Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

si.matamalaikatAvatar border
TS
si.matamalaikat
Formil Talk: First Kill, F-22 Raptor Tembak Jatuh Balon Mata-Mata China
Quote:




Formil Talk Chapter 7: First Kill, F-22 Raptor Tembak Jatuh Balon Mata-Mata China


Pada Rabu (1 Februari 2023) lalu di atas wilayah Billngs, Montana; sebuah balon berwarna putih melayang di atas wilayah tersebut. Laporan awal yang beredar mengatakan jika balon itu adalah milik China. Menanggapi kemunculan balon tersebut, dua F-22 Raptor dari Pangkalan Angkatan Udara Nellis (AFB), Nevada, melakukan scramble alias terbang cepat dalam waktu 12 menit setelah perintah diberikan pada 1 Februari 2023. Misi yang diberikan adalan untuk mengidentifikasi balon terbang yang berani melintasi ruang udara AS, dan mengarah ke beberapa situs sensitif.

Awalnya gan pejabat Pentagon menyebut jika balon itu tidak akan ditembak, karena dianggap tidak menimbulkan ancaman yang signifikan. Pada 2 Februari 2023, pihak militer masih mempertimbangkan untuk menembak jatuh balon tersebut di atas Montana. Meski balon melayang di atas wilayah yang berpenduduk jarang, tapi Pentagon tidak mau mengambil risiko.

Presiden Joe Biden pun telah diberi arahan dan informasi tentang balon, juga telah dimintai opsi militer. Namun, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark A. Milley dan Jenderal Angkatan Udara Glen D. VanHerck, kepala NORAD dan Komando Utara AS (NORTHCOM), merekomendasikan untuk tidak menembak jatuh balon karena risiko keselamatan dan keamanan orang-orang. Di mana puing-puing dari balon bisa saja mengenai rumah warga.

Tetapi pembaruan yang dilaporkan oleh TheDrive.com, F-22 Raptor telah menembak jatuh balon tersebut pada hari Sabtu (04/02/2023). Ini menjadikan first killpertama yang dikonfirmasi dari F-22 Raptor memakai rudal udara ke udara AIM-9X Sidewinder. Dalam sebuah pernyataan setelah penembakan itu, Sekretaris Pertahanan Jenderal Lloyd J. Austin III mengatakan F-22 menembak jatuh balon pengintai ketinggian tinggi yang diluncurkan oleh dan milik Republik Rakyat China di atas perairan lepas pantai South Carolina di wilayah udara AS.

Austin juga berterima kasih kepada pemerintah Kanada atas bantuannya dalam melacak balon di bagian Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara. Dalam sambutannya kepada kumpulan pers, Presiden Biden juga mengonfirmasi bahwa dia memerintahkan balon itu ditembak jatuh pada hari Rabu (01/02/2023), setelah memastikan jika balon dapat ditembak dengan aman tanpa risiko kerusakan tambahan.

Quote:


Sebelum operasi penenmbakan, pesawat tanker KC-135 Stratotanker, serta F-22 Raptor terlihat berkeliaran di South Carolina bersama dengan pesawat patroli Angkatan Laut AS P-8A Poseidon. Sebuah pesawat pencarian dan penyelamatan US Coast Guard HC-130 juga terbang dari Wilmington. F-22 terbang dengan tanda panggilan (call sign) "FRANK01" dan "FRANK02" dalam misi tersebut.

Sebelum balon ditembak jatuh, Federal Aviation Administration (FAA) telah mengeluarkan larangan penerbangan sementara (temporary flight restriction/TFR) di beberapa bandara di Carolina mulai Sabtu pagi. Akibatnya beberapa bandara terpaksa berhenti beroperasi mulai dari Charleston International Airport, Myrtle Beach International Airport, dan Wilmington International Airport. Bandara baru bisa beroperasi setelah pukul 15:00 waktu setempat setelah perintah TFR dicabut. Dan berikut adalah rincian yang disampaikan pejabat militer AS dalam konferensi dengan awak media pada Sabtu sore (04/02/2023):

Quote:



Bagaimana Cara Balon Mata-Mata Mengumpulkan Data Intelijen ?


Nah, topik ini sepertinya menarik untuk didiskusikan gan. Karena AS menyebut telah mencegah balon mata-mata ini mengirimkan data intelijen ke China, entah bagaimana cara mereka mencegah transfer data tersebut tidak dijelaskan. Tetapi yang menarik adalah bahwa balon ini sudah diterbangkan di seluruh benua, entah apa tujuan China melakukan hal ini ?

Lalu ada apa di Montana ? Pertanyaan ini juga memiliki jawaban yang tak kalah menarik. Montana sendiri merupakan wilayah di mana Paman Sam menempatkan rudal balistik miliknya, rudal beroperasi dengan 341st Missile Wing di Malmstrom AFB, Montana. Pangkalan ini adalah salah satu dari tiga pangkalan rudal balitik antarbenua (ICBM) nuklir strategis milik AS.

Maka tak heran, jika pada akhirnya AS memutuskan untuk menembak jatuh balon mata-mata tersebut gan. Insiden ini juga merupakan yang pertama kali dipublikasikan, karena kejadian serupa di era Presiden Trump tak pernah diberitakan.

Quote:


Balon seperti yang digunakan China diekenal sebagai High Altitude Balloon, balon tak berawak ini biasanya diisi dengan helium atau hidrogen. Balon akan dilepaskan menuju stratosfer, umumnya mencapai ketinggian antara 60.000 sampai 120.000 kaki (18-37 km). Umumnya penggunaan balon ini dipakai sebagai wahana penelitian atau pengamatan cuaca.

Balon di era modern umumnya dipasangi peralatan elektronik seperti pemancar radio, kamera, atau sistem navigasi satelit, seperti penerima GPS. Balon akan diluncurkan ke wilayah yang disebut sebagai "near space", wilayah atmosfer bumi di mana ada sangat sedikit udara, yang menarik dari near space adalah wilayah ini menghasilkan terlalu banyak hambatan yang menyebabkan satelit sulit untuk tetap beroperasi di orbit bumi. Ini mungkin jadi alasan mengapa China memakai balon untuk memata-matai situs sensitif milik AS. Di sisi lain, sejauh ini belum ada tanggapan dari China atas kasus balon mata-mata ini.

Nah, demikian sedikit ulasan tentang topik berita menarik yang cukup bikin gempar warga AS, khususnya yang tinggal disekitar Carolina. Lalu, bagaimana pendapat Agan tentang insiden kali ini ? Bagi yang mau menambahkan informasi atau berkomentar jangan lupa untuk corat-coret di bawah emoticon-Cendol (S)



Tambahan:

Quote:





Referensi Tulisan: TheDrive.com
Sumber Foto: sudah tertera
Diubah oleh si.matamalaikat 07-02-2023 15:03
69banditos
arashibirru
geopoliticsgeek
geopoliticsgeek dan 16 lainnya memberi reputasi
17
6.2K
86
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Tampilkan semua post
black.roboAvatar border
black.robo
#5
Dan China pun sdh menyatakan (entah benar atau alibi) bahwa itu adalah balon utk memprediksi cuaca yg terbawa angin sampe ke US.

Pertanyaan yg menarik kenapa yg diutus utk menembak itu F-22 bukan F-15 atau F-16?

Atau, kenapa balon itu mesti ditembak? Apa ngga bisa ditarik turun biar dicek benar satelit mata² atau bukan.

emoticon-Blue Guy Peace
si.matamalaikat
69banditos
geopoliticsgeek
geopoliticsgeek dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Tutup