drive, yaitu timing. Engineer dan desainer teris memaksakan untuk memasukkan lebih banyak dan lebih banyak lagi bit informasi dalam suatu paket transmisi data hingga batas kuantitas pembalikan fluks magnetic per inci. Sehingga hasil yang diperoleh adalah suatu desain dengan decode bit informasi bukan hanya berdasar keberadaan dan ketiadaan pembalikan fluks, tetapi juga dari timing antara pembalikan tersebut. Semakin akurat timing pembalikan maka semakin banyak informasi yang dapat di encode (dan sebagian lain di-dekode) dari informasi timing tersebut.

Penggunaan timing sangat signifikan pada setiap bentuk signaling biner. Pada saat mrngintertasi bentuk gelombang baca atau tulis, timing setiap transisi tegangan sangat penting. Timing adalah suatu sel bit atau transisi tertentu yaitu window waktu yang digunakan drive untuk membaca atau menulis suatu transisi. Jika timing di off, maka suatu trasisi tegangan mungkin akan dikenali pada waktu yang salah dengan dianggap sebagai bagian sel yang berbeda, sehingga konversi atau encode akan di off, mengakibatkan adanya bit yang hilang, ditambahkan, atau salah diinterpretasi. Untuk menjamin presisi timing, alat transmisi dan penerima harus berada dalam sinkronisasi yang sempurna. Misalnya, jika perekaman 0 dilakukan dengan meniadakan transisis pada disk selama suatu periode waktu atau sel tertentu, bayangkanlah perekaman sepuluh bit 0 dalam satu baris – Anda akan mendapatkan suatu peride panjang dari sepuluh periode atau sel waktu tanpa transisi.

Sekarang bayangkanlah clock dalam encoder terhenti sebentar saat membaca data dibanding saat data tersebut ditulis sebelumnya. Jika encoder ini cukup cepat, maka encoder akan menganggap perengangan 10 sel tanpa transisi ini sebagai 9 sel. Atau jika encoder ini lambat, maka akan menganggap ada 11 sel yang lewat. Kedua kasus tersebut akan mengakibatkan kesalahan pembacaan, yaitu bit tersebut tidak akan terbaca sama dengan yang ditulis sebelumnya. Untuk mencegah kesalahan timing dalam encoding/decoding drive diperlukan sinkronisasi sempurna antara proses baca dan tulis. Sinkronisasi ini sering dilakukan dengan menambahkan sinyal timing terpisah, disebut sinyal clock, pada transmisi dua alat. Sinyal clock dan data dapat juga dikombinasi dan ditransmisi sebagai sinyal tunggal. Sebagian besar skema encode data magnetic menggunakan tipe kombinasi sinyal clock edan data ini.

Penambahan sinyal clock pada data menjamin alat-alat yang berkomunikasi tersebut dapat menginterprestasikan secara akurat sel bit individu. Setiap sel bit terkait dengan dua sel lain yang berisi transisi clock. Pengiriman informasi clock bersama data akan membuat clock tetap sinkron, sekalipun media berisi string bit 0 identik yang panjang. Sayangnya, sel transisi yang digunakan untuk timing menyita ruang pada media yang sebenarnya dapat digunakan untuk data.

Karena jumlah transisi fluks yang dapat direkam drive pada suatu ruang dalam media dibatasi oleh sifat fisik atau kerapatan media dan teknolgi head, maka engineer drive mengembangkan berbagai cara encode data dengan menggunakan jumlah pembalikan fluks minimum (diperlukan pembalikan fluks yang hanya digunakan untuk clocking). Enkode sinyal memungkinkan system memaksimalkan penggunaan suatu teknologi hardware drive.
Flash storage


System penyimpanan data berbasis chip flash : UFD, MMC, SSD, TF, XD dll

Pada teknologi flash, sebuah microcontroller diintegrasikan dalam system, menggunakan MCU di hard disk mekanik tradisional. Dalam desain ini, tidak ada lagi komponen "VCM" alias IC motor, karena flash storage tidak lagi menggunakan komponen penggerak mekanik.

FAQ

Mengapa UFD sering mengalami kerusakan "0 byte" dan 'Unable to format" ?

Error ini erat kaitannya dengan kerusakan informasi mincrocontroller yang tidak mengenali chip flash storage. Terkadang bentuk sederhana dari problem ini ialah rusaknya system sirkuit elektronik board tempat microcontroller tsb dipasang.

