Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

amnessterzAvatar border
TS
amnessterz
[DIY] Cuci Helm Di Musim Hujan
Hai Gan Sist,

Kayanya udah lama nih ga bikin trit bertema DIY. Ok kali ini kita bahas salah satu kegiatan yang agak sulit dilakukan di musim hujan, yaitu mencuci helm. Emang apa pentingnya sih mencuci helm? Wow jangan salah Gan/Sis, ane sendiri paling ogah kalo pake helm yang kotor, lengket apalagi terlihat kusam. Jadi dalam beberapa periode waktu tertentu, helm pasti ane cuci supaya tetep cling dan wangi. Nah, di musim hujan pasti bakal lebih sulit karena ga ada sinar matahari untuk menjemur.

Spoiler for kalo dah kaya gini masih betah?:


Oiya, meski ane lihat trit cuci helm udah ada yaitu disini, tapi selain udah lama, mulustrasi nya juga sudah hilang, dalam trit itu juga bisa di simpulkan secara pendek yaitu: copot busa helm nya, cuci, jemur, pasang

- Lalu bagaimana dengan helm yang busanya tidak bisa dicopot? 

- Bagimana dengan busa atau gabus bagian atas yang memang tidak bisa dilepas?

- Lalu bagaimana pula bila musim hujan, kan tidak bisa dijemur?

Hehe, kalo timbul pertanyaan begitu, berarti inilah saat yang tepat untuk lanjut  membaca trit ini. 

Alat & Bahan

[DIY] Cuci Helm Di Musim Hujan

1. Baskom atau ember

2. Sikat cuci (bisa sikat baju atau sikat gigi)

3. Sabun cuci (detergen) 

4. Bohlam lampu (ane pake 10 watt) + kabel + colokan 

5. Kardus 

Cara:

1. Copot aksesori helm.

Spoiler for copotin semua:


Copot semua bagian helm yang menempel pada bagian badan helm seperti visor atau pelindung sinar diatas visor helm. Karena bagian-bagian ini tidak perlu di cuci bersamaan dengan badan helm, dan supaya tidak mengganggu atau bikin penuh baskom/ember. Busa helm ga perlu di copot bagi yang tidak copot-ableseperti helm milik ane ini.

2. Rendam bentar, gosok pake sikat bagian yg kotor.

Spoiler for rendam:


Bagian badan helm yang sudah bersih dari aksesoris nya, rendam di sebuah baskom atau ember yang cukup besar. Sebelumnya jangan lupa isi baskom dengan air + sabun cuci ya, kalo perlu pake sabun cuci yang paling  wangi. Setelah dirasa cukup direndam nya, ambil helm, tabur sabun ke busa dalam helm, kemudian gosok menggunakan sikat terutama di bagian-bagian tepi dan bagian yang menempel pada kulit wajah (biasanya lebih kotor daripada yang sekedar menempel rambut). Bilas, tabur sabun lagi, gosok lagi, sebisa mungkin jangkau seluruh bagian yang bersentuhan langsung dengan kulit kepala.

Spoiler for sikat sampe bersih:


3. Remas2 busa nya.

Spoiler for remas sampe air nya berhenti menetes:


Setelah selesai adegan gosok-menggosok dengan sikat cuci, saatnya helm kita bilas. Masukan ke dalam ember yang berisi air bersih, kucek dan remas bagian gabusnya. Ganti air nya bila sudah berbusa, lakukan hingga helm benar-benar sudah tidak licin (bebas dari sabun). Hal ini penting karena bila sabun masih tertinggal, bukan nya lembut, malah akan terasa licin seperti kena lilin.

4. Tiriskan, jemur bila panas.

Spoiler for biarkan airnya menetes keluar:


Bila ternyata ada panas, jemur helm yang sudah bersih dengan cara diletakkan menghadap bawah seperti ini, supaya air yang menetes bisa turun keluar. Setelah kira-kira 1 jam, baru posisi helm kita ubah supaya bagian busa menghadap matahari. Sebenarnya tidak harus juga menjemur di bawah matahari dalam cara yang ane pake ini. Yang penting air yang menggenang di dalam helm harus sudah tiris sudah cukup. Jangan lupa busa bagian bawah di remas supaya air tidak mengendap.

5. Kalo air udah ga netes, pasang kaca helm.

Yakin sudah tidak ada air yang menetes keluar dari helm? Kalo iya, pasang kembali visor dan aksesorisnya lagi. Lho kan belum kering, kok udah dipasang? Tenang, justru inilah guna visor nya, yaitu membuat helm nantinya menjadi kedap dari udara luar.

6. Masukan bohlam lampu yang menyala. Tunggu sampe kering.

Spoiler for letakan perlahan:


Nah ini dia gantinya sinar matahari, terutama disaat musim hujan. Letakkan helm yang sudah dipasang visor tadi diatas selembar kardus supaya bila masih ada air yang menetes segera diserap oleh kardus. Masukkan bohlam lampu tadi di dalam helm, tutup visornya dan nyalakan lampunya. Meletakan bohlam nya harap hati-hati, usahakan bohlam tidak menyentuh bagian helm dan kardus. Tunggu hingga sore/malam - pokoknya sampe kering. Umumnya kalo ane sih, antara jam 1 siang - jam 5-6 sore udah bisa dipake kalo darurat (meski masih anyep) dan kalo dibiarkan sampe malam pasti sudah full kering.


Quote:


7. Kering, hangat & busa nya mekar lagi.

Spoiler for lumayan kan dibanding yg diawal tadi:


Setelah memastikan busanya kering (sentuh aja bagian busa paling bawah), segera cabut lampu bohlam dan segera pakai helm tersebut, maka agan/sis akan dapat menikmati rasa busa yang kembali mengembang, wangi dan hangat.

Cara ini sudah sering ane lakukan meski ga musim hujan. Karena kalo udah siang menjelang sore tetep aja ga bisa dijemur. Oiya, jemur pake lampu juga bisa dilakukan untuk helm yang basah kena hujan, yang penting selalu tiriskan dulu air nya, jangan sampe ada yang masih menetes/tergenang.

Sekian tips yang bisa ane bagikan kali ini.

Semoga berguna bagi agan sista yang hobi berkendara di musim hujan.  









sumber ide:
pengalaman pribadi
sumber gambar:
koleksi pribadi
rykenpb
lina.wh
kienant
kienant dan 12 lainnya memberi reputasi
11
5.1K
79
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Tampilkan semua post
stevanus2812420Avatar border
stevanus2812420
#77
Bisa ditiru, apalagi buat anak kos hehe
0
Tutup