Apakah error ini dapat diperbaiki menggunakan software ?

Tidak bisa

Sebuah SSD (Solid state Disk) memiliki system yang lebih kompleks, karena kalau dianalisa, sebenarnya SSD merupakan implementasi RAID-0 dalam bentuk micro, dimana satu controller menggabungkan informasi beberapa keping chip flash storage. Ini dapat dibandingkan dengan penggabungan beberapa hard disk mekanik dalam RAID-0 array.

Menguji hard disk yang baru dibeli sebelum digunakan


ada saat kita pertama kali membeli hard disk (HDD deh biar pendek...), kita harus melakukan "format" agar OS kita mengenali HDD tsb. Nah sekarang timbul pertanyaan :

Quote:
Originally posted by Everyone in Everywhere :


HDD MESTI FULL FORMAT ATAU QUICK FORMAT SIH?

Wah....jawabannya bersifat bias nih...mengapa :

1. HDD tidak pernah 100% defect free ---> mau tidak mau harus diakui oleh pabrik (ingat bad sector sudah ada sejak dari pabrik disimpan di P-List)
2. Makin besar kapasitas HDD, makin besar resiko kerusakan saat produksi (density platter sangat tinggi)
3. Tanpa pemeriksaan yang tepat (walaupun melelahkan) resiko kerusakan data (bahkan kerusakan HDD) makin tinggi dan semakin cepat terjadi.

Q : Lalu bagaimana dong ? Full atau quick nih mestinya kalau memformat hard disk (terutama HDD baru beli)

A : Kalau anda sudah melalui prosedur pemeriksaan sector (menggunakan MHDD) dengan perintah SCAN, lalu ERASE dan WRITE ---> Quick Format cukup (apalagi untuk HDD hanya untuk OS - tidak ada data penting disana)

Q : Lah kalau HDD nya buat data ?? Gimana dong ? Full format HDD 250, 320 GB dst itu lama banget lho !!

A : Kalau HDD nya buat data : apakah anda berani mempertaruhkan data penting anda tanpa memiliki keyakinan bahwa hard disk itu benar2 sehat 100% ? (sebelum digunakan) ---> kalau anda berani silakan lakukan quick format via Windows atau utility lainnya.

Mengenai lamanya proses Full Format : Pengecekan dilakukan terhadap seluruh surface platter ---> memastikan tidak adanya bad sector only (bukan pengecekan respons time per sector seperti yang dilakukan MHDD)

Quick format : tidak melakukan pengecekan terhadap surface, yang dilakukan hanya menulis kode MBR dan MFT (disesuaikan dengan file system yang akan digunakan pada HDD tsb (NTFS, FAT32 atau lainnya) ----> jika HDD belum dicek sectornya, resiko makin tinggi....

Q : Jadi bagaimana cara yang tepat untuk melakukan format...>.< duhh...jadi bingung nih....

A : Jika anda berniat menggunakan HDD untuk menyimpan data penting atau "penting", lakukan prosedur sbb :

1. Boot PC anda dengan floppy MHDD atau CD MHDD. cukup satu hard disk saja yang dipasang (yg akan diperiksa)
2. pada prompt MHDD, tekan F4 dua kali....biarkan MHDD melakukan scanning terhadap seluruh surface HDD agar terlihat respons sectornya....

blok berwarna putih-abu2 (layer 1, 2 3) menunjukkan bahwa sector tsb sehat dengan respons time yg cepat (<50 milisecon)

blok berwarna hijau-coklat-merah (layer 4, 5, 6) menunjukkan bahwa sector tsb mengalami respons tiome yang lambat (degradasi kualitas). Semakin ke bawah, degradasi nya semakin parah

kode X,!,?,S muncul : berarti ditemukan bad block - sector yang rusak/bad sector

3. Jika hasil pengecekan oleh MHDD tidak menunjukkan adanya gejala degardasi/kerusakan ---> lakukan perintah ERASE mulai dari sector 0 sampai sector terakhir yang terbaca oleh MHDD

MHDD>ERASE

4. Setelah proses erase selesai : lakukan writing test :

MHDD>CLEARMBR

5. setelah test ini semua selesai, silakan quick format HDD anda....

moga-moga cukup jelas
Terbuat dari apakah piringan data dalam hard disk ?

Saat ini : kaca keramik yang dilapis ferro magnetik dan teflon sebagai substrat pelindung

Apa yang dimaksud dengan firmware ?

Firmware ialah micro program yang disimpan dalam platter (piringan data hard disk), layaknya BIOS untuk Mainboard, namun strukturnya lebih kompleks menyerupai Operating system dalam skala mikro.

Apakah firmware ada di PCB (sirkuit elektronik hard disk) ?

Sebagian kecil firmware ada di PCB, tapi perannya sangat kecil, hanya sebagai "kick starter" dan menyerahkan tugas selanjutnya ke firmware yang ada di platter.

Bagian dari Firmware apa yang ada di PCB ?

Pada beberapa merk dan model, PCB hanya berisi informasi mengenai model, Serial number dan kapasitas maksimum

Pada merk dan model lainnya, PCB berisi informasi mengenai lokasi firmware yang ada di platter.

List distributor

1. Terra Computer System = IT Clinic

IT Clinic BANDUNG
Be Mall, Lantai 2 Blok D1 No.2
Jl. Naripan. Bandung, Indonesia
Telp : +62 22 8446 7795

\t
IT Clinic BANJARMASIN
Jl. Veteran No.38B
Banjarmasin, Indonesia
Telp : +62 511 325 4795

IT Clinic DENPASAR
Pertokoan Sudirman Agung
Blok F-24 Jl.PB Sudirman
Telp : +62 361 - 241155 \t

IT Clinic JAKARTA
Mangga 2 Mall
Lantai 4 Blok A No.3A
Jl. Arteri Mangga No.2. Jakarta Pusat, Indonesia
Telp : +62 21 6230 3713

IT Clinic GORONTALO
Palma No 7 RT4 /RW 4 , Kelurahan wumialo
Kec kota tengah kodya Gorontalo
Telp : +62 435 830630 \t

IT Clinic JAKARTA
Mall Mangga 2 Square.
Lantai 2 Hall A Blok AP No. 25 - 26
Jl. Gunung Sahari. Jakarta Pusat, Indonesia
Telp : +62 21 - 6231 1340 / 6231 2403

IT Clinic MAKASSAR
Kompleks Computer City Blok B2
Jl. Pengayoman No.27. Makassar, Indonesia
Telp : +62 411 448 655 \t

IT Clinic MANADO
Jl. Kembang Lingkungan III No.4
Manado 95114, Indonesia
Telp : +62 431 3302663

IT Clinic KENDARI
Jl.Syech.Yusuf VI,no 11 RT 002,RW 006
Kel.Korumba,Kec Mandonga. Kode Pos :9311
Telp & Fax. +62 401 312 7591
Telp & Speedy (ITC). +62 401 312 5008 \t

IT Clinic SAMARINDA
Jl. Juanda Komplek Wijaya Kusuma No. 37
Samarinda Kode Pos 75124
Telp. +62 541 .777 3930 / 777 8311

IT Clinic SEMARANG
Jl. Wonodri Baru 11A Semarang
Telp. +62 24 844 0989 / 844 0309 \tIT Clinic DEPOK
Depok Town Sqware Lt 2 Blok SS-1 No 5
Telp : +62 21 78870433

IT Clinic PALEMBANG
Jl. Lingkaran 1 Gang Lorong Kidung 398
Kode pos 30124
Telp. +62 711 370 926 / 370 938 \t

IT Clinic YOGYAKARTA
JJl. Dr. Sardjito No. 98
(sebelah rental PS) Yogyakarta
Phone: (0274) 327 7580, 0858 7834 1988

IT Clinic MADIUN
Jl.Hercules , No K-17 RT 45,RW 10,
Kel :Klegen, Kec : Kartoharjo
(Perumahan Bumi Antariksa)
Telp. +62 351 466 135 / 474 350 \t

IT Clinic SURABAYA
Hi Tech Mall
Lt.2 Blok B No.21-22
Jl. Kusuma Bangsa No.106-108
Surabaya 60136
Telp : +62 31 547 8684, +62 31 547 8685

IT Clinic PONTIANAK
Jl. Gajah Mada 26 No.2(belakang BRI)
Telp. +62 561 742404 / 745517
Fax.+62 561 739994 \t

IT Clinic KEDIRI
Jl.Perum Mojoroto Indah Blok V-14
Telp.+62 354 774 926 / 780 549
Kode Pos : 93111

IT Clinic MEDAN
Jl. Skip No. 58C. Medan Sumatera Utara
Telp. +62 61 452 3775 / 452 3781
/ 452 3745 \t

IT Clinic PADANG
Jl. AR. Hakim No.3D Padang, Indonesia
Telp. +62 751 811245, 811246
ini neh calon rumah baru emoticon-Big Grin
emoticon-Request
ijin mengambil sedikit tempat ya om emoticon-Big Grin
trit storage baru
emoticon-Selamat
semoga trit ini dapat membantu kaskuser dalam menangani masalah storage
emoticon-Toast
thanx to hddstudio yg bersedia menjadi TS
emoticon-Shakehand2
update lagi om emoticon-thumbsup:
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
wahh...ada thread khususnya emoticon-Belo
nanti nanya" ahk..emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Pasti rame ni gan.... Jangan Lupa sertain Tips dan trik-nya... Biar HD jadi ngebuttt.... emoticon-Angkat Beer
Test Benchmark IDE vs AHCI

Berikut ini adalah test Bechmark Settingan dengan IDE vs AHCI untuk hardisk SATA.

Disk yang digunakan :
  • Corsair CSSD-V32GB2-BRKT SATAII
  • WD1002FAEX Black 1Tb SATA III
  • Tambahan : Motherboard yang digunakan sudah mendukung SATAIII [ASRock 890GX-Extreme3]


Tools yang digunakan :
  • AS SSD Benchmark
  • ATTO Disk Benchmark
  • HD Tune Pro Trial


Hasil Benchmark :
  • Untuk bechmark SSD ada Tools tersendiri yang hasilnya bisa lebih valid dibandingkan dengan hanya menggunakan HDD Tune
  • Untuk bechmark HDD hanya digunakan HDD Tune, karena memang tools ini lebih digunakan untuk benchmark HDD.
  • Hasil bechmark secara umum menunjukkan bahwa Settingan AHCI lebih baik dari IDE pada HDD/SSD dengan interface SATA



Corsair CSSD-V32GB2-BRKT :
Quote:



WD1002FAEX Black 1Tb SATA III :
Quote:
bakal ada tips buat recovery ga ya? pasti bermanfaat tuh

Test HDD 1TB performa sekelas dan harga sekelas

Test HDD 1TB performa sekelas dan harga sekelas emoticon-Peace
WDC Green 1TB 64MB (WD10EARS) Rp56x.xxx
Hitachi Deskstar 5K1000 1TB 32MB (HDS721010CLA332) Rp53x.xxx
Hitachi Deskstar 7K1000.C 1TB 32MB (HDS5C1010CLA382) Rp56x.xxx

Secara teori emoticon-Big Grin
HDD dengan performa sekelas adalah 5K1000 vs Green karena sama2 irit daya emoticon-Big Grin
HDD dengan harga sekelas adalah 7K1000.C vs Green karena harganya beda tipis banget emoticon-Genit:

sorry cuma pake 2 tools
HD Tune & HD Tach emoticon-Peace
[SPOILER="HD Tune read test
Green vs 5k1000 vs 7k1000.C
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
"][Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk[/SPOILER][SPOILER="HD Tune write test
Green vs 5k1000 vs 7k1000.C
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
"][Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk[/SPOILER][SPOILER="HD Tach
Green vs 5k1000 vs 7k1000.C
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
"][Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk[/SPOILER][SPOILER="Temperature Green vs 5k1000 vs 7k1000.C
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
"]Suhu idle tanpa pendingin emoticon-Big Grin
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk[/SPOILER]

Secara performa : 7K1000.C > 5K1000 > Green
Secara harga : 5K1000 > 7K1000.C > Green
Kalo mau performa mak nyosss pilih 7K1000.C
Kalo mau irit daya pilih 5K1000
Sori ya kalo ada pemilik WDC Green yg gak rela emoticon-Peace
wah pindah kesini.. Ambil seat dlu
[Kupas Teknologi] Bunga Rampai mengenai Hard Disk, Flash Disk, dan Solid State Disk
Quote:


klo udh bosen ama 7k1000 nya, pm donk bang!! emoticon-Embarrassment emoticon-Embarrassment
Quote:

ntar ya kalo garansinya sisa 1 tahun emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 253


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